Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PEMBERIAN INFORMASI TENTANG PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATINGALLOANG KOTA MAKASSAR Wirawati Amin; Indriani Indriani; Andi Syintha Ida
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6771

Abstract

Usia reproduksi yang sehat bagi seorang remaja untuk dapat hamil dan melahirkan adalah ≥ 20 tahun. Pemberian informasi tentang pendewasaan usia perkawinan diharapkan dapat mengurangi terjadinya pernikahan dini di kalangan remaja yang akan berakibat terjadinya kehamilan di usia dini. Tahapan kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan ini terbagi menjadi : tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Untuk melihat bagaimana proses pada tiap-tiap tahap, maka akan di uraikan selanjunya. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah Adanya peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pendewasaan usia perkawinan, Adanya komitmen remaja putri untuk menikah di usia yang sesuai, yakni di atas 20 tahun, Remaja mendapat dukungan dari keluarga dalam hal pendewasaan usia perkawinan, Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan sukses, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
PENGARUH TERAPI ACUPRESSURE PC6 DALAM MENGATASI KEJADIAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PUSKESMAS JONGAYA KOTA MAKASSAR Andi Syintha Ida; Agustina Ningsi
Media Kesehatan Politeknik Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.430

Abstract

Perubahan fisiologi pada system pencernaan pada ibu hamil, terkadang menimbulkan rasa tidak nyaman pada ulu hati. Hormon HCG, estergen dan progesterone yang meningkat, berefek menurunnya kontraksi otor pencernaan. Komplikasi dan penyulit seringkali terjadi pada masa kehamilan. Salah satunya adalah masalah mual dan muntah. Kondisi ini 50 % terjadi pada ibu hamil, paling banyak terjadi pada primigravida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Acupressure PC6 dalam Mengatasi Kejadian Mual dan Muntah pada Ibu Hamil trimester I di Puskesmas Jongaya Kota Makassar. Terapi Acupressure PC6 ini merupakan terapi non-farmakologi dengan melakukan penekanan menggunakan jari pada titik pericardium 6 yaitu di 3 jari diatas pergelangan tangan bagian dalam yang diukur menggunakan tangan pasien itu sendiri. Teknik ini dilakukan selama 30 kali pemijatan searah jarum jam hingga terasa ngilu. Hal ini dapat dilakukan oleh ibu hamil dalam keadaan rileks dan dimana saja serta tidak membutuhkan waktu khusus untuk melakukan pemijatan. Adapun jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian Kuantitatif dengan desain Pre Experimental. Rancangan penelitian menggunakan Pre-test and Post-test Group Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Non Probability sampling dengan cara Purposive Random Sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret s.d. September 2021. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil TM I yang datang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Jongaya Kota Makassar dengan keluhan mual dan muntah pada periode penelitian dilaksanakan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi ibu hamil di trimester I yang datang melakukan kunjungan dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 30 orang.nalisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil uji statistic dengan menggunakan Uji Wilcoxon diperoleh hasil yaitu nilai p value : 0,000 < α : 0,05, sehingga dapat diambil keputusan bahwa terdapat pengaruh terapi acupressure PC6 dalam mengatasi kejadian mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di puskesmas jongaya kota Makassar. Kata Kunci: Ibu Hamil Trimester I, Tekhnik Acupressure PC6
Deteksi Tingkat Infeksi Cacing Soil Transmitted Helminths (STH) Pada Ibu Hamil Yang Menetap Pada Pemukiman Kumuh Di Kota Makassar Mawar, Mawar; Rafika, Rafika; Herdiana, Herdiana; Ida, Andi Syintha; Widarti, Widarti; Nasir, Muhammad
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v16i1.1139

Abstract

Prevalensi infeksi cacing di Indonesia masih cukup tinggi, berkisar antara 2,5% hingga 62%. Ibu hamil merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap infeksi cacing yang ditularkan melalui tanah (Soil Transmitted Helminths) yang dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Infeksi STH biasanya terjadi melalui kontak dengan tanah yang terkontaminasi yang mengandung telur atau larva, dan kondisi tempat tinggal yang tidak bersih di daerah kumuh berkontribusi terhadap tingginya angka infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis angka infeksi STH pada ibu hamil yang tinggal di daerah kumuh di Kota Makassar. Penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan metode observasional berbasis laboratorium yang memeriksa sampel dari ibu hamil. Penelitian dilakukan di Laboratorium Parasitologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Makassar, dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel yang dikumpulkan secara consecutive sampling. Data dianalisis dengan menyajikan hasil dalam format tabel dan menggunakan rumus persentase. Dari 30 ibu hamil yang diperiksa, sembilan (30%) dinyatakan positif terinfeksi cacing usus Ascaris lumbricoides, dan dua (6,67%) dinyatakan positif terinfeksi Trichuris trichiura. Secara keseluruhan, infeksi ini bersifat ringan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi dan intervensi kesehatan bagi ibu hamil, serta tindakan pencegahan terhadap infeksi STH dengan meningkatkan kebersihan pribadi dan lingkungan.
The Relationship between the Knowledge of Third Trimester Pregnant Women and the Implementation of Early Breastfeeding Initiation Nurlaily Z, Sri; Pulukadang, Astin; Rasyid , Puspita Sukmawaty; Saleh, Ummi Kaltsum S.; Ida, Andi Syintha; Hikmandayani, Hikmandayani
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 21 No 1 (2023): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol21.Iss1.885

Abstract

Early Initiation of Breastfeeding has an important role in the success of exclusive breastfeeding. Early Initiation of Breastfeeding is also one solution to reduce the risk of bleeding among postpartum women. An increase in knowledge and understanding of pregnant women about Early Initiation of Breastfeeding may support the successful implementation of Early Initiation of Breastfeeding. This study aims to determine the effect of knowledge of pregnant women in the third trimester on the implementation of Early Initiation of Breastfeeding. This was an analytical observational study with a cross-sectional design. The study was conducted in June-July 2019. The samples consisted of 30 respondents selected by purposive sampling based on certain inclusion criteria. Data were analyzed using the chi-square test to determine the effect of knowledge of pregnant women in the third trimester on the implementation of early initiation of breastfeeding. The results showed that the majority of respondents had good knowledge and performed early initiation of breastfeeding as many as 27 people (90%). Furthermore, 3 people (10%) had poor knowledge and did not perform early initiation of breastfeeding. It was obtained a p-value of 0.000 <0.05. Such findings revealed that knowledge of pregnant women was one of the factors that can support the successful implementation of Early Initiation of Breastfeeding. It is expected that healthcare workers and related parties can increase the provision of information about the importance of early initiation of breastfeeding, so as to increase knowledge as well as creating better implementation of early initiation of breastfeeding.
Edukasi Gizi Pada Ibu Hamil Dengan “Kartu Macca Untuk Mencegah Stunting Di Puskesmas Tamalate Kota Makassar Tahun 2023 Ida, Andi Syintha; Asmawati G, Asmawati G; Citrawati, Citrawati; Umar, Syaniah
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 6 No 2 (2025): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v6i1.1648

Abstract

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak memadai dalam waktu lama. Kondisi ini mengakibatkan gangguan pertumbuhan fisik anak yang ditandai dengan tinggi badan lebih rendah dari standar usianya serta berdampak pada perkembangan otak dan kecerdasan anak. Salah satu upaya pencegahan stunting dimulai sejak kehamilan dengan memastikan kecukupan gizi ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui media edukasi Kartu Macca. Kegiatan dilaksanakan pada 32 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tamalate Kota Makassar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil sebesar 75%, dari semula hanya 18,8% yang memiliki pengetahuan baik pada pre-test menjadi 93,8% setelah diberikan edukasi. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi gizi menggunakan Kartu Macca efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan stunting.
Optimalisasi Peran Ibu Balita Dalam Deteksi Dini Risiko Stunting Menggunakan APE RADAR Di Wilayah Kerja Puskesmas Mangasa Kota Makassar Sabur, Fitriati; Ida, Andi Syintha
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 6 No 2 (2025): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v6i1.1651

Abstract

Kesehatan anak merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas kesehatan suatu negara, salah satunya dapat dilihat dari tingginya angka stunting pada bayi dan balita. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan gizi serta perawatan yang berkualitas bagi anak menjadi krusial untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul di masa depan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh ibu balita adalah melakukan deteksi dini risiko stunting menggunakan media APE RADAR. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, pendekatan yang dilakukan adalah pemberdayaan ibu balita untuk mampu mendeteksi dini risiko stunting. Solusi yang ditawarkan mencakup peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam mengidentifikasi risiko stunting pada anak.
PENGARUH TERAPI ACUPRESSURE PC6 DALAM MENGATASI KEJADIAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PUSKESMAS JONGAYA KOTA MAKASSAR Andi Syintha Ida; Agustina Ningsi
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.430

Abstract

Perubahan fisiologi pada system pencernaan pada ibu hamil, terkadang menimbulkan rasa tidak nyaman pada ulu hati. Hormon HCG, estergen dan progesterone yang meningkat, berefek menurunnya kontraksi otor pencernaan. Komplikasi dan penyulit seringkali terjadi pada masa kehamilan. Salah satunya adalah masalah mual dan muntah. Kondisi ini 50 % terjadi pada ibu hamil, paling banyak terjadi pada primigravida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Acupressure PC6 dalam Mengatasi Kejadian Mual dan Muntah pada Ibu Hamil trimester I di Puskesmas Jongaya Kota Makassar. Terapi Acupressure PC6 ini merupakan terapi non-farmakologi dengan melakukan penekanan menggunakan jari pada titik pericardium 6 yaitu di 3 jari diatas pergelangan tangan bagian dalam yang diukur menggunakan tangan pasien itu sendiri. Teknik ini dilakukan selama 30 kali pemijatan searah jarum jam hingga terasa ngilu. Hal ini dapat dilakukan oleh ibu hamil dalam keadaan rileks dan dimana saja serta tidak membutuhkan waktu khusus untuk melakukan pemijatan. Adapun jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian Kuantitatif dengan desain Pre Experimental. Rancangan penelitian menggunakan Pre-test and Post-test Group Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Non Probability sampling dengan cara Purposive Random Sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret s.d. September 2021. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil TM I yang datang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Jongaya Kota Makassar dengan keluhan mual dan muntah pada periode penelitian dilaksanakan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi ibu hamil di trimester I yang datang melakukan kunjungan dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 30 orang.nalisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil uji statistic dengan menggunakan Uji Wilcoxon diperoleh hasil yaitu nilai p value : 0,000 < α : 0,05, sehingga dapat diambil keputusan bahwa terdapat pengaruh terapi acupressure PC6 dalam mengatasi kejadian mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di puskesmas jongaya kota Makassar. Kata Kunci: Ibu Hamil Trimester I, Tekhnik Acupressure PC6
Community Health Worker Empowerment and Pregnant Women’s Compliance with the P4K Program in Penfui Timur, Nusa Tenggara Timur Serlyansie Boimau; Agustina Abuk Seran; Nurlaelah Al Tadom; Wirawati Amin; Andi Syintha Ida
Journal of Public Health Sciences Vol. 5 No. 02 (2026): In Press - Journal of Public Health Sciences
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.jphs.001996

Abstract

This article reports an analysis of the relationship between the level of cadre empowerment and pregnant women’s compliance with the implementation of the Birth Planning and Complication Prevention Program (P4K). The study employed a cross-sectional survey design conducted in Penfui Timur Village, Kupang Regency, involving 30 community health cadres. Cadre empowerment was assessed through dimensions of knowledge, skills, support, and participation, while pregnant women’s compliance served as the dependent variable. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using univariate analysis, bivariate analysis with the Chi-square test, and multivariate analysis using logistic regression. The results showed a significant association between cadre empowerment and pregnant women’s compliance with P4K implementation (p = 0.012). Cadres with a high level of empowerment were more effective in assisting compliant pregnant women compared to those with lower levels of empowerment. Participation in P4K training also had a significant effect on improving pregnant women’s compliance (p = 0.021). These findings indicate that cadre empowerment and training are key factors in enhancing pregnant women’s compliance with the P4K program. Strengthening cadre capacity through continuous training and institutional support is therefore necessary to optimize program implementation at the community level.
The Effectiveness of Pregnancy Gymnastics in Reducing Low Back Pain in Pregnant Women in the Third Trimester at the Tamalate Health Center, Makassar Sitti Nur Ain; Hidayati hidayati; Agustina Ningsi; Ros Rahmawati; Andi Syintha Ida
Afiyatun Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 3 (2026): June
Publisher : PT. Edukasi Ahmad Kirang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: Low back pain is a common musculoskeletal complaint in late pregnancy and may interfere with mobility, sleep quality, daily activities, and maternal comfort. Pregnancy exercise is a feasible non-pharmacological intervention that can be integrated into antenatal services, particularly in primary health care. However, local evidence from community health centers remains limited. Objective: This study aimed to compare the level of low back pain before and after pregnancy exercise among third-trimester pregnant women at Tamalate Public Health Center, Makassar. Methods: This pre-experimental study used a one-group pretest-posttest design. Thirty-six third-trimester pregnant women with low back pain were selected using purposive sampling. Pain intensity was assessed before and after the intervention using a structured pain questionnaire/numeric pain scale. Data were analyzed descriptively and using the Wilcoxon signed-rank test because the paired data were ordinal or not normally distributed. Results: Before the intervention, 17 respondents (47.2%) reported severe pain, 14 (38.9%) moderate pain, and 5 (13.9%) mild pain. After the intervention, severe pain decreased to 1 respondent (2.8%), while mild pain increased to 20 respondents (55.6%). The Wilcoxon test showed a significant reduction in pain after pregnancy exercise (Z = -5.215; p < 0.001), with a large effect size (r = 0.87). Conclusion: Pregnancy exercise was associated with a significant reduction in low back pain among third-trimester pregnant women. Nevertheless, the absence of a control group, the relatively small sample size, and the subjective nature of pain measurement should be considered when interpreting the findings. Keywords: low back pain; pregnancy exercise; third trimester; pregnant women; pretest-posttest ABSTRAK Latar Belakang: Nyeri punggung bawah merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering dialami ibu hamil trimester III dan dapat mengganggu mobilitas, kualitas tidur, aktivitas sehari-hari, serta kenyamanan ibu selama kehamilan. Senam hamil merupakan intervensi nonfarmakologis yang relatif mudah diterapkan dalam pelayanan antenatal, khususnya pada layanan primer. Akan tetapi, bukti lokal mengenai penerapannya di tingkat puskesmas masih perlu diperkuat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat nyeri punggung bawah sebelum dan sesudah senam hamil pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Tamalate, Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel terdiri atas 36 ibu hamil trimester III dengan nyeri punggung bawah yang dipilih menggunakan purposive sampling. Tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner/skala nyeri terstruktur. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Wilcoxon signed-rank karena data berpasangan bersifat ordinal atau tidak berdistribusi normal. Hasil: Sebelum intervensi, 17 responden (47,2%) mengalami nyeri berat, 14 responden (38,9%) nyeri sedang, dan 5 responden (13,9%) nyeri ringan. Setelah intervensi, nyeri berat menurun menjadi 1 responden (2,8%), sedangkan nyeri ringan meningkat menjadi 20 responden (55,6%). Uji Wilcoxon menunjukkan penurunan nyeri yang bermakna setelah senam hamil (Z = -5,215; p < 0,001), dengan ukuran efek besar (r = 0,87). Kesimpulan: Senam hamil berhubungan dengan penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Namun, hasil perlu diinterpretasikan dengan mempertimbangkan tidak adanya kelompok kontrol, ukuran sampel yang relatif kecil, dan sifat subjektif pengukuran nyeri.
ANALISIS DETERMINAN MATERNAL KEJADIAN SECTIO CAESAREA PADA IBU BERSALIN Jilan Putri Zahra; Ade Devriany; Zulaeha Amdadi; Andi Syintha Ida
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i2.7867

Abstract

Abstrak Kejadian sectio caesarea terus mengalami peningkatan dan dipengaruhi oleh berbagai faktor maternal yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, paritas, dan riwayat komplikasi kehamilan dengan kejadian sectio caesarea di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional terhadap 138 ibu bersalin yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar checklist berdasarkan rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Continuity Correction dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paritas berhubungan dengan kejadian sectio caesarea. Sebaliknya, usia dan riwayat komplikasi maternal tidak menunjukkan hubungan dengan kejadian sectio caesarea. Penelitian ini menyimpulkan bahwa paritas merupakan faktor maternal yang berhubungan dengan kejadian sectio caesarea, sedangkan usia dan riwayat komplikasi kehamilan tidak menunjukkan hubungan. Peningkatan deteksi dini faktor risiko maternal dan edukasi kesehatan kepada ibu hamil diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan persalinan sesuai indikasi medis.   Kata kunci : Usia, Paritas, Maternal, Sectio Caesarea