Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Impact of AI-based learning technology and teacher communication on student learning outcomes Ainun Ningrum; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.102714

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknologi pembelajaran berbasis AI dan komunikasi interpersonal guru terhadap hasil belajar siswa paa mata pelajaran dasar – dasar kejuruan kelas X MPLB di SMK Negeri 1 Surakarta baik secara parsial maupun simultan. Populasi penelitian adalah siswa kelas X MPLB dengan sampel sebanyak 82 siswa yang dipilih melalui teknik proporsional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil analisis menunjukkan: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan teknologi pembelajaran berbasis AI terhadap hasil belajar siswa (thitung 2,262 > ttabel 1,990; signifikansi 0,026 < 0,05), (2) tidak terdapat pengaruh signifikan komunikasi interpernonal guru terhadap hasil belajar siswa (thitung -1,291 < tttabel 1,990; signifikansi 0,201 > 0,05), dan (3) secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar (Fhitung 2,589 > Ftabel 2,370; signifikansi 0,081 < 0,10). Kontribusi efektif kedua variabel sebesar 6,2% sedangkan 93,8% dipengaruhi fackor lain di luar penelitian ini. Keywords: inovasi pembelajaran digital; interaksi guru – siswa; pencapaian akademik Abstract: This study aims to determine the impact of AI-based learning technology and teacher interpersonal communication on student learning outcomes in basic vocational subjects among Grade X Office Management and Business Services (MPLB) students at SMK Negeri 1 Surakarta, both partially and simultaneously. The research population consisted of Grade X MPLB students, with a sample of 82 students selected through proportional random sampling technique. Data were collected through questionnaires and documentation, then analyzed using multiple linear regression with SPSS version 26. Results demonstrate: (1) a significant positive impact of AI-based learning technology on student learning outcomes (t-calculated 2.262 > t-table 1.990; significance 0.026 < 0.05); (2) no significant impact of teacher interpersonal communication on student learning outcomes (t-calculated -1.291 < t-table 1.990; significance 0.201 > 0.05); and (3) simultaneously, both variables have a significant positive impact on learning outcomes (F-calculated 2.589 > F-table 2.370; significance 0.081 < 0.10). The effective contribution of both variables is 6.2%, while 93.8% is influenced by other factors outside this study. Keywords: academic achievement; digital learning innovation; teacher - student interaction
Pengaruh motivasi belajar dan kedisiplinan siswa terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta Maria Rina Primastuti; Tri Murwaningsih; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i2.77516

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh motivasi belajar terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta, (2) pengaruh kedisiplinan siswa terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta, serta (3) pengaruh motivasi dan kedisiplinan siswa terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah siswa SMK Kristen 1 Surakarta yang berjumlah 302 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Sampel pada penelitian sejumlah 172 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi belajar terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta, dibuktikan dari hasil t hitung 7.71 > t tabel 1.97 dan nilai signifikansi 0.00 < 0.05, (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan kedisiplinan siswa terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta, dibuktikan dari hasil t hitung 6.85 > t tabel 1.97 dan nilai signifikansi 0.00 < 0.05, dan (3) terdapat pengaruh secara bersama-sama motivasi belajar dan kedisiplinan siswa terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta, dibuktikan dari hasil F hitung 155.95> F tabel 3.05 dan nilai signifikansi 0.00 < 0.05. Berdasarkan hasil tersebut, maka motivasi belajar dan kedisiplinan siswa perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kemandirian belajar.Kata kunci: kedisiplinan murid; kemandirian berlatih; motivasi belajarAbstract: This research aims to determine (1)  the effect of learning motivation on student learning independence at SMK Kristen 1 Surakarta, (2) the effect of student discipline on student learning independence at SMK Kristen 1 Surakarta, and (3) the effect of student motivation and discipline on student learning independence at SMK Kristen 1 Surakarta. This research is quantitative research with a correlational method. The research population was SMK Kristen 1 Surakarta students, totaling 302 students. The sampling technique used proportionate stratified random sampling. The sample in this study amounted to 172 students. Data collection techniques using a questionnaire. The results showed that: (1) there is a positive and significant effect of learning motivation on the learning independence of students at SMK Kristen 1 Surakarta, as evidenced by the results of t value 7.71 > t table 1.97 and a significance value of 0.00 < 0.05, (2) there is a positive and significant effect student discipline on student learning independence at SMK Kristen 1 Surakarta, as evidenced by the results of t value 6.85 > t table 1.97 and a significance value of 0.00 <0.05, and (3) there is a joint influence of learning motivation and student discipline on the independent learning of students at SMK Kristen 1 Surakarta, as evidenced by the results of F value 155.95 > F table 3.05 and a significance value of  0.00 <0.05. Based on these results, learning motivation and student discipline need to be improved to increase independent learning.Keywords: independent learning; learning motivation; student discipline
Impact of moving class, AI technology, and infrastructure on students’ mental well-being at SMK 6 Surakarta Salsabila Putri Azzahra; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 3 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i3.101070

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh moving class, teknologi pembelajaran AI, dan sarpras terhadap mental well-being siswa SMK 6 Surakarta baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Sampel berjumlah 85 dengan teknik sampel stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis linear berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan moving class terhadap mental well-being siswa SMK Negeri 6 Surakarta dengan nilai thitung > ttabel (1,86 > 1,66) dan nilai signifikasi pada moving class sebesar 0,06 < 0,1; (2) tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan teknologi pembelajaran AI terhadap mental well-being siswa SMK Negeri 6 Surakarta dengan nilai thitung < ttabel (1,52 < 1,66) dan nilai signifikansi 0,13 > 0,05; (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan sarpras terhadap mental well-being siswa SMK Negeri 6 Surakarta dengan nilai thitung > ttabel (4,46 > 1,66) dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05; (4) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara bersama-sama moving class, teknologi pembelajaran AI, dan sarpras terhadap mental well-being siswa SMK Negeri 6 Surakarta dengan nilai Fhitung > Ftabel (17,39 > 4,14) dengan nilai signifikansi 0,00 <0,05.  Keywords : kesehatan mental; sarana pembelajaran; sistem pembelajaran; teknologi pembelajaran Abstract: This study aims to determine the effect of moving class, AI learning technology, and infrastructure on the mental well-being of students of SMK 6 Surakarta both simultaneously and partially. This study uses a quantitative research approach. The sample amounted to 85 with stratified random sampling technique. The data collection technique used a questionnaire. Data analysis techniques using multiple linear analysis techniques with the help of IBM SPSS version 26. The results showed that: (1) there is a positive and significant effect of moving class on mental well-being of students of SMK Negeri 6 Surakarta with a tvalue > ttable (1.86> 1.66) and a significance value on moving class of 0.06 < 0.1; (2) there is no positive and significant effect of AI learning technology on mental well-being of students of SMK Negeri 6 Surakarta with a tvalue < ttable (1.52 < 1.66) and a significance value of 0.13 > 0.05; (3) there is a positive and significant influence of infrastructure on mental well-being of students of SMK Negeri 6 Surakarta with the value of tvalue > ttable (4.46 > 1.66) with a significance value of 0.00 < 0.05; (4) there is a positive and significant influence together moving class, AI learning technology, and infrastructure on mental well-being of students of SMK Negeri 6 Surakarta with the value of Fvalue > Ftable (17.39 > 4.14) with a significance value of 0.00 < 0.05. Keywords : learning facilities; learning system; learning technology; mental health
Merdeka curriculum implementation and school facilities: effects on vocational students' creative thinking Arvano Sahwa Riordan; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i1.106482

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh parsial dan simultan dari implementasi Kurikulum Merdeka dan fasilitas sekolah terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X dan XI program Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) di SMK Negeri 1 Karanganyar. Desain penelitian kausal kuantitatif digunakan, dengan data dikumpulkan dari 106 responden yang dipilih melalui pengambilan sampel acak bert stratified proporsional. Kuesioner diberikan untuk mengumpulkan data primer, dan instrumen divalidasi melalui pengujian validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan IBM SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi Kurikulum Merdeka memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, dengan t(103) = 7,854, p < 0,001; (2) Fasilitas sekolah tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, dengan t(103) = 1,626, p = 0,107; dan (3) Implementasi Kurikulum Merdeka dan fasilitas sekolah secara bersamaan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, dengan F(2, 103) = 46,680, p < .001. Variabel-variabel ini secara kolektif menjelaskan 47,5% varians dalam kemampuan berpikir kreatif (R² = .475). Kata kunci: berpikir inovatif; sarana prasarana; sistem pembelajaran; vokasi Abstract: This study aimed to examine the partial and simultaneous effects of Merdeka Curriculum implementation and school facilities on creative thinking skills among Grade X and XI students in the Office Management and Business Services (MPLB) program at SMK Negeri 1 Karanganyar. A quantitative causal research design was employed, with data collected from 106 respondents selected through proportionate stratified random sampling. Questionnaires were administered to gather primary data, and the instruments were validated through validity and reliability testing. Data analysis was conducted using multiple linear regression with IBM SPSS 26.0. The findings revealed that: (1) Merdeka Curriculum implementation had a significant positive effect on students' creative thinking skills, with t(103) = 7.854, p < .001; (2) school facilities did not have a significant effect on students' creative thinking skills, with t(103) = 1.626, p = .107; and (3) Merdeka Curriculum implementation and school facilities simultaneously had a significant positive effect on students' creative thinking skills, with F(2, 103) = 46.680, p < .001. These variables collectively explained 47.5% of the variance in creative thinking skills (R² = .475). Keywords: infrastructure; innovative thinking; learning systems; vocational education
The influence of digital literacy and self-efficacy on entrepreneurial intention among vocational high school students: A PLS-SEM mediation analysis Feronica Afi Alfina; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 3 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i3.118057

Abstract

AbstrakRendahnya intensi berwirausaha menjadi tantangan dalam menyiapkan lulusan SMK yang mampu menciptakan peluang kerja. Penelitian ini ini bertujuan untuk mengetahui:  (1) pengaruh literasi digital terhadap intensi berwirausaha; (2) pengaruh efikasi diri terhadap intensi berwirausaha; (3) pengaruh literasi digital terhadap efikasi diri; (4) pengaruh literasi digital terhadap intensi berwirausaha dengan efikasi diri sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif tipe kausalitas. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI MPLB SMKN 1 Karanganyar. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode proportionate stratified random sampling. Berdasarkan perhitungan menggunakan rumus Slovin, diperoleh sampel sebanyak 105 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan menggunakan google form. Analisis data menggunakan metode PLS-SEM dengan bantuan SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha (p-value 0.000 < 0.05; t-statistic 3.997 > 1.96; original sample 0.386); (2) efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha (p-value 0.000 < 0.05; t-statistic 6.136 > 1.96; original sample 0.490); (3) literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri (p-value 0.000 < 0.05; t-statistic 5.945 > 1.96; original sample 0.448); dan (4) literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha melalui efikasi diri sebagai mediasi (p-value 0.000 < 0.05; t-statistic 4.217 > 1.96; original sample 0.220). Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar pengembangan kebijakan pendidikan vokasional dalam meningkatkan intensi berwirausaha guna mendukung terciptanya lulusan yang mandiri dan berdaya saing. Kata kunci : keyakinan individu; kompetensi teknologi; niat kewirausahaan; kuantitatif Abstract The low entrepreneurial intention has become a challenge in preparing vocational high school graduates who are capable of creating job opportunities. This study aims to determine: (1) the effect of digital literacy on entrepreneurial intention; (2) the effect of self-efficacy on entrepreneurial intention; (3) the effect of digital literacy on self-efficacy; and (4) the effect of digital literacy on entrepreneurial intention with self-efficacy as a mediating variable. This research is quantitative type causal. The population consists of grade X and XI MPLB students at SMKN 1 Karanganyar. The sampling technique used is probability sampling with proportionate stratified random sampling. Based on the Slovin formula, 105 students were selected as samples. Data were collected using questionnaires distributed via Google Forms. Data analysis was carried out using the PLS-SEM method with SmartPLS version 4. The results show that: (1) digital literacy has positive and significant effect on entrepreneurial intention (p-value 0.000 < 0.05; t-statistic 3.997 > 1.96; original sample 0.386); (2) self-efficacy has positive and significant effect on entrepreneurial intention (p-value 0.000 < 0.05; t-statistic 6.136 > 1.96; original sample 0.490); (3) digital literacy has positive and significant effect on self-efficacy (p-value 0.000 < 0.05; t-statistic 5.945 > 1.96; original sample 0.448); and (4) digital literacy has positive and significant effect on entrepreneurial intention through self-efficacy as a mediating variable (p-value 0.000 < 0.05; t-statistic 4.217 > 1.96; original sample 0.220). Results this study can be used as a basis for the development of vocational education policies in improving entrepreneurial intentions in order to support the creation of independent and competitive graduates.Keywords : entrepreneurial intention; self-confidence; technological competence; quantitative 
Pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa Maria Winda Puspa Dewi; Anton Subarno; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 3 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i3.77504

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar siswa, (2) pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa, dan (3) pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Proportionate Random Sampling. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 siswa kelas XI SMK Kristen 1 Surakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner atau angket penelitian. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar siswa (t= 3,80, sign 0,00), (2) terdapat pengaruh negatif dan signifikan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa (t= -3,00, sign 0,04), dan (3) terdapat pengaruh secara simultan (bersama-sama) lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa (f = 15,83, sign 0,00).Keywords : dorongan belajar; iklim sekolah; kekompakkan keluarga Abstract:  This study aims to find out: (1) the influence of the family environment on student learning motivation, (2) the influence of the school environment on student learning motivation, and (3) the influence of the family environment and school environment on student learning motivation. This research is quantitative research with a correlational method. The sampling technique is carried out by Proportionate Random Sampling. The sample in this study amounted to 52 class XI students of SMK Kristen 1 Surakarta. Data collection is carried out by distributing questionnaires or research questionnaires. The data analysis technique uses multiple linear regression analysis techniques. The results showed that: (1) there was a positive and significant influence of the family environment on student learning motivation (t= 3.80, sign 0.00), (2) there was a negative and significant influence of the school environment on student learning motivation (t= -3.00, sign 0.04), and (3) there was a simultaneous influence (together) of the family environment and school environment on student learning motivation (f = 15.83, sign 0.00).Keywords: family cohesiveness; school climate; encouragement to learn
The effects of entrepreneurship training and entrepreneurial practice on entrepreneurial interest Dimas Nurdin Adiwijaya; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i1.108579

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelatihan kewirausahaan dan praktik berwirausaha terhadap minat berwirausaha siswa jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) di SMKN 1 Boyolali. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif kausal-komparatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dari 104 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis regresi linear berganda menunjukkan: (1) pelatihan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (t = 2,79, p < 0,05); (2) praktik berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (t = 6,80, p < 0,05); dan (3) pelatihan kewirausahaan dan praktik berwirausaha secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (F = 112,65, p < 0,05). Koefisien determinasi (adjusted R² = 0,69) menunjukkan bahwa kedua variabel secara kolektif menjelaskan 69% varians minat berwirausaha. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi pelatihan kewirausahaan terstruktur dengan praktik langsung merupakan strategi efektif untuk menumbuhkan minat berwirausaha di lingkungan pendidikan kejuruan. Kata kunci: aktivitas berwirausaha; intensi berwirausaha; lokakarya kewirausahaan; pendidikan kejuruanAbstract: This study examined the effects of entrepreneurship training and entrepreneurial practice on entrepreneurial interest among Office Management and Business Services (MPLB) students at SMKN 1 Boyolali. A quantitative causal-comparative design was employed, with data collected through questionnaires from 104 students selected using proportionate stratified random sampling. Multiple linear regression analysis revealed that: (1) entrepreneurship training had a positive and significant effect on entrepreneurial interest (t = 2.79, p < .05), (2) entrepreneurial practice had a positive and significant effect on entrepreneurial interest (t = 6.80, p < .05), and (3) both variables jointly had a positive and significant effect on entrepreneurial interest (F = 112.65, p < .05). The coefficient of determination (adjusted R² = .69) indicated that both variables collectively explained 69% of the variance in entrepreneurial interest. These findings suggest that integrating structured entrepreneurship training with hands-on practice constitutes an effective strategy for fostering entrepreneurial interest in vocational education settings. Keywords: entrepreneurial activity; entrepreneurial intention; quantitative; entrepreneurship workshop; vocational education
Pengaruh lingkungan sosial dan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi Lisa Dwi Purnomo Putri; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 5 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i5.88725

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh lingkungan sosial terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi; (2) pengaruh prestasi belajar terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi; serta (3) pengaruh lingkungan sosial dan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 83 siswa kelas XII OTKP SMK Negeri 3 Surakarta. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan probability sampling berupa proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif signifikan antara lingkungan sosial dengan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi; (2) terdapat pengaruh positif tidak signifikan antara prestasi belajar dengan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi; serta (3) terdapat pengaruh positif signifikan antara lingkungan sosial dan prestasi belajar dengan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Kata kunci : hasil belajar; hasrat melanjutkan studi; hubungan sosial; kuantitatifAbstract: This study aims to determine: (1) the effect of social environment on interest in continuing studies to college; (2) the effect of learning achievement on interest in continuing studies to college; and (3) the effect of social environment and learning achievement on interest in continuing studies to college. This research is a quantitative research. The sample used was 83 students of class XII OTKP SMK Negeri 3 Surakarta The sampling technique was carried out by probability sampling in the form of proportional random sampling. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The results shows that (1) there is a significant positive influence between social environment and interest in continuing studies to college; (2) there is a positive no significant influence between learning achievement and interest in continuing studies to college; and (3) there is a significant positive influence between social environment and learning achievement with interest in continuing studies to college. Keywords : learning outcomes; desire to continue studies; social relationships; quantitative
Merdeka curriculum implementation barriers: a case study at SMK Wikarya Karanganyar Kiki Rizki Ilmiati; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i6.106439

Abstract

Abstrak: Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan pembelajaran fleksibel dan berpusat pada siswa, namun dalam penerapannya masih ditemui berbagai hambatan di sekolah sehingga diperlukan kajian mendalam mengenai tantangan serta strategi implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kesulitan yang dialami guru di SMK Wikarya Karanganyar dan strategi yang digunakan guru untuk mengatasi kesulitan dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMK Wikarya Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian ini meliputi informan, observasi dan analisis dokumen. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk kesulitan yang dialami guru di SMK Wikarya Karanganyar dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar yaitu kurangnya pemahaman terhadap kurikulum, kesiapan siswa yang belum optimal, keterbatasan sarana dan prasarana, perbedaan karakter dan kemampuan siswa, serta kesulitan dalam penyusunan administrasi pembelajaran. Strateginya antara lain penyesuaian metode mengajar dengan kondisi kelas, kolaborasi dengan sesama guru, pemanfaatan teknologi dan sumber belajar alternatif, asesmen berkelanjutan dan refleksi diri, serta dukungan pelatihan dari pihak sekolah. Kata kunci: asesmen; strategi pembelajaran; tantangan guruAbstract: The Merdeka Curriculum was designed to provide flexible, student-centered learning; however, its implementation in schools continues to encounter various challenges, necessitating comprehensive examination of both obstacles and implementation strategies. This study investigated the difficulties experienced by teachers at SMK Wikarya Karanganyar and the strategies they employed to overcome barriers in implementing the Merdeka Curriculum. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews with 22 participants (1 principal, 1 vice principal for curriculum affairs, 5 department heads, and 15 teachers), classroom observations, and document analysis. Participants were selected through purposive sampling. Data validity was ensured through source and technique triangulation, while analysis employed an interactive model. Findings revealed five primary challenges: limited curriculum understanding, insufficient student readiness, inadequate facilities and infrastructure, diverse student characteristics and abilities, and difficulties in preparing instructional administration. Teachers employed several strategies to address these challenges: adapting teaching methods to classroom conditions, collaborating with colleagues, utilizing technology and alternative learning resources, conducting continuous assessments and self-reflection, and participating in school-supported training programs. These findings contribute to theoretical understanding of curriculum implementation challenges and provide practical implications for professional development, infrastructure support, and policy development in vocational education settings. Keywords: assessment; learning strategy; teacher challenges
Pengaruh sarana prasarana dan persepsi siswa atas metode mengajar guru terhadap minat belajar teknologi perkantoran Yulia Dwi Hotma; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 6 (2024): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i6.90140

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh (1) sarana prasarana terhadap minat belajar, (2) persepsi siswa tentang metode mengajar guru terhadap minat belajar, dan (3) sarana prasarana dan persepsi siswa tentang metode mengajar guru terhadap minat belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif metode korelasional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 85 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala likert. Hasilnya menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh secara positif dan siginifikan pada sarana prasarana terhadap minat belajar teknologi perkantoran pada siswa kelas XI MPLB SMK Negeri 1 Surakarta, dibuktikan dengan nilai t_hitung 2,126 > t_tabel 1,993 dengan nilai signifikansi 0,036 < 0,05 (2) terdapat pengaruh secara positif dan signifikan pada persepsi siswa tentang metode mengajar guru terhadap minat belajar mata pelajaran teknologi perkantoran pada siswa kelas XI MPLB SMK Negeri 1 Surakarta, dibuktikan dengan nilai t_hitung 9,491 > t_tabel 1,993 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 (3) terdapat pengaruh secara positif dan signifikan pada sarana prasarana dan persepsi siswa tentang metode mengajar guru secara bersama-sama terhadap minat belajar teknologi perkantoran pada siswa kelas XI MPLB SMK Negeri 1 Surakarta, yang menunjukkan nilai F_hitung 88,636 > F_tabel 3,15 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.Kata Kunci : fasilitas belajar; metode ajar guru; minatAbstract: This study aims to determine the effect of (1) infrastructure facilities on interest in learning, (2) student perceptions of teacher teaching methods on interest in learning, and (3) infrastructure facilities and student perceptions of teacher teaching methods on interest in learning. This research is a quantitative research correlational method. The number of research samples was 85 people. Data collection used a Likert scale questionnaire. The results show that (1) there is a positive and significant influence on infrastructure facilities on interest in learning office technology in class XI MPLB students of SMK Negeri 1 Surakarta, as evidenced by the value of tcount 2.126> ttable 1.993 with a significance value of 0.036 ttable 1.993 with a significance value of 0.000 < 0.05 (3) there is a positive and significant influence on infrastructure facilities and student perceptions of teacher teaching methods together on interest in learning office technology in class XI MPLB students of SMK Negeri 1 Surakarta, which shows the value of Fcount 88.636 > Ftable 3.15 and a significance value of 0.000 < 0.05.Keywords: learning infrastructure facilities; student perceptions of teaching methods; Interest