Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Perancangan Kebijakan Persediaan Bahan Baku Sodium Perchlorate dan Decision Support System Berbasis VBA Menggunakan Metode Continuous Review (r, Q) Untuk Meminimasi Biaya Persediaan di PT XYZ Putra, Kresna Nurfajri Setya; Yulianti, Femi; Muttaqin, Prafajar Suksessanno
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT XYZ merupakan perusahaan yang berada di Subang, Jawa Barat. Perusahaan ini merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang industri strategis yang menyediakan layanan bahan peledak terpadu untuk sektor pertambangan umum, kuari dan konstruksi, migas serta untuk pertahanan. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah mengenai persediaan bahan baku sodium perchlorate yang mengalami overstock Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian tugas akhir perancangan kebijakan persediaan bahan baku sodium perchlorate dan decision support system berbasis VBA menggunakan metode continuous review (r, Q) untuk meminimasi biaya persediaan di PT XYZ dengan tujuan mengoptimalisasi kuantitas barang pada saat melakukan pengisian ulang persediaan sehingga dapat meminimasi jumlah overstock dan meminimasi biaya persediaan. Maka, dapat disimpulkan bahwa hasil dari tugas akhir ini dapat meminimasi total biaya persediaan dari kondisi aktual yang ada pada perusahaan. Disarankan untuk melakukan pengkajian lebih lanjut mengenai hasil penelitian tugas akhir ini.Kata kunci- sodium perchlorate, overstock, backorder, persediaan bahan peledak, continuous review, biaya persediaan
Perancangan Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Dengan Menggunakan Metode Supply Chain Operations Reference (Scor) Dan Analytical Hierarchy Process (Ahp) Di Pt X Hasari , Fadhil Ahmad; Sriwana, Iphov Kumala; Muttaqin, Prafajar Suksessanno
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT X adalah sebuah perusahaan distributor alatberat yang memiliki jaringan luas di seluruh Indonesia. Salahsatu faktor kunci keberhasilan dalam penjualan alat beratadalah kemampuan untuk memberikan layanan purna jualyang komprehensif, termasuk penyediaan suku cadang untukperbaikan dan pemeliharaan alat berat pelanggan. PT Xmemiliki beberapa permasalahan yang menyebabkan tidakefektifnya kinerja rantai pasok yang terjadi di perusahaan. PTX memiliki beberapa permasalahan yaitu terdapatnya gapwaktu keterlambatan pada produk scania dengan target di PTX. Kemudian proses aliran rantai pasok yang belum efektifmengakibatkan sales performance pada perusahaan tidakmencapai target. Penelitian ini memiliki tujuan untukmenentukan bobot prioritas KPI dan melakukan analisisevaluasi KPI secara lebih mendalam denganmempertimbangkan bobot prioritasnya, terutama dalamkonteks peningkatan kinerja rantai pasok di masa depan.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalahmenggunakan model Supply Chain Operation Reference(SCOR). Secara umum, performa perusahaan telah mencapaitingkat yang memadai, dengan mencapai agregat sebesar51,25%. Dalam analisis ini, terdapat 8 KPI yang menunjukkanhasil yang kurang memuaskan dengan warna merah, 6 KPIlainnya menunjukkan hasil yang sedang dengan warna kuning,dan 5 KPI menunjukkan performa yang baik dengan warnahijau, berdasarkan rentang pencapaian nilai yang telahditetapkan dalam sistem traffic light. Kata kunci — Key Performance Indicators (KPIs), SupplyChain Management, Supply Chain Operations Reference(SCOR) Model, Sistem Pengukuran Kinerja
Penentuan Rute yang Optimal pada CV Uli Menggunakan Integer Linear Programming untuk Dapat Mencapai Target Jumlah Kunjungan Salesman Ritonga, Gheacinta Audrey; Muttaqin, Prafajar Suksessanno; Novitasari, Nia
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v2i1.7451

Abstract

CV ULI adalah salah satu distributor tepung panirdi pulau Sumatera yaitu Palembang, Jambi, Padang, Pekanbaru,Sumatera Utara dan Aceh. Namun dari beberapa wilayah yang dicakup oleh CV ULI, Sumatera Utara terutama Kota Medan belumdapat mencapai target. Faktor utama penyebab tidak tercapainyatarget distribusi adalah penjualan/distribusi produk belummaksimal dan mapping area dan time territory management yangbelum memadai penelitian ini mempunyai rumusan masalah yaitupenentuan rute yang optimal pada CV ULI untuk dapat memenuhitarget yang sudah ditentukan. Pengumpulan data dilakukanmelalui studi lapangan di CV ULI dan studi literatur, dimanasumber data primer didapatkan dari perusahaan dan datasekunder didapatkan dari google maps terkait jarak, waktu dantitik lokasi outlet. Dibantu dengan model Vehicle RoutingProblem (VRP) dengan pendekatan Integer Linear Programming(ILP) menggunakan VRPy, didapatkan bahwa perancangan yangdilakukan dengan penentuan rute yang optimal sehinggakendaraan dapat mengunjungi semua titik lokasi pelanggandengan waktu kerja menghasilkan tidak hanya dapat mencapaitarget yang sudah ditentukan tetapi juga meningkat sebesar 61%dari persentase pencapaian sebelumnya sehingga dapat menjadipertimbangan untuk CV ULI dapat mengimplementasikanperancangan yang telah dilakukan.
Factors Influencing Readiness towards Halal Logistics among Food and Beverages Industry in the Era of E-Commerce in Indonesia Muttaqin, Prafajar Suksessanno; Setyawan, Erlangga Bayu; Novitasari, Nia
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.7.3.2055

Abstract

Based on Global Islamic Economy Indicator 2019/2020 report, Indonesia is in the fourth position globally as a country that uses a Sharia economic system. Seeing Indonesia's opportunities, it should be able to act as a regional and global halal hub. Efforts to encourage the halal industry through strengthening the halal value chain are one of the strategies to encourage Indonesia to become a global halal hub player. This study utilizes the structural equation modeling to examine relationships among key factors affecting readiness towards halal logistics in the food and beverages industry in Indonesia. 13 key factors are confirmed with measurement-model results, including (1) Cleanliness, (2) Safety, (3) Islamic Dietary Law, (4) Physical Segregation, (5) Material Handlings, (6) Storage and Transport, (7) Packaging and Labelling, (8) Ethical Practices, (9) Training and Personnel, (10) Resource Availability, (11) Innovative Capability, (12) Marketing Performance, (13) Financial Performance. The population in this study is in the food and beverage industries, especially in Semarang, Yogyakarta, Malang, and Surabaya. Cluster random sampling was used in this research with as many as 150 sample respondents. A survey with an online questionnaire was conducted in this research. The structural-model results reveal directions of relationships among key factors. Resource availability, training and personnel, and innovative capability are the most important factor in halal supply chain readiness. Further research can focus on other industrial sectors, such as fashion and tourism, as stated in the 2019-2024 Indonesian Sharia Economic Masterplan
Intelligent Warehouse Picking Improvement Model for e-Logistics Warehouse Using Single Picker Routing Problem and Wave Picking Diah Damayanti, Dida; Novitasari, Nia; Bayu Setyawan, Erlangga; Suksessanno Muttaqin, Prafajar
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.6.2.1006

Abstract

Abstract— The development and use of technological innovations have changed people's behavior from an industrial society to an information society. It can be seen in the increase in people's consumption patterns from trading through physical stores (offline) to trading through electronic systems, often referred to as e-commerce. Logistics services are distribution actors in the downstream line which are tasked with delivering products from the fulfillment center from e-commerce to the end customer. The uncertainty of the number of requests is the biggest challenge for logistics service players. The growth of e-commerce has also led to an increase in sales volume in e-commerce which has given rise to a new generation of warehouses that are specifically tailored to the special needs of online retailers who directly serve the demands of end-customers in the business-to-consumer (B2C) segment. Traditional warehousing systems cannot handle orders with the characteristics of many transactions but smaller sizes. In addition, warehouses that handle e-commerce are also required to have a fast process in the warehouse because shipments must be made on the same day. In this study, the author aims to perform calculations to find the optimal order picking time in the warehouse, so orders in e-commerce can be processed faster by comparing the picking process time using ordinary Single Picker Routing Problem (SPRP) and combined with the concept of wave picking using Genetic Algorithm (GA). Based on a theoretical study in this paper, the combination between SPRP and wave picking can reduce 42.28% picking time. 
MODEL SCHEDULING OPTIMIZATION WORKFORCE MANAGEMENT PADA KOMUNITAS UMKM FOOD AND BEVERAGES DALAM MENGOPTIMALKAN PENGGUNAAN PEGAWAI PASCA COVID-19 Prafajar Suksessanno Muttaqin; Erlangga Bayu Setyawan; Muhammad Nashir Ardiansyah; Feren Sahda Athiefa; Satriana Rasmaydiwa Sekarjatiningrum
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7081

Abstract

Pandemi Covid saat ini telah memasuki masa pemulihan di berbagai negara yang ditunjukan dengan adanya program pada setiap aspek dari setiap negara. Pada sisi ekonomi, pemerintah Indonesia meluncurkan sejumlah langkah stimulus untuk mendukung pemulihan. Paket stimulus ekonomi diberikan kepada sektor-sektor yang terdampak langsung oleh pandemi, seperti pariwisata, perhotelan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah khususnya pada sektor kuliner. Di sisi lain sektor kuliner juga menjadi fokus perhatian, yang mana UMKM juga sudah terbukti sebagai salah satu sektor yang cukup terdampak namun dapat segera bangkit dari pandemi yang terjadi beberapa tahun sebelumnya. Salah satu fokus pada pengabdian ini adalah Kota Bandung sebagai Ibukota Provinsi Jawa Barat, yang mana menjadi salah satu Provinsi dengan jumlah penyintas covid terbanyak di Indonesia. Pada kegiatan pengabdian masyarakat dengan topik Model Scheduling Optimization Workforce Management dilakukan di cloud kitchen yang merupakan konsep bisnis yang bergerak di bidang pembuatan serta penjualan makanan dan minuman. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan memperkaya wawasan khususnya pada implementasi Model Scheduling Optimization Workforce Management dalam pemulihan pasca Covid-19 dalam membantu para UMKM kuliner jika terdapat permintaan pembelian produk secara tiba-tiba, maka pelaku usaha UMKM dapat mengetahui berapa jumlah karyawan lepas yang dapat membantu sehingga proses pembuatan makanan hingga pengemasan dapat lebih cepat dibandingkan kondisi saat ini. Hal ini dilakukan agar mencegah terjadinya pembatalan pesanan makanan baik pemesanan secara langsung maupun melalui aplikasi.
PENDAMPINGAN KEGIATAN PEMETAAN KOMODITAS PERTANIAN DI KABUPATEN BANDUNG BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Prafajar Suksessanno Muttaqin; Erlangga Bayu Setyawan; Nia Novitasari; Seto Sumargo; Yodi Nurdiansyah; Dinda Raisa Bilqisti; Mochamad Rafly
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7095

Abstract

Sektor pertanian di Kabupaten Bandung merupakan salah satu sektor andalan dan masuk dalam empat besar penyumbang PDRB terbesar setelah industri pengolahan, perdagangan besar dan konstruksi. Pemerintah saat ini mengarahkan pembangunan pertanian berdasarkan keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif berbasis kawasan agar pelaksanaan, pengelolaan, pengawasan dan evaluasinya berjalan efektif dan efisien serta hasilnya masif dan mampu mendorong industri berbasis pertanian. Penetapan kawasan diperlukan untuk memudahkan dalam penumbuhan dan pengembangan kawasan pertanian berbasis agribisnis mulai dari penyediaan sarana produksi, budidaya, pengolahan pasca panen dan pemasaran serta kegiatan pendukungnya secara terpadu, terintegrasi dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, masyarakat sasar berpotensi tersedianya data kawasan komoditi unggulan tanaman pangan, tanaman hortikultura, serta tanaman perkebunan berdasarkan kondisi dan potensi sumber daya alam, sumber daya manusia dan sumber daya buatan dengan memperhatikan kondisi aktual dan peluang pemasaran. Rencana lokasi harus didasarkan pada hasil analisis situasi wilayah, analisis tata ruang dan analisis permasalahan serta sudah harus spesifik mengarah pada desa. Sehingga, penetapan rencana lokasi akan merujuk pada sasaran penerima manfaat yang akan dijadikan lokasi pengembangan, sehingga permasalahan di dalam proses penetapan calon petani dan calon lokasi dalam pelaksanaan kegiatan yang selama ini menjadi salah satu faktor keterlambatan pelaksanaan kegiatan akan dapat diminimalkan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGISIAN ULANG YANG OPTIMAL PADA GONDOLA MENGGUNAKAN METODE NON-LINEAR INTEGER PROGRAMMING PADA SUPERMARKET XYZ Prafajar Suksessanno Muttaqin; Erlangga Bayu Setyawan; Nia Novitasari; Aulia Dihas Zahira; Yoara Damar Puspasari; Dhea Cantika Febriyanti; Denisse Michelle Gunawan
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 1 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v6i1.7903

Abstract

Supermarket XYZ menghadapi tantangan serius yang mempengaruhi profitabilitasnya. Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor utama yang menyebabkan penurunan profit dalam supermarket. Faktor-faktor tersebut meliputi stock out (kehabisan stok), biaya display yang tinggi, investasi tinggi dalam inventory (persediaan), biaya pemesanan yang tinggi, dan biaya penyimpanan yang tinggi. Penelitian ini dilakukan melalui analisis data historis dari Supermarket XYZ, termasuk catatan tentang tingkat stok yang tidak mencukupi, biaya pengeluaran untuk display produk, investasi dalam persediaan, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa stock out secara konsisten mengakibatkan hilangnya penjualan dan pelanggan yang kecewa. Biaya display yang tinggi, meskipun memberikan tampilan produk yang menarik, telah meningkatkan biaya operasional supermarket tanpa pencapaian yang seimbang dalam peningkatan penjualan. Investasi yang tinggi dalam persediaan menyebabkan dana yang terikat dalam stok yang tidak produktif, sementara biaya pemesanan yang tinggi dan biaya penyimpanan yang tinggi membebani profitabilitas dengan cara yang signifikan. Berdasarkan permasalahan yang dimiliki oleh Supermarket XYZ maka dilakukan pemaksimalan penggunaan gondola. Kegiatan abdimas ini dilakukan untuk memberikan usulan pengisiian ulang gondola dengan menggunakan metode Nonlinear Integer Programming yang bertujuan untuk memaksimalkan total net profit pada Supermarket XYZ. Adapun hasil penerapan metode usulan adalah total produk di display dan total produk yang ditampilkan pada showroom.
PENERAPAN BELLMANN-FORD ALGORITHM DALAM PENCARIAN RUTE TERPENDEK DISTRIBUSI SUKU CADANG DI KOTA BANDUNG : PENERAPAN BELLMANN-FORD ALGORITHM DALAM PENCARIAN RUTE TERPENDEK DISTRIBUSI SUKU CADANG DI KOTA BANDUNG Budi Santosa Chulasoh; Muhammad Ilham Bukhori; Prafajar Suksessanno Muttaqin
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33197/jitter.vol11.iss3.2025.2935

Abstract

FDX company engaged in the distribution of two-wheeled vehicle spare parts. Two-wheeled vehicle spare parts are components or elements specifically designed and manufactured to replace original parts of two-wheeled vehicles that are damaged, worn out, or no longer functioning optimally. These spare parts include various mechanical, electrical, and structural elements necessary to ensure vehicle performance, safety, and operational continuity in accordance with factory standards and applicable safety regulations. Based on existing data, there has been a noticeable increase in the demand for spare part deliveries in the city of Bandung. Consequently, the company requires an optimal route planning strategy to ensure that the products are delivered within the specified time frame and at minimal cost. This research aims to determine the shortest delivery route for distributing two-wheeled vehicle spare parts to optimize both travel distance and transportation costs. The algorithm is used to construct a graph that identifies the shortest path by evaluating all possible routes from the origin to the destination. Future studies may apply Dijkstra’s algorithm or the Gabow algorithm to compare and potentially obtain more optimal results.
Perencanaan Distribusi Muatan Kargo Pada PT XYZ Menggunakan Metode VRPSPD-CL dengan Pendekatan Algoritma Genetika untuk Maksimasi Kapasitas Kendaraan dan Minimasi Jarak Tempuh Krisna Carviani Sjarifuddin Akasah; Erlangga Bayu Setyawan; Prafajar Suksessanno Muttaqin
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Distribusi barang merupakan aktivitas penting dalam sistem logistik yang menuntut efisiensi tinggi, terutama dari sisi jarak tempuh dan pemanfaatan kapasitas kendaraan. Dalam praktiknya, tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana merancang rute distribusi yang optimal untuk meminimalkan total jarak perjalanan sambil memaksimalkan utilisasi kapasitas muatan kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model rute distribusi optimal dengan studi kasus pada PT XYZ, menggunakan pendekatan Vehicle Routing Problem with Simultaneous Pickup and Delivery with Cargo Loading (VRPSPD-CL) yang dikombinasikan dengan metode Genetic Algorithm (GA). Model mempertimbangkan beberapa batasan penting, seperti kapasitas maksimum kendaraan dalam hal berat dan volume, serta skenario pickup dan delivery yang terjadi secara bersamaan dalam satu rute. Data pengiriman harian periode 4–16 November 2024 digunakan sebagai dasar simulasi. Proses optimasi melibatkan tahapan GA, yaitu inisialisasi populasi, evaluasi fungsi fitness, seleksi, crossover, dan mutasi hingga diperoleh solusi terbaik. Hasil menunjukkan penurunan signifikan dalam total jarak tempuh dan peningkatan rata-rata utilisasi kendaraan. Evaluasi model dilakukan melalui perbandingan kondisi aktual, simulasi usulan model, serta uji sensitivitas terhadap jumlah kendaraan. Kata kunci— Distribusi Logistik, VRPSPD-CL, Algoritma Genetika, Kapasitas Muatan.