Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Hubungan Keaktifan Peserta Didik dan Kemampuan Ekonomi Orang Tua terhadap Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar Santhi, Farah Farri; Sapti, Mujiyem; Pangestika, Rintis Rizkia
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan (1) keaktifan dan hasil belajar matematika, (2) kemampuan ekonomi dan hasil belajar matematika, (3) keaktifan dan kemampuan ekonomi dengan hasil belajar matematika. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif melalui teknik uji regresi ganda menggunakan SPSS. Uji Prasyarat yang dilakukan yaitu Normalitas, Linieritas, dan Multikolinieritas. Populasi sebanyak 49 peserta didik dan sampel sebanyak 25 dari teknik sampel sistematis, dimana diambil berdasarkan nomor urut ganjil. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, penyebaran angket, dan soal. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa (1) tidak adanya hubungan antara keaktifan dan hasil belajar matematika dari nilai korelasi sebesar 0,272, (2) tidak adanya hubungan kemampuan ekonomi dan hasil belajar matematika dari nilai korelasi 0,249, (3) tidak adanya hubungan antara keaktifan dan kemampuan ekonomi dengan hasil belajar matematika dari nilai Fhitung sebesar 1,654 < Ftabel sebesar 3,44. Disimpulkan bahwa tinggi rendahnya hasil belajar matematika belum tentu disebabkan oleh faktor keaktifan dan kemampuan ekonomi.
Deskripsi Kendala Pembelajaran Daring Melalui Whatsapp pada Mata Pelajaran Matematika di Sekolah Dasar Rakhmah, Baeti; Sapti, Mujiyem; Pangestika, Rintis Rizkia
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala-kendala dalam pembelajaran daring melalui whatsapp pada mata pelajaran matematika kelas IV SD Negeri di Kecamatan Kutowinangun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket) terbuka dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan perhitungan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembelajaran matematika secara daring dapat menjadi kendala bagi: (1) siswa, (2) orang tua, dan (3) guru. Kendala siswa meliputi kebutuhan kuota, motivasi belajar, dan pemahaman siswa terhadap materi matematika. Kendala orang tua meliputi pendampinganbelajar matematika daring, kesiapan pembelajaran matematika, dan keterbatasan pemahaman materi matematika. Kendala guru meliputi interaksi guru dan siswa kurang efektif, kurangnya kesiapan guru dalam mengajar, pemilihan kebutuhan materi ajar, dan kesulitan dalam penilaian afektif (sikap).
Deskripsi Kesadaran Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Daring Mata Pelajaran Matematika Ayu, Mia Dwi Kusuma; Sapti, Mujiyem; Anjarini, Titi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesadaran siswa SD Negeri kelas IV se-kecamatan Bagelen dalam mengikuti proses pembelajaran daring ditinjau dari aspek kesadaran diri menurut Solso. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Negeri se-kecamatan Bagelen yang berjumlah 23 SD Negeri. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD yang ada di SD Negeri Piji, SD Negeri Bedug, dan SD Negeri Kuwojo. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner terbuka. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan perhitungan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran secara daring membuat tingkat kesadaran diri siswa sedang. Hasil angket menunjukkan tingkat kesadaran yang berbeda dari setiap aspek kesadaran diri menurut Solso. Hasil persentase masing-masing aspek kesadaran diri menunjukkan jika aspek perhatian siswa memiliki tingkat kesadaran diri tinggi sebesar 82% siswa, aspek kesiagaan sebesar 88% siswa memiliki tingkat kesadaran diri sedang, aspek arsitektur sebesar 70% siswa memiliki tingkat kesadaran diri sedang, aspek mengingat pengetahuan sebesar 54% siswa memiliki tingkat kesadaran diri tinggi, dan pada aspek emotif sebesar 60% siswa memiliki tingkat kesadaran diri tinggi.