Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis manajemen waktu pada mahasiswa FIS UNP dalam mengikuti kegiatan perkuliahan dan organisasi WP2SOSPOL Purnama Sari, Tika; Indrawadi, Junaidi; Moeis, Isnarmi; S, Nurman
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 3 (2025): Thirteenth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menjelaskan aktivitas organisasi WP2SOSPOL yang diikuti oleh Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang dan menganalisis manajemen waktu mahasiswa Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang antara kegiatan organisasi WP2SOSPOL dengan kegiatan perkuliahan untuk menjaga nilai tetap stabil dan tidak menurun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan ditentukan dengan metode purposive sampling. Jenis data dan sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder, instrumen penelitian wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan menggunakan teknik triangulasi kemudian analisis data dengan reduksi data, penyajian data dengan teks naratif menggunakan teori Milles    dan Hubermant. Hasil penelitian menunjukkan Organisasi WP2SOSPOL menjadi pilihan informan sebagai UKM ang diikuti karena memiliki motivasi untuk meningkatkan kemampuan public speaking, agar dapat berbicara di depan umum dengan percaya diri dan berani. Secara garis besar aktivitas yang dilakukan mahasiswa yang mengikuti organisasi WP2SOSPOL adalah untuk melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan bidang sosial dan politik. Dalam menjalani kegiatan perkuliahan sembari mengikuti kegiatan organisasi, mahasiswa dituntut untuk dapat mengatur waktu serta mempertahankan nilai studi agar tetap stabil. Oleh karena itu, hal yang dilakukan oleh mahasiswa adalah dengan menentukan skala prioritas, sehingga jadwal kegiatan lebih tertata dimulai dari kegiatan yang harus segera dilakukan hingga kepada kegiatan yang dapat ditunda mengerjakannya.
Eksistensi Tradisi Kenduri Padiang di Desa Semerap Kabupaten Kerinci Hermazea, Shindia; S, Nurman; Bakhtiar, Yusnanik; Sari, Oktaviani Puspita; Saputra, Kiki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemahaman masyarakat mengenai tradisi Kenduri padiang di Desa Semerap, Kabupaten Kerinci, yang disebabkan oleh kurangnya upaya sosialisasi dari tokoh adat setempat. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dimana data diperoleh dari hasil studi kepustakaan, observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian, dan interpretasi data. Adapun hasil penelitian pertama nilai-nilai dalam tradisi Kenduri padiang antara lain nilai religius, yang terlihat dalam praktik-praktik doa dan ritual yang dilakukan sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah, nilai gotong royong yang tercermin dari masyarakat yang berpartisipasi dalam persiapan dan pelaksanaan acara, nilai musyawarah juga turut berperan dalam pengambilan keputusan terkait penyelenggaraan tradisi Kenduri padiang. Kedua upaya untuk melestarikan tradisi Kenduri padiang dilakukan melalui berbagai cara. Sosialisasi, seminar, pertemuan adat, dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah menjadi sarana penting dalam menyebarkan pengetahuan dan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Melalui upaya kolaboratif ini, diharapkan tradisi Kenduri padiang dapat terus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas masyarakat desa Semerap di masa depan.
Eksistensi Tradisi Kenduri Padiang di Desa Semerap Kabupaten Kerinci Hermazea, Shindia; s, Nurman; Bakhtiar, Yusnanik; Sari, Oktaviani Puspita; Saputra, Kiki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemahaman masyarakat mengenai tradisi Kenduri padiang di Desa Semerap, Kabupaten Kerinci, yang disebabkan oleh kurangnya upaya sosialisasi dari tokoh adat setempat. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dimana data diperoleh dari hasil studi kepustakaan, observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian, dan interpretasi data. Adapun hasil penelitian pertama nilai-nilai dalam tradisi Kenduri padiang antara lain nilai religius, yang terlihat dalam praktik-praktik doa dan ritual yang dilakukan sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah, nilai gotong royong yang tercermin dari masyarakat yang berpartisipasi dalam persiapan dan pelaksanaan acara, nilai musyawarah juga turut berperan dalam pengambilan keputusan terkait penyelenggaraan tradisi Kenduri padiang. Kedua upaya untuk melestarikan tradisi Kenduri padiang dilakukan melalui berbagai cara. Sosialisasi, seminar, pertemuan adat, dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah menjadi sarana penting dalam menyebarkan pengetahuan dan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Melalui upaya kolaboratif ini, diharapkan tradisi Kenduri padiang dapat terus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas masyarakat desa Semerap di masa depan.
Pendidikan Politik di Sekolah Melalui Pemilihan Ketua OSIS Putra, Tommy Pratama; Dewi, Susi Fitria; Hasrul, Hasrul; S, Nurman
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 2 No 2 (2022): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v2i2.62

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kekawatiran bersama mengenai kehidupan politik yang terus berkembang dan berubah secara cepat. Penelitian ini dilakukan guna melihat bagaimana sekolah sebagai lembaga pendidikan politik tingkat dua memberikan pendidikan politik kepada siswa melalui pemilihan ketua OSIS sebagai proses demokrasi yang berlangsung di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif adapun teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan partisipasi siswa dalam pemilihan ketua OSIS di SMA Negeri 1 Batang Anai terbagi menjadi tiga. Pertama, partisipasi oleh KPO. Kedua, partisipasi oleh kandidat calon ketua OSIS dan yang ketiga adalah partisipasi oleh siswa. Dalam pelaksanaan partisipasi tersebut sudah berjalan cukup baik. Adapun bentuk-bentuk pendidikan politik dalam pemilihan ketua OSIS di SMA Negeri 1 Batang Anai terdiri dari musyawarah, kampanye dan debat pasangan calon. Namun kampanye dan debat pasangan calon belum berjalan dengan baik karena minim keterlibatan siswa dalam kegiatan tersebut.
PERAN ELIT POLITIK LOKAL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH PADA PILKADA SERENTAK 2020 Marlina, Tika Indra; Dewi, Susi Fitria; Montessori, Maria; S, Nurman
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.103

Abstract

Artikel ini akan membahas mengenai peran elit politik lokal dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat dan upaya yang dilakukan elit politik lokal dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat di Kelurahan Lubuk Buaya. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dan berhasil mewawancarai sebanyak 12 informan. Jenis data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara dengan Lurah, Ketua RW, Ketua RT, serta masyarakat Kelurahan Lubuk Buaya. Kemudian melalui studi dokumentasi yang berhasil memperoleh foto dokumentasi kegiatan yang dilakukan elit politik lokal dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada PILKADA 2020. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga peran elit politik lokal dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat di Kelurahan Lubuk Buaya yaitu peran sosialisasi, peran fasilitasi dan peran koordinasi. Kemudian bentuk upaya yang dilakukan oleh elit politik lokal dalam menjalankan perannya meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada PILKADA 2020 dilakukan dengan cara sebagai berikut: 1) Peran Mediator, bentuk upaya yang dilakukan adalah Pertama, elit politik lokal mendekatkan diri secara informal kepada masyarakat. Kedua, mendatangi rumah warga secara door to door. 2) Peran Fasilitator, bentuk upaya yang dilakukan adalah: Pertama, pihak kelurahan memberikan izin pemasangan spanduk dan poster seputar PILKADA 2020 kepada tim sukses/ pendukung paslon. Kedua, Ketua RT ikut mendampingi KPPS dalam membagikan C6. 3) Peran Koordinator, bentuk upaya yang dilakukan adalah: Pertama, elit politik lokal memantau dan mengawasi pelaksanaan pencoblosan di TPS. Kedua, elit politik lokal memastikan masyarakat sudah menggunakan hak pilihnya pada hari pencoblosan.
FENOMENA ANAK MENIKAH DI BAWAH USIA PERKAWINAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 Fitaloka, Dyah; Fatmariza, Fatmariza; Montessori, Maria; S, Nurman
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 1 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i1.115

Abstract

Fenomena anak yang menikah di bawah usia perkawinan masih saja banyak terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan semakin menjadi hal yang dianggap biasa dan bukan suatu masalah oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana fenomena dan dampak anak yang menikah dibawah usia perkawinan yang titik utamanya berada di Nagari Kamang Sijunjung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan penggunaan metode deskriptif. Data diperoleh dari sumber data primer dan sekunder melalui prosedur teknik observasi, wawancara mendalam dengan narasumber, serta dokumentasi. Informan penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari anak perempuan yang menikah di usia muda beserta suaminya, orang tua dan mertua dari anak perempuan, masyarakat/tetangga informan, dan tokoh masyarakat. Penelitian ini berhasil memberikan gambaran fenomena anak menikah di Nagari Kamang. Pernikahan terjadi pada anak-anak yang rentang usianya 14-18 tahun. Secara garis besar terdapat empat faktor yang dominan melatarbelakangi banyaknya pernikahan anak di Nagari Kamang. Keempat faktor tersebut yaitu faktor kehamilan di luar nikah, pendidikan, ekonomi, dan sosial-budaya. Fenomena anak menikah ini juga di deskripsikan dengan melihat bagaimana kehidupan pernikahan yang dijalani anak-anak tersebut. Hasil lainnya ialah sisi positif dari fenomena ini sebagai upaya menghindari perbuatan zina dan meringankan beban ekonomi dalam keluarga. Sedangkan dampak negatifnya diantaranya dampak psikologis, dampak kesehatan, dan dampak ekonomi.
FAKTOR PENYEBAB SENGKETA TANAH ULAYAT Sari, Yesi Fitria; S, Nurman; Muchtar, Henni; Dewi, Susi Fitria
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 1 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i1.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya sengketa tanah ulayat kaum di Nagari Salido Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Informan dalam penelitian yang peneliti lakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data dan sumber data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder sedangkan sumbernya yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder melalui wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik membercheck dan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa faktor penyebab terjadinya sengketa tanah ulayat kaum yaitu hak penguasaan rumah dan tanah yang dilakukan sepihak oleh anak pisang, dalam pengelolaan tanah pihak yang mengelola (anak pisang) meminta izin kepada bako untuk tinggal di rumah tersebut dari pada rumah dan tanah habis ditanami tanaman liar. Akan tetapi setelah bertahun-tahun mengelola rumah dan tanah, anak pisang menganggap rumah dan tanah menjadi miliknya. Penyelesaian sengketa tanah ulayat diselesaikan oleh Lembaga Kerapatan Adat Nagari.