Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS MARKETING MIX 7P UNTUK PENCIPTAAN NILAI USAHA BIDANG JASA PADA PROGRAM KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA Ratna Devi Sakuntalawati; Susantiningrum Susantiningrum; Nur Rahmi Akbarini; Dyah Yuni Kurniawati; Bara Yudhistira
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 16 No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v16i1.30395

Abstract

Sampai saat ini tingkat keberhasilan wirausaha mahasiswa di perguruan tinggi berkisar pada 10%-35%. Hal ini memberi makna, bahwa program belum berhasil, akan tetapi tetap ada mahasiswa yang berhasil mengembangkan wirausahanya. Pengembangannya menggunakan strategi bisnis, yaitu marketing mix 7P. Akan tetapi tidak semua indikator dalam setiap komponen marketing mix 7P digunakan sebagai alat mengoptimalkan pengembangan usaha, khususnya jasa. Hal ini dikarenakan mereka belum memperhitungkan penciptaan nilai dan pengestimasian keuntungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan penciptaan nilai dan pengestimasian keuntungan pada setiap komponen marketing mix 7P. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh menggambarkan bahwa penciptaan nilai agar lebih banyak konsumen menggunakan jasa, pada setiap komponen, berbeda-beda fokusnya. Demikian juga dengan pengestimasian keuntungan, fokus keuntungan yang berkaitan keuntungan jangka pendek maupun jangka panjang juga berbeda-beda. Akan tetapi semua tetap berfokus pada hubungannya dengan konsumen baik itu yang komunikatif maupun yang efektif di pasar sasaran. Hasil penelitian ini telah sesuai dengan pernyataan Jelasi bahwa penciptaan nilai penting bagi pelaku usaha memperoleh laba. Ketika nilai sudah diciptakan maka akan terbentuk manfaat konsumen. Kesimpulan dari penelitian ini, penciptaan nilai dibuat untuk menjangkau sekaligus mempertahankan pelanggan, panduan melaksanakan usaha, untuk menawarkan usaha dan panduan manfaatkan sumberdaya fisik maupun manusia. Pengestimasian keuntungan berguna untuk memprediksi fokus keuntungan yang ingin dicapai, jangka pendek maupun jangka panjang.
Penyuluhan Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik di Tempat Pembuangan Sampah Dusun Bulu Desa Jaten Karanganyar Susantiningrum Susantiningrum; Erika Dhantylistyanti Ariyanti; M. Mumtazul Fikri Nurfiansyah; Nadya Elvira
Etos : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Etos: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/etos.v3i2.493

Abstract

This community service activity aims to improve the knowledge and skills of the community around the Bulu Village garbage dump, Jaten Village in sorting organic and inorganic waste. Service activities are carried out through focus group discussions, counseling, procurement of trash cans, evaluation of activities, as well as online and offline reporting. The participation and enthusiasm of the representatives of each Neighbourhood and Hamlet in the activity was very good, the partner groups, namely village-owned enterprises and Jaten Urban Village actively contributed in providing training needs and actively shared experiences in processing waste. The impact of community outreach activities is that they realize the importance of sorting waste from the smallest organizational structure and are able to apply it in their daily lives so that it is hoped that waste processing at Bulu Village garbage dump, Jaten Village can be controlled properly. Extension activities for sorting organic and inorganic waste in Bulu Village, Jaten Village is very useful and is expected to be sustainable. Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat sekitar tempat pembuangan sampah Dusun Bulu, Desa Jaten dalam melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui metode focus group discussion, penyuluhan, pengadaan tong sampah, evaluasi kegiatan, serta pelaporan yang dilaksanakan secara daring maupun luring. Partisipasi dan antusiasme perwakilan masing-masing RT dan RW dalam kegiatan sangat baik, kelompok mitra yaitu pihak BUMDES dan Kelurahan Desa Jaten berkontribusi aktif dalam pengadaan keperluan pelatihan serta aktif berbagi pengalaman dalam mengolah sampah. Dampak dari kegiatan penyuluhan masyarakat menyadari akan pentingnya pemilahan sampah dari susunan organisasi terkecil serta mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya sehingga diharapkan pengolahan sampah di TPS Dusun Bulu Desa Jaten dapat dikendalikan dengan baik. Kegiatan penyuluhan pemilahan sampah organik dan anorganik di Dusun Bulu, Desa Jaten sangat bermanfaat dan diharapkan dapat berkelanjutan.
Peningkatan Manajemen LPKK Puteri Mandiri melalui Implementasi Manajemen Keuangan Susantiningrum Susantiningrum; Irsyadul Ibad; Nur Rahmi Akbarini; Dyah Yuni Kurniawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.21 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4361

Abstract

Lembaga Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Puteri Mandiri telah berdiri pada tahun 2011 di Desa Jendi Kecamtan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Usaha yang dijalankan yaitu pembuatan getuk goreng, jamu-jamuan, jamur krispi, tempe kripik, dan lain-lain. Selama Sembilan tahun berdiri, administrasi yang dilakukan di LPKK Puteri Mandiri masih mengandalkan pencatatan keuangan secara manual. Hal tersebut mengakibatkan sering terjadi ketidaksesuaian antara pencatatan dengan kondisi riil keuangan yang dikarenakan salah dalam menghitung secara manual. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan manajemen khususnya keuangan dengan menggunakan aplikasi keuangan sederhana. Implementasi aplikasi keuangan tersebut diharapkan mampu (1) Meningkatkan kemampuan pengurus dalam menggunakan aplikasi keuangan sederhana, (2) Meningkatkan kerapian dan ketertiban administrasi keuangan, (3) Menyusun laporan keuangan mengacu pada ketentuan dasar-dasar ilmu akuntansi. Metode pelaksanaan yaitu in-class dengan konsep pemberdayaan masyarakat. Adapun kegiatan pemberdayaan yang diberikan yaitu pelatihan manajemen keuangan secara manual dan aplikasi, pemberian buku administrasi keuangan (manual), serta pendampingan manajemen keuangan. Hasil yang diperoleh yaitu terjadinya peningkatan kemampuan pengurus dan anggota dalam menggunakan pencatatan keuangan sederhana, peningkatan kerapian dan ketertiban administrasi keuangan hingga tersusunnya laporan keuangan yang mengacu pada ketentuan dasar-dasar ilmu akuntansi. tersedianya dokumen keuangan fisik berupa dokumen nota penjualan. Sehingga dapat disimpulkan bawha kegiatan yang diberikan sangat bermanfaat bagi LPKK Putri Mandiri.
PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKKwu di SMKN 1 KARANGANYAR PADA MASA PANDEMI Anisa Nur Mutmainah; Wiedy Murtini; Susantiningrum Susantiningrum
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 17 No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v17i1.34542

Abstract

Pendidikan menjadi hal penting dalam penciptaan sumber daya manusia yang berkompeten dan berkualitas. Salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh individu untuk meningkatkan kualitasnya adalah keterampilan kewirausahaan. Proporsi pembelajaran kewirausahaan sebaiknya lebih banyak praktik daripada teori, namun demikian, sejak terjadinya pandemi covid-19 format pembelajaran berubah dengan adanya kebijakan pembelajaran jarak jauh. Kegiatan praktik sangat minim, serta keterbatasan untuk berkegiatan secara berkelompok juga mengakibatkan penurunan hasil belajar. Kondisi tersebut terjadi di SMK Negeri 1 Karanganyar yang mengalami penurunan hasil belajar mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKKwu) yang cukup drastis. Melalui penelitian kuantitatif korelasional ini didapatkan hasil bahwa secara positif dan signifikan motivasi belajar (X1) berpengaruh terhadap hasil belajar mata pelajaran PKKwu masa pandemi (Y) yang dibuktikan dengan hasil thitung 7,608 > ttabel 1,971 dan signifikansi 0,000 < 0,05; (2) disiplin belajar (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran PKKwu di masa pandemi (Y) yang dapat dibuktikan dengan hasil thitung 4,625 > ttabel 1,971 dan signifikansi 0,000 < 0,05; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan antara motivasi belajar (X1) dan disiplin belajar (X2) terhadap hasil belajar mata pelajaran PKKwu di masa pandemi yang dibuktikan dengan hasil Fhitung 88,095 > Ftabel 3,036 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Perolehan R Square (R2) pada model summary ialah 0,441. Hal ini mempunyai arti sebanyak 44,1% motivasi dan disiplin belajar memberikan pengaruh terhadap hasil belajar mata pelajaran PKKwu.
KEWIRAUSAHAAN BERBASIS KOMUNITAS PADA DESA WISATA EDUKASI BATIK PILANG, DESA PILANG KABUPATEN SRAGEN Ratna Devi Sakuntalawati; Susantiningrum Susantiningrum; Nur Rahmi Akbarini; Dyah Yuni Kurniawati
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 17 No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v17i1.34852

Abstract

Peraturan Desa Pilang No. 1 Tahun 2017 terdapat tujuan BUMDes yang memiliki kesamaan sebagai unsur pembentuk kewirausahaan berbasis komunitas. Sejak berdirinya pada tahun 2018, telah memiliki unit usaha yaitu usaha air bersih dan jaringan wifi. Usaha ini dapat memenuhi kebutuhan komunitas. Akan tetapi dalam pengelolaannya masih dilakukan oleh lembaga. Komunitas belum ikut berpartisipasi dalam kegiatan kewirausahaan. Keberhasilan unit usaha tersebut, mendorong perintisan unit usaha yang lain, yaitu usaha wisata edukasi batik Pilang. Pada masa perintisan ini juga belum nampak keterlibatan komunitas. Tata kelola yang dilakukan BUMDes seharusnya kewirausahaan berbasis komunitas, jika ditinjau dari tujuan yang telah dicanangkan. Akan tetapi sampai saat ini tata kelola yang dilakukan masih mengikuti model kewirausahaan berbasis individu yaitu Lembaga BUMDes. Oleh sebab itu perlu diteliti, bagaimana keberjalanan kewirausahaan berbasis komunitas di BUMDes desa Pilang. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi keberjalanan kewirausahaan berbasis kekomunitasan. Untuk mencapai tujuan penelitian, digunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan rancangan penelitian kualitatif. Sampel diambil dari sebagian pemangku kepentingan BUMDes. Teknik pengambilan sampel secara purposive, data dikumpulkan menggunakan interview guide dalam sebuah FGD. Lokasi penelitian di desa Pilang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan usaha oleh BUMDes belum menggunakan kewirausahaan berbasis komunitas. Kajian dengan theory of community base entrepreneurship dan teori embeddedness pada hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan usaha belum ditandai dengan ketergantungan pada partisipasi komunitas. Tindakan ekonomi belum terbentuk dari kekuatan-kekuatan sosial secara maksimal. Simpulan dari penelitian, bahwa keberjalanan kewirausahaan berbasis komunitasbelum dilakukan dalam tata kelola usaha BUMDes.
Membangun Desa Melalui Pendidikan di Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah Susantiningrum Susantiningrum; Diah Ayu Widya Wati; Mahendra Arya Wisnu Pradana; Ayu Deviani Cahyaningtiyas; Anis Suci Fitriyani; Ima Aprilia Harkristuti; Nur Isnaini Hanifah; Clara Dhiya Arabella; Adinda Khansa Khairunnisa; Muhammad Rofiq Afifi; Sheila Desita Mahardani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JAMSI - September 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.950

Abstract

Berdasarkan fenomena di lapangan dapat diperoleh beberapa permasalahan yang terjadi di Kelurahan Gajahan antara lain kurangnya pemahaman anak-anak tentang bentuk perilaku bullying, rendahnya tingkat literasi warga setempat serta kurang terawatnya Pojok Baca Kelurahan Gajahan. Maka dari itu, tim pengabdian masyarakat masyarakat berusaha melakukan sebuah terobosan baru berupa peningkatan kualitas pendidikan, kompetensi anak, dan produktivitas kegiatan masyarakat di Kelurahan Gajahan melalui tiga program kerja utama yaitu 1) Gajahan Cerdas: Meningkatkan Literasi melalui Efisiensi Peminjaman Buku di Pojok Baca Kelurahan Gajahan, 2) Anak Gajahan Anti-Bullying: Sosialisasi Pencegahan Perilaku Bullying, 3) S-Class (Kelas Sains Sederhana). Metode pelaksanaan kegiatan membangun desa lewat asistensi mengajar atau pendidikan dilakukan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode Juli-Agustus 2023. Hasil yang dicapai adalah 1) Gajahan Cerdas: terciptanya sistem informasi daftar buku dan Pojok Baca meningkat kualitasnya sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan antusisme membaca di Pojok Baca. 2) Anak Gajahan Anti Bullying: meningkatnya moral siswa yang dibuktikan dengan pengakuan mereka besera janji untuk tidak berperilaku buruk. 3) S-Class: meningkatnya kompetensi dan kreativitas anak yang dibuktikan dari pengakuan mereka untuk mempraktikan eksperimen yang serupa di rumah.
Peningkatan Manajemen LPKK Puteri Mandiri melalui Implementasi Manajemen Keuangan Susantiningrum Susantiningrum; Irsyadul Ibad; Nur Rahmi Akbarini; Dyah Yuni Kurniawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4361

Abstract

Lembaga Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Puteri Mandiri telah berdiri pada tahun 2011 di Desa Jendi Kecamtan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Usaha yang dijalankan yaitu pembuatan getuk goreng, jamu-jamuan, jamur krispi, tempe kripik, dan lain-lain. Selama Sembilan tahun berdiri, administrasi yang dilakukan di LPKK Puteri Mandiri masih mengandalkan pencatatan keuangan secara manual. Hal tersebut mengakibatkan sering terjadi ketidaksesuaian antara pencatatan dengan kondisi riil keuangan yang dikarenakan salah dalam menghitung secara manual. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan manajemen khususnya keuangan dengan menggunakan aplikasi keuangan sederhana. Implementasi aplikasi keuangan tersebut diharapkan mampu (1) Meningkatkan kemampuan pengurus dalam menggunakan aplikasi keuangan sederhana, (2) Meningkatkan kerapian dan ketertiban administrasi keuangan, (3) Menyusun laporan keuangan mengacu pada ketentuan dasar-dasar ilmu akuntansi. Metode pelaksanaan yaitu in-class dengan konsep pemberdayaan masyarakat. Adapun kegiatan pemberdayaan yang diberikan yaitu pelatihan manajemen keuangan secara manual dan aplikasi, pemberian buku administrasi keuangan (manual), serta pendampingan manajemen keuangan. Hasil yang diperoleh yaitu terjadinya peningkatan kemampuan pengurus dan anggota dalam menggunakan pencatatan keuangan sederhana, peningkatan kerapian dan ketertiban administrasi keuangan hingga tersusunnya laporan keuangan yang mengacu pada ketentuan dasar-dasar ilmu akuntansi. tersedianya dokumen keuangan fisik berupa dokumen nota penjualan. Sehingga dapat disimpulkan bawha kegiatan yang diberikan sangat bermanfaat bagi LPKK Putri Mandiri.