Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENGEMBANGKAN KARANG TARUNA DI DESA AUNG KECAMATAN GALANG KABUPATEN TOLITOLI Fajri Agus; Masrin Gafar; Henra Rasa Putra
Jurnal Sektor Publik Vol 2 No 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v2i2.1478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana keterlibatan pemerintah desa dalam upaya pengembangan Karang Taruna di Desa Aung berdasarkan 3 indikator yaitu peran pribadi (Interpersonal role), peranan berkaitan dengan informasi (Informasi role) dan peran keputusan (Decision role). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi, Teknik analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini terdapat 7 informan yang dipilih melalui teknik purposive. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa peran pemerintah desa dalam mengembangkan karang taruna belum sesuai dengan apa yang diharapakan oleh semua pihak. Pertama peran pribadi, peran pemerintah Desa Aung belum berjalan maksimal secara individu. Kedua peranan yang berkaitan dengan informasi, pemerintah Desa Aung sudah cukup baik, tetapi dari pihak pengurus karang taruna kurang tanggap dalam merespon informasi yang disampaikan. Ketiga peran keputusan, pemerintah desa dalam pengambilan keputusan belum berjalan dengan baik, dikarenakan banyak hal yang berhubungan dengan pengembangan karang taruna belum diputuskan dengan baik oleh pemerintah desa.
Penanaman Pohon Di Desa Wisata Malangga: Solusi Hijau Menghadapi Bencana Banjir Mohammad Sawir; Masrin Gafar; Andi Nur'Aini; Daniati Hi. Arsyad; Ayu Lestari; Nursifa; Muhammad Iqbal; Syarif Makmur; Abdul Wahid Safar; Abd. Kahar; Arfan; Nursam; Eka De Patmonsela Liow; Moh. Ma'ruf Bantilan
TOLIS MENGABDI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/tm.v3i2.965

Abstract

Kegiatan penanaman pohon di bantaran sungai di Desa Wisata Malangga merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen Prodi Ilmu Administrasi Negara dan dosen Prodi Ilmu Pemerintahan serta melibatkan mahasiswa Fisip Universitas Madako Tolitoli, kegiatan pengabdian ini merupakan hasil kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Tolitoli, anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Malangga, beberapa instansi terkait di Kabupaten Tolitoli, Komunitas Bumi Kita, Pemerintah Desa Malangga dan peran serta masyarakat lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat lokal sebagai upaya mitigasi bencana serta pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tahapan perencanaan, penetapan lokasi, penanaman bibit pohon dan pemeliharaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan berbagai pihak dan peran aktif pemerintah desa serta masyarakat lokal mampu meningkatkan efektivitas pelestarian lingkungan khususnya di wilayah bantaran sungai demi menekan kerugian dari bencana banjir.
Peningkatan Kapasitas Keluarga Dalam Pelayanan Penyandang Disabilitas Berat Di Kota Tolitoli Muhammad Iqbal; Mohammad Sawir; Ayu Lestari; Masrin Gafar; Nursifa Nursifa; Daniati Hi. Arsyad; Syarif Makmur
TOLIS MENGABDI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/tm.v4i1.1620

Abstract

This community service activity aims to improve the knowledge, attitudes, and skills of PKH beneficiary families (KPM) in providing inclusive services for family members with severe disabilities. Using a family-based participatory approach, the intervention included the socialization of the P2K2 Social Welfare Disability Session module, practical simulations (role-play), reflective discussions, and follow-up mentoring conducted in Dadakitan Village, Buntuna Village, and Nalu Subdistrict with 373 participants. Data collection was conducted through pre-post questionnaires, observations, and short interviews; analysis was descriptive and triangulative. Results showed an increase in knowledge in 82% of participants, a change in attitude to be more empathetic in 76% of participants, more than 70% of participants were able to practice basic skills of disability-friendly services, and 90% expressed a commitment to implementing and disseminating these practices in their respective environments. The findings indicate that experiential learning and the involvement of local facilitators are effective in strengthening the capacity of families as primary service agents. It is recommended to expand the program's reach, strengthen collaboration with the Social Services and rehabilitation institutions, and provide post-activity assistance to ensure sustainability and integration of results into local policies.