Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI SESUAI DENGAN KURIKULUM MERDEKA Fahmi Yahya; Muhammad Irham; Jalaluddin Jalaluddin; Erma Suryani; Sri Nurul Walidain
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan, kebutuhan, dan karakteristik belajar siswa yang beragam. Penyesuaian pembelajaran ini dapat dilakukan pada materi ajar, metode dan pengelolaan proses pembelajaran, dan pada penilaian hasil belajar. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, kami memberikan pelatihan kepada bapak/guru untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam melaksanakan pembelajaran berdifferensiasi sesuai dengan kurikulum merdeka. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama DIKBUD dan KEMENAG Kabupaten Sumbawa, LPTK dan juga INOVASI. Telah dilaksanakan pada bulan juli-agustus 2022. Peserta pelatihannya adalah guru dari beberapa Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), sekolah menengah pertama (SMP), dan TK yang ada di wilayah kecamatan Lunyuk kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini mendapat respon positif dari kepala sekolah dan semua guru peserta pelatihan. Mereka merasa mendapat pemahaman yang lebih mendalam tentang karakter, manfaat dan juga tahapan pembelajaran berdiferensiasi.
PELATIHAN PELAKSANAAN ASESMEN PEMBELAJARAN SESUAI KURIKULUM MERDEKA Indah Dwi Lestari; Fahmi Yahya; Erma Suryani; Rini Qurratul Aini; Satri Asriyanti
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu elemen penting dalam Kurikulum Merdeka adalah pendekatan asesmen yang berbeda dari pendekatan tradisional. Dalam Kurikulum Merdeka, asesmen pembelajaran ditekankan untuk lebih memahami proses belajar siswa, mengukur pemahaman, dan mendorong pemikiran kritis serta kreativitas. Guru sebagai garda terdepan dalam proses pendidikan perlu memiliki pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip asesmen yang sesuai dengan kurikulum ini. Mereka harus mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi asesmen pembelajaran yang relevan dan bermakna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru tentang pelaksanaan asesmen pembelajaran sesuai kurikulum merdeka. Peserta utama pelatihan adalah guru-guru di Pasraman Widya Dharma Sumbawa. Kegiatan ini terbagi menjadi tiga tahapan utama yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru-guru pasraman dalam melaksanakan asesmen pembelajaran sesuai kurikulum merdeka. Kegiatan ini mendapat respon positif dari semua guru di pasraman Widya Dharma.
TELEVISI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Erma Suryani
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v1i1.44

Abstract

Kemajuan IPTEK seakan membuat dunia semakin sempit dan ruangan waktu menjadi kecil. Kehadiran radio dan televise sebagai media elektronik dalam mengirim dan menerima informasi bagi masyarakatsangat pesat perkembangannya. Segala kejadian yang terjadi di dunia belahan barat akan dengan mudah diketahui oleh masyarakat yang berada di dunia belahan timur. Gejalah seperti ini dinamakan oleh para ahli sebagai gejala time-space compression atau gejala penyusutan ruang dan waktu. Selain sebagai media pemberi informasi kepada masyarakat, televise juga mampu menjadi sarana pentrasfer ilmu dalam dunia pendidikan karena memiliki sifat audio visual. Dalam pembelajaran televise mampu memberikan tiga peran penting yakni peran dalam memberikan manfaat secara Kognitif,afektif dan psikomotor.
Pendampingan Wirausaha Mahasiswa Corn Briket Bio Arang Fahmi Yahya; Hermansyah Hermansyah; Erma Suryani; Ana Merdekawaty; Dwi Mardhia
Indonesian Journal of Education and Community Services Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli-Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di wilayah Nusa Tenggara Barat, Sumbawa merupakan daerah penghasil jagung yang terbesar. Salah satu limbah yang dihasilkan dari pohon jagung diantaranya adalah tongkol jagung. Umumnya tongkol jagung dipergunakan sebagai pakan ternak sapi, atau dimanfaatkan sebagai bahan bakar pada tungku tradisional di daerah pedesaan. Tidak jarang masyarakat hanya membakarnya karena dirasa mengganggu pemandaan atau bahkan hanya dibiarkan begitu saja berserakan di tanah-tanah sawah atau perkebunannya. Padahal tongkol jagung dapat diolah menjadi suatu produk yang bernilai jual. Dalam kegiatan usaha ini, mahasiswa kami berusaha memanfaatkan limbah tongkol jagung itu untuk diolah menjadi sebuah produk bernilai jual, yaitu berupa bioarang yang diberi nama CORN Briket Bio Arang. Pendampingan usaha ini dilakukan selama lima bulan. Kegiatan berjalan lancer dan sesuai rencana. Mahasiswa berhasil menjalankan usahanya dan mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Selain itu mahasiswa memperoleh peningkatan kompetensi dalam berwirausaha.
Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital Pada Materi Kerjasama Ekonomi Internasional Mata Pelajaran Ekonomi Kelas Xi MIPA SMA Negeri 1 Plampang Tahun Pelajaran 2019/2020 Deri Rahmatullah; Erma Suryani; Fatmawati Fatmawati; Ana Merdekawati; Fahmi Yahya
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 1 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) kelayakan media pembelajaran komik digital berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media, dan (2) besarnya respon peserta didik terhadap media pembelajaran komik digital yang digunakan dalam pembelajaran di kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Plampang. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang dilakukan dengan model 4D yang terdiri dari 4 tahap pengembanganya itu, pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Namun dari keempat tahap tersebut hanya digunakan tahap pendefinisian, tahap perancangan, dan tahap pengembangan saja. Subjek penelitian ini adalah10 siswa kelas XI MIPA, dan dua validator, yaitu ahli materi dan ahli media. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket. Instrumen yang digunakan berupa angket kelayakan produk dan angket respon peserta didik. Analisis data dilakukan secara kualiatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan media pembelajaran komik digital berada pada kategori sangat layak dengan persentase 89,55%. Respon peserta didik terhadap media pembelajaran komik digital dengan persentase 83,17% berada dalam kategori sangat layak. Berdasarkan hasil penilaian tersebut maka produk komik digital pada materi kerjasama ekonomi internasional ini sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran.
OPTIMALISASI GENERATIVE AI (QWEN) DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI TUGAS GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI SMA NEGERI 1 MOYO UTARA Romi Aprianto; Muhammad Iksan; Suharli Suharli; Erma Suryani; Akbar Tawaqqal
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v8i1.1934

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dalam dunia pendidikan, termasuk dalam cara guru dan tenaga kependidikan menjalankan tugasnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan Generative AI, khususnya melalui platform Qwen, dalam meningkatkan efisiensi kerja di lingkungan SMA Negeri 1 Moyo Utara. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan bimbingan teknis berbasis praktik langsung, yang melibatkan 27 peserta terdiri dari guru dan tenaga kependidikan. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, kuesioner, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 30,15 poin, serta peningkatan pemahaman tematik sebesar 35–45% pada aspek seperti konsep dasar AI, fungsi Qwen, aplikasi pembelajaran, dan etika teknologi. Peserta merasakan manfaat nyata berupa efisiensi waktu dalam menyusun dokumen administratif dan perangkat pembelajaran. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan literasi digital, kegiatan ini berhasil membangun kesadaran akan potensi AI sebagai mitra kerja profesional. Rekomendasi diarahkan pada penguatan kapasitas digital, pendampingan berkelanjutan, serta kebijakan sekolah yang mendukung pemanfaatan teknologi secara etis dan berkelanjutan.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS GURU DALAM PENULISAN ARTIKEL ILMIAH MELALUI PEMANFAATAN PLATFORM GENERATIVE AI (PERPLEXITY) (STUDI KASUS WORKSHOP DI SMAN MOYO UTARA) Romi Aprianto; Muhammad Iksan; Dita Tri Mulyani; Akbar Tawaqqal; Ana Merdekawaty; Erma Suryani
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v9i1.2339

Abstract

Keterbatasan guru dalam menghasilkan artikel ilmiah akibat beban kerja dan kesulitan riset mendorong perlunya solusi inovatif berbasis teknologi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas menulis 34 guru di SMAN Moyo Utara Kabupaten Sumbawa melalui workshop pemanfaatan platform Artificial Intelligence berbasis Perplexity. Metode pelaksanaan berupa studi kasus deskriptif-kualitatif dengan pendekatan pelatihan hands-on dan project-based learning. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan kognitif peserta yang signifikan dengan gain score ternormalisasi sebesar 65,1% serta tingkat kepuasan pelatihan rata-rata 4,63 (skala 5). Analisis dokumen membuktikan 82,4% peserta berhasil menyusun draft outline artikel dengan struktur IMRaD yang baik. Workshop ini berhasil mendemonstrasikan bahwa Perplexity AI berfungsi efektif sebagai scaffolding intelektual yang mempercepat tahap riset dan perancangan naskah. Kesimpulannya, integrasi alat AI spesifik dalam pelatihan yang terstruktur mampu meningkatkan kompetensi dan motivasi menulis ilmiah guru. Untuk keberlanjutan, diperlukan pendampingan lanjutan guna menguatkan kemampuan sintesis dan etika penggunaan sumber digital sehingga peningkatan kuantitas diiringi peningkatan kualitas karya tulis.
Kesiapan Mahasiswa Semester Akhir dalam Menyusun Skripsi di Era Digital: Analisis Aspek Kognitif, Afektif, Keterampilan, dan Faktor Pendukung Ana Merdekawati; Erma Suryani; Dina Elviana; Risnawati; Adelita Adelita
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3695

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan mahasiswa semester akhir Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Samawa dalam menyusun skripsi, dengan fokus pada aspek kognitif, afektif, keterampilan, dan faktor pendukung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek 40 mahasiswa semester akhir. Instrumen utama berupa kuesioner skala Likert yang mengukur kesiapan kognitif (pemahaman metodologi penelitian dan substansi skripsi), kesiapan afektif (motivasi, minat, kepercayaan diri, dan kecemasan), kesiapan keterampilan (literasi digital, pencarian referensi, penulisan akademik, dan penggunaan perangkat lunak analisis data), serta faktor pendukung (dukungan pembimbing, ketersediaan sumber belajar, dan pemanfaatan teknologi). Data pendukung diperoleh melalui wawancara singkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan kognitif mahasiswa umumnya berada pada kategori cukup baik, sedangkan aspek afektif masih beragam; sebagian mahasiswa tetap termotivasi namun mengalami kecemasan yang menghambat proses penulisan. Pada aspek keterampilan, mahasiswa menguasai penulisan dasar tetapi masih mengalami kendala dalam penerapan teori dan penggunaan alat analisis. Faktor pendukung, terutama dukungan dosen pembimbing serta akses sumber belajar dan teknologi, berkontribusi positif terhadap kesiapan mahasiswa menyelesaikan skripsi.