Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KASUS IMPLEMENTASI EVIDENCE-BASED NURSING: INTERVENSI KOMPRES HANGAT UNTUK MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN GASTRITIS Nur Hidayat; Nida Siti Padilah; Adi Nurapandi
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 7, No 02 (2022): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v7i02.370

Abstract

Latar Belakang: Gastritis merupakan suatu peradangan (inflamasi) dari mukosa lambung yang disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi yaitu peningkatan asam lambung, dimana menimbulkan gejala seperti mual, muntah dan yang paling utama adalah nyeri epigastrum dan yang lainnya sehingga mengakibatkan seseorang terbatas melakukan aktivitas yang mana membutuhkan terapi untuk mencegah adanya komplikasi. Salah satu teknik nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien gastritis adalah dengan melakukan kompres hangat, teknik ini masih jarang ditemukan di lapangan. Perawat cenderung lebih sering memberikan analgetik saat terjadi keluhan nyeri. Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis implementasi evidence-bassed nursing kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri epigastrum pada pasien gastritis. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif, dimana disusun berdasarkan laporan asuhan keperawatan melalui pendekatan proses keperawatan. Implementasi EBN menggunakan lima tahapan menurut Polit dan Beck (2019) yaitu: (1) mengajukan pertanyaan (PICO), (2) mencari evidence yang berkaitan, (3) penilaian terhadap evidence, (4) menerapkan evidence, (5) evaluasi penerapan EBN. Teknik yang digunakan adalah pemeriksaan fisik, observasi, wawancara dan kepustakaan. Hasil: Diagnosa keperawatan nyeri akut dengan nomor diagnose 0077 diberikan intervensi keperawatan berupa kompres hangat. Setelah diberikan intervensi keperawatan selama 3 hari, gangguan nyeri akut bisa teratasi dengan kriteria hasil nyeri hilang meskipun sesekali terasa sedikit nyeri , gelisah menurun dan frekuensi nadi kembali baik. Kesimpulan: kompres hangat efektif terhadap penurunan intensitas nyeri sehingga penting dilakukan pada pasien dengan diagnose nyeri akut berhubungan dengan agen cedera fisiologis. Pada pasien gastritis dengan masalah nyeri skala nyeri yang bermula 5 menjadi 0.
Pendampingan Program Berhenti Merokok pada Remaja di SMKS Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya Dadi Hamdani; Andan Firmansyah; Elis Roslianti; Ade Fitriani; Henri Setiawan; Dedi Supriadi; Asep Gunawan; Fuzti Fauzia; Nur Hidayat; Suhanda Suhanda
Daarul Ilmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Daarul Ilmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Juli-Desember 2023)
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/daipkm.v1i2.387

Abstract

Background: Deaths caused by smoking are very worrying, in the world as many as 225,700 people die from tobacco every year according to WHO in 2020 (Abdulateef, 2016; Alinaggar, 2011). Tobacco use in Indonesia aged over 15 years. It has increased again from the previous year, namely 28.96% (Alamsyah, 2017; Binita, 2016), and is still dominated by men at 7.14% Alamsyah, (21017). Smoking habits in teenagers due to misunderstanding of information, influence of advertising and influence of friends. In society, smoking is a measure of maturity level so teenage boys follow this behavior. The beginning of smoking behavior is caused by a community environment where the majority smoke and the invitation of friends to smoke (Huriyati, 2016; Izzati, 2016). Methods: participatory training and role-play are the methods used, starting from community formation, namely optimizing the role of cadres in the smoking cessation program. The next stage is education about smoking and training for administrators and cadres to stop smoking. The final stage is a follow-up to the smoking cessation program which will be carried out independently by cadres and evaluations carried out regularly by cadres. Results: Participants' knowledge about smoking was very diverse. During the activity, the participants had a high motivational interest. The enthusiasm of the counseling participants is a very good start to increasing insight. The level of knowledge of participants increased by up to 40% after the outreach activities were carried out. Conclusion: Providing counseling can increase students' knowledge about quitting smoking by 40% based on the results of the pre-test and post-test. The formation of a community smoking cessation program consisting of young students who volunteer to accompany their friends to quit smoking.
Co-Authors Aap Apipudin Ade Fitriani Adi Nurapandi Adi Nurapandi5 Adinda Aulia Aditya Nur Wahyuni Ajeng Silvia Nurislami Ajeng Sonya Amalia Pasca Fitry Amelia Puspita Sukmana Andika Abdul Malik Anisa Azmi Arfani Rahman Asep Aziz asep gunawan Ayu Endang Purwati Ayu Khodijah Yuliana Aziizah Fauziyyah Dadan Ramdan Dadi Hamdani Dedi Supriadi Delia Agustina Doni Setiawan Eko Ginanjar Elis Roslianti Elza Dwi Zuvita Esti Andarini esti saraswati Fadila Nurizakiah farwa amaani zahida Fidya Anisa Firdaus Fidya Anisa Firdaus Firmansyah, Andan Fitriani Fajriah3 Fuzti Fauzia Ginanjar, Eko Haris Sidik Haryani Hendri Tamara Yuda Henri Setiawan Heri Ariyanto Iif Taufiq El Haque Ilma Nurbadiriyah Iman Masluh Aziz Irena Nurulazmi Ishana Balaputra Ishana Balaputra jajuk kusmawaty Jajuk Kusumawaty Jajuk Kusumawaty Kemuning Kusumawaty, Jajuk Lilis Lismayanti Lutfhi Alfian Mochammad Arkan Haidar Amru Nea Sherina Nida Farhatul Muslihah Nida Siti Padilah Nisa Nuraeni Noneng Nuraida Nur Ash Shafa Solihah Nur Ayu Yulirocita Pipit Dwi Yuliana Reffi Nantia Khaerunnisa Rena Lestia Dewi Reval Al Attaya Risma Choerunnisa Risnawati Risnawati Riza Nuraeni Putri Rosmalina Hoerunisa Rosmiati Rudi Kurniawan Sandi, Yudisa Diaz Lutfi Satria Dewantara Sinta Siti Rahmah Sri Utami Asmarani Sri Wulan Ratna Dewi Suhanda Suharta Suharta Suharta Suharta Sukmara Aji Falah Susi Lestari Syahdan Nurul Bayan Taufik Hidayat Tiya Rizki Novianti VINA APRELIA Wina Wahyuningsih Wulan Permatasari Yuda Hendriyana Yuda Nugraha Yuliana Siti Nurazizah4 Yuyun Rahayu