Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pemilihan Supplier Bahan Baku Ikan Lemuru di Pt. X Menggunakan Metode Topsis Budi Hariono; Istirokhah
Jurnal Teknik Pertanian Terapan Vol. 1 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jtpt.v1i2.4701

Abstract

Ikan lemuru merupakan salah satu jenis ikan yang dijadikan sebagai bahan baku dalam menunjang perusahaan lokal. PT. X merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengalengan ikan lemuru. Pengalengan ikan lemuru dilakukan untuk memperpanjang umur simpan. Perusahaan seringkali melakukan penolakan bahan baku karena, kualitas yang diterima kurang memenuhi standar yang ditentukan oleh perusahaan. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya metode dalam pemilihan supplier terbaik. Pemilihan supplier terbaik bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dari industri tersebut. Metode yang dapat digunakan dalam penelitian ini yaitu technique for order preference by similarity to ideal solution (TOPSIS). Kriteria yang digunakan yaitu ketepatan kuantitas pengiriman, ketepatan waktu pengiriman, ketepatan kualitas pengiriman, keamanan pangan, harga dan kemudahan komunikasi. Alternatif yang digunakan yaitu supplier Selamet, supplier H. Ali Nuri, supplier Dikin, supplier Yudi, supplier Yani dan supplier Bustam. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu supplier Dikin memiliki nilai preferensi tertinggi dibandingkan dengan supplier lainnya. Supplier tersebut memiliki nilai preferensi sebesar 0,696, sehingga layak untuk diberikan insentif.
Efektivitas Perlakuan Ozon dan Suhu Penyimpanan dalam Mempertahankan Kualitas Tomat: The Effectiveness of Ozone Treatment and Storage Temperature in Maintaining Tomato Quality Dr. Ir. Budi Hariono, M.Si; Nazmi Muhammad
Jurnal Teknik Pertanian Terapan Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jtpt.v2i1.5067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pernggunaan ozon dan suhu penyimpanan dalam mempertahankan kualitas warna dan tekstur tomat. Uji warna menggunakan aplikasi Smartphone yang diunduh dari Play Store bernama Identifikasi Warna (versi 46.1). Uji Tekstur menggunakan Digital Force Gauge (model AMF-500). Metode penelitian menggunakan RAL dua faktor, yaitu lama pengozonan dan suhu penyimpanan dengan tiga pengulangan. Perlakuan pengozonan berupa lama pengozonan yaitu 0 (tanpa pengozonan), 5, 10 dan 15 menit pengozonan. Tempat penyimpanannya ialah suhu dingin (4o-8o C) dan suhu ruang (±28o C). Pengamatan dilakukan dua hari sekali, meliputi ketika penelitian dimulai (hari ke-0), 2, 4, 6, 8 dan hari ke-10. Variabel yang diamati adalah perubahan warna dan tekstur tomat. Analisa data menggunakan Repeated Measurement ANOVA dengan taraf signifikansi 0,05. Pengujian lanjutan dengan menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Proses analisis data menggunakan software SPSS statistics 21.0. Hasil penelitian uji warna (RGB) menunjukkan bahwa tomat dengan perlakuan pengozonan yang berwarna redness memberikan pengaruh yang nyata. Sedangkan suhu penyimpanan berpengaruh nyata terhadap tesktur.
Identifikasi Komponen Minyak Atsiri Jeruk Lemon Varietas Montaji Agrihorti Dengan Destilasi Metode Air (Water Distillation) Budi Hariono; Mokhamad Fatoni Kurnianto
Journal of Food Industrial Technology Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v1i1.4606

Abstract

Buah jeruk lemon varietas Montaji Agrihorti merupakan varietas baru yang dikeluarkan oleh Balitjesto pada Tahun 2018. Potensi kulit jeruk Montaji Agrihorti dalam 1 Ha sebesar 5 ton atau limbah kulit jeruk sebesar 2,5 ton. Bila dalam 1 ton buah lemon dengan penyulingan diperoleh 14 lb minyak atsiri, maka terdapat potensi menghasilkan 70 lb atau 31,5 kg minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi komponen utama minyak jeruk lemon dengan distilasi sistem water distillation. Metode yang dilakukan adalah sebanyak 400 g kulit jeruk yang sudah diiris dengan ukuran 1x1 cm dimasukkan dalam labu ditilasi dan tambahkan air 400 mL atau perbandingan 1:1. Selanjutnya dilakukan uji dengan GC-MS. Hasil penelitian adalah berupa minyak jeruk lemon dengan kandungan sebanyak 33 komponen dengan komponen utama berupa limonen sebesar 12,82%.