Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI DI PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA (PERSERO) CABANG MEDAN Aminuddin Aminuddin; Fauzi Fauzi
Jurnal Ilmiah METHONOMI Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah METHONOMI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methonomi.Vol7No2.pp139-149

Abstract

 The formulation of the problem in this thesis is how the influence of leadership on employee morale at PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Medan, the influence of motivation on employee morale at PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Medan, the influence of leadership and motivation on employee morale at PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Medan Branch. The purpose of this study was to determine and analyze the influence of leadership on employee morale at PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Medan, the influence of motivation on employee morale at PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Medan, the influence of leadership and motivation on employee morale at PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Medan Branch. The population in this study were all employees of PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Branch Medan, amounting to 50 employees, and the sample is the total population. Data was obtained through agency data, library data, and literature. The writer used data collection techniques through interviews and document studies. The data analysis technique was done by the writer through the descriptive analysis method and multiple linear regression analysis methods. The results of this study explain that leadership has a positive and significant effect on morale. With this kind of relationship, it means that interest has a positive and significant effect on morale. Good leadership will be able to increase the morale of PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Medan Branch and vice versa poor leadership will worsen the morale of PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Medan Branch. Motivation has a positive and significant effect on the morale of PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Medan Branch. Leadership and motivation affect the morale of PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Medan Branch. Thus, together (multiple) there is a positive and significant influence of leadership and motivation on the morale of PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Medan Branch.
Pengaru Modal,Tenaga Kerja dan Teknologi Terhadap Pendapatan UMKM Di Kota Medan Rilyun Zuefrila Siregar; Supriadi Supriadi; Fauzi Fauzi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal usaha, tenaga kerja, dan pemanfaatan teknologi secara parsial maupun simultan terhadap pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kota Medan, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik pengambilan sampel tertentu. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R2) menggunakan software SPSS.Hasil penelitian secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa: (1) Modal usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM dengan nilai signifikansi 0,001 dan koefisien regresi sebesar 0,292. (2) Tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM dengan nilai signifikansi 0,723 dan koefisien regresi sebesar -0,025. (3) Teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,513, serta menjadi variabel yang paling dominan memengaruhi pendapatan. Secara simultan (uji F), modal usaha, tenaga kerja, dan teknologi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM di Kota Medan dengan nilai F-hitung sebesar 90,912 dan tingkat signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa sebesar 74,0% variasi pendapatan UMKM dapat dijelaskan oleh variabel modal usaha, tenaga kerja, dan teknologi, sedangkan sisanya sebesar 26,0% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian ini.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA, DAN BEBAN KERJA, TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BANDAR RAYA MUARA ABADI William Wijaya; Winni Winni; Cut Fitri Rostina; Yusuf Ronny Edward; Fauzi Fauzi
Mount Hope Economic Global Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/mega.v4i1.1059

Abstract

This study aims to determine the effect of leadership style, work environment, and workload on employee performance at PT. Bandar Raya Muara Abadi. This study used a quantitative approach with a survey method through the distribution of questionnaires to employees. The population in this study amounted to 35 people, with the sampling technique using a saturated sampling method so that the entire population served as respondents. The data analysis technique used was multiple linear regression analysis with the assistance of a statistical program. The results showed that, partially, leadership style had a positive and significant effect on employee performance with a calculated t-value of 5.816 and a significance of 0.000 <0.05. The work environment had a positive and significant effect on employee performance with a calculated t-value of 7.871 and a significance of 0.000 <0.05, and was the most dominant variable. Workload also had a positive and significant effect on employee performance with a calculated t-value of 4.783 and a significance of 0.000 <0.05. Simultaneously, leadership style, work environment, and workload significantly influence employee performance, with a calculated F-value of 119.211 and a significance level of 0.000 < 0.05. The coefficient of determination (Adjusted R Square) of 0.913 indicates that 91.3% of the variation in employee performance can be explained by the three independent variables, while the remaining 8% is influenced by factors outside the research model.
THE INFLUENCE OF MOTIVATION, WORK ENVIRONMENT, AND TRAINING ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT TUALANG REGIONAL GENERAL HOSPITAL (A CASE STUDY OF NON-PERMANENT STAFF AT TUALANG REGIONAL GENERAL HOSPITAL) Julius Orlando Simanjuntak; Rosa Amanda Saragih; Enia Tami br. Perangin-angin; Cut Fitri Rostina; Fauzi Fauzi
SULTANIST: Jurnal Manajemen dan Keuangan Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37403/sultanist.v14i1.868

Abstract

Tualang Regional General Hospital (RSUD Tualang) is a government healthcare institution dedicated to providing primary, referral, and medical support services while consistently prioritizing social responsibility. As a public service facility, the hospital continuously endeavors to optimize its managerial roles, functions, and governance. Driven by the need to improve employee performance, this study aims to analyze the extent to which Motivation, Work Environment, and Training influence employee performance at Tualang Regional General Hospital. The entire population of 102 individuals was selected as the study sample using non-probability sampling via the saturation sampling method, ensuring that all contract employees were included as respondents. This study employs a quantitative approach, with data collection conducted through observation, interviews, distributed questionnaires, and a review of literature sourced from books and scientific journals. The research findings reveal that motivation and work environment, when considered individually, do not show a positive or significant influence on employee performance. On the other hand, training has a significant and positive influence on employee performance at Tualang Regional General Hospital. Meanwhile, the result of the determination coefficient test of 0.081 indicates that these three variables can only explain 8.1% of employee performance, while the majority of the variance is influenced by other factors outside the scope of this study. Keywords: Motivation, Work Environment, Training, Employee Performance
Pengaruh Pembelajaran Ekonomi Moneter, Literasi Keuangan, Motivasi Berwirausaha terhadap Kesiapan Menghadapi Dunia Kerja Pada Mahasiswa di Kota Medan Naufal Syah Difa; Fauzi Fauzi; Azhar Apriandi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran ekonomi moneter, literasi keuangan, dan motivasi berwirausaha terhadap kesiapan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Sampel terdiri dari 100 mahasiswa aktif S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis dari UISU, UMSU, dan UNIMED yang dipilih melalui random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan diolah dengan SPSS 22. Hasil uji t menunjukkan bahwa pembelajaran ekonomi moneter (t=2,169; sig=0,033) dan motivasi berwirausaha (t=6,604; sig=0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan menghadapi dunia kerja. Sementara itu, literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan (t=−0,380; sig=0,705). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan (F=29,640; sig=0,000). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,481 menunjukkan bahwa model menjelaskan 48,1% variasi kesiapan kerja mahasiswa. Penelitian ini terbatas pada tiga perguruan tinggi di Kota Medan dengan data cross-sectional. Cakupan variabel belum mencakup faktor mediasi seperti perilaku keuangan dan pengalaman kerja praktis. Penelitian lanjutan disarankan memperluas populasi dan menambahkan variabel mediasi. Perguruan tinggi perlu memperkuat pembelajaran ekonomi moneter yang kontekstual, mengintegrasikan literasi keuangan berbasis praktik, dan mengembangkan ekosistem kewirausahaan kampus guna meningkatkan kesiapan kerja lulusan. Penelitian ini mengintegrasikan tiga variabel yang belum pernah dikaji secara bersamaan dalam konteks mahasiswa Kota Medan, sehingga memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kebijakan pendidikan tinggi berbasis bukti.  
Pengaruh Produksi Beras, Harga Beras, dan Konsumsi Beras Terhadap Ketersediaan dan Keseimbangan Pasar di Kota Medan Ira Widia Simamora; Fauzi Fauzi; M. Sahnan
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10435

Abstract

Beras merupakan komoditas pangan strategis yang memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Medan. Perkembangan produksi, harga, dan konsumsi beras yang berfluktuasi dapat memengaruhi ketersediaan dan keseimbangan pasar beras. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh produksi beras, harga beras, dan konsumsi beras terhadap ketersediaan dan keseimbangan pasar beras di Kota Medan periode 1995–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Ketahanan Pangan, dan instansi terkait lainnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji stasioneritas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program EViews. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa produksi beras, harga beras, dan konsumsi beras berpengaruh terhadap ketersediaan dan keseimbangan pasar beras di Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi beras berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketersediaan dan keseimbangan pasar beras, harga beras berpengaruh signifikan terhadap ketersediaan dan keseimbangan pasar beras, sedangkan konsumsi beras berpengaruh negatif terhadap ketersediaan dan keseimbangan pasar beras. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9976 menunjukkan bahwa 99,76% variasi ketersediaan dan keseimbangan pasar beras dapat dijelaskan oleh variabel penelitian. Oleh karena itu, peningkatan produksi beras dan stabilisasi harga perlu terus dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan dan keseimbangan pasar beras di Kota Medan.
Pengaruh Angka Harapan Hidup,Jumlah Penduduk Dan Kepadatan Penduduk, Terhadap Pertumbuhan Penduduk Di Kota Medan Tia Fani Simbolon; Fauzi Fauzi; Amrani Amrani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10436

Abstract

Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu indikator penting dalam perencanaan pembangunan daerah karena berkaitan dengan aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Kota Medan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara mengalami peningkatan angka harapan hidup, jumlah penduduk, dan kepadatan penduduk yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh angka harapan hidup, jumlah penduduk, dan kepadatan penduduk terhadap pertumbuhan penduduk di Kota Medan baik secara parsial maupun simultan. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa ketiga variabel independen tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan penduduk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan dan BPS Provinsi Sumatera Utara periode 2005–2024. Populasi penelitian adalah seluruh data kependudukan Kota Medan, sedangkan sampel menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 20 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengujian asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, serta uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial angka harapan hidup dan jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan penduduk di Kota Medan. Sementara itu, kepadatan penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan penduduk. Secara simultan, angka harapan hidup, jumlah penduduk, dan kepadatan penduduk berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan penduduk. Dengan demikian, kepadatan penduduk merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi pertumbuhan penduduk di Kota Medan. Disarankan agar Pemerintah Kota Medan memperhatikan pengendalian kepadatan penduduk dan pemerataan pembangunan guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan.