Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Physics Communication

IDENTIFIKASI STRUKTUR LAPISAN BAWAH PERMUKAAN LAHAN GAMBUT DI DESA ARANG LIMBUNG KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA DENGAN METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE Ramadhaningsih, Laila; Sampurno, Joko
Physics Communication Vol 1, No 2 (2017): August 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.568 KB) | DOI: 10.15294/physcomm.v1i2.10869

Abstract

Pendugaan struktur lapisan bawah permukaan lahan gambut di Desa Arang Limbung telah dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik tahanan jenis (resistivitas). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait struktur tanah dalam rangka persiapan perancangan bangunan di lokasi penelitian. Pengambilan data dilakukan pada lima lintasan dimana panjang tiap lintasannya adalah 150 m dan jarak antar lintasannya adalah 15 m. Konfigurasi elektroda yang digunakan adalah konfigurasi Dipole-Dipole dengan spasi elektrodanya adalah 15 m. Nilai resistivitas semu diinversi menggunakan perangkat lunak Res2Dinv untuk mendapatkan distribusi nilai resistivitas bawah permukaan pada tiap lintasan. Berdasarkan distribusi nilai resistivitas tersebut dapat diinterpretasikan bahwa struktur lapisan bawah permukaan lahan gambut di Desa Arang Limbung terdiri dari empat lapisan utama yaitu gambut, tanah liat berpasir, pasir basah dan batuan bercampur pasir. Ketebalan lapisan gambut bervariasi dari 2,56 m hingga 16 m. Lapisan ini berada pada posisi paling atas. Lapisan tanah liat berpasir berada pada kedalaman 2,56 m hingga 32,7 m. Lapisan pasir basah berada pada kedalaman 13,1 m hingga 30 m dan lapisan batuan bercampur pasir berada pada kedalaman 13,1 m hingga 32,7 m. Berdasarkan struktur ini maka direkomendasikan agar kedalaman pondasi bangunan yang akan dibuat di lokasi ini harus melebihi 16 m.
IDENTIFIKASI SEBARAN ANOMALI MAGNETIK DI PERAIRAN KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNET Aripin, Aripin; Ivansyah, Okto; Sampurno, Joko
Physics Communication Vol 1, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.981 KB) | DOI: 10.15294/physcomm.v1i1.8999

Abstract

The distribution of magnetic anomalies in Sambas Sea has been investigated using the Magnetic method. The raw data, which acquired, have been corrected using IGRF data and tie-line leveling to obtain the local magnetic field distribution. Then, from the corrected data obtained four anomalous zones. Next, a slice that lying on the anomalous zones (line AB, CD, EF, and GH) was made to obtain the subsurface structures which obtain using inversion method. The results show that the presence of magnetic anomalies at the lines AB, EF and GH (with susceptibility values between 1.2 to 19.2) due to the magnetite rock at the subsurface. Moreover, The presence of magnetic anomalies at the line CD (with susceptibility values of 0.3 to 3.5) is caused by ilmenite rock. The correlation coefficients between the observation data and calculated data for all lines are between 0.98 to 0.99.