Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penjadwalan Kunjungan Salesman Divisi Kao Indonesia Pada Pt Kunci Sukses Abadi Menggunakan Integer Linear Programming Untuk Meningkatkan Pencapaian Distribusi Produk Handayani, Fiet Diana; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Muttaqin, Prafajar Suksessanno
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—PT. KSA merupakan salah satu distributor dengan wilayah penyebaran distribusi yang cukup luas. Pada divisi Kao Indonesia Terdapat 2470 retailer yang bekerja sama dengan PT. KSA. Namun di tahun 2021 divisi tersebut berdasarkan laporan hasil monitoring distribusi produk bulan Januari sampai dengan Oktober 2021 belum dapat mencapai target pendistribusian produknya. Hal tersebut dikarenakan salesman kurang memaksimalkan waktu kerja nya dikarenakan belum adanya penjadwalan kunjungan salesman dalam mempromosikan dan mendistribusikan produk pada divisi Kao Indonesia. Traveling Salesman Problem (TSP) merupakan suatu permasalahan penentuan rute kendaraan dengan mencari jarak tempuh minimum dari titik awal menuju semua titik tujuan dan kembali lagi pada titik awal dengan asumsi bahwa semua titik tujuan yang akan dilalui hanya dikunjungi sebanyak satu kali untuk memperoleh rute optimal distribusi produk. Pada penelitian ini digunakan model Integer Linear Programming dalam pemecahan masalah. Tolak ukur yang digunakan pada metode ini adalah jarak antar kantor dan kecamatan dan antar kecamatan pada masing-masing area wilayah cakupan. Hasil penelitian menunjukan bahwa model Integer Liniear Programming memiliki output effisiensi rute dan jarak tempuh dan hasilnya efektif jika digunakan menjadi jadwal kunjungan pada 24 hari kerja. Kata kunci — penjadwalan, distribusi, traveling salesman problem, integer linear programming
Perancangan Kebijakan Persediaan Bahan Baku Sodium Perchlorate dan Decision Support System Berbasis VBA Menggunakan Metode Continuous Review (r, Q) Untuk Meminimasi Biaya Persediaan di PT XYZ Putra, Kresna Nurfajri Setya; Yulianti, Femi; Muttaqin, Prafajar Suksessanno
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT XYZ merupakan perusahaan yang berada di Subang, Jawa Barat. Perusahaan ini merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang industri strategis yang menyediakan layanan bahan peledak terpadu untuk sektor pertambangan umum, kuari dan konstruksi, migas serta untuk pertahanan. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah mengenai persediaan bahan baku sodium perchlorate yang mengalami overstock Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian tugas akhir perancangan kebijakan persediaan bahan baku sodium perchlorate dan decision support system berbasis VBA menggunakan metode continuous review (r, Q) untuk meminimasi biaya persediaan di PT XYZ dengan tujuan mengoptimalisasi kuantitas barang pada saat melakukan pengisian ulang persediaan sehingga dapat meminimasi jumlah overstock dan meminimasi biaya persediaan. Maka, dapat disimpulkan bahwa hasil dari tugas akhir ini dapat meminimasi total biaya persediaan dari kondisi aktual yang ada pada perusahaan. Disarankan untuk melakukan pengkajian lebih lanjut mengenai hasil penelitian tugas akhir ini.Kata kunci- sodium perchlorate, overstock, backorder, persediaan bahan peledak, continuous review, biaya persediaan
Perancangan Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Dengan Menggunakan Metode Supply Chain Operations Reference (Scor) Dan Analytical Hierarchy Process (Ahp) Di Pt X Hasari , Fadhil Ahmad; Sriwana, Iphov Kumala; Muttaqin, Prafajar Suksessanno
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT X adalah sebuah perusahaan distributor alatberat yang memiliki jaringan luas di seluruh Indonesia. Salahsatu faktor kunci keberhasilan dalam penjualan alat beratadalah kemampuan untuk memberikan layanan purna jualyang komprehensif, termasuk penyediaan suku cadang untukperbaikan dan pemeliharaan alat berat pelanggan. PT Xmemiliki beberapa permasalahan yang menyebabkan tidakefektifnya kinerja rantai pasok yang terjadi di perusahaan. PTX memiliki beberapa permasalahan yaitu terdapatnya gapwaktu keterlambatan pada produk scania dengan target di PTX. Kemudian proses aliran rantai pasok yang belum efektifmengakibatkan sales performance pada perusahaan tidakmencapai target. Penelitian ini memiliki tujuan untukmenentukan bobot prioritas KPI dan melakukan analisisevaluasi KPI secara lebih mendalam denganmempertimbangkan bobot prioritasnya, terutama dalamkonteks peningkatan kinerja rantai pasok di masa depan.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalahmenggunakan model Supply Chain Operation Reference(SCOR). Secara umum, performa perusahaan telah mencapaitingkat yang memadai, dengan mencapai agregat sebesar51,25%. Dalam analisis ini, terdapat 8 KPI yang menunjukkanhasil yang kurang memuaskan dengan warna merah, 6 KPIlainnya menunjukkan hasil yang sedang dengan warna kuning,dan 5 KPI menunjukkan performa yang baik dengan warnahijau, berdasarkan rentang pencapaian nilai yang telahditetapkan dalam sistem traffic light. Kata kunci — Key Performance Indicators (KPIs), SupplyChain Management, Supply Chain Operations Reference(SCOR) Model, Sistem Pengukuran Kinerja
Penentuan Rute yang Optimal pada CV Uli Menggunakan Integer Linear Programming untuk Dapat Mencapai Target Jumlah Kunjungan Salesman Ritonga, Gheacinta Audrey; Muttaqin, Prafajar Suksessanno; Novitasari, Nia
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v2i1.7451

Abstract

CV ULI adalah salah satu distributor tepung panirdi pulau Sumatera yaitu Palembang, Jambi, Padang, Pekanbaru,Sumatera Utara dan Aceh. Namun dari beberapa wilayah yang dicakup oleh CV ULI, Sumatera Utara terutama Kota Medan belumdapat mencapai target. Faktor utama penyebab tidak tercapainyatarget distribusi adalah penjualan/distribusi produk belummaksimal dan mapping area dan time territory management yangbelum memadai penelitian ini mempunyai rumusan masalah yaitupenentuan rute yang optimal pada CV ULI untuk dapat memenuhitarget yang sudah ditentukan. Pengumpulan data dilakukanmelalui studi lapangan di CV ULI dan studi literatur, dimanasumber data primer didapatkan dari perusahaan dan datasekunder didapatkan dari google maps terkait jarak, waktu dantitik lokasi outlet. Dibantu dengan model Vehicle RoutingProblem (VRP) dengan pendekatan Integer Linear Programming(ILP) menggunakan VRPy, didapatkan bahwa perancangan yangdilakukan dengan penentuan rute yang optimal sehinggakendaraan dapat mengunjungi semua titik lokasi pelanggandengan waktu kerja menghasilkan tidak hanya dapat mencapaitarget yang sudah ditentukan tetapi juga meningkat sebesar 61%dari persentase pencapaian sebelumnya sehingga dapat menjadipertimbangan untuk CV ULI dapat mengimplementasikanperancangan yang telah dilakukan.
Factors Influencing Readiness towards Halal Logistics among Food and Beverages Industry in the Era of E-Commerce in Indonesia Muttaqin, Prafajar Suksessanno; Setyawan, Erlangga Bayu; Novitasari, Nia
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.7.3.2055

Abstract

Based on Global Islamic Economy Indicator 2019/2020 report, Indonesia is in the fourth position globally as a country that uses a Sharia economic system. Seeing Indonesia's opportunities, it should be able to act as a regional and global halal hub. Efforts to encourage the halal industry through strengthening the halal value chain are one of the strategies to encourage Indonesia to become a global halal hub player. This study utilizes the structural equation modeling to examine relationships among key factors affecting readiness towards halal logistics in the food and beverages industry in Indonesia. 13 key factors are confirmed with measurement-model results, including (1) Cleanliness, (2) Safety, (3) Islamic Dietary Law, (4) Physical Segregation, (5) Material Handlings, (6) Storage and Transport, (7) Packaging and Labelling, (8) Ethical Practices, (9) Training and Personnel, (10) Resource Availability, (11) Innovative Capability, (12) Marketing Performance, (13) Financial Performance. The population in this study is in the food and beverage industries, especially in Semarang, Yogyakarta, Malang, and Surabaya. Cluster random sampling was used in this research with as many as 150 sample respondents. A survey with an online questionnaire was conducted in this research. The structural-model results reveal directions of relationships among key factors. Resource availability, training and personnel, and innovative capability are the most important factor in halal supply chain readiness. Further research can focus on other industrial sectors, such as fashion and tourism, as stated in the 2019-2024 Indonesian Sharia Economic Masterplan
Implementasi Produk Portabel Berbasis IoT dan Renewable Energy untuk Pengawasan Kandungan Tanah Sriwana, Iphov Kumala; Muttaqin, Prafajar Suksessanno; Sumargo, Seto; Ferdin, Muhamad; Hedri, Aliyus; Sudanasto, Bagas; Faoziyah, Hilaliyah Ayu; Rutama, Nadhif Althafu; Aisyah, Shira Nur
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 8, No 1 (2025): DEsember 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v8i1.5081

Abstract

Kelompok Tani Hutan Mencil Lestari, mempunyai anggota 30 petani dan merupakan salah satu kelompok tani di Desa Cihawuk yang berkontribusi sebesar 70% terhadap perekonomian masyarakat dengan komoditas unggulannya adalah Kentang. Beberapa tahun terakhir, kualitas hasil panen petani mengalami penurunan karena terjadinya penurunan tingkat kesuburan tanah. PH lahan pertanian di desa cihawuk memiliki tingkat kemasaman cukup tinggi sehingga berdampak terhadap rendahnya penyerapan kandungan unsur NPK. Tujuan pelaksanaan kegiatan abdimas adalah untuk meningkatkan kemampuan petani hortikultura di Desa Cihawuk agar mampu meningkatkan kualitas panennya dengan mengukur analisis unsur hara tanah menggunakan produk inovatif TOMOT yang sangat mudah digunakan dan ramah lingkungan. Tahapan yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Berdasarkan hasil penerapan TOMOT, dapat diperoleh kesimpulan bahwa TOMOT sangat mudah digunakan di wilayah Kelompok Tani Hutan Mencil Lestari,mampu membantu petani untuk mengetahui kadar kesuburan tanah sehingga mampu mengukur besarnya penggunaan pupuk NPK. Penggunaan TOMOT juga membantu petani dalam pemahaman dan keterampilan mengoperasikan teknologi IoT menuju Smart Farming. Dengan demikian, kegiatan ini dapat memberikan dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani serta kontribusi pada pembangunan pertanian cerdas di Indonesia. Kata kunci: Hortikultura, IoT, Smart Farming, TOMOT
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGISIAN ULANG YANG OPTIMAL PADA GONDOLA MENGGUNAKAN METODE NON-LINEAR INTEGER PROGRAMMING PADA SUPERMARKET XYZ Prafajar Suksessanno Muttaqin; Erlangga Bayu Setyawan; Nia Novitasari; Aulia Dihas Zahira; Yoara Damar Puspasari; Dhea Cantika Febriyanti; Denisse Michelle Gunawan
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 1 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v6i1.7903

Abstract

Supermarket XYZ menghadapi tantangan serius yang mempengaruhi profitabilitasnya. Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor utama yang menyebabkan penurunan profit dalam supermarket. Faktor-faktor tersebut meliputi stock out (kehabisan stok), biaya display yang tinggi, investasi tinggi dalam inventory (persediaan), biaya pemesanan yang tinggi, dan biaya penyimpanan yang tinggi. Penelitian ini dilakukan melalui analisis data historis dari Supermarket XYZ, termasuk catatan tentang tingkat stok yang tidak mencukupi, biaya pengeluaran untuk display produk, investasi dalam persediaan, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa stock out secara konsisten mengakibatkan hilangnya penjualan dan pelanggan yang kecewa. Biaya display yang tinggi, meskipun memberikan tampilan produk yang menarik, telah meningkatkan biaya operasional supermarket tanpa pencapaian yang seimbang dalam peningkatan penjualan. Investasi yang tinggi dalam persediaan menyebabkan dana yang terikat dalam stok yang tidak produktif, sementara biaya pemesanan yang tinggi dan biaya penyimpanan yang tinggi membebani profitabilitas dengan cara yang signifikan. Berdasarkan permasalahan yang dimiliki oleh Supermarket XYZ maka dilakukan pemaksimalan penggunaan gondola. Kegiatan abdimas ini dilakukan untuk memberikan usulan pengisiian ulang gondola dengan menggunakan metode Nonlinear Integer Programming yang bertujuan untuk memaksimalkan total net profit pada Supermarket XYZ. Adapun hasil penerapan metode usulan adalah total produk di display dan total produk yang ditampilkan pada showroom.