Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi

SISTEM PENYORTIR DAN PENGHITUNG BIBIT IKAN NILA MERAH MENGGUNAKAN ARDUINO DAN WEBSITE , Suhardi, Aldi Sapriansyah , Dedi Triyanto
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Coding Siskom Untan
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.603 KB) | DOI: 10.26418/coding.v6i2.25486

Abstract

Pada penelititan ini telah dibuat sebuah alat penyortir dan penghitung bibit ikan nila merah berdasarkan ukuran yaitu ukuran 12-15 cm, 8-12 cm, dan 5-8 cm menggunakan arduino dengan antarmuka website. Terdapat 3 menu utama yang dapat dipilih pada sistem yang dibuat, yaitu menu hitung, paket dan kalibrasi. Pada menu “hitung”, arduino menerima sinyal dari sensor LDR dan melakukan proses hitung ketika ada bibit ikan nila merah yang melewati sensor, dan hitungan tampil pada layar LCD arduino dan di website, serta hasil penghitungan dapat disimpan di website. Pada menu “paket” pengguna dapat menentukan batas penghitungan bibit ikan nila merah, apabila penghitungan mencapai batas yang ditentukan maka buzzer memberikan notifikasi bahwa hitungan mencapai batas. Pada menu “kalibrasi” pengguna dapat melakukan kalibrasi ulang pada sensor yang diinginkan. Hasil pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini, diperoleh rata-rata error penghitungan bibit ikan nila merah untuk semua ukuran yaitu sebesar 3,67% serta waktu penyortiran dan penghitungan bibit selama 0,55 detik untuk 1 ekor bibit ikan nila merah dengan menggunakan sistem. Kata Kunci : Penyortir, Penghitung, Bibit Ikan Nila Merah, Arduino, website.
IMPLEMENTASI WIRELESS SENSOR NETWORK PADA SISTEM PEMANTAUAN DAN PENGONTROLAN BUDIDAYA TANAMAN PADA RUMAH KACA (GREEN HOUSE) BERBASIS WEBSITE , Suhardi, Muhammad Sabiran , Dedi Triyanto
Jurnal Coding Sistem Komputer Universitas Tanjungpura Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Coding Siskom Untan
Publisher : Jurnal Coding Sistem Komputer Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.481 KB)

Abstract

Tanaman cabai merupakan salah satu tanaman yang sering mengalami fluktuasi harga. Jika ditinjau dari kajian ekonomi hal tersebut disebabkan perhitungan yang kurang pas. Jumlah persedian cabai tidak sebanding dengan jumlah permintaan di pasar. Persediaan cabai yang kecil dikarenakan sering terjadinya gagal panen. Faktor cuaca menjadi penyebab utama hal tersebut dapat terjadi. Pada musim hujan, rasio kemungkinan gagal panen bagi petani cabai mencapai 100%. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, digunakan sistem budidaya rumah kaca (green house). Keuntungan budidaya rumah kaca adalah dapat memanipulasi cuaca pada lingkungan budidaya, salah satunya adalah kelembaban tanah. Dengan budidaya rumah kaca, kelembaban tanah dapat dikontrol sesuai dengan kebutuhan tanaman. Proses pengontrolan menerapkan konsep Wireless Sensor Network (WSN) dimana komunikasi data yang dilakukan oleh perangkat keras dan perangkat lunak menggunakan media wireless (tanpa kabel). Perangkat keras yang digunakan adalah Wemos D1 R2 Mini, Sensor YL-69, Sensor DHT11, Sensor BH1750, Relay Module, dan Solenoid Valve. Perangkat lunak yang digunakan untuk membangun website adalah Bootstrap dan Laravel. Parameter proses pengontrolan kelembaban tanah adalah median dari rentang kelembaban tanah suatu tanaman. Tanaman yang dijadikan sampel penelitian adalah tanaman cabai dengan rentang kelembaban tanah yang ideal adalah 60-80%. Hasil pengujian untuk proses pengontrolan kelembaban tanah adalah sistem akan melakukan proses penyiraman apabila kondisi kelembaban tanah pada rentang 0-70% dan berhenti melakukan proses penyiraman apabila kondisi kelembaban tanah pada rentang 71-100%. Kata kunci : Wireless Sensor Network, Rumah Kaca, Application Programming Interface, Budidaya Tanaman
SISTEM MANAJEMEN PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID) , Suhardi, Angga Primadhasa , Dedi Triyanto
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Coding Siskom Untan
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.948 KB) | DOI: 10.26418/coding.v5i3.22118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah aplikasi perpustakaan berbasis Radio Frequency Identification (RFID) yang dapat membantu mempermudah proses yang ada di perpustakaan.  RFID adalah sistem identifikasi yang menggunakan gelombang radio sehingga memungkinkan pengambilan data tanpa harus melakukan kontak antara tag RFID dan reader RFID.  Komponen utama RFID yaitu tag yang akan menyimpan setiap kode unik sebagai identitas dan pembaca yang digunakan untuk membaca kode unik dalam tag RFID. RFID digunakan sebagai identitas kartu admin, kartu anggota dan juga identitas setiap buku. Aplikasi perpustakaan terdiri dari 4 bagian yaitu menu admin, buku tamu, menu transaksi, dan alarm. Sistem yang dirancang pada penelitian ini dapat melakukan proses login tanpa perlu lagi mengisi username dan password, cukup memindai kartu anggota yang menggunakan RFID. Proses peminjaman juga hanya memindai buku yang akan dipinjam ke pembaca RFID. RFID juga digunakan sebagai sistem keamanan di perpustakaan, dengan meletakkan pembaca RFID di pintu keluar perpustakaan untuk memeriksa apakah ada buku yang dibawa keluar tanpa melalui proses transaksi peminjaman.Kata kunci : perpustakaan, RFID, tag RFID, reader RFID
RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI LAMPU MENGGUNAKAN SENSOR SUARA BERBASIS ARDUINO DENGAN APLIKASI PEMANTAUAN PADA SMARTPHONE ANDROID , Suhardi, Eka Yogi Prananda , Dedi Triyanto
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Coding Siskom Untan
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.004 KB) | DOI: 10.26418/coding.v5i2.19626

Abstract

Pada penelitian ini telah dibuat sebuah sistem pengendali lampu listrik yang digunakan untuk menyalakan maupun mematikan dengan perintah suara serta dilengkapi dengan sebuah aplikasi Android sebagai media antarmuka pemantauan status lampu serta dapat juga digunakan untuk mengendalikan lampu dari jarak jauh menggunakan SMS gateway. Sistem dibuat menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai modul pengendali utama. Pesan atau data yang dikirim dari modul suara EasyVR akan diterima dan diproses Arduino Mega untuk mengendalikan rangkain relay. Relay berfungsi sebagai saklar elektromekanik untuk menyalakan dan memadamkan lampu. Laporan pengendalian akan dikirimkan ke Arduino untuk diteruskan ke smartphone Android melalui modul GSM SIM900 dalam bentuk notifikasi graphic yang berfungsi untuk mengetahui status lampu dalam keadaan menyala atau mati, notifikasi ini diberikan setiap terjadi perubahan kondisi lampu. Sistem juga memberikan alternatif pilihan pengendalian lampu secara manual. Dari hasil penelitian didapatkan rata-rata waktu proses kendali menggunakan SMS dari sejak pertama kali perintah diberikan sampai lampu menyala adalah 10,3 detik, untuk rata-rata waktu penerimaan pesan balasan dari sejak awal perintah diberikan adalah 22,7 detik. Selanjutnya untuk rata-rata waktu proses perintah suara dari sejak pertama kali perintah diberikan sampai lampu A menyala adalah 4,3 detik, lampu B 4,5 detik dan semua lampu 4,4 detik, sedangkan rata-rata waktu penerimaan pesan balasan dari sejak awal perintah diberikan adalah lampu A 12,7 detik, lampu B 15,8 detik dan semua lampu 19,8 detik. Kemudian rata-rata waktu proses perintah suara dari sejak pertama kali perintah diberikan sampai lampu A mati adalah 4,8 detik, lampu B 4,4 detik dan semua lampu 4,4 detik, sedangkan rata-rata waktu penerimaan pesan balasan dari sejak awal perintah diberikan adalah lampu A 14,2 detik, lampu B 17 detik dan semua lampu 16,4 detik. Rata-rata waktu notifikasi error adalah 13,7 detik. Hasil akhir penelitian ini adalah sebuah sistem kontroler yang dapat menyalakan dan mematikan lampu dengan tiga bentuk pengendalian yaitu kendali suara, sms berbasis aplikasi Android dan manual menggunakan switch.   Kata Kunci: Arduino Mega 2560, EasyVR, GSM SIM900, SMS gateway, Android
SISTEM PEMANTAUAN DAN PENGONTROLAN PADA TANAMAN SAWI DAN IKAN NILA UNTUK POLA COCOK TANAM AKUAPONIK BERBASIS IOT Arie Pratama; Syamsul Bahri; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 02 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i02.55722

Abstract

Pada pembudidayaan sistem akuaponik ini membutuhkan perhatian yang lebih terhadap air, karena air menjadi faktor penting dalam pertumbuhan ikan nila dan tanaman sawi pada akuaponik. Hal yang perlu diperhatikan yaitu kadar pH, suhu, tinggi, serta kepekatan air. Selama ini para pemilik akuaponik masih menggunakan cara manual dalam pemantauan kadar air. Oleh karena itu dibutuhkan sistem yang dapat memantau pH Air, tinggi air, kepekatan air dan melakukan pengontrolan pada akuaponik berbasis berbasis Internet of Things. NodeMCU ESP32 digunakan sebagai kendali keseluruhan sistem. Sensor pH Air untuk pembacaan asam atau basa pada air, sensor suhu air untuk membaca suhu pada air, sensor ultrasonik untuk membaca tinggi air dan sensor TDS untuk membaca kepekatan air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemantauan pH, suhu, tinggi air, dan kepekatan nutrisi air berhasil dilakukan dimana data hasil pemantauan ditampilkan pada antarmuka website. Kemudian sistem juga dapat melakukan pengontrolan otomatis dan manual pada pompa pengisian, kipas serta heater. Rata-rata waktu respon yang dibutuhkan pompa air untuk menyala adalah 4,2 detik dan waktu padam 3,3 detik, waktu respon kipas menyala 5,2 detik dan waktu padam 3,4 detik, waktu respon heater menyala 4,6 detik dan waktu respon padam  3,9 detik. Lama waktu respon tergantung pada kecepatan dan kestabilan koneksi internet. Kata kunci: Akuaponik, Internet of Things, Sensor, Website.
SISTEM MONITORING DAN KONTROL PADA KANDANG KELINCI REX BERBASIS INTERNET OF THINGS Epin Aji; Syamsul Bahri; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 03 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i03.57358

Abstract

Dalam memelihara kelinci ada hal-hal yang harus diperhatikan seperti suhu dan kelembapan udaranya di dalam kandang. Suhu dan kelembapan udara yang tepat akan menjaga kualitas bulu dan merangsang nafsu makan kelinci. Umumnya pemeliharaan kelinci tidak terlalu memperhatikan kondisi suhu dan kelembapan di dalam kandang. Ketika suhu terlalu panas dan kelembapan udara yang kering dapat membuat kelinci stress, kehilangan nafsu makan, bahkan bulu kelinci menjadi mudah rontok. Oleh karena itu, pada penelitian ini dibuat suatu sistem pemantauan suhu, kelembapan, dan air minum serta pengontrolan dalam pemberian pakan kelinci. Proses pembacaan suhu dan kelembapan udara di dalam kandang menggunakan sensor DHT11, untuk pembacaan ketinggian dari ketersediaan air minum menggunakan sensor ultrasonik, serta pemberian pakan menggunakan motor servo untuk membuka katup pakan. Proses pengolahan data dilakukan oleh NodeMCU ESP32 dan pengiriman data ke server menggunakan jaringan internet. Sistem yang telah dibuat dapat melakukan proses pemantauan dan pengontrolan melalui website. Sistem akan menampilkan data suhu, kelembapan, ketersediaan air minum dan pemberian pakan secara otomatis yang selalu terbaharui sesuai kondisi di dalam kandang. Hasil pengujian mendapatkan nilai rata-rata error dari pembacaan suhu sebesar 2,96% dan kelembapan sebesar 1,81%, serta pengukuran ketinggian air minum mendapatkan nilai rata-rata error sebesar 6,91%.
MONITORING DAN KONTROL PEMBERIAN PAKAN DAN MINUM PADA PETERNAKAN BURUNG PUYUH BERBASIS INTERNET OF THINGS Saharman Saharman; Fatma Agus Setyaningsih; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 02 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i02.55804

Abstract

Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam budidaya burung puyuh adalah pada pemberian pakan dan minum. Namun dalam implementasinya pemberian pakan dan minum burung puyuh umumnya masih dilakukan secara manual, pembudidaya harus menaburkan pakan setiap harinya dengan jumlah pakan dan waktu yang tidak teratur. Oleh karena itu, dibuatlah sistem yang dapat me-monitoring dan mengontrol pemberian pakan dan minum burung puyuh secara otomatis berbasis Internet of Things. Pada penelitian ini NodeMCU ESP32 digunakan sebagai kendali keseluruhan sistem. Input yang digunakan sensor ultrasonik. Sedangkan untuk output adalah motor servo, konveyor dan pompa air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemberian pakan burung puyuh berhasil yang terjadwal setiap pagi dan sore, pemberian minum juga berhasil dengan membaca nilai sensor ultrasonic <5 cm. Deteksi sisa pakan dan air berhasil dilakukan dengan rata-rata nilai error sebesar 0,058% dan deteksi sisa air nilai error sebesar 0,2%. Kemudian saat singkronisasi  berjalan dengan baik dengan rata-rata waktu respon servo menyala selama 9 detik dan 9 detik untuk konveyor menyala. Hasil pengujian yang diterapkan langsung pada sistem kandang puyuh otomatis menunjukan burung puyuh tumbuh dengan baik. Kata kunci: Sensor, Pemberian Pakan dan Minum, Burung Puyuh, Internet of Things, Website.
Sistem Pemantauan dan Pengontrolan pada Rumah Budi Daya Burung Walet Berbasis Internet of Things hamdi hamdi; Ikhwan Ruslianto; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 02 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i02.55974

Abstract

Burung walet menyenangi tempat yang bersuhu relatif rendah sebagai tempat membuat sarang, Suhu dan kelembapan optimum di dalam gedung dibutuhkan walet sebagai zona nyaman untuk beristirahat. Suhu dan kelembapan udara yang terlalu rendah maupun tinggi akan mengurangi produktivitas sarang dan kenyamanan walet serta memilih tempat yang pencahayaan mendekati gelap total sebagai tempat bersarang. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem yang dapat memantau dan mengontrol suhu, kelembapan udara, tinggi air, intensitas cahaya dan suara speaker sesuai kebutuhan yang ada di rumah burung walet  melalui website. Penelitian ini menggunakan sistem berbasis Internet of Things untuk pemantauan dan pengontrolan di rumah burung walet. NodeMCU ESP32 dan Wemos D1 Mini digunakan sebagai kendali keseluruhan komponen perangkat keras dan perangkat lunak. Sensor DHT11 untuk pembacaan suhu udara dan kelembapan udara, sensor ultrasonik untuk pembacaan tinggi air dan sensor LDR untuk pembacaan intensitas cahaya. Pengguna dapat melakukan pengontrolan pada perangkat keras secara otomatis dan manual melalui website. Pengujian pembacaan suhu udara mendapatkan nilai error sebesar 0,39%, nilai error kelembapan udara sebesar 0,77%, nilai error tinggi air sebesar 2,55% serta nilai error intensitas cahaya sebesar 1,73%.Kata kunci: Burung Walet, Internet of Things, Website, Sensor.
RANCANG BANGUN PERANGKAT MONITORING DAN PENGATURAN PENGGUNAAN AIR PDAM (PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM) BERBASIS ARDUINO DENGAN ANTARMUKA WEBSITE Yogi Ramadhan Putra; Dedi Triyanto; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Coding Siskom Untan
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996.879 KB) | DOI: 10.26418/coding.v5i1.19172

Abstract

Pada penelitian ini telah dibuat sebuah alat monitoring dan pengaturan penggunaan air PDAM dengan antarmuka website yang mempermudah pelanggan dalam memonitoring dan mengontrol penggunaan air, kemudian petugas tidak perlu lagi datang kerumah pelanggan untuk mengakses meter air. Sistem yang dibuat ini menggunakan arduino sebgai modul pengendali utama. Arduino akan mengolah data yang di terima dari water flow sensor untuk mengetahui kapan selenoid terbuka dan tertutup. Fungsi water flow sensor digunakan untuk mendeteksi setiap air yang mengalir pada saluran pipa. Data dari water flow sensor juga akan digunakan sebagai sistem monitoring dari pelanggan dan rekapitulasi data untuk petugas PDAM agar tidak perlu lagi datang kerumah untuk mengakses meteran air. Di dalam penelitian ini water flow sensor yang digunakan adalah water flow sensor AICHI OF05ZAT yang memiliki akurasi yang cukup tinggi karena dari percobaan 25 liter hanya menghasilkan persentase error 0,003%.Kata Kunci : Arduino Mega 2560, Water Flow Sensor, AICHI , Selenoid Valve
Sistem Seleksi Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan Menggunakan Metode Combinative Distance-Based Assessment (CODAS) di Kecamatan Pontianak Timur Tejo Dwi Prasetyo; Fatma Agus Setyaningsih; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 9, No 03 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v9i03.50467

Abstract

Program Keluarga Harapan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi masalah kemiskinan di Indonesia. Program ini memberikan bantuan tunai dan non-tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), yang memenuhi kriteria dan persyaratan bagi penerima bantuan PKH. Agar penyaluran bantuan sosial ini dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, dalam penelitian ini dirancang dan dibangun sebuah sistem yang bisa membantu pengambil keputusan dalam mengolah data yang memiliki banyak kriteria, atau yang sering disebut dengan istilah Multi-Criteria Decision Making (MCDM). Metode Combinative Distance-Based Assessment (CODAS) adalah salah satu metode MCDM yang menggunakan pengukuran jarak Euclidean dan Taxicab alternatif dari solusi ideal-negatif. Dalam penelitian ini metode CODAS berhasil diterapkan dalam sistem untuk memberikan rekomendasi calon penerima bantuan PKH, dengan hasilnya adalah 20 dari 200 peserta dinyatakan masuk desil 1 di mana 17 di antaranya dinyatakan lolos seleksi penerima bantuan PKH oleh sistem. Kata Kunci : Program Keluarga Harapan, Multi Criteria Decision Making, Combinative Distance-Based Assessment