Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Transformasi Digital Terhadap Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Dengan Pendekatan Manajemen Strategis Di SD YLPI Kota Pekanbaru Harfi Anantri Nugraha; Sufian Hamim; Rosmayani Rosmayani; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi digital terhadap efektivitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD YLPI Kota Pekanbaru dengan menggunakan perspektif manajemen strategis. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya optimalisasi tata kelola program MBG melalui pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan efisiensi, akurasi data, koordinasi, serta pengawasan program. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert lima poin yang disebarkan kepada 22 responden yang terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga administrasi, dan pelaksana program MBG. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat transformasi digital berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 3,74, sedangkan efektivitas Program MBG memperoleh nilai rata-rata 3,68 yang juga berada pada kategori baik. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa transformasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas Program MBG dengan koefisien regresi sebesar 0,742, nilai t-hitung sebesar 5,832, dan tingkat signifikansi 0,000 (<0,05). Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,629 menunjukkan bahwa transformasi digital mampu menjelaskan 62,9% variasi efektivitas Program MBG. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan implementasi transformasi digital dapat memperkuat efektivitas pelaksanaan Program MBG melalui peningkatan efisiensi administrasi, akurasi data, pengawasan, dan koordinasi program. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan teori manajemen strategis serta menjadi masukan bagi sekolah dan pemerintah dalam mengoptimalkan digitalisasi tata kelola program pendidikan.
Strategi Adaptasi Pemerintah Daerah terhadap Kebijakan Efisiensi Anggaran dalam Menjaga Kualitas Pelayanan Publik Surya Gilang Ananda; Sufian Hamim; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan efisiensi anggaran menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Namun, kebijakan tersebut menuntut pemerintah daerah untuk melakukan berbagai penyesuaian agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan secara optimal di tengah keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk strategi adaptasi yang dilakukan pemerintah daerah dalam merespons kebijakan efisiensi anggaran serta implikasinya terhadap kualitas pelayanan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelaahan berbagai sumber literatur yang relevan, meliputi buku, jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan efisiensi anggaran, adaptasi organisasi, dan pelayanan publik. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi adaptasi pemerintah daerah dilakukan melalui penetapan prioritas program dan kegiatan, optimalisasi sumber daya organisasi, pemanfaatan teknologi informasi, digitalisasi pelayanan, serta pengembangan inovasi pelayanan publik. Strategi tersebut berimplikasi positif terhadap kualitas pelayanan publik, terutama dalam meningkatkan efisiensi proses pelayanan, memperluas akses layanan, dan mempertahankan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, keberhasilan adaptasi pemerintah daerah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan melakukan efisiensi anggaran, tetapi juga oleh kemampuan mengelola perubahan dan mengembangkan inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Transformasi Bursa Kerja Khusus Berbasis Digital Dalam Meningkatkan Employability Lulusan SMK: Sebuah Systematic Literature Review Marlin Marlin; Sufian Hamim; Raden Imam Al hafis; Rosmayani Rosmayani
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11932

Abstract

Transformasi digital telah mengubah berbagai aspek layanan ketenagakerjaan, termasuk layanan penempatan kerja bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun demikian, tingginya tingkat pengangguran lulusan SMK menunjukkan bahwa implementasi link and match antara pendidikan vokasi dan dunia industri masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Bursa Kerja Khusus (BKK) dalam meningkatkan employability lulusan SMK serta mengidentifikasi peluang transformasi digital dalam penguatan layanan ketenagakerjaan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA terhadap 50 artikel ilmiah yang relevan mengenai Bursa Kerja Khusus, employability, pendidikan vokasi, dan transformasi digital. Hasil sintesis menunjukkan lima tema utama penelitian, yaitu peran dan efektivitas BKK, manajemen BKK, implementasi link and match, employability lulusan, serta transformasi digital layanan ketenagakerjaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa BKK berperan strategis dalam meningkatkan penyerapan lulusan melalui layanan informasi kerja, pengembangan karier, dan kemitraan industri. Selain itu, digitalisasi BKK berpotensi meningkatkan efektivitas layanan melalui sistem informasi terintegrasi, tracer study berbasis digital, dan platform kemitraan industri. Penelitian ini menawarkan model konseptual transformasi BKK berbasis digital yang mengintegrasikan layanan karier digital, basis data alumni terintegrasi, kemitraan industri, dan pengembangan employability sebagai strategi penguatan link and match antara SMK dan dunia industri.
Peran Pokok Pikiran DPRD Dalam Meningkatkan Responsivitas Perencanaan Pembangunan Daerah: Studi Kasus Dapil IV Kabupaten Kampar Ramli Ramli; Sufian Hamim; Rosmayani Rosmayani; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pokok Pikiran (Pokir) DPRD merupakan instrumen penting dalam menyalurkan aspirasi masyarakat ke dalam perencanaan pembangunan daerah. Namun, keterbatasan anggaran daerah sering menjadi kendala utama dalam merealisasikan aspirasi tersebut secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pokir DPRD Dapil IV Kabupaten Kampar dalam memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi anggota DPRD, pejabat Bappeda, OPD terkait, tokoh masyarakat, serta pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Pokir DPRD Dapil IV telah berjalan secara prosedural dan memperkuat fungsi representasi politik DPRD. Namun, tingkat realisasi Pokir masih relatif rendah akibat keterbatasan anggaran daerah dan ketidaksinkronan perencanaan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan transparansi, kolaborasi lintas sektor, serta penetapan prioritas pada program ekonomi produktif sebagai strategi optimalisasi Pokir.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGAWASAN PROGRAM K3 (KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA) PADA DINAS TENAGA KERJA KOTA PEKANBARU T. Ira Handayani; Sufian Hamim; Admiral Admiral; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11944

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam perlindungan tenaga kerja yang bertujuan untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Keberhasilan implementasi K3 tidak hanya bergantung pada kepatuhan perusahaan, tetapi juga pada efektivitas pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengawasan program K3 pada Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pejabat Dinas Tenaga Kerja, pengawas ketenagakerjaan, pihak perusahaan, dan pekerja. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan analisis efektivitas mengacu pada teori Duncan dalam Steers yang meliputi dimensi goal attainment, integration, dan adaptation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan program K3 pada Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru telah berjalan cukup efektif. Pada dimensi goal attainment, pengawasan mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi K3. Pada dimensi integration, koordinasi dan pembinaan antara Dinas Tenaga Kerja dan perusahaan telah terlaksana dengan baik meskipun penyebaran informasi kepada seluruh pekerja masih perlu ditingkatkan. Pada dimensi adaptation, pengawasan berbasis risiko telah diterapkan, namun masih terkendala keterbatasan jumlah pengawas, anggaran, dan sarana pendukung. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas pengawas, peningkatan frekuensi inspeksi, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan K3 di Kota Pekanbaru.
Analisis Efektivitas Organisasi Pada Badan Pusat Statistik Kota Dumai Tamara Indah Natalia; Sufian Hamim; Dia Meirina Suri; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines organizational effectiveness at the Central Statistics Agency (Badan Pusat Statistik/BPS) of Dumai Municipality, a vertical government institution responsible for producing official statistics at the city level. As a small unit with only twenty-four employees serving an entire municipality comprising seven districts, BPS Dumai faces a structural tension between an expanding statistical mandate and limited human resources. This research aims to describe and analyze the organization's effectiveness through five dimensions developed by Steers (1985) and Gibson, Ivancevich, and Donnelly (2011): production, efficiency, employee satisfaction, adaptability, and development. A descriptive qualitative method with a case-study design was applied, relying on documentary analysis of the agency's official Performance Accountability Report for fiscal year 2023, its 2020-2024 Strategic Plan, and its annual Performance Agreement, interpreted through the interactive analysis model of Miles, Huberman, and Saldana (2014). The findings indicate that BPS Dumai achieved an overall performance attainment of 100.34 percent in 2023, with budget absorption reaching 99.25 percent and the best Budget Execution Quality Index among all BPS units in Riau Province. However, beneath these formal indicators lie persistent vulnerabilities: heavy reliance on a small permanent workforce, declining respondent cooperation in data collection, fragmented data-processing systems, and the absence of competency-based workforce planning. The study concludes that organizational effectiveness in a statistical vertical agency cannot be inferred solely from quantitative output achievement, but must also account for adaptive capacity and human-resource sustainability as preconditions for long-term institutional resilience.
EVALUASI KINERJA PEMERINTAH KOTA PEKANBARU BERBASIS PERSEPSI MASYARAKAT HAYATUN NUFUS; SUFIAN HAMIM; Rosmayani Rosmayani; Raden Imam Al hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12018

Abstract

The performance of local governments is a key indicator for assessing the quality of public services and the implementation of good governance principles. This study aims to evaluate the performance of the Pekanbaru City Government based on public perceptions. A descriptive quantitative approach was employed, using public perception survey data analyzed through tabulation and descriptive interpretation. The findings indicate that respondents’ perceptions of public service performance, service institutions, service governance, and the overall performance of the Pekanbaru City Government are generally dominated by positive assessments. However, several aspects still require serious attention, particularly government performance in the economic and infrastructure sectors. Therefore, this study recommends that the Pekanbaru City Government not only maintain its positive achievements in basic public services but also strengthen the governance of economic and infrastructure policies and enhance public communication to ensure that the benefits of development are more widely and equitably experienced by the community.
EFEKTIVITAS PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) DI KECAMATAN RUMBAI BARAT KOTA PEKANBARU Novika Hesti Ariyantie; Sufian Hamim; Raden Imam Al HAfis; Dia Meirina Suri
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12019

Abstract

Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan PATEN di Kecamatan Rumbai Barat Kota Pekanbaru serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan teori efektivitas organisasi Steers yang meliputi pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PATEN telah berjalan efektif, ditandai dengan tercapainya tujuan pelayanan, koordinasi yang baik antaraparatur, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan kebijakan. Faktor pendukung meliputi kesiapan aparatur, kejelasan prosedur, dan komitmen pelayanan, sedangkan kendala utama berupa hambatan teknis pada beberapa jenis layanan yang memengaruhi waktu penyelesaian.
Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas (Community-Based Tourism) Di Kabupaten Kepulauan Meranti Dalam Meningkatkan Ekonomi Lokal Fuad Akbar; Sufian Hamim; Rosmayani Rosmayani; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi pariwisata yang unik, mulai dari ekowisata mangrove, wisata bahari, hingga festival budaya seperti Cian Cui (Perang Air). Namun, kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat lokal masih belum optimal akibat berbagai tantangan geografis dan tata kelola. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata berbasis komunitas (Community-Based Tourism/CBT) di Kabupaten Kepulauan Meranti guna mengakselerasi perekonomian masyarakat tempatan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan terkait, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CBT di Kepulauan Meranti mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), menciptakan lapsangan kerja baru, dan menekan angka pengangguran. Namun, akselerasi wisata ini masih terhambat oleh keterbatasan infrastruktur aksesibilitas pulau, amenitas standar, serta minimnya literasi digital marketing pengelola. Penelitian ini merekomendasikan model kolaborasi pentahelix yang mengintegrasikan peran instansi pemerintah daerah, akademisi, swasta, komunitas, dan media untuk mengoptimalkan potensi wisata Meranti secara berkelanjutan.
Transformasi Digital Pengelolaan Aset Desa Melalui SIPADES di Desa Sebangar Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis Siti Kurniasih; Sufian Hamim; Dia Meirina Suri; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12177

Abstract

Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan desa menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan aset desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital pengelolaan aset desa melalui penerapan Sistem Pengelolaan Aset Desa (SIPADES) di Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala desa, sekretaris desa, kaur keuangan, operator SIPADES, serta pihak-pihak terkait lainnya. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIPADES telah mendukung digitalisasi administrasi aset desa melalui pencatatan, inventarisasi, pelaporan, dan pengawasan aset yang lebih terstruktur dibandingkan sistem manual. Implementasi SIPADES juga berkontribusi terhadap peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset desa serta memudahkan penyusunan laporan aset secara lebih cepat dan akurat. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, belum optimalnya pemutakhiran data aset, serta kendala teknis dalam pengoperasian sistem. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas aparatur desa, penguatan pengawasan, dan optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung pengelolaan aset desa yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, SIPADES menjadi instrumen penting dalam mewujudkan transformasi digital tata kelola aset desa yang baik.