Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keuntungan Kontraktor pada Proyek Konstruksi Gedung di Kota Padang 2018 Riswandi, Riswandi; Natalia, Monika; Satwarnirat, Satwarnirat; Mirani, Zulfira; Sapril, Muhammad Laila
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 16 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.928 KB) | DOI: 10.30630/jirs.16.1.194

Abstract

Suatu proyek dikatakan sukses apabila minimal memenuhi empat faktor, antara lain adalah proyek berjalan sesuai jadwal kontrak, mendapatkan keuntungan karena pengeluaran sesuai dengan yang direncanakan, masalah yang terjadi dalam proyek kecil, dan tidak terjadi kecelakaan kerja. Jika teknis yang digunakan kurang baik maka akan berdampak buruk pada kinerja proyek dan dapat menimbulkan kerugian terutama kerugian dari segi biaya. Kerugian dari segi biaya ini akan mengurangi keuntungan dari kontraktor. Laba atau keuntungan merupakan salah satu tujuan utama perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya. Laba yang diperoleh perusahaan akan digunakan untuk berbagai kepentingan, laba akan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan perusahaan tersebut atas jasa yang diperolehnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi keuntungan pada proyek konstruksi gedung di kota Padang. Kuesinoer disebarkan ke 11 perusahaan kontraktor yang memiliki kualifikasi M2 di kota Padang. Metode analisis data yang akan digunakan adalah uji validitas, uji realibilitas, uji korelasi dan analisis deskriptif yang dioperasikan dengan menggunakan program SPSS ver.24. Hasil analisis menunjukan yang sangat mempengaruhi keuntungan kontraktor yaitu pada faktor tenaga kerja dengan subfaktor kurang teliti dalam penggunaan material, sehingga ada material konstruksi yang terpasang tidak sesuai dengan rencana. Hal ini dibuktikan dengan nilai mean sebesar 4,77 atau 95,4% dengan nilai signifikasi sebesar 0,004 dan tingkat hubunganya (korelasi) sebesar 0,582 (kuat).
Studi Eksperimental Karakteristik Beton Mutu Tinggi dengan Memanfaatkan Limbah Fly Ash dan Coco Fiber Alvanda, Muhammad Reyhan; Suhelmidawati, Etri; Tiara, Tiara; Putri, Casy Almia; Akbar, Hikmal; Syauqi, Hafizhan; Satwarnirat, Satwarnirat
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 21 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.v21i2.1511

Abstract

The issue of environmental friendliness has become very popular recently. Various industrial sectors must pay attention to environmental factors as a global sustainability goal. In the construction industry sector, concrete is a much-needed material in making building structures. Concrete becomes environmentally friendly by utilizing waste as a substitute for some of the ingredients. This research uses fly ash and coconut fiber. This study aims to determine the effect of renewable innovation in the addition of fly ash and coco fiber waste on the value of compressive strength and flexural strength of concrete and to determine the composition of the most optimum percentage of waste addition, as well as the resulting crack pattern. This research uses the international standard ACI 211.4R-93, which is an experiment with the addition of 15% fly ash and variations in the addition of coconut fiber 0.5%, 1%, 1.5%, and 2%. The concrete quality planning in this study is 40 MPa with concrete treatment for 28 days and 56 days. This test uses cylindrical test objects (15cm x 30cm) with a total of 30 samples for compressive strength testing and beams (60cm x 15cm x 15cm) with a total of 30 samples for flexural strength testing. The results obtained in this study are the optimum compressive strength found in the variation of adding 1.5% fiber and 15% fly ash at 56 days of concrete age of 33.12 MPa. The highest concrete flexural strength value is found in the 2% fiber addition variation.