Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Pola Asuh Otoriter terhadap Psychological Well Being pada Usia Remaja Awal di MTs NU Trate Gresik Ananda Fitri; Nadhirotul Laily; Awang Setiawan Wicaksono
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 2 No. 2 (2024): APRIL: JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v2i2.1748

Abstract

This research was conducted to test whether there is an influence between authoritarian parenting on psychological well-being in early adolescents. The number of samples in this study was 198 students with an age range of 12 to 15 years. This research uses a quantitative approach with a correlational type of research. Based on the analysis results obtained from the simple linear regression test, a significance value of 0.002 was obtained. This means that the significance value is smaller than 0.05. So it can be concluded that authoritarian parenting has an influence on psychological well-being in early adolescence. From the results of the regression coefficient value of minus, namely -0.019, it can be said that authoritarian parenting has a negative effect on psychological well-being in early adolescence. This means that the higher the authoritarian parenting style, the lower the level of psychological well-being in early adolescence. For future researchers, it is recommended to use other theories that have not been used in this research, for example Riberio's theory. Apart from that, to develop further research, we can also use internal factors that can influence psychological well-being, for example gender factors, evaluation of life experiences and locus of control.
Gambaran Stres pada Adult-Child Caregiver dalam Merawat Orang Tua dengan Penyakit Pikun Shafiya Nisrina; Nadhirotul Laily; Asti Candrasasi
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 9 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i9.5016

Abstract

There are currently more than 55 million people suffering from senile worldwide, more than 60% of whom are dominated by middle and low income countries. Every year, 10 million cases of senile occur. Senile is caused by various diseases that attack the brain. Alzheimer's disease is one of the most common forms of this disease and can cause 60-70% of cases in elderly people with senile. Caring for a parent with senile has the potential to be very stressful. The aim of this research is to determine the description (aspects, levels, & influencing factors) of stress in adult-child caregivers in caring for parents with senile. The method used in this research is qualitative with a phenomenological type. The subjects in this study were 3 people who played the role of Adult-Child Caregiver for a period of 4 years or more. The data collection technique uses the interview method. The data analysis technique uses the Miles and Hubberman model. The data credibility techniques used are source triangulation and member checking. The results of this research show that there is a description of the stress experienced by the subject with both biological and psychological aspects. 2 of the 3 subjects studied had Very Severe Stress levels with the influence of economic, family and environmental factors. 1 in 3 subjects have symptoms of excessive stress and have experienced it for a very long time. The results of this research can be a suggestion for other adult-child caregivers to receive training to increase their skills in caring for elderly parents.
Workshop Program Anti Perundungan Berbasis Sekolah Ima Fitri Sholichah; Laily, Nadhirotul
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.36

Abstract

Bullying atau perundungan merupakan perilaku oleh individu atau kelompok, berulang dari waktu ke waktu, yang dengan sengaja menyakiti individu atau kelompok lain baik secara fisik maupun emosinal dan terjadi di mana ada ketidakseimbangan kekuatan yang berbeda antara pelaku dan korban. Beberapa program pencegahan perundungan telah terbukti secara umum efektif dalam mengurangi perudungan di kalangan masyarakat. Namun, efeknya relatif kecil dalam berbagai penelitian eksperimen dan kelompok usia. Program yang lebih intensif dan durasinya lebih lama (baik untuk anak maupun guru) lebih efektif, begitu juga program yang mengandung lebih banyak komponen. Beberapa komponen program dikaitkan dengan ukuran efek yang besar, termasuk pelatihan atau pertemuan orang tua dan pelatihan guru. Hal ini menjadi landasan kegiatan pengabdian masyarakat yang tujuan untuk sosialisasi program pencegahan perundungan berbasis sekolah di SMK Tuban. Metode kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Berdasarkan diskusi yang dilakukan, ditemuakn beberapa program yang paling banyak digunakan di Indonesia yaitu program disiplin positif, program ROOTS Indonesia, dan program buddy.
Pentingnya Kesehatan Mental Bagi Remaja Karang Taruna di Desa Cemer Lor Kabupaten Gresik Ima Fitri Sholichah; Laily, Nadhirotul; Zahra, Fatimatuz
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 5 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.213

Abstract

Setiap individu memiliki tugas perkembangan di setiap tahapan kehidupan. Tugas perkembangan yang disertai tekanan, kesedihan, kecemasan, dan segala emosi yang tidak menyenangkan akan membuat individu memiliki gangguan yang beresiko terhadap kehidupannya. Peningkatan penekanan pada kebutuhan untuk meningkatkan kesehatan mental yang positif perlu dilakukan. Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan yaitu dengan cara promosi kesehatan mental. Tujuan PKM yaitu meningkatkan kesadaran pentingnya Kesehatan mental bagi remaja. Promosi kesehatan mental yang dilakukan tim PKM melalui sosialisasi dan seminar penguatan kesehatan mental bagi remaja pada komunitas Karang Taruna di Desa Cerme Lor Kabupaten Gresik. Metode PKM berupa sosialisasi dan seminar mengenai pentingnya Kesehatan mental bagi remaja. Tahapan pelaksanaan kegiatan PKM berupa analisis kebutuhan, persiapan, pelaksanaan serta evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi dengan menyebarkan kuesioner menunjukkan bahwa sosialisasi dan seminar mengenai kesehatan mental sangatlah penting bagi remaja dalam melalui masa transisi kehidupan yang penuh tantangan dalam mencapai kesehatan mental yang baik. Kegiatan PKM juga memberikan dampak yang positif bagi remaja serta remaja memberikan respon yang positif pula dalam kegiatan seminar.
Boosting Early Reading Skills with Alphabet Puzzle Media: The Effectiveness of Positive Reinforcement Mutiarasari, Maghfiroh; Laily, Nadhirotul
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 13, No 4 (2024): Volume 13, Issue 4, Desember 2024
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v13i4.17602

Abstract

One of the learning media that can be used to support the development of children's reading skills is letter puzzles. This media is chosen because it can capture children's attention through its varied shapes and colors. The goal is to evaluate the effectiveness of the intervention using letter puzzle media in improving pre-reading skills in preschool-aged children. This study is designed with an experimental approach to assess the effectiveness of the intervention using letter puzzle media in enhancing pre-reading skills in preschool-aged children. The research results show that the implementation of positive reinforcement is proven effective in improving reading skills in early childhood, including through increased learning motivation, self-confidence, and self-regulation. The implications of these findings suggest that providing positive reinforcement not only accelerates the learning process but also builds a foundation of positive character that can support children's future academic and social success.Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mendukung perkembangan keterampilan membaca anak sebagai puzzle huruf. Media ini dipilih karena mampu menarik perhatian anak-anak melalui bentuk dan warna yang bervariasi. Tujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi menggunakan media puzzle huruf dalam meningkatkan keterampilan pra-membaca pada anak-anak usia prasekolah. Penelitian ini dirancang dengan pendekatan eksperimen untuk mengevaluasi efektivitas intervensi menggunakan media puzzle huruf dalam meningkatkan keterampilan pra-membaca pada anak-anak usia prasekolah. Hasil penelitian bahwa penerapan reinforcement positif terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pada anak usia dini, baik melalui peningkatan motivasi belajar, rasa percaya diri, maupun kemampuan pengendalian diri. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa pemberian reinforcement positif tidak hanya mempercepat proses pembelajaran, tetapi juga membangun fondasi karakter positif yang dapat mendukung keberhasilan akademik dan sosial anak di masa mendatang.
Workshop Program Anti Perundungan Berbasis Sekolah Ima Fitri Sholichah; Laily, Nadhirotul
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.36

Abstract

Bullying atau perundungan merupakan perilaku oleh individu atau kelompok, berulang dari waktu ke waktu, yang dengan sengaja menyakiti individu atau kelompok lain baik secara fisik maupun emosinal dan terjadi di mana ada ketidakseimbangan kekuatan yang berbeda antara pelaku dan korban. Beberapa program pencegahan perundungan telah terbukti secara umum efektif dalam mengurangi perudungan di kalangan masyarakat. Namun, efeknya relatif kecil dalam berbagai penelitian eksperimen dan kelompok usia. Program yang lebih intensif dan durasinya lebih lama (baik untuk anak maupun guru) lebih efektif, begitu juga program yang mengandung lebih banyak komponen. Beberapa komponen program dikaitkan dengan ukuran efek yang besar, termasuk pelatihan atau pertemuan orang tua dan pelatihan guru. Hal ini menjadi landasan kegiatan pengabdian masyarakat yang tujuan untuk sosialisasi program pencegahan perundungan berbasis sekolah di SMK Tuban. Metode kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Berdasarkan diskusi yang dilakukan, ditemuakn beberapa program yang paling banyak digunakan di Indonesia yaitu program disiplin positif, program ROOTS Indonesia, dan program buddy.
Pentingnya Kesehatan Mental Bagi Remaja Karang Taruna di Desa Cemer Lor Kabupaten Gresik Ima Fitri Sholichah; Laily, Nadhirotul; Zahra, Fatimatuz
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 5 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.213

Abstract

Setiap individu memiliki tugas perkembangan di setiap tahapan kehidupan. Tugas perkembangan yang disertai tekanan, kesedihan, kecemasan, dan segala emosi yang tidak menyenangkan akan membuat individu memiliki gangguan yang beresiko terhadap kehidupannya. Peningkatan penekanan pada kebutuhan untuk meningkatkan kesehatan mental yang positif perlu dilakukan. Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan yaitu dengan cara promosi kesehatan mental. Tujuan PKM yaitu meningkatkan kesadaran pentingnya Kesehatan mental bagi remaja. Promosi kesehatan mental yang dilakukan tim PKM melalui sosialisasi dan seminar penguatan kesehatan mental bagi remaja pada komunitas Karang Taruna di Desa Cerme Lor Kabupaten Gresik. Metode PKM berupa sosialisasi dan seminar mengenai pentingnya Kesehatan mental bagi remaja. Tahapan pelaksanaan kegiatan PKM berupa analisis kebutuhan, persiapan, pelaksanaan serta evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi dengan menyebarkan kuesioner menunjukkan bahwa sosialisasi dan seminar mengenai kesehatan mental sangatlah penting bagi remaja dalam melalui masa transisi kehidupan yang penuh tantangan dalam mencapai kesehatan mental yang baik. Kegiatan PKM juga memberikan dampak yang positif bagi remaja serta remaja memberikan respon yang positif pula dalam kegiatan seminar.
Upaya Meningkatkan Kedisiplinan dalam Pembelajaran melalui Teknik Behavioral Contract pada Siswa SMK Negeri 2 Lamongan Mar'ah Fatinah; Nadhirotul Laily
JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): JIMAD - FEBRUARI
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimad.v2i1.103

Abstract

This research discusses efforts to increase discipline in learning through behavioral contract techniques in students at SMK Negeri 2 Lamongan. This research aims to teach directly the Behavior Contract technique, increase the learning effectiveness of students at SMK Negeri 2 Lamongan, and address the low learning effectiveness of students at SMK Negeri 2 Lamongan. This type of research is quantitative research. The problem in this research is that in implementing learning, students often choose lessons they only like and don't want to go to class and often hang out in the canteen. This causes a lack of application of scientific disciplines in learning for students. Researchers also use a behavioral approach because this approach assumes that all behavior, both adaptive and maladaptive, can be learned. This approach can be carried out in depth with groups of students who have a habit of being undisciplined in learning. Researchers conducted interviews and distributed questionnaires to students with the results of the level of learning discipline before receiving the intervention and after receiving intervention through the behavior contract technique, which was different, the result of which was that the learning discipline of students at SMK N 2 Lamongan class XI before being given the behavior contract technique was in the low category, after being given it. intervention through the behavior contract technique resulted in an increase in categories starting from the very low category to the low and high categories which experienced a significant increase. The results of this research were obtained from the results of the Wilcoxon Signed test, obtained a Z value of -1.342 and an asymp value of sig. (2-tailed) 0.180 is smaller than the alpha level of 5% (0.05), so the conclusion is that there is a difference in the learning discipline of students at SMK N 2 Lamongan class XI before and after being given the behavior contract intervention.
The Effectiveness of Botvin’s Life Skills Training Model in Reducing Juvenile Delinquency Influenced by Environmental Factors among Junior High School Students Nabilla, Rista; Laily, Nadhirotul
SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Vol 13, No 4 (2025): SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS): Publishing November 2025
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/spektrumpls.v13i4.136166

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of Botvin’s Life Skills Training (LST) Model in reducing juvenile delinquency influenced by environmental factors among students at UPT SMPN X Gresik. The main problems identified include smoking, skipping classes, fighting, and violating school rules—behaviors largely shaped by peer pressure and lack of parental supervision. The intervention involved three sessions of Life Skills Training focusing on personal self-management, social skills, and refusal skills. This research used a pre-test and post-test design with the Juvenile Delinquency Scale adapted from Trie Utami Lestari (2022). Data were analyzed descriptively using percentage scores. The results revealed a substantial decrease in delinquent behavior, with scores declining from 942 (80%, high category) to 226 (19%, low category). These findings indicate that the Botvin Life Skills Training Model effectively reduces juvenile delinquency driven by environmental factors by enhancing students’ self-control, decision-making, and social competence. The study provides practical implications for schools to integrate life skills programs as preventive and developmental approaches in character education.
The Effectiveness of Goal Setting Training in Increasing Learning Motivation among Students at X High School Sahila, Syarifatus; Laily, Nadhirotul
SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Vol 13, No 4 (2025): SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS): Publishing November 2025
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/spektrumpls.v13i4.136308

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of goal setting training in increasing students’ learning motivation. The research used a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design. Seventeen grade XI students of SMA X with initially very low to low learning motivation participated in two training sessions of goal setting. Data were collected using the Learning Motivation Scale adaptation. Data analysis using the Paired Sample T-Test showed a significant increase in learning motivation scores (t(16) = –14.213, p < 0.001) with a very large effect size (Cohen’s d = 3.45). The results indicate that goal setting training effectively improves both students’ motivation and positive learning behavior.