Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN SASIS DAN PEMINDAHAN TENAGA KENDARAAN RINGAN (Studi kasus: SMK N 2 Wonosari saat Pandemi Covid-19): Indonesia, Inggris Yoga Guntur Sampurno; Muhammad Diksfa Dani Aldi
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 1 No. 3 (2024): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v1i3.862

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberhasilan penerapan pembelajaran daring di SMK N 2 Wonosari pada bidang alih daya dan perawatan sasis kendaraan ringan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode survei wawancara dan kuesioner digunakan untuk pengumpulan data, dan statistik dengan persentase digunakan untuk analisis data. Populasi pada penelitian ini sebanyak 90 siswa kelas XI SMK N 2 Wonosari. Siswa dan instruktur yang mengedukasi tentang pemeliharaan sasis dan transmisi tenaga mobil ringan adalah populasi sasaran penelitian. Survei online dengan 50 pertanyaan yang disajikan dengan Google form sebagai kuesioner utama penelitian. Analisis pada data yang menggabungkan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan visualisasi data. Hasil dalam penelitian ini adalah implementasi pembelajaran daring SMK N 2 Wonosari secara keseluruhan termasuk dalam kategori baik dengan persentase sangat baik (32,2%), baik (48,9%), buruk (44,4%), dan sangat buruk (8,9%) berdasarkan temuan penelitian secara keseluruhan. Terdapat persepsi kurang baik dari siswa yang kurang baik, beberapa temuan kelemahan dan kendala dari implementasi pembelajaran daring diantaranya: (1) kurangnya jangkauan jaringan internet, (2) pemahaman aplikasi pembelajaran daring, (3) kuota internet yang cepat habis. Kata Kunci: Implementasi, pembelajaran, kuesioner. Abstract The purpose of this study was to determine the success of implementing online learning at SMK N 2 Wonosari in the outsourcing and maintenance of light vehicle chassis. This research is a qualitative descriptive study with interview survey methods and questionnaires used for data collection, and statistics with percentages used for data analysis. The population in this study were 90 students of class XI SMK N 2 Wonosari. Students and instructors who are educated about chassis maintenance and power transmission of light cars are the target population of the study. An online survey with 50 questions presented with Google form as the main research questionnaire. Analysis of data that combines quantitative descriptive analysis techniques with data visualization. The results in this study are that the implementation of online learning at SMK N 2 Wonosari as a whole is included in the good category with very good percentages (32.2%), good (48.9%), bad (44.4%), and very bad (8 .9%) based on the overall research findings. There is a poor perception of students who are not good, some findings of weaknesses and obstacles to the implementation of online learning include: (1) lack of internet network coverage, (2) understanding of online learning applications, (3) internet quota that runs out quickly. Keywords: Implementation, learning, questionnaire.
ANALISIS PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK N 1 SEDAYU Yoga Kurniawan Saputra; Yoga Guntur Sampurno
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 1 No. 2 (2024): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v1i2.680

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja; 2) Hambatan dan upaya dalam implementasi keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan subyek penelitian siswa kelas 11 dan guru pengajar. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja sudah dilaksanakan dalam kondisi baik dengan dinilai dalam 5 sub-variabel yaitu: Perilaku di tempat kerja, Penggunaan APD, Kondisi Lingkungan Kerja, Penggunaan Peralatan dengan benar dan Budaya Kerja 5R yang semuanya masuk kedalam kategori baik. 2) Hambatan yang dihadapi dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja yaitu masih ada siswa yang kurang sadar pentingnya K3 serta jumlah penyediaan APD yang masih kurang mencukupi. 3) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam penerapan K3 di bengkel Teknik Kendaraan Ringan SMK N 1 Sedayu yaitu dengan membuat sebuah organisasi khusus untuk K3 yang nanti di dalam nya terdapat program yang jelas untuk meningkatkan kesadaran K3 dalam melakukan semua kegiatan dan penerapan K3 dapat di pantau dan terkoordinir dengan jelas.   Abstract              This study aims to determine: 1) the Application of occupational safety and health; 2) Barriers and efforts in the implementation of occupational safety and health. This research is a descriptive study using a quantitative approach. This study used the research subjects of grade 11 students and teaching teachers. Data collection techniques using questionnaires, observations, and interviews. The data analysis technique used descriptive quantitative statistical data analysis techniques.             The results show that 1) The application of occupational safety and health has been carried out in good condition assessed in 5 sub-variables, namely: Behavior in the workplace, Use of PPE, Work Environment Conditions, Use of Equipment Correctly, and 5R Work Culture, all of which fall into the category good. 2) The obstacles faced in the application of occupational safety and health are that there are still students who are not aware of the importance of K3 and the number of PPE supplies that are still insufficient. 3) Efforts were made to overcome obstacles in the application of K3 in the Light Vehicle Engineering workshop of SMK N 1 Sedayu, namely by creating a special organization for K3 which later contained a clear program to increase K3 awareness in carrying out all activities and the application of K3 can be implemented. monitored and coordinated clearly.
KONTRIBUSI PERSEPSI RISIKO KECELAKAAN KERJA TERHADAP PERILAKU K3 PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN PRAKTIK PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 1 SEDAYU: Indonesia, Inggris Dinar Kurniawan; Yoga Guntur Sampurno
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 1 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i1.995

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi risiko kecelakaan kerja peserta didik pada pembelajaran praktik, (2) perilaku K3 peserta didik pada pembelajaran praktik, dan (3) kontribusi persepsi risiko kecelakaan kerja terhadap perilaku K3 peserta didik pada pembelajaran praktik pada Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 1 Sedayu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian asosiatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan jumlah responden 172 peserta didik kelas X dan XI Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 1 Sedayu. Data dikumpulkan menggunakan angket/kuesioner. Uji validitas dan reliabilitas instrumen dilakukan terhadap 30 peserta didik kelas XII. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) persepsi risiko kecelakaan kerja yang dimiliki oleh peserta didik berada dalam kategori tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 98,4750, (2) perilaku K3 yang dimiliki oleh peserta didik berada dalam kategori tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 121,2563, dan (3) terdapat hubungan positif dan signifikan persepsi risiko kecelakaan kerja terhadap perilaku K3 peserta didik dengan nilai thitung sebesar 14,023 > ttabel sebesar 1,6545 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan kontribusi persepsi risiko kecelakaan kerja terhadap perilaku K3 sebesar 55,4%. Abstract This study aims to determine: (1) students risk perception of work accident in practical learning, (2) students OHS behavior in practical learning, and (3) the contribution of work accident risk perception on students OHS behavior in practical learning in the Light Vehicle Engineering expertise program at state vocational 1 Sedayu. This research is a type of associative research using a quantitative approach. This research is a population study with 172 respondents in class X and XI of the Light Vehicle Engineering expertise program at the state vocational 1 Sedayu. Data were collected by questionnaire. The instrument validity and reliability test were carried out on 30 class XII students. Data analysis was performed by descriptive analysis and simple linear regression. The results of this study indicate that: (1) students perceptions of work accident risk are in the high category with an average percentage of 98,4750, (2) students OSH behavior is in the high category with an average percentage of 121,2563, and (3) there is a positive and significant relationship between work accident risk perceptions and OSH behavior of students with a tcount of 14.023 > ttable of 1.6545 with a significance value of 0.000 <0.05 and the contribution of work accident risk perceptions to OSH behavior of 55.4%.
PENGARUH PENGETAHUAN K3 DAN PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT TERHADAP PERILAKU K3 SISWA KELAS XI TKRO PADA PRAKTIK PEMELIHARAAN MESIN KENDARAAN RINGAN DI SMK NASIONAL BERBAH: Indonesia, Inggris Ahmad Ridho Tamami; Yoga Guntur Sampurno
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 2 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i2.2084

Abstract

Abstract This study aims to determine the effect of OHS knowledge and the application of reward and punishment on OHS behavior of TKRO XI class students in PMKR practicum at SMK Nasional Berbah. In addition, this study also aims to determine the simultaneous effect of OHS knowledge variables and the application of rewards and punishments on OHS behavior. This research is causal associative research with a quantitative approach. The population of this study were 52 students in class XI TKRO. The data analysis technique used descriptive statistical analysis of multiple linear regression, t test, F test and R2. The results of this study indicate (1) K3 knowledge has a positive effect on student K3 behavior with the results of t count 2.642> ttable 2.009 and p-value of 0.001 <0.05; (2) reward and punishment has an effect on student K3 behavior with the results of tcount 2.296> t table 2.009 and p-value 0.001 <0.05; (3) K3 knowledge and reward and punishment simultaneously affect students' K3 behavior during PMKR practice at SMK Nasional Berbah with the results of Fcount 8.678> Ftable 3.19 and a p-value of 0.001 <0.05. Key Words: knowledge K3, behavior K3, reward and punishment Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan K3 dan penerapan reward and punishment terhadap perilaku K3 siswa kelas XI TKRO pada praktikum PMKR di SMK Nasional Berbah. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan variabel pengetahuan K3 dan penerapan reward and punishment terhadap perilaku K3. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini sebanyak 52 siswa kelas XI TKRO. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif Regresi Linear berganda, uji t, uji F dan R2. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) pengetahuan K3 berpengaruh positif terhadap perilaku K3 siswa dengan hasil thitung 2,642 > ttabel 2,009 dan p-value sebesar 0,001< 0,05; (2) reward and punishment berpengaruh terhadap perilaku K3 siswa dengan hasil thitung 2,296 > ttabel 2,009 dan p-value 0,001< 0,05; (3) pengetahuan K3 dan reward and punishment secara simultan berpengaruh terhadap perilaku K3 siswa pada saat praktik PMKR di SMK Nasional Berbah dengan hasil Fhitung 8,678 > Ftabel 3,19 dan p-value sebesar 0,001< 0,05. Kata Kunci: pengetahuan K3, perilaku K3, reward and punishment
Pengembangan Standar Operasional Prosedur (SOP) Penggunaan Peralatan Praktik Di Bengkel Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) SMK Negeri 2 Depok Sleman Dycka Sabrisirach Putra Herman; Yoga Guntur Sampurno
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 3 No. 1 (2026): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v3i1.3492

Abstract

Abstract The development of Standard Operating Procedures (SOPs) for the use of practical equipment in the TKRO (Automotive Engineering) competency at SMK Negeri 2 Depok Sleman is the primary focus of this study. In addition, this study aims to evaluate the extent to which the developed SOPs meet feasibility standards for implementation in practical learning activities. The approach employed is the Research and Development (R&D) method using the Four-D (4D) model, which consists of the stages of define, design, develop, and disseminate. Data collection was conducted using questionnaire instruments, which were then analyzed through quantitative descriptive techniques. The product evaluation involved two types of validators, namely a material expert and a media expert. Furthermore, productive teachers, the head of the TKRO program, and 27 students were involved as users to provide assessments and feedback on the developed SOPs. The final results of the study indicate that three SOPs were successfully developed, namely a computer-based car wheel alignment (spooring) SOP, an SOP for compressor usage, and an SOP for car lift operation. Based on the validation results, the material expert awarded a score of 78 with a percentage of 98%, categorized as “very feasible.” Meanwhile, the media expert gave a score of 58 with a percentage of 73%, categorized as “feasible.” The results of the student trial showed a total score of 1,785 with a percentage of 83%, which is also considered “feasible”. Thus, the developed SOPs are deemed to have met the feasibility criteria and can be used as guidelines for conducting practical activities in the TKR workshop. Abstrak Upaya penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penggunaan peralatan praktik pada Kompetensi Keahlian TKRO di SMK Negeri 2 Depok Sleman menjadi fokus utama dalam kajian ini. Selain itu, kajian ini juga diarahkan untuk menilai sejauh mana SOP yang dihasilkan memenuhi standar kelayakan untuk dipergunakan dalam kegiatan pembelajaran praktik. Pendekatan yang diterapkan ialah metode Research and Development (R&D) dengan model Four-D (4D) yang meliputi tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, hingga penyebarluasan. Proses pengumpulan data dilakukan melalui instrumen angket yang kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Penilaian pada produk melibatkan dua jenis validator, yakni ahli materi serta ahli media. Selain itu, guru produktif, kepala program keahlian TKRO, dan 27 peserta didik turut dilibatkan sebagai pengguna untuk memberi penilaian serta masukan pada SOP yang dikembangkan. Hasil akhir penelitian memperlihatkan jika terdapat tiga SOP yang berhasil disusun, yakni SOP pengecekan spooring mobil berbasis komputer, SOP penggunaan kompresor, serta SOP penggunaan car lift. Dari hasil validasi, ahli materi memberi skor 78 dengan persentase 98% yang termasuk kategori sangat layak. Sementara itu, ahli media memberi skor 58 dengan persentase 73% yang masuk dalam kategori layak. Adapun hasil uji coba pada peserta didik memperoleh skor total 1.785 dengan persentase 83% yang juga tergolong layak.Dengan demikian, SOP yang telah dikembangkan dinilai telah memenuhi kriteria kelayakan serta dapat dipergunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan praktik di bengkel TKR.