Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PSIKOEDUKASI WRITING FOR HAPPINESS “MENULIS EKSPRESIF UNTUK MENCAPAI KESEHATAN MENTAL YANG OPTIMAL” Nur Afni Safarina; Safuwan Safuwan; Rahmia Dewi; Cut Ita Zahara
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.582 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v5i3.3756

Abstract

Kesehatan mental merupakan suatu keadaan yang memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, serta mampu memberikan kontrubusi kepada lingkungan. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan mental. Salah satu solusi yang ditawarkan untuk mencapai kesehatan mental yang optimal adalah dengan terapi menulis ekspresif, menulis ekspresif membantu individu untuk memahami dirinya dengan lebih baik, dan menghadapi masalah, depresi, stress, kecemasan, adiksi, ketakutan terhadap penyakit, kehilangan dan perubahan dalam kehidupannya. Adapun tujuan dari psikoedukasi ini membantu subjek mengurangi tekanan atau stres yang dirasakan,  salah satunya masalah psikologis yang dihadapi oleh anak panti asuhan sehingga dapat membantu mencapai kesehatan mental yang opitimal. Kegiatan psikoedukasi ini difokuskan kepada anak-anak panti asuhan Yayasan Pendidikan Islam Miftahul Jannah Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan dan informasi yang berkaitan dengan menulis ekspresif. beberapa manfaat menulis ekspresif mulai dari meningkatkan pemahaman individu, meningkatkan kemampuan interpersonal dan komunikasi, membantu mengekspresi diri, menurunkan tekanan, serta meningkatkan kemampuan dalam menyesuaiakan diri.
Gambaran Dukungan Sosial Pada Keluarga Korban Kekerasan Seksual Rahmia Dewi; Safuwan Safuwan; Cut Ita Zahara; Nur Afni Safarina; Rahmawati Rahmawati; Nurafiqah Nurafiqah
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v9i1.8921

Abstract

Kekerasan seksual semakin sering terjadi dan didengar melalui media massa. Keluarga korban merupakan orang terdekat yang terkadang ikut disalahkan apabila kasus kekerasan seksual terjadi. Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat bagaimana gambaran dukungan sosial pada keluarga korban kekerasan seksual. Sampel penelitian ini ialah masyarakat yang didapatkan berdasarkan tehnik simple random sampling dengan jumlah sebanyak 386 subyek. Adapun hasil penelitian yang didapatkan ialah mayoritas dukungan sosial yang diberikan adalah rendah. Namun apabila dilihat berdasarkan aspek bahwa dukungan Intrumental merupakan dukungan yang paling  tinggi diberikan masyarakat kepada keluarga korban kekerasan seksual, ini menunjukkan  bahwa masyarakat memiliki keinginan untuk membantu keluarga secara langsung, saat keluarga korban membutuhkan pendampingan berupa bantuan kesehatan, hukum, maupun keuangan dan diikuti oleh dukungan informasi diberikan masyarakat kepada keluarga korban, agar lebih mengerti terkait kasus kekerasan seksual, pentingnya mengawasi anak dan melindungi anak serta memberi informasi terkait pendampingan yang dibutuhkan apabila terjadi kasus kekerasan serta dukungan emosi dan penghargaan yang diberikan masyarakat dengan tetap peduli, membangun rasa empati terhadap kesulitan keluarga korban dalam menghadapi cobaan ini. Dukungan persahabatan menunjukkan masyarakat belum menumbuhkan rasa persahabatan dengan keluarga korban kekerasan seksual karena tidak memiliki hubungan kelekatan, baik sebagai keluarga maupun sebagai saudara.
School Well-Being Reviewed from Interpersonal Relationships in Students Apriliyani Kusuma Wardani; Sneha Sneha; Jewil Taslim; Beby Astri Tarigan; Winida Marpaung; Nur Afni Safarina
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 7, No 4 (2025): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), May
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v7i4.2666

Abstract

This research was executed at SMP Swasta Raksana Medan. The purpose of this study was to determine the interpersonal relationship with school well-being in students of SMP Swasta Raksana Medan. A total of 119 students of SMP Raksana Medan were used as the population and in the study conducted. The sample was obtained through the use of the Disproportionate Stratified Random Sampling technique. Data collection was carried out through the distribution of questionnaires to all samples. Furthermore, it was analyzed through the use of multiple regression analysis. A real correlation was found between School Well-Being and Interpersonal Relationships, as evidenced by the F test obtained F = 24,840 and p = 0.000 (p <0.05). Assumption tests include normality tests and linearity tests. Data analysis was carried out through multiple linear regression analysis techniques assisted by SPSS Statistic 27 for windows software. The resulting research showed a real contribution of 18.3 percent from School Well-Being School well-being and interpersonal relationships, the remaining 81.7 percent came from other factors not studied. This finding means that higher School Well-Being can also make students' interpersonal relationships high. Conversely, low School Well-Being can also make students' interpersonal relationships low.
PERBEDAAN GAYA CINTA PADA PASANGAN MAHASISWA LDR DI TINJAU BERDASARKAN JENIS KELAMIN Naiza Ferona; Syaufi Nazmi Akmal; Fida Rafalina; Najwa Safhira; Shofiatun; Ghina Alfi Mahiroh; Nur Afni Safarina; Yulia Nanda Safitri
Jurnal Cinta Nusantara (JCN) Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL CINTA NUSANTARA
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v3i2.70

Abstract

This study aims to examine the differences in love styles between male and female university students engaged in long-distance relationships (LDR). This topic is important because love styles influence how individuals build and maintain romantic relationships, especially when facing physical limitations such as in LDRs. The hypothesis of this study is that there are significant differences in love styles between males and females in long-distance relationships. The research employed a comparative quantitative approach with purposive sampling and used questionnaires based on Lee’s (1977) six love styles theory. Data were analyzed using the Mann-Whitney test. The results showed a significant difference in love styles between male and female students (p = 0.001). Female students tended to exhibit mania, ludus, and pragma styles, while male students were more likely to show pragma, eros, and agape styles. These findings highlight the importance of understanding gender differences in expressing love, especially to maintain relationship quality in long-distance settings