Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Sosialisasi Dampak Bullying Terhadap Remaja Di SMP YPPK Santa Maria Regina Kabupaten Raja Ampat Nurhalisa; Umar Ramli; Lukman Rais; Uswatul Mardliyah; Siti Nurul Nikmatul Ula; Bustamin Wahid; Nur Hidaya
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 2 (2026): Juli (On Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i2.5878

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa biasanya memiliki energi yang besar dan emosi yang bergejolak. Pada fase ini remaja rentan mengalami berbagai permasalahan, salah satunya adalah Bullying. Kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan di SMP YPPK Santa Maria Regina Kabupaten Raja Ampat dengan melibatkan mahasiswa K2N Universitas Muhammadiyah Sorong dengan Dosen sebagai narasumber, metode yang digunakan adalah metode ceramah yaitu penyampaian materi secara lisan yang mengutamakan interaksi antara narasumber dan peserta, materi yang diberikan berfokus pada pemahaman tentang bullying, bentuk-bentuk bullying serta dampak yang ditimbulkan. Dari sosialisasi yang dilakukan sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan kepada anak usia sekolah tentang Dampak yang ditimbulkan akibat Bullying, serta dengan melibatkan peran sekolah dalam mengetahi perilaku Bullying tersebut.
Nalar Politik Kewilayaan Kesultanan Tidore: Studi Transmigrasi Lokal dan Makna Realitas Sosial Orang Tidore di Halmahera Bustamin Wahid; Uswatul Mardliyah; La Basri; Siti Nurul Nikmatul Ula
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 12 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v12i1.5732

Abstract

This article aims to examine and analyse the political reasoning of the Tidore Sultanate regarding local transmigration policies and to explore the new social reality of the Tidore people in Halmahera, who have demonstrated resilience in the face of socio-political change, from the perspective of social capital. The methodology employed is qualitative descriptive, utilising a historical approach. Data were collected through observation, interviews, and document analysis, and subsequently analysed according to predefined criteria. The findings of this study reveal some interesting phenomena. Firstly, the political rationale of the Tidore Sultanate centred on the arguments put forward by Sultan Zainal Abidin. There were four key arguments put forward by the sultanate regarding the transmigration programme: (a) the mobilisation of Islamic forces from Tidore to the Halmahera lowlands (Islamisation); (b) the prevention of Christianisation among the Sangir and Tobelo-Galela tribes in the North Oba region; (c) anticipation of settlement migration from Java to areas outside Java; (d) local migration to Halmahera as part of a political security and defence strategy in the run-up to the struggle for West Irian. Secondly, the new social reality of the Tidore people in Halmahera has revitalised social modalities—marong, galasi and galoli—in search of new social meaning. These mechanisms are underpinned by the community’s social compliance and cultural spirituality