Claim Missing Document
Check
Articles

Personal Branding Content Creator di Media Sosial Instagram Debora Lois; Diah Ayu Candraningrum
Koneksi Vol 5, No 2 (2021): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v5i2.10331

Abstract

Content creator has become a new profession that is in great demand. Titan Tyra is one of Indonesia's content creators. Titan Tyra's Instagram account has now reached 616,000 followers. Content uploaded through Instagram stories such as endorsement content, vlogs of daily activities, fashion style, and make-up. Social media is a means of support and media for content creators as a forum for expressing ideas, works and art in the form of videos, photos or pictures, writing, and other visualizations. This research discusses Titan Tyra's personal branding in the social media account of Instagram @titantyra. The research objective was to conduct research to determine Titan Tyra's personal branding on Instagram. Primary data were obtained from interviews with three Titan Tyra followers. In this case the researcher wants the perspective of Titan Tyra's followers. The theory used is Peter Montoya's Theory (The Eight Laws Of Personal Branding), data analysis techniques using qualitative research, case study research methods with personal branding analysis. The results of this study indicate that Titan Tyra fulfills eight principles of personal branding such as Specialization (The law of specialization), Leadership (The law of leadership), Personality (The law of personality), Difference (The law of distinctiveness), Visible (The law of distinction).  visibility), Unity (The law of unity), Firmness (The law of persistence), Good name (The law of goodwill).Content creator sudah menjadi profesi baru yang banyak diminati. Titan Tyra merupakan salah satu content creator Indonesia. Akun Instagram Titan Tyra saat ini sudah mencapai 616.000 pengikut. Konten-konten yang diunggah melalui instastory Instagram seperti konten endorse, vlog kegiatan sehari-hari, fashion style, dan make-up. Media sosial merupakan sebuah sarana penunjang dan media bagi content creator sebagai wadah untuk menuangkan ide-ide, karya, dan seni dalam bentuk video, foto atau gambar, tulisan, dan visualisasi lainnya. Penelitian ini membahas tentang personal branding Titan Tyra diakun media sosial Instagram @titantyra. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui personal branding Titan Tyra di Instagram. Data primer diperoleh dari hasil wawancara tiga orang followers Titan Tyra. Dalam hal ini peneliti menginginkan sudut pandang followers Titan Tyra. Teori yang digunakan adalah Teori Peter Montoya (The Eight Laws Of Personal Branding), teknik analisis data menggunakan penelitian kualitatif, metode penelitian studi kasus dengan analisis personal branding. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Titan Tyra memenuhi delapan prinsip personal branding seperti: spesialisasi (the law of specialization), kepemimpinan (the law of leadership), kepribadian (the law of personality), perbedaan (the law of distinctiveness), terlihat (the law of visibility), kesatuan (the law of unity), keteguhan (the law of persistence), dan nama baik (the law of goodwill).
Muatan Feminisme dalam Film Aksi (Analisis Semiotika Film Wonder Woman) San San Lia; Hadi Artomo; Diah Ayu Candraningrum
Koneksi Vol 2, No 1 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i1.2446

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan nilai feminisme yang ada pada tokoh Diana dalam Film Wonder Woman karya sutradara Patty Jenkins. Penelitian ini menggunakan Teori Semiotika Charles Sanders Peirce dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi, studi pustaka dan sumber online. Data penelitan dianalisis dengan menggunakan Teori Semiotika Charles Sanders Perice dengan menggunakan segitiga makna Peirce yaitu, tanda, objek dan intepretan. Film Wonder Woman merupakan film yang berbeda dari film action pada umumnya dimana dalam film action biasanya hanya didominasi oleh tokoh laki-laki, sedangkan perempuan menjadi pendukung. Di film ini, sosok perempuan menjadi fokus utama. Hasil dari penelitian ini adalah nilai feminisme tokoh Diana dalam film Wonder Woman di mana Diana sebagai seorang perempuan mempunyai kekuatan fisik, lebih kuat dari laki-laki pada umumnya, dapat menentukan keputusannya sendiri dan juga memiliki kemampuan dalam memimpin. Film ini masuk ke dalam katagori feminisme radikal karena Diana sebagai seorang perempuan diceritakan lebih unggul dibandingkan dengan tokoh laki-laki dalam film. Cerita dalam film ini digambarkan hanya sebatas fiksi dan kurang realistis. Meskipun, hanya sebagai film fiksi film ini membawa pengaruh feminisme yang arahnya berubah dari fiksi menjadi non fiksi. 
Komunikasi Persuasif dalam Kampanye Gerakan Anti Hoaks oleh Komunitas Mafindo Jakarta Asyffa Nauma Dilla; Diah Ayu Candraningrum
Koneksi Vol 3, No 1 (2019): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v3i1.6204

Abstract

Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) merupakan gerakan komunitas independen yang berkenaan dengan literasi dan edukasi masyarakat mengenai hoaks. Komunitas Mafindo didirikan untuk meminimalisasi penyebaran berita bohong (hoaks) pada media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari komunikasi persuasif dalam kampanye gerakan anti hoaks pada kegiatan pelatihan literasi digital “Tanpa Hoaks, Kita Rukun Berdemokrasi” yang dilakukan komunitas Mafindo dalam konteks pergerakan masyarakat terhadap hoaks. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, studi kepustakaan dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Kampanye, Teori Komunikasi Persuasif dan Teori Tahapan Perubahan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Kampanye Gerakan Anti Hoaks yang dilakukan Komunitas Mafindo memiliki konsep edukasi dan sosialisasi yang dikemas dalam dua bentuk yakni online melalui media sosial dan offline melalui pelatihan literasi digital. Komunikasi persuasif yang diterapkan memenuhi unsur Claim Warrant dan Data serta Teknik Persuasif yang dilakukan yaitu dengan penerapan Teknik Asosiasi, merupakan penyajian pesan yang ditampilkan secara menarik sehingga membentuk perhatian publik.
Karakteristik Populisme Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) dalam Postingan Instagram 27 Mei 2018 – 27 Juni 2018 Moses Stephen Pandu; Diah Ayu Candraningrum
Koneksi Vol 4, No 2 (2020): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v4i2.8230

Abstract

Populism is a phenomenon of political communication that can be a political strategy for politicians who want to represent themselves. In the campaign period for the Election of West Java Governor Ridwan Kamil as a candidate for governor used a populist strategy to gain political support from the people of West Java. Populism strategy is very important in democracy, the characteristics of Ridwan Kamil's populism can be found in the form of Instagram posts, starting from May 27, 2018 - June 27, 2018 during the campaign period of the West Java Governor General Ridwan Kamil giving Instagram posts that match 9 characteristics of polulism. To find out the characteristics of Ridwan Kamil's populism on Instagram using data collection methods by taking interview data from Mr. Khalid Zabidi, a Golkar Party cadre, Ridwan Kamil's Instagram direct observation, literature study to support research and document studies.Populisme merupakan fenomena komunikasi politik yang dapat menjadi strategi politik bagi politikus yang ingin merepresentasikan dirinya. Dalam masa kampanye Pemilihan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai calon gubernur menggunakan strategi populis untuk mendapatkan dukungan politik dari masyarakat Jawa Barat. Strategi populisme sangat penting dalam demokrasi, karakteristik populisme Ridwan Kamil bisa di temui dalam bentuk postingan Instagram,Terhitung dari 27 Mei 2018 – 27 Juni 2018 saat masa kampanye Pemilihan Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan postingan Instagram yang sesuai dengan 9 karakteristik polulisme. Untuk mengetahui karakteristik populisme Ridwan Kamil di Instagram menggunakan cara pengumpulan data dengan mengambil data wawancara Bapak Khalid Zabidi Kader Partai Golkar, observasi langsung Instagram Ridwan Kamil, studi pustaka untuk mendukung penelitian dan studi dokumen.
Pengaruh Pola Aliran Komunikasi Organisasi Terhadap Motivasi Kerja Karyawan (Studi Kasus pada Divisi IT di Blibli.com) Giovani Chieristian; Diah Ayu Candraningrum
Koneksi Vol 2, No 2 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i2.3908

Abstract

Blibli.com adalah salah satu e-commerce di Indonesia. Blibli sendiri adalah produk pertama dari PT. Global Digial Niaga yang merupakan anak perusahaan dari Djarum. Konsep yang dipakai Blibli adalah belanja online sepertihalnya belanja dalam mall, sehingga masyarakat tidak perlu lagi untuk pergi ke mall jika ingin berbelanja. Blibli.com berbentuk aplikasi yang terdapat di ponsel (mobile apps). Peneliti melakukan penelitian tentang komunikasi organisasi yang terjadi di divisi IT Blibli.com, karena divisi IT berperan penting dalam aktivitas aplikasi Blibli.com. Peneliti juga ingin mengetahui apakah komunikasi yang terjalin dalam divisi IT di Blibli mampu mempengaruhi motivasi kerja para karyawan atau tidak. Peneliti memilih divisi IT sebagai objek penelitian karena peneliti ingin mengetahui lebih spesifik dan dikarenakan Blibli.com berbasis applikasi sehingga peneliti memilih divisi IT untuk dijadikan sampel dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Berdasarkan uji regresi liner sederhana, menunjukkan bahwa komunikasi organisasi yang terjadi memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja karyawan di Blibli.com.
Representasi Kearifan Lokal Budaya Timur Tengah dalam Film “Aladdin (2019)” Produksi Walt Disney Pictures Nada Salsabila; Diah Ayu Candraningrum
Koneksi Vol 4, No 1 (2020): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v4i1.6494

Abstract

This research examines the representation of Middle Eastern culture local wisdom contained in the film "Aladdin 2019" produced by Walt Disney Pictures. This study aims to examine the cultural symbols of the Middle East. The research method used in this study is a qualitative method with Charles Sanders Peirce's semiotic analysis which divides the sign into three elements namely sign, object and interpretant. Semiotics is the science that discusses or examines the meaning of a sign. The results showed that Middle Eastern cultural symbols in the film "Aladdin 2019" were displayed through 10 scenes selected in the film. Cultural symbols of the Middle East are shown through the habits of the people kissing the right and left cheeks every time they meet relatives, riding camels to travel, livelihoods of people who trade, princess clothes Jasmine and Sultan, building architecture made of bricks and domes as decoration and art that displays traditional Middle Eastern musical instrument namely Gambus. Some interesting facts in the film one of which is the making of the city "Agrabah" as a shooting setting which is a fictitious city in England and property made of authentic jewelry.  Penelitian ini mengkaji mengenai representasi kearifan lokal budaya Timur Tengah yang terdapat dalam Film “Aladdin 2019” Produksi Walt Disney Pictures. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji simbol-simbol budaya Timur Tengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan analisis semiotika Charles Sanders Peirce yang membagi tanda menjadi tiga elemen yaitu tanda, objek dan interpretan. Semiotika adalah ilmu yang membahas atau mengkaji mengenai pemaknaan dari sebuah tanda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol budaya Timur Tengah dalam Film “Aladdin 2019” ditampilkan melalui 10 scene yang dipilih dalam film tersebut. Simbol-simbol Budaya Timur Tengah ditunjukkan melalui kebiasaan masyarakat cium pipi kanan dan kiri setiap bertemu kerabat, menunggangi unta untuk bepergian, mata pencaharian masyarakat yang berdagang, pakaian putri Jasmine dan Sultan, arsitektur bangunan berasal dari batu bata dan kubah sebagai hiasan serta kesenian yang menampilkan alat musik tradisional Timur Tengah yaitu Gambus. Beberapa fakta menarik dalam film tersebut salah satunya adalah pembuatan kota “Agrabah” sebagai latar syuting yang merupakan kota fiktif di Inggris dan properti yang terbuat dari perhiasan asli.
Konstruksi Sosial Penerimaan Transgender Giovanni Chendra; Diah Ayu Candraningrum
Koneksi Vol 5, No 2 (2021): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v5i2.10411

Abstract

Within the community there are several deviations with different categories. One of the deviations in society related to gender can be recognized through the transgender phenomenon. The term transgender is given to individuals who feel that their gender identity is different from their own identity, so that they look and have a lifestyle with a gender that is felt to be in accordance with their identity, whether or not there is a sex change operation. This research focuses on the social construction of transgender acceptance in the Muslim community in South Jakarta. Therefore, this study aims to determine how transgender people can be accepted in the Muslim community in Indonesia with social construction. This type of research uses qualitative research and phenomenological methods. Researchers collected data through interviews with transgender people and religious experts. After conducting interviews, the authors concluded that with regular interactions and meetings, society would be able to accept transgender people by getting to know the person more deeply and going through the process.Di dalam lingkup masyarakat terdapat beberapa penyimpangan dengan kategori yang berbeda-beda. Salah satu penyimpangan di masyarakat terkait jenis kelamin dapat dikenal melalui fenomena transgender. Istilah transgender diberikan kepada individu  yang merasa bahwa identitas kelaminnya berbeda dengan identitas dirinya, sehingga mereka berpenampilan dan memiliki gaya hidup dengan kelamin yang dirasakan sesuai dengan identitas dirinya, dengan adanya maupun tidak adanya operasi penggantian kelamin. Penelitian ini berpusat terhadap konstruksi sosial penerimaan transgender pada masyarakat beragama islam di Jakarta Selatan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kaum transgender dapat diterima di masyarakat beragama islam di Indonesia dengan konstruksi sosial. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan metode fenomenologi. Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara dengan kaum transgender dan ahli agama. Setelah melakukan wawancara, penulis menyimpulkan bahwa dengan adanya interaksi dan pertemuan secara berkala, maka masyarakat akan bisa menerima  transgender  dengan mengenal orang itu lebih dalam lagi dan melewati prosesnya.
Komunikasi Interpersonal Seorang Ayah Down-Syndrome Melalui Film Miracle in Cell No.7 Jessica Stefanus; Hadi Artomo; Diah Ayu Candraningrum
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.2017

Abstract

Dasar dari penelitian ini ialah perubahan pandangan negatif terhadap penyandang down-syndrome. Dengan keterbatasan yang dialami, seorang dengan retardasi mental mampu menyayangi dan mencintai orang-orang disekitarnya dengan tulus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika Charles Sanders Pierce yang menggambarkan hubungan komunikasi interpersonal seorang ayah down-syndrome dengan anak perempuannya. Penelitian ini menggunakan film Miracle in Cell No. 7 sebagai sumber objek pelaksanaan penelitian. Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi dalam hubungan antar manusia yang paling erat. Contohnya komunikasi antara dua orang yang saling menyayangi. Komunikasi merupakan medium penting bagi pembentukan atau pengembangan pribadi dan kontak sosial. Dibandingkan dengan bentuk-bentuk komunikasi lainnya, komunikasi interpersonal dinilai paling ampuh dalam kegiatan mengubah sikap, kepercayaan, opini, dan perilaku komunikan. Hubungan keduanya dilatarbelakangi oleh budaya negara Korea yang menganut ajaran Konfusius mengenai rasa hormat kepada orang yang lebih tua.
PENGELOLAAN MEDIA SEBAGAI SARANA PROMOSI USAHA WARUNG BAKSO MAHKOTA Diah Ayu Candraningrum; Farid Rusdi; Zita Retno Hapsari
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i1.9969

Abstract

The digital era brings positive and negative benefits. One of them is experienced by the community of small and medium enterprises (SMEs). Underinformation and inability to keep up with developments are one of the weaknesses of this small-scale business, especially in popularizing business ventures and products sold. This problem is felt by SMEs who have been operating for decades, whose next generation as managers, are challenged to be able to continue the success by combining offline and online promotional media. The importance of supporting small-scale industries is the responsibility of all parties. Not only the government, but also society including academics. Therefore, the PKM team of the Faculty of Communication, Tarumanagara University will help carry out PKM program to assist Bakso Mahkota in their business development, especially in promoting through the media and applying social marketing techniques to help targeting consumer behavior. This activity will be carried out through the implementation of training or workshops to socialize or introduce modern management activities to SMEs. This activity will be attended by 9 small industries which will involve sources including representatives of GoFood or Grabfood, rating websites and restaurant reviews from Zomato or Openrice, representatives of culinary rubric media and foodbloggers. In addition, there will be an explanation from Fikom Untar as the provider of material according to expertise, about the concept of modern management to the fostered partners, so that they are able to understand the material in more detail and be able to achieve the achievement according to the target. ABSTRAK:Era digital membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat, baik manfaat positif dan negatif. Salah satunya dialami oleh masyarakat pelaku usaha kecil menengah (UKM). Ketertinggalan informasi dan ketidakmampuan mengikuti perkembangan, menjadi salah satu kelemahan bisnis skala kecil ini, khususnya dalam mempopulerkan usaha bisnis dan produk yang dijual. Pukulan ini utamanya sangat dirasakan oleh pelaku UKM yang telah beroperasi sejak puluhan tahun lalu, yang generasi penerusnya sebagai pengelola, ditantang untuk bisa meneruskan kesuksesan usaha di masa lalu dengan memadukan media promosi offline dan online. Pentingnya dukungan terhadap industri berskala kecil, adalah tanggung jawab semua pihak. Tidak hanya pemerintah, tapi juga masyarakat termasuk para akademisi. Karena itu, tim PKM Fakultas Ilmu Komunikasi UniversitasTarumanagara akan membantu melaksanakan program kegiatan PKM untuk membantu pelaku UKM Bakso Mahkota dalam pengembangan bisnisnya, terutama dalam melakukan promosi melalui media dan penerapan teknik pemasaran sosial yang diharapkan dapat membantu perilaku target konsumen. Kegiatan ini akan dilakukan melalui pelaksanaan pelatihan atau workshop untuk sosialisasi atau pengenalan kegiatan manajemen modern kepada usaha kecil menengah. Kegiatan ini akan diikuti oleh sekitar 9 pelaku industry kecil yang akan melibatkan narasumber di antaranya dari perwakilan pihak GoFood atau Grabfood, website pemeringkat dan review restoran Zomato atau Openrice, perwakilan media peliput rubric kuliner dan kalangan foodblogger. Selain itu, akan ada penjelasan dari pihak Fikom Untar selaku pemberi materi sesuai kepakaran, tentang konsep manajemen modern kepada pihak mitra binaan, supaya mampu memahami materi lebih detil dan mampu meraih pencapaian sesuai target.
Gangguan Komunikasi Publik dan Penurunan Brand Engagement di Perusahaan Toys"R"Us Diah Ayu Candraningrum
Jurnal Komunikasi Global Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.164 KB)

Abstract

The world is shocked to hear news of Toys"R"Us toy retail company from the United States filed for bankruptcy to the US government last September 2017. It is inconceivable that the world's largest toy retail company in the world has to close its 1800 store outlets in 38 countries. Using a descriptive qualitative method, the authors investigated the cause of bankruptcy of Toys"R"Us that has stood for 69 years. Through media research and an interview with an online toy player in Indonesia, it is known that the cause of bankruptcy of Lego, Barbie, and Fisher-Prince Product Company is too late to respond to the current digitalized world. Toys"R"Us did not respond quickly to the world's increasingly massive development, especially through the use of new technologies and media. The function and role of Public Relations are not optimized to support the international business communication undertaken. In this case, the role of international Public Relations is needed to improve a positive corporate image so as to attract as many customers or investors as possible. One of them by optimizing the role of Community Relations to improve brand engagement that is part of the brand resonance between companies and their customers around the world. If this potential can be managed properly, it can drive sales growth of Toys"R"Us.