Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

JUMLAH HIDUP Tribolium castaneum DAN SUSUT BOBOT POLLARD YANG DICAMPUR DENGAN KULIT KOPI DALAM PENYIMPANAN Ummul Hajar; Denny Rusmana; Iman Hernaman
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 2, No 4 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v2i4.31539

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kulit kopi terbaik pada pollard terhadap jumlah hidup Tribolium castaneum dan susut bobot pollard yang dicampur kulit kopi. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan yang masing-masing diulang sebanyak lima kali. Berdasarkan analisis statistik, menunjukkan bahwa pemberian kulit kopi sampai level 30% pada pollard tidak memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah hidup Tribolium castaneum dan susut bobot pollard yang dicampur kulit kopi (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan kulit kopi sampai level 30% tidak dapat digunakan dalam menghambat Tribolium castaneum.  Kata Kunci : kulit kopi, pollard, susut hidup dan Tribolium castaneum
PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN EKSTRAK DAUN BURAHOL (Stelechocarpus burahol) DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT ORGAN DALAM AYAM BROILER Serli Mistiani; Kurnia A. Kamil; Denny Rusmana
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v2i1.26669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pemberian ekstrak daun burahol (Stelechocarpus burahol) dalam ransum terhadap bobot organ dalam ayam broiler. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimental dengan rancangan percobaan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan. Keempat perlakuan tersebut adalah sebagai berikut: Perlakuan P0 berupa pemberian tanpa penambahan ekstrak daun burahol dalam ransum sebagai kontrol, P1= Pakan basal + 0,15% ekstrak daun burahol, P2= Pakan basal + 0,30% ekstrak daun burahol dan P3= Pakan basal + 0,45% ekstrak daun burahol. Peubah yang diamati adalah bobot jantung, bobot  hati, bobot proventrikulus, bobot ventrikulus dan bobot usus halus ayam broiler. Data hasil penelitian diolah menggunakan analisis ragam. Data hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata (P > 0.05) terhadap bobot jantung, bobot hati, bobot ventrikulus, bobot proventrikulus, dan bobot usus halus ayam broiler.
Teknik Fermentasi Menggunakan Mikroba BLS (Bacillus l., Lactobacillus sp., dan Saccharomyces c.) dan Formulasi Pakan Ayam Ayam Lokal Abun Hasbuna; Tuti Widjastuti; Denny Rusmana
Media Kontak Tani Ternak Vol 2, No 2 (2020): Mei
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v2i2.28718

Abstract

Peranan ayam lokal (ayam bukan ras) sangat penting sebagai salah satu penyedia sumber pangan daging dan telur.  Kendala sistem pemeliharaan tradisional-ekstensif adalah terbatasnya lahan serta angka kematian yang tinggi sehingga menyebabkan produktivitasnya rendah. Oleh sebab itu, perlu diupayakan pemeliharaan ayam lokal secara intensif melalui penyediaan pakan murah dan ramah lingkungan yang memenuhi keperluan nutrisi ternak.  Masyarakat Desa Margaasih Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung belum menjadikan usaha bidang peternakan khususnya ayam lokal menjadi sektor utama untuk menghasilkan pendapatan.  Hal ini disebabkan karena terkendala oleh kurangnya pengetahuan mengenai penggunaan bahan pakan alternatif produk fermentasi dalam menyusun formula pakan.  Sementara itu, hasil palawija di lingkungan desa berupa singkong, dedak padi, dan jagung, belum dimanfaatkan secara optimal untuk diolah menjadi bahan pakan berkualitas. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan dihadiri oleh petani,  peternak ayam, aparat dan tokoh masyarakat.  Materi yang disajikan adalah teknologi fermentasi limbah pertanian menggunakan ragi Bacillus licheniformis dan bakteri Lactobacillus sp., serta Saccharomyces cerevisiae, formula pakan, dan intensifikasi ayam lokal.   Hasil kegiatan adalah respon yang cukup baik (direspon positif) dari peserta penyuluhan dan pelatihan dalam mengadopsi teknik fermentasi limbah pertanian (sebelum 23%, sesudah 77%), teknik formula dan membuat ransum (sebelum 32%, sesudah 82%), dan intensifikasi budidaya ayam buras (sebelum 54%, sesudah 83%).  Perlu adanya tindak lanjut kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat untuk pembinaan kelompok peternak ayam buras kearah efisiensi usaha.
Aplikasi Probiotik Pada Peternakan Ramah Lingkungan Berkelanjutan Deny Saefulhadjar; Hery Supratman; Denny Rusmana
Media Kontak Tani Ternak Vol 3, No 2 (2021): Mei
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v3i2.32720

Abstract

Aplikasi probiotik telah menjadi salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi peternakan. Aplikasi probiotik juga dapat menciptakan lingkungan peternakan yang sehat dan nyaman, bagi peternak dan ternak yang dibudidayakan. Peternakan yang menggunakan probiotik dapat menghasilkan produk ternak yang sehat dan bernilai gizi lebih baik. Banyak masyarakat peternak yang belum mengetahui dan memahami tentang probiotik dan bagaimana probiotik dapat membatu masalah-masalah yang dihadapi serta meningkatkan nilai usaha ternak yang sedang dijalankannya. Berdasarkan keadaan tersebut, perlu diselenggarakan program transfer informasi yang spesifik terkait aplikasi probiotik untuk peternakan ramah lingkungan berkelanjutan. Program pengabdian pada masyarakat (PPM) yang terintegrasi dengan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM), melibatkan mitra peternak di lokasi sekitar tempat tinggal mahasiswa, dan peternak lain atau masyarakat umum yang mendapat undangan dari flyer webinar yang menjadi puncak acara PPM. Pemahaman tentang apa itu probiotik, bagaimana perkembangan perannya dalam dunia peternakan hingga bagaimana probiotik dapat meningkatkan nilai usaha peternakan menjadi materi utama pelaksanaan PPM.Kata kunci : Aplikasi probiotik, peternakan ramah linkungan, produk sehat, webinar
Efek Penambahan Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Dalam Ransum Terhadap Performan, Karkas Dan Income Over Feed Cost Ayam Kampung Rachmat Wiradimadja; Wiwin Tanwiriah; Denny Rusmana
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 40, No 2 (2015)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v40i2.142

Abstract

Starfruit (Averrhoa bilimbi L.) can serve as an acidifier which can improve digestive enzymes work, suppress the growth of pathogenic microbes, protecting feed from microbial and fungal attack and to improve the palatability of feed. The main objective of this study was to determine the effect of starfruit in the ration on the performance (feed intake, body weight gain, feed conversion), the weight of carcass parts, fatty meats, and income over feed cost. The study used 80 chicks two weeks old village with a complete randomized block design experiment method. The treatment consisted of control diet (P0), and three levels of addition of starfruit (P1 = 0.5%; P2 = 1%; and P3 = 1.5%). Each treatment was repeated 5 times. Rations and water were given adlibitum. The trial period lasts for 30 days. Test performed to determine differences in Duncan.The results showed the addition of up to 5% starfruit into the ration does not affect the performance of chicken and chicken carcass weight parts. The highest value of income over feed cost was achieved by treatment with the addition of 0.5% ration starfruit juice.
SPECIAL BONE MEAL PRODUK HIDROLISIS ALKALI PADA TULANG AYAM Denny Rusmana; Rachmat Wiradimadja; Fitri Apriani Noor; Intan Mayasaroh; Wiwin Winarsih
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 41, No 3 (2016)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v41i3.539

Abstract

The study aims to determine the effect of some alkaline hydrolysis to decolagenation , Ca and P content of chicken bones to produce Special Bone meal. Research using experimental design completely randomized nested (6X2), which consists of factor A are the type of Alkali (filtrat Abu Sekam (FAS) 10%, FAS 20%, KOH 2% KOH 4%, NaOH 2%, and NaOH 4% ) and factor W is the immersion time (24 hours and 48 hours) with each treatment was repeated five. The results showed that the type of alkali significantly affect (p≤0.05) decolegenation, the content of Ca and P chicken bones, while the immersion time factor significantly affected (p≤0.05) decolagenation and P content of chicken bones, but not significantly affect (p>0.05) the Ca content of chicken bones. Special Products Bone Meal best chicken bone obtained from the hydrolysis of chicken bone by 4% NaOH with a soaking time of 48 hours. With the ability decolagenation 60 ± 1.82% and the content of Ca, P, respectively 25.59 ± 0.57%, and 12.57 ± 0.26%
Utilization of Kepel (Stelechocarpus burahol) Leaf Extract as a Feed Additive in Broiler Chicken Feed Mustawa, Adi Ageng; Widjastuti, Tuti; Rusmana, Denny
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran Vol 23, No 2 (2023): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v23i2.46212

Abstract

This study aims to determine the best level of Kepel leaf extract (Stelechocarpus burahol) used in feeds based on the amount of Escherichia coli in excreta, ileal villi, protein digestibility, ration consumption, and body weight gain (BWG) of broiler chickens. The research was conducted experimentally using a completely randomized design (CRD), four levels of Kepel leaf extract in rations repeated five times. The Kepel leaf extract (EDK) levels used consisted of P 0 = basal ration, P 1 = P 0 + 0.15% EDK, P 2 = P 0 + 0.30% EDK and P 3 = P 0 + 0.45% EDK. Parameters observed were the amount of E. coli in the excreta, ileal villi, protein digestibility, ration consumption, and PBB of broiler chickens. Data were processed using analysis of variance, and if the results were significantly different, then Duncan's test was carried out. The results showed that adding a 0.30% Kepel leaf extract to the feed significantly affects (p<0.01) the number and width of ileal villi and increases protein digestibility. However, it had no significant effect (p>0.05) on the number of E. coli on broiler chickens' excreta, villi height, ration consumption, and BWG.
THE EFFECT OF ADDING CHESTNUT TANIN EXTRACTS ON RATION TO PERFORMANCE OF NEW ZEALAND WHITE RABBIT CROSSBREED SINAGA, SAULAND; Rusmana, Denny; Apritama, Apritama; Nisa, Danela
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran Vol 23, No 2 (2023): December
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v23i2.49766

Abstract

Sauland Sinaga, Deni Rusmana, Apritama and Danela NisaABSTRACTThis study aims to determine the impact of adding chestnut tannin extract to the diet on developing body weight gain and ratio conversion of New Zealand White crossbreed rabbits. Experimental methods with a completely randomized design were used in this research. There were four treatments: R0 (Control Feed); R1 (0.25% addition of chestnut tannin extract); R2 (0.5% addition of chestnut tannin extract); R3 (0.75% addition of chestnut tannin extract); with five replications. Statistical analysis showed that the result was significant for body weight gain (p<0.05) and not for protein consumption and ratio, conversion and protein efficiency ratio, percentage, and component carcass. Tannin from a chestnut tree extract can be used at 0.25% in rabbit ration as an additive to replace antibiotics and growth promoters in rabbits.
Pengaruh Dosis Inokulum dan Lama Fermentasi oleh Bacillus subtilis Terhadap Kandungan Nutrien Tepung Bulu Ayam Wahyuni, Tri; Prestiani, Neni; Rusmana, Denny; Hasbuna, Abun
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i3.49792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis inokulum dan lama fermentasi oleh Bacillus subtilis yang menghasilkan kandungan nutrien tepung bulu ayam terbaik. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) pola tersarang. Terdiri dari faktor A yaitu dosis inokulum dan faktor B yaitu lama fermentasi. Perlakuan terdiri atas dosis inokulum Bacillus subtilis (D1: 2,5%, D2: 5%, dan D3: 7,5% v/b tepung bulu ayam) dan lama fermentasi (L1: 1 hari, L2: 3 hari dan L3: 5 hari) dengan 3 kali ulangan. Data hasil penelitian diuji menggunakan metode sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda duncan. Hasil penelitian menunjukkan dosis inokulum dan lama fermentasi tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan bahan organik tepung bulu ayam, namun berpengaruh nyata terhadap kandungan protein kasar, serat kasar dan lemak kasar tepung bulu ayam. Dosis inokulum Bacillus subtilis 5% dan lama fermentasi 3 hari menghasilkan kandungan bahan organik dan protein kasar terbaik yaitu 98,17% dan 85,23% (D2L2). Kemudian, dosis inokulum Bacillus subtilis 5% dan lama fermentasi 5 hari menghasilkan kandungan serat kasar terbaik yaitu 0,33% (D2L3), serta dosis inokulum Bacillus subtilis 7,5% dan lama fermentasi 5 hari menghasilkan kandungan lemak kasar terbaik yaitu 8,75% (D3L3).
PENGARUH TINGKAT SUBSTITUSI JAGUNG DENGAN UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) KUKUS TERHADAP KUALITAS FISIK PELET RANSUM Saefulhadjar, Deny; Rusmana, Denny; Setiyatwan, Hendi
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i4.50634

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi jagung dengan ubi jalar kukus  terhadap kualitas fisik pelet ransum. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL), menggunakan tepung ubi jalar kukus (UJK) selama 15 menit dengan empat perlakuan,  yaitu  persentase substitusi tepung UJK terhadap  tepung jagung (0, 15, 30, 45 persen) dan masing-masing diulang sebanyak 5 kali.  Data hasil dianalisis menggunakan uji ragam (ANOVA), bila terdapat perbedaan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Parameter yang diukur adalah durabilitas, densitas , kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan dan sudut tumpukan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa substitusi jagung dengan ubi jalar kukus (UJK) berpengaruh  nyata terhadap semua parameter kualitas fisik pelet ransum, kecuali terhadap sudut tumpukan. Substitusi UJK menurunkan densitas, kerapatan tumpukan dan kerapatan pemadatan tumpukan pelet, namun UJK yang menggantikan jagung dalam ransum broiler sebanyak 45% menghasilkan pelet dengan durabilitas pelet terbaik.