Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

POTENSI DAN KENDALA PENGEMBANGAN BUDIDAYA UDANG VANAMEI DI SULAWESI SELATAN Abdul Mansyur; Nur Ansari Rangka
Media Akuakultur Vol 3, No 1 (2008): (Juni 2008)
Publisher : Pusat Riset Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.845 KB) | DOI: 10.15578/ma.3.1.2008.11-14

Abstract

Udang vanamei merupakan udang introduksi yang masuk ke Indonesia pada tahun 2001 dan diresmikan pada tahun 2002 oleh Menteri Kelautan dan Perikanan sebagai komoditas alternatif dengan maksud untuk membangkitkan kembali usaha pertambakan udang selama budidaya udang windu masih banyak menemui kendala. Udang vanamei ini cukup potensial untuk dikembangkan di Sulawesi Selatan, bukan saja pembudidaya bermodal besar tetapi pembudidaya bermodal kecilpun dapat mengembangkannya. Namun banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama yang menyangkut masih lambatnya dan belum sepenuhnya dikuasai oleh sumber daya manusia perikanan bahkan masih adanya anggapan bahwa udang vanamei hanya dapat dibudidayakan secara intensif. Di lain pihak belum terwujudnya pembinaan kelembagaan kelompok pembudidaya yang profesional, tangguh, dan memiliki visi ke depan dan dukungan permodalan yang masih minim.
ANALISIS BAHAN DAN MANFAATNYA DALAM MENYUSUN FORMULASI PAKAN IKAN BUDI DAYA Abdul Mansyur; Kamaruddin Kamaruddin
Media Akuakultur Vol 1, No 3 (2006): (Desember 2006)
Publisher : Pusat Riset Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1113.913 KB) | DOI: 10.15578/ma.1.3.2006.113-117

Abstract

SELENGKAPNYA LIHAT PADA FILE pdf
MEMBANGKITKAN KEMBALI GAIRAH PETAMBAK MELALUI BUDI DAYA UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei ) DENGAN KEPADATAN RENDAH Abdul Mansyur; Markus Mangampa
Media Akuakultur Vol 2, No 2 (2007): (Desember 2007)
Publisher : Pusat Riset Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7740.901 KB) | DOI: 10.15578/ma.2.2.2007.62-66

Abstract

Perkembangan budi daya udang vannamei sudah menyebar di sentra-sentra budi daya udang seperti di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jogjakarta, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, NTB, Bali, dan Sulawesi Selatan. Namun masih didominasi oleh petambak intensif yang bermodal besar, padahal jumlah petambak yang bermodal kecil mencapai 80%. Pada saat masih bangkitnya petani udang windu, produksi udang nasional umumnya berasal dari petambak yang bermodal kecil, sehingga berdampak nyata kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat petambak terutama di sentra-sentra produksi udang vannamei. Diharapkan dengan adanya dukungan penelitian, petambak bermodal kecil dapat bangkit dan bergairah kembali mengelola tambaknya demi peningkatan produksi, peningkatan pendapatan, dan kesejahteraan.
IDENTIFIKASI KELAYAKAN LOKASI LAHAN BUDI DAYA LAUT DI PERAIRAN TELUK KUPANG NUSA TENGGARATIMUR Utojo Utojo; Abdul Mansyur; Tarunamulia Tarunamulia; Brata Pantjara; Hasnawi Hasnawi
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 11, No 5 (2005): (Vol. 11 No. 5 2005)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5828.319 KB) | DOI: 10.15578/jppi.11.5.2005.9-29

Abstract

Nusa Tenggara Timur memiliki sumber daya lahan perikanan pesisir yang cukup potensial untuk pengembangan budi daya laut, namun demikian belum diperoleh data rinci kelayakannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan lokasi bagi pengembangan budi daya laut di perairan Teluk Kupang, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur dan penelitiannya dilaksanakan dengan menggunakan metode survai.
BUDIDAYA UDANG WINDU PADA TAMBAK POLA RESIRKULASI MENGGUNAKAN SISTEM TANDON Gunarto Gunarto; Muslimin Muslimin; Abdul Mansyur
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 10, No 5 (2004): (Vol. 10 No. 5 2004)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7611.592 KB) | DOI: 10.15578/jppi.10.5.2004.91-102

Abstract

Untuk menjaga agar kondisi perairan tambak budi daya udang tetap baik, maka sistem biofilterdan resirkulasi digunakan dalam penelitian ini. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahuiproduksi udang windu pada padat tebar udang yang berbeda dan juga tinjauan terhadap mutu kualitas airnya pada budi daya udang windu pola resirkulasi air semi tertutup menggunakansislem tandon. Penelitian dilaksanakan di Tambak Maranak menggunakan 12 petak masing-masing ukuran 500 ml.
IDENTIFIKASI KELAYAKAN LOKASI LAHAN BUDI DAYA LAUT DI PERAIRAN TELUK SALEH, KABUPATEN DOMPU, NUSA TENGGARA BARAT Utojo Utojo; Abdul Mansyur; Andi Marsambuana Pirzan; Tarunamulia Tarunamulia; Brata Pantjara
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 10, No 5 (2004): (Vol. 10 No. 5 2004)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8915.723 KB) | DOI: 10.15578/jppi.10.5.2004.1-18

Abstract

Nusa Tenggara Barat memiliki sumber daya lahan perikanan pesisir yang cukup potensial untuk pengembangan budi daya laut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan lokasi bagi pengembangan budi daya di perairan Teluk Saleh, Kecamatan Empang, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode survai.