Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Investasi Asing Terhadap Pemberdayaan Masyarakat dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mawardi, Imam; Sunardjo; Retna Yuniarti, Diah; M. Sahid; Suldifa Jaya, R. Radika
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 7 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/ccj.v7i2.1057

Abstract

Investasi asing merupakan salah satu faktor penting yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Di Indonesia, investasi asing telah berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menyerap tenaga kerja, dan meningkatkan transfer teknologi. Selain itu, investasi asing juga dapat memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya masyarakat di daerah-daerah yang menjadi lokasi investasi, pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses sumber daya dan berpartisipasi dalam pembangunan. Investasi asing dapat memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan masyarakat melalui berbagai cara, antara lain: Penciptaan lapangan kerja. Investasi asing dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, Namun, investasi asing juga dapat memberikan dampak negatif terhadap pemberdayaan masyarakat, antara lain: Penambahan kesenjangan. Investasi asing dapat meningkatkan kesenjangan antara masyarakat lokal dan investor asing, jika tidak dikelola dengan baik, Oleh karena itu, perlu dilakukan pengelolaan investasi asing yang tepat agar dapat memberikan dampak positif yang maksimal terhadap pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Indonesia
Faktor Utama Pengesahan Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 Tentang Syarat Minimal Usia Capres dan Cawapres Faisal, Bagus Imam; Ernawati; Mawardi, Imam; Yuniarti, Diah Retna; M. Sahid; Suldifa Jaya, R. Radika Suldifa Jaya
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 8 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/ccj.v8i2.1193

Abstract

This study aims to analyze the factors that are the main reasons behind the ratification of the Constitutional Court Decision (MK) Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirements for presidential candidates and vice presidential candidates in Indonesia. This study involves the case study method in analyzing the decisions of the Constitutional Court (MK) and the judges' considerations in the decision-making process. This study identifies key factors that influence the ratification of the decision through an analysis of the Constitutional Court ruling. The first factor found was the need to give opportunities to young leaders who have potential and passion in leading the country. By lowering the minimum age limit, the Constitutional Court wants to ensure that the younger generation can actively participate in politics. The results of this study provide a detailed picture of the main factors affecting the ratification of the Constitutional Court decision Number 90/PUU-XXI/2023. As an implication, there are changes in regulations that regulate the minimum age requirements for presidential and vice-presidential candidates in Indonesia. This research can be useful for the government and relevant stakeholders to understand the thoughts and considerations behind this Constitutional Court ruling and take appropriate steps in the current political and social context.
Pendampingan Industri Rumah Tangga Jamu Mbah Rayyis Kampung Paseraman, Kamal, Bangkalan Ernawati; Mariatun, Ika Lis; Faisal, Bagus Imam; Sunardjo; Indriani, Dian Eka; M. Sahid; Yuniarti, Diah Retna
Bisma : Bimbingan Swadaya Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2025): October 2025
Publisher : STAI Miftahul ULa Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/n4h1rs81

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini di lakukan pada Jamu Mbah Rayyis di kampung paseraman kecamatan kamal kabupaten bangkalan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesjahteraan industry rumah tangga produsen jamu tradisional.  Metode yang di gunakan adalah tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan dan tahapan penyelesian, kegiataan pengabdian ini di ikuti oleh keluarga dari mbah Rayyis tim Pengabdian Kepada Masyarakat bertindak sebagai fasilitator dalam melakukan pendampingan agar industry rumah tangga mbah Rayyis memiliki jiwa usaha yang tinggi sehingga memamsarkan produk lebih luas dengan menggunakan media online. Agar mampu mengelola keuangan tim pengabdian masyarakat melakukan pendampingan dalam membuat pembukuan yang terperinci untuk mengetahui neraca keluar masuknya barang.
RENDAHNYA REPRESENTASI POLITIK PEREMPUAN DI TINGKAT DESA (STUDI KASUS DI DESA AMPARA’AN) Mudelli; Imam Faisal, Bagus; Dian Eka Indriani; M. Sahid
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49603

Abstract

ABSTRACT This research was conducted with the aim of analyzing and describing the low political representation of women at the village level, especially in Ampara'an Village, Kokop District, Bangkalan Regency, as well as identifying various factors that affect women's involvement in the village political process. This research is motivated by the lack of women's participation in various political activities, such as village deliberations, decision-making processes, and involvement in village government structures. The low participation is influenced by the strong patriarchal culture that develops in society, so that women are often considered to have less important roles in the political realm. In addition, the low level of political awareness, understanding, and education is also the cause of women's limited involvement in village political life. This study uses a qualitative method with a descriptive approach to describe the conditions that occur in the field in depth. The data collection technique was carried out through observation, interviews, and documentation by involving the village head, community leaders, and women of Ampara'an Village as research informants. The data obtained is then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that women's political involvement in Ampara'an Village is still passive. Women only attend village forums without playing an active role in conveying aspirations or influencing policies. This condition is influenced by internal and external factors, so political education, training, and village government support are needed so that women's participation can increase optimally.