p-Index From 2021 - 2026
4.695
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen dan Organisasi Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam JURNAL AKUNTANSI DAN AUDITING JURNAL BISNIS STRATEGI EL-MUHASABA Al-Iqtishad : Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah (Journal of Islamic Economics) The Indonesian Accounting Review Jurnal Akuntansi Multiparadigma TEMA (Jurnal Tera Ilmu Akuntansi) The International Journal of Accounting and Business Society Journal of Accounting and Investment Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan Falah : Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Akuntansi dan Pajak Jurnal Akuntansi : Kajian Ilmiah Akuntansi (JAK) Jurnal Kajian Akuntansi Economica: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Akuntansi Aktual LIABILITIES (JURNAL PENDIDIKAN AKUNTANSI) Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen Jurnal Akuntansi dan Bisnis Journal of Innovation in Business and Economics Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam Business and Finance Journal IMANENSI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Islam Journal of Accounting Auditing and Business Jurnal Proaksi Global Financial Accounting Journal JMK Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Investasi Islam JRABA Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia Journal of Islamic Economics Lariba Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis (JDAB) Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen Jurnal RAK (Riset Akuntansi Keuangan) LoroNG Jurnal Akuntansi Jurnal Akuntansi Kontemporer
Claim Missing Document
Check
Articles

Ethics, Behaviors, and Characters of Memayu Hayuning Bawono, Ambrasto Dur Hangkoro Accountant in Java I Made Laut Mertha Jaya; Tjiptohadi Sawarjuwono; Sungkono - Sungkono; Mar'a Elthaf Ilahiyah
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 5, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v5i2.5110

Abstract

AbstractThe moral teachings and philosophy of life of the Javanese have a very deep meaning which leads to happiness. This paper aims to provide up-to-date knowledge about the meaning of Ethics, Behavior, and Character of Memayu Hayuning Bawono, Ambrasto dur Hangkoro in accounting profession education in Java, based on Javanese philosophy. This study uses a qualitative method approach, ethnography. The results of this study conclude that ethics, behavior, and character in accounting profession education based on Javanese philosophy are more bars, ruruh, wantah, duga prayoga, nastiti and do not focus on ardana. The character of "dhakah" in him slowly disappeared because the formed "warok" had reached "Wiloka". This finding provides a new aspect for the curriculum development of accounting education programs, so that graduates (accountants) can better understand and interpret the philosophy of human life from the point of view of Javanese philosophy.Keywords: Ethics; Behavior; Accountant profession education character.Abstrak Ajaran moral dan filosofi hidup orang Jawa memiliki makna yang sangat mendalam yang mengarah kepada kebahagiaan. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan keterbaruan pengetahuan tentang makna Etika, Perilaku, dan Karakter Memayu Hayuning Bawono, Ambrasto dur Hangkoro pada pendidikan profesi akuntan di Jawa, berdasarkan filsafat Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif, etnografi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa etika, perilaku, dan karakter pada pendidikan profesi akuntan berlandaskan filsafat Jawa lebih bars, ruruh,wantah,duga prayoga,nastitidan tidak berfokus pada ardana. Karakter dhakah dalam dirinya perlahan sirna karena warok yang terbentuk telah mencapai Wiloka. Temuan ini memberikan aspek baru bagi pengembangan kurikulum program pendidikan akuntansi, agar lulusannya (akuntan) lebih dapat mengerti dan memaknai filosofi hidup manusia dari sudut pandang filsafat Jawa.Kata kunci: Etika; Perilaku; Karakter pendidikan profesi akuntan.
The Implementation of Salam-Contract For Agriculture Financing Through Islamic-Corporate Social Responsibility (Case Study of Paddy Farmers in Tuban Regency Indonesia) Ahmad Hudaifah; Bambang Tutuko; Sawarjuwono Tjiptohadi
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Shariah and Law, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.882 KB) | DOI: 10.15408/aiq.v11i2.10933

Abstract

This research is aimed at discovering a stable financial schemingformula or model that would be compatible with the natural characteristics ofa paddy farming cycle in Tuban. The qualitative research employs the use of anactive participatory community through the means of a focus group discussion, anin-depth interview and face to face interviews with respective stakeholders andkey informants. The Salam contract, which is highly beneficial is a prospectivefinancial scheme that terminates the long business chain found in most businessesin Indonesia. The Corporate Social Responsibility which is managed through theSyariah approach (I-CSR) from a company, can become the solution to bridgethe gap found in the implementation of funds for a Salam contract. The Salamcontract applicability is dependent on the Islamic farmer cooperatives (BMT), aunit of joint venture organization serving as the key players in the execution ofthe function of a paddy warehouse-trading agent and direct financing to farmers.Strong support also comes from the zakat, infāq, and shodaqoh institution (LAZ)whose role is educating and encouraging the paddy farmers’ skills and competency,especially to enable them access end-user markets using the aid of informationtechnology. Penelitian ini betujuan untu menemukan formula skema pembiayaanpertanian yang stabil sesuai dengan karakteristik alamiah pertanian padidi Kabupaten Tuban. Metode penelitian kualitatif dipergunakan dalammenyelesaikan penelitian ini dengan partisipasi aktif komunitas melaluimedia diskusi kelompok, wawancara mendalam tatap muka dan observasikepada informan kunci dan pihak yang terlibat secara langsung dalam tata-niaga pertanian padi di Kabupaten Tuban. Kontrak salam adalah skemapembiayaan yang sangat menguntungkan bagi petani dan pada aplikasinyamampu mengambil peran pembiayaan distributor dalam tata niaga pertanianpadi. Islamic Corporate Social Responsibility (I-CSR) yang dikelola berdasarkanprinsip ekonomi Syariah dari perusahan yang beroperasi di wilayah Tuban bisamenjadi solusi dana yang dikembangkan untuk pembiayaan pertanian yangdihindari oleh perbankan karena siklus bisnis yang berbeda. Keberlangsungan kontrak salam pertanian untuk komoditas padi akan bergantung pada koperasipetani yang terdiri dari koperasi simpan pinjam Syariah (BMT), gudang padi,penggilingan padi dan unit perdagangan yang kesemuanya disebut sebagai KUB(Kelompok Usaha Bersama). Dukungan yang kuat juga berasal dari Lembagazakat, infāq dan shodaqoh, yang memiliki peran untuk melakukan pelatihankeahlian petani dan membantu memenuhi kebutuhan dasar petani yang menjadianggota dalam KUB.
Responsibility Accounting on Amil Zakat Organization Irda Agustin Kustiwi; Tjiptohadi Sawarjuwono
Journal of Accounting Auditing and Business Vol 4, No 1 (2021): January Edition
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaab.v4i1.31308

Abstract

Responsibility accounting carried out by organizations in the business sector is based more on material budgets. This budget is in the form of accumulated costs at the responsibility center that is used to assess management performance. Islam explains that accountability based on al-Mishbah's interpretation has a broad essence. Responsibility accounting  includes the relationship between humans and humans (material), environmental (social), and Creator (spiritual). This research uses a qualitative method with an exploratory case study approach. The case study approach was chosen because the context of accountability accounting is an important understanding related to phenomena that occur in the field. The exploratory type case study approach was chosen with the aim of the researcher to reconstruct the existing accounting responsibility in Nurul Hayat Surabaya in accordance with the terminology at the Al Mishbah interpretation. The results obtained that Nurul Hayat Surabaya has a vertical relationship to the Creator, horizontal to direct stakeholders and indirect stakeholders, as well as a commitment that is in line with the four characteristics of Rasullullah. So according to the thought of the accounting accountability reconstruction researchers, what happened could be that in Nurul Hayat Surabaya, it could be in accordance with al-Mishbah's interpretation of tijarah. Responsibility accounting is material, social and spiritual.
Konseptualisasi Perang Badar sebagai Strategi Bisnis Idil Rakhmat Susanto; Tjiptohadi Sawarjuwono
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 22, No. 1, Maret 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/islamadina.v22i1.6378

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menguraikan keterkaitan strategi perang Badar dengan strategi perusahaan. Strategi perang Badar merupakan strategi berbasis sumber daya yang dianggap dapat menjadi landasan bagi perusahaan untuk menerapkan strategi dalam menghadapi persaingan guna meningkatkan kinerja perusahaan. Teori yang digunakan sebagai acuan studi ini adalah Resource Based Theory (RBT) terkait pemanfaatan sumber daya perusahaan. Metode penulisan menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk mencari referensi terkait filosofi perang badar untuk menjelaskan keterkaitannya dengan strategi perusahaan. Hasil dari studi ini menjelaskan bagaimana strategi perang Badar memiliki keterkaitan dan relevansi dengan strategi perusahaan yang berlaku saat ini. Strategi perang badar sangat sesuai jika digunakan sebagai landasan penerapan strategi berbasis sumber daya bagi perusahaan sekalipun perusahaan tersebut memiliki sumber daya yang terbatas. Strategi perang Badar yang dipimpin oleh Rasulullah dapat dijadikan sebagai teladan bagi manajer dalam menerapkan strategi berbasis sumber daya dengan memaksimalkan dan meningkatkan kemampuan sumber daya yang ada serta menempatkan sumber daya tersebut pada posisi yang sesuai dengan kemampuannya masing-masing.
Islamic Spiritual Capital Implementation at BMT UGT Sidogiri Widita Kurniasari; Tjiptohadi Sawarjuwono; Muhamad Nafik Hadi Ryandono
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2019.10.2.3221

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to obtain an in-depth description of the implementation of the concept of Islamic Spiritual Capital at BMT UGT Sidogiri. The approach used in this research is Islamic phenomenology. This research explores events/phenomena and organizational culture at BMT UGT Sidogiri. This method helps to reveal how to implement Islamic Spiritual Capital in the culture of working at BMT UGT Sidogiri. The results showed that the importance of civilize Islamic Spiritual Capital was reflected through prayer discipline, time discipline and rule discipline. Uphold the work ethic of three -as in working, they are working hard, working smart and working sincerely. This work ethic involves the body, brain and heart. Islamic leadership is basically a belief that prioritizes the attributes of the STAFF (Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah). Motivation in working is intended to worship, seek the blessing of Allah and become a charity hereafter so that the goal is not only for the world. So that, every employee has an Islamic commitment that is having the confidence to be loyal to the organization and istiqomah (steadfastness) at work.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran yang mendalam tentang implementasi konsep Modal Spiritual Islam di BMT UGT Sidogiri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi Islam. Penelitian ini mengeksplorasi peristiwa/fenomena dan budaya organisasi di BMT UGT Sidogiri. Cara ini membantu mengungkap bagaimana mengimplementasikan Modal Spiritual Islam dalam budaya kerja di BMT UGT Sidogiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pentingnya modal kerohanian Islam yang beradab tercermin melalui disiplin shalat, disiplin waktu dan disiplin aturan. Menjunjung tinggi etos kerja tiga -sebagai dalam bekerja, mereka bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja dengan ikhlas. Etos kerja ini melibatkan tubuh, otak dan hati. Kepemimpinan Islam pada dasarnya adalah keyakinan yang mengutamakan atribut STAF (Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah). Motivasi dalam bekerja dimaksudkan untuk beribadah, mencari ridho Allah dan menjadi sedekah akhirat agar tujuannya tidak hanya untuk dunia. Sehingga setiap karyawan memiliki komitmen islami yaitu memiliki kepercayaan diri untuk setia pada organisasi dan istiqomah (ketabahan) dalam bekerja.
Konsep akuntansi pertanggungjawaban: perspektif filsafat kuno Tiongkok yin yang dan wu xing Renna Magdalena; Tjiptohadi Sawarjuwono
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 7, NOMOR 2, JULI 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um004v7i22020p81

Abstract

The purpose of this paper is to propose the Responsibility Accounting concept that exists in Management Control System based on the perspective of the Chinese philosophy of Yin Yang and Wu Xing. Responsibility Accounting concept that has existed so far is a product of Western culture, which is more focused on the achievements of each division as an individual Responsibility Center. As a result, the individual side of each division will grow and may weaken the unity of the organization. Responsibility Accounting concept may be improved if it can be integrated with the philosophy of Yin Yang and Wu Xing which do not only focus on achievement but also focus on the contributions made by the Responsibility Centers to one another. The result of this study is the concept of division’s performance appraisal which is reflected in the Key Performance Indicator (KPI) which assess the division not only from the financial performance of its own division, but also from how the division gives value to other divisions. From Wu Xing's philosophy, we obtain the direction of transfer of values between divisions as the Accountability Center in accordance with the balance of each element. The authors hope that aspects of Chinese Philosophy may give a different view to the existing Responsibility Accounting concepts, to encourage empathy in the organization which in turn will enable companies into sustainability and support Good Corporate Governance. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep Akuntansi Pertanggungjawaban yang ada dalam Sistem Pengendalian Manajemen dari sudut pandang filosofi Tiongkok Yin Yang dan Wu Xing. Konsep Akuntansi Pertanggungjawaban yang ada selama ini merupakan produk dari budaya Barat, yang lebih berfokus pada prestasi masing-masing divisi sebagai Pusat Pertanggungjawaban secara individu. Akibatnya sisi individual dari tiap divisi akan menguat dan dapat melemahkan persatuan organisasi. Konsep Akuntansi Pertanggungjawaban akan lebih berdaya guna jika dapat dipadukan dengan filosofi Yin Yang dan Wu Xing yang tidak hanya berfokus pada prestasi, namun juga berfokus pada kontribusi yang diberikan oleh Pusat Pertanggungjawaban satu kepada yang lainnya. Hasil dari penelitian ini adalah konsep penilaian kinerja yang dicerminkan dari Key Performance Indicator (KPI) yang digunakan untuk menilai divisi tidak hanya dari kinerja keuangan divisinya sendiri, tapi dinilai juga dari bagaimana divisi tersebut memberi nilai bagi divisi lain. Dari Filosofi Wu Xing diperoleh arah Transfer Nilai antar divisi sebagai Pusat Pertanggungjawaban yang sesuai dengan keseimbangan masing-masing elemen. Diharapkan penelitian yang memasukkan aspek filosofi Tiongkok ini akan memberikan warna khusus pada konsep Akuntansi Pertanggungjawaban yang ada saat ini dan dapat mendorong empati dalam organisasi yang membawa perusahaan menjadi menuju keberlanjutan, dan mendukung tata kelola perusahaan yang baik.
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN ZAKAT MELALUI PENDEKATAN MODIFIKASI ACTION RESEARCH Nurul Huda; Tjiptohadi Sawarjuwono
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.85 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2013.12.7204

Abstract

Abstract. Zakat Management Accountability with Modified Action Research. This research aims to identify zakah management accountability problems faced by zakat institutions (OPZ) and to propose some solutions. The study employed a modified action research method. The result indicated that there were overlapping empowerment programs among the institutions, inaccurate data of mustahik and muzaki, limited number of partnerships among zakat institutions, expensive promotion model, and limited number of professional zakah officials. The agenda of action to raise zakat management accountability are the compilation of mustahik and muzaki’s data through mosques, cooperation with higher education, and the making of zakah as a national program across departments and the collaboration with IKADI and DKM.Abstrak: Akuntabilitas Pengelolaan Zakat melalui Pendekatan Modifikasi Action Research. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi persoalan akuntabilitas yang dihadapi organisasi pengelola zakat (OPZ) dan memberikan usulan pemikiran terhadap persoalan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode modifikasi action research. Hasil riset menunjukkan tumpang tindihnya program pemberdayaan antar OPZ, data muzaki dan mustahik tidak akurat, terbatasnya kemitraan OPZ, kebijakan pemerintah bertentangan dengan program pendayagunaan, belum didapatkan model promosi murah dan keterbatasan tenaga amil yang profesional. Penelitian ini mengusulkan pemikiran untuk meningkatkan akuntabilitas zakat, yaitu kompilasi data mustahik dan muzaki melalui masjid, penyiapan tenaga amil bekerjasama dengan dunia Perguruan Tinggi, dan perlunya distribusi zakat sebagai program nasional dan lintas departemen, kerjasama dengan IKADI dan DKM.
KRITIK ATAS TRIPLE BOTTOM LINE: PERSPEKTIF MEMAYU HAYUNING BAWANA Wahyu Agus Winarno; Tjiptohadi Sawarjuwono
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2021 - Agustus 2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2021.12.1.07

Abstract

Abstrak - Kritik atas Triple Bottom Line: Perspektif Memayu Hayuning BawanaTujuan Utama - Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa implementasi triple bottom line (TBL) akan lebih memberikan keseimbangan berkelanjutan jika dilandasi filosofi ”Memayu Hayuning Bawana”  (MBH - membuat dunia lebih baik).Metode - Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah kajian kritis dengan pendekatan studi literatur. Nilai-nilai yang terkandung dalam filosofi MHB dihubungkan dengan konsep TBL.Temuan Utama - Penelitian ini menunjukkan bahwa keselarasan dan keseimbangan perusahaan dengan alam dipandang dari aspek internal dan eksternal. Implementasi TBL harus didasarkan pada semangat tapa ngrame (tanpa pamrih). Proses sinergi perusahaan dengan lingkungan dan sosial akan membawa keselamatan alam.Implikasi Teori dan Kebijakan - Implementasi TBL yang berlandaskan MHB akan meningkatkan keselarasan dan keseimbangan perusahaan. Manajer dapat memfokuskan pada TBL dengan tetap memperhatikan tiga tingkatan MHB.Kebaruan Penelitian - Artikel ini menawarkan konsep filosofi jawa MHB yang dapat digunakan sebagai pedoman/pendamping perusahaan dalam menerapakan TBL  Abstract - Critics on the Triple Bottom Line: “Memayu Hayuning Bawana” Perspective.Main Purpose - This research seeks to show that the TBL implementation will provide sustainable balance if it is based on the philosophy of "Memayu Hayuning Bawana" (MBH - making the world better).Method - The method used is a critical study with a literature study approach. The values contained in the MHB are linked with the TBL.Main Findings - This research shows that the harmony and balance between the company and nature are viewed from the internal and external aspects. The implementation of TBL must be based on “tapa ngrame” (sincerity) spirit. The process of the company's synergy with the environment and social will bring the safety the nature.Theory and Practical Implications - The implementation of TBL and MHB will improve the harmony of the company. Managers can focus on TBL while still paying attention to the three MHB levels.Novelty - The Javanese MHB philosophy can be used as a company guide in implementing TBL.
IS COST STICKINESS A BAD SIGNAL FROM CATUR MARGA PERSPECTIVE? Komang Ayu Krisnadewi; Tjiptohadi Sawarjuwono
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 3 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2020 - April 2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.3.29

Abstract

Abstrak: Apakah Cost Stickiness merupakan Sinyal Buruk dari Perspektif Catur Marga? Penelitian ini berupaya untuk mengupas determinan asimetri perilaku biaya dari perspektif Hindu Weda, yaitu catur marga. Kajian literatur digunakan sebagai metode. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketika mengambil keputusan, manajer mempertimbangkan belas kasih (bhakti marga), pengetahuan yang dimiliki (jnana marga), upaya untuk berbuat baik (karma marga), dan pengendalian diri atas kepentingan pribadi (raja marga). Perilaku biaya sangat dipengaruhi oleh kebijakan yang dibuat oleh manajer. Kebijakan tersebut terkait dengan pengelolaan sumber dayanya, terutama ketika menghadapi permintaan yang menurun. Abstract: Is Cost Stickiness a Bad Signal from Catur Marga Perspective? This research seeks to explore the determinants of the asymmetry of cost behaviour from a Veda Hindu perspective, namely catur marga. The method used is the literature review. This paper suggests that when making decisions, managers considered compassion (bhakti marga), the knowledge they possess (jnana marga), the effort to do good deeds (karma marga), and self-control over their own personal interest (raja marga). Cost behaviour is strongly influenced by the policy made by the manager in relation to his/her resources’ management, especially when confronted with declining demand.
Menumbuhkan Cinta Profesi Akuntan Publik bagi Generasi Penerus Tjiptohadi Sawarjuwono; Devi Kalanjati
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jab.v13i1.132

Abstract

This research reveals the cause of low interest of accountant graduate worked to be public accountant and higher turnover rate of public accountant in audit firm . This research applied a grounded-theory, namely digging and uncovering the typical phenomenon of Indonesia. Data collection technique was done by in-depth interview and focus group discussion (FGD). This study concluded that being AP is calling the soul, which is equipped with competence in their field, as well as having the soul of business. While the cause of the lack of interest of scholars and graduate candidates into AP accountant due to various things, such as workload, salary or compensation, level career, personal development and professional demands, a sense of business sustainability of KAP, the search job experience, as well as limited information of AP profession during the education period. In order to increase a love of profession, the Indonesian Institute of Public Accountants ( IAPI ) and Indonesian universities should be socialized in an integrated on the role and business prospects public accountant in now and the future.
Co-Authors Achsania Hendratmi Ahmad Hudaifah Ahmad Hudaifah, Ahmad Ahwarumi, Biyati Alfa Rahmiati, Alfa Alhadi, Abu Azam Alvaro , Daffa Putra Anantawikrama T. Atmadja Anggie Febriyanti Anggie Febriyanti Anis Byarwati Ary Satyasmoko Astuti Dola Bastina Azhari, Azmi Najmimudin Bambang Tutuko Bambang Tutuko Basuki Basuki Bayu Arie Fianto Bernadetha Athalia Bernadetha Athalia Billy Adhira Biyati Ahwarumi Biyati Ahwarumi Bram Ade Pratama Bram Ade Pratama Cahyono, Suham Dea Cendani Naraduhita Devi Kalanjati Dian Kusuma Wardhani Dian Kusuma Wardhani Erina Sudaryati Fardiantye Bella Cendika Fikriya Hanim Kardiya Emaluta Gaffikin, Michael JR Gemelthree Ardiatus Subekti Hamidah Hamidah Handono, Wahyu Agung Huda, Nurul I Made Laut Mertha Jaya I Made Narsa Idil Rakhmat Susanto Ilahiyah, Mar’a Elthaf Imam Sopingi Iman Harymawan Imang Indah Ayuningrum Imran Haider Imron Mawardi Isma Swadjaja Izzani Ulfi Izzani Ulfi Komang Ayu Krisnadewi Kusnul Ciptanila Yuni K Kustiwi, Irda Agustin Laila Rosyda, Nabila Amaro Mienati Somya Lasmana Mooduto, M. Arie Muhamad Nafik Hadi Ryandono, Muhamad Nafik Nabila Amaro Laila Rosyda Neny Adriani Noor Muhariah Dorojatun Nor Rahma Rizka Nur Asni Nur Asni Nur Asni Nur Habiba Rachmi Nurul Huda Prasetyo, Ismarh Fadhlillah Putu Sukma Kurniawan Putu Sukma Kurniawan, Putu Sukma Raharjo, Yulianti Renna Magdalena Riana Afliha Eka Kurnia Riana Afliha Eka Kurnia, Riana Afliha Eka Rizki Arvita Rohmawati, Elly Dwi Saikou Gassama Sari Kusuma Dewi Sari Kusuma Dewi, Sari Kusuma Sasongko Budisusetyo Sasongko Budisusetyo Sasongko Budisusetyo Situmorang, Bornok Sri Herianingrum Sudarini Suham Cahyono Sungkono - Sungkono Sungkono, Sungkono - Suparno Suparno Syahrul Mubarrok, Ujang Syarifudin Syarifudin Ujang Syahrul Mubarrok Ulfi, Izzani Unti Ludigdo Viktor Maria Akbar Soratomo Tukan Virginia Nur Rahmanti Wahyu Agus Winarno Wendi Wendi Widita Kurniasari WIDITA KURNIASARI, WIDITA Yasmin Umar Assegaf Yuli Utami Yulianti Raharjo Yulius Jogi Christiawan Zaeni, Mochammd Zarefar, Arumega Zera Zuryana Idris