Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN TERIPANG PASIR (HOLOTHURIA SCABRA) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA MENCIT PUTIH JANTAN KOLESTEROL Lili Sartika; Masyitah Novia Yanti; Ikha Rahardiantini
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v6i2.2630

Abstract

Latar Belakang: Kolesterol adalah suatu zat lemak yang beredar di dalam darah, berwarna kekuningan dan berupa seperti lilin, yang diproduksi oleh hati dan sangat diperlukan oleh tubuh. Jika terlalu tinggi kadar kolesterol seseorang di dalam darah maka akan semakin meningkat faktor resiko terjadinya penyakit arteri koroner. Tingginya kadar kolesterol di dalam darah merupakan permasalahan yang serius karena merupakan salah satu faktor risiko dari berbagai macam penyakit tidak menular. Teripang pasir (Holothuria scabra J) merupakan salah satu komoditas perikanan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi karena dapat dimanfaatkan sebagai biofarmaka dan sebagai makanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Teripang Pasir (Holothuria Scabra) Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Pada Mencit Putih Jantan Kolesterol Metode: Metode yang digunakan true experimental. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar kolesterol darah mencit pada setiap kelompok uji. Kesimpulan: terdapat penurunan pemberian ektrak teripang pasir (Holothuria Scabra) Terhadap Penurunan Kadar kolesterol darah Pada Mencit Putih Jantan hiperkolesterol.
Pengaruh Aplikasi Self Management Chronic Kidney Disease (SM CKD) Terhadap Self Management Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yusnaini Siagian; Utari Yunie Atrie; Liza Wati; Ikha Rahardiantini; Rima Alfiana
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45500

Abstract

Introduction: Penggunaan teknologi sangatlah penting terutama bagi kesehatan salah satunya mengontrol cairan pada pasien pengidap gagal ginjal kronis. Kejadian yang sering dialami pasien gagal ginjal kronis adalah mengontrol cairan masuk dan keluar. Dalam studi ini penelitian memanfaatkan aplikasi yang mempermudah pasien untuk mengontrol cairan yaitu Aplikasi SM CKD. Objectives: Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Aplikasi SM CKD terhadap Self Management Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Kota Tanjungpinang. Methods: Penelitian ini menggunakan desain Pre-test and post test nonequivalent control group. Tehnik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Sampel didapatkan sebanyak 50 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Cristovao dan menggunakan uji wilcoxon dan man Whitney dan didapatkan nilai p value 0,004 dan 0,002< 0,005. Results: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh aplikasi SM CKD terhadap self management pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa. Conclusions: Hasil penelitian ini direkomendasikan bagi perawat unit hemodialisa untuk menggunakan aplikasi SM CKD pada pasien hemodialisa dalam meningkatkan self management cairan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup pasien tersebut. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Self Management Cairan, Aplikasi SMCKD
Peningkatan Pengetahuan pemamfaatan tanaman Sacha Inchi (Plukenetia Volubilis L.) sebagai antioksidan di wilayah pesisir kelurahan tanjung Unggat Masyitah Novia Yanti; Ikha Rahardiantini; Aulia Chintara Wanda
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i2.40

Abstract

Peningkatan pengetahuan terkait radikal bebas penting dilakukan dimana banyaknya faktor Internal dan ekstrak di sekitar kita terkhususnya pada masyarakat Kelurahan Tanjung Unggat merupakan wilayah pesisir Tanjungpinang yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada perikanan (nelayan) dan kewirausahaan (perdagangan). Tujuan kegiatam ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemanfaatan tanaman sacha inchi (Plukenetia volubilis L) di wilayah pesisir Tanjung Unggat dengan metode pendekatan deskriptif dengan menggunakan angket, hasil observasi, penyuluhan, evaluasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan sudah cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan terhadap masyarakat tekait pemanfaatan tanaman Sacha Inci (Plukenetia volubilis L) sebagai salah satu jenis kacang-kacangan yang sangat kaya akan manfaat bagi kesehatan. Sacha inchi mempunyai kandungan kimia seperti asam lemak, tokoferol, fitosterol, trigliserida, polisakarida dan senyawa lainnya yang memberikan manfaat bagi tubuh seperti antiinflamasi, antibakteri, antioksidan, imunomodulator, antidiabetik dan sumber gizi lainnya. Saran penelitian ini diharapkan masyarakat Kelurahan Tanjungunggat untuk dapat memanfaatkan lahan kecil meskpiun halaman rumah untuk di tanam sacha inchi (Plukenetia Volubilis L.) yang dimanabisa membantu ekonomi masyarakat dengan menjual hasil budidaya tersebut serta juga dapat meningkatkan Kesehatan masyarakat dengan mengkonsumsinya.
Peningkatan Pengetahuan Pemamfaatan Jamu Kunyit Asam di Perumahan Disekitar Puskesmas Batu IX. Aulia Chintara Wanda; Masyitah Novia Yanti; Ikha Rahardiantini
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i2.71

Abstract

Jamu dikenal bukan sebagai obat, melainkan sebagai minuman yang memberikan manfaat dan menyegarkan. Jamu merupakan salah satu kearifan lokal yang berkembang di masyarakat karena dipercayai memberikan manfaat dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit namun tidak memberikan efek samping. Data dari BPOM menunjukkan pada bulan Juli tahun 2020, tercatat lebih dari 11000 produk jamu yang telah beredar di pasaran. Minuman jamu kunyit asam merupakan varian yang banyak digemari, jamu ini terbuat dari rimpang kunyit, buah asam jawa, air, gula. Kunyit asam mengandung banyak komponen yang dapat memberikan manfaat bagi tubuh, komponen bioaktif yang terkandung didalam kunyit asam bersifat antioksidan dan hal ini telah terbukti secara ilmiah. Jamu kunyit asam juga secara empiris banyak di gunakan sebagai terapi non farmakologis untuk membantu meredakan nyeri haid pada wanita. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan penyuluhan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat di wilayah perumahan di puskesmas batu IX terhadap penggunaan jamu kunyit asam sebagai minuman terapi pendamping dan rasanya enak. Metode dengan melakukan penyuluhan metode ceramah. Hasil Terdapat Peningkatan Pengetahuan pemamfaatan jamu kunyit asam sebagai terapi pendamping yang dapat meningkatkan kesehatan dan menyegarkan pada masyarakat perumahan di wilayah puskesmas batu IX.
Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka Lili Sartika; Aulia Chintara; Ikha Rahardiantini; Masyitah Novia Yanti
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 16, No 2 (2026): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v16i2.8432

Abstract

A wound is a form of skin tissue damage caused by contact with a heat source (such as chemicals, fire, hot water, electricity, and radiation), medical procedures, or changes in physiological conditions. Wound treatment depends on the extent of the wound. The deeper the affected skin layer, the longer it takes. To reduce unwanted side effects, many people turn to herbal medicine, one of which is the use of sea cucumbers. The purpose of this study was to determine the activity of sea cucumber (Stichopus horrens) extract emulgel on wound healing compared to betadine ointment. The research method used a true experimental design. This study used 30 male white mice (Mus musculus). The results showed that sea cucumber (Stichopus horrens) extract can accelerate the wound healing process in incisions on the skin of mice. Wound healing is caused by bioactive compounds such as saponins, flavonoids, lectins, and amino acids that play a role in accelerating the wound healing process.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipotensi Intradialitik Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisa Naufal Naufal; Zakiah Rahman; Ikha Rahardiantini; Yusnaini Siagian
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i2.218

Abstract

Hipotensi intradialitik merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa dan dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia, jenis kelamin, penyakit penyerta, anemia, lama hemodialisa, dan Interdialytic Weight Gain (IDWG) dengan kejadian hipotensi intradialitik. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 24 November - 19 Desember 2025 pada pasien yang menjalani hemodialisa di RSUD Kota Tanjungpinang. Populasi penelitian berjumlah 68 pasien dan sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test dengan tingkat signifikansi p ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami hipotensi intradialitik sebanyak 32 responden (80,0%). Tidak terdapat hubungan antara usia (p = 0,689), jenis kelamin (p = 0,709), dan anemia (p = 0,257) dengan kejadian hipotensi intradialitik. Terdapat hubungan antara penyakit penyerta (p = 0,037), lama hemodialisa (p = 0,010), dan IDWG (p = 0,042) dengan kejadian hipotensi intradialitik. Disimpulkan bahwa penyakit penyerta, lama hemodialisa, dan IDWG berhubungan dengan kejadian hipotensi intradialitik pada pasien yang menjalani hemodialisa. Diperlukan upaya pencegahan hipotensi intradialitik melalui identifikasi dini pasien berisiko berdasarkan penyakit penyerta, lama menjalani hemodialisis, dan nilai IDWG. Intervensi berupa pengendalian IDWG melalui edukasi pembatasan cairan, optimalisasi pengelolaan penyakit penyerta, serta penyesuaian parameter hemodialisis diharapkan dapat menurunkan kejadian hipotensi intradialitik dan meningkatkan keselamatan serta kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis.
Uji Organoleptik dan daya terima pada Nugget Ayam dengan Variasi Tepung serta Substitusi Tepung Tulang Ikan Gabus Ikha Rahardiantini; cian sina; Lili Sartika; Masyitah Yanti; Mila Abdullah
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/drnx1352

Abstract

Nugget ayam sangat disukai anak-anak usia sekolah yaitu usia 5-7 tahun. Untuk meningkatkan kebutuhan gizi dan daya minat pada nugget terutama anak-anak dibuat modifikasi tepung tambahan. Penambahan tepung daun kelor, rumput  laut  merah, tepung pisang serta substitusi tepung tulang ikan gabus dikarenakan bahan pangan tersebut banyak mengandung nutrisi salah satunya adalah kalsium dan fosfor. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan acak kelompok.  Penelitian ini dilakukan pada 30 anak. Uji organoleptik dilakukan untuk menilai warna, rasa, aroma dan tekstur.  Analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan nyata antara F0, F1 dan F2 pada semua karakteristik (warna, aroma, tekstur, rasa) dengan nilai p-value <0.05.  Hasil penelitian menunjukkan  anak-anak lebih menyukai formula F1 tepung daun kelor 22.2%, tepung rumput laut 33,3%, tepung pisang 44,4% tepung tulang ikan gabus 6%.  Sedangkan F2 mengandung tepung daun kelor 25%, rumput laut merah 33.3%, tepung pisang 41,7% serta tepung tulang ikan gabus sebesar 9%. Penelitian ini membuktikan bahwa  penambahan bahan tepung daun kelor, rumput  laut  merah, tepung pisang serta substitusi tepung tulang ikan gabus kedalam adonan nugget ayam dapat meningkatkan kandungan nutrisi diantaranya kalsium dan fosfor.
Efektifitas Terapi Genggam Bola Karet Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Pasien Post Stroke di Rumkital Dr Midiyato Suratani Kota Tanjungpinang Tahun 2023 Renta Febrywati; Meily Nirnasari; Ikha Rahardiantini
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/vzdjn904

Abstract

Stroke memicu permasalahan tubuh pertama di dunia, urutan penyakit ketiga di dunia disebabkan pola makan tidak teratur, makanan cepat saji, merokok, jarang berolahraga. penderita stroke mengalami gangguan neurologis di sistem motoriknya. Untuk mengetahui Efektifitas Teknik Genggam Bola Karet Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Teknik Genggam Bola Karet Pada Pasien Post Stroke Di Rumkital Dr.Midiyato Suratani Kota Tanjungpinang Tahun 2023. Bentuk desain pra eksperimen Without control one group pretest-posttest design  sebanyak 18 Responden dengan teknik purpossive sampling. Dengan kuesioner pasien sesuai kriteria inklusi, observasi, wawancara, penilaian kekuatan otot dengan handgrip dynamometer dikelompokkan dalam Manual Muscle Testing. Menggunanan uji normalitas kemuadian paired T-Test dengan uji wilcoxon dengan siginificansi P. Value 0,000 dan t=-3.787. Hasil Penelitian Uji paired T-Test  dengan nilai P. Value 0,000 (<0,05), bahwa ada Efektivitas Pemberian Teknik Genggam Bola Karet Terhadap Pasien Stroke Ekstremitas Atas di RSAL Dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang. Peran perawat sebagai edukator tentang pentingnya dukungan keluarga diantaranya dukungan informasi, dukungan penilaian, dukungan emosional dan dukungan instrument dengan pemakaian bola karet sebagai peningkatan kekuatan otot.