Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Digital Marketing Sebagai Strategi Pemasaran Dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal Pada IPNU IPPNU Di Desa Mancilan Primaadi Airlangga; Tholib Hariono; Siti Sufaidah; Nur Khafidhoh; Munawarah Munawarah; Zulfikar Zulfikar; Devina Ayu Lestari; Alfi Ainun Oktafiani; Idris Nurdin Halidi; Adip Miftahul Ulum; Basalaf Ahmad Saiful
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasif.v4i3.4026

Abstract

IPNU IPPNU is a social institution that is a forum for youth that develops awareness and social responsibility towards productive youth. IPNU and IPPNU in Mancilan Village are one of the pillars of youth organizations followed by the wider community who are faced with a number of problems. From the results of pre-program identification, several problems faced by partners were found. The first problem is that the implementation of organizational management is not running well so that many organizational programs are not running optimally. The main obstacle faced is limited funds to carry out various activities aimed at achieving the organization's vision and mission. Currently, their main source of funding is membership fees, which are not always sufficient to support all the initiatives they undertake. With this background, the service team conducted training in understanding digital marketing in Mojoagung District, Mancilan Village, Jombang Regency. This service is carried out to increase sales efforts by utilizing digital platforms. Writing skills in marketplace media are very important for increasing brand awareness for potential consumers. The problem that partners have is that partners have not been able to create captions, taglines, descriptions for products that will be marketed online. Apart from that, regarding digital marketing planning, the service team brought in a resource person, one of the practitioners managing Jombang students' official Instagram accounts, to provide material related to digital marketing. This service activity uses the CBL (Community Based Learning) approach which integrates the involvement of a community in learning consisting of copywriting and digital marketing planning techniques. Then continue creating content that can be uploaded directly to partner social media.
Pengembangan Kualitas Produk UMKM Melalui Inovasi Kemasan dan Digital Marketing Siti Sufaidah; Munawarah Munawarah; Nurul Aminah; Memey Ayu Prasastii; Devi Oktavianti
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v3i3.3195

Abstract

MSMEs are the driving force of the Indonesian economy. Unfortunately, many MSMEs still sell conventionally so that the profits are not maximized. Jatisari Hamlet, Jatiwates Village, Tembelang District, has the potential to develop MSME businesses. Unfortunately, like the problems with other MSME business actors, MSME business actors in Jatisari still use conventional marketing methods. Therefore, it is necessary to provide assistance regarding the importance of using digital media and making attractive product packaging as an effort to increase sales of MSME products. The purpose of this activity is to increase the understanding of MSME entrepreneurs regarding the importance of product design as a sales strategy and the importance of using digital media as a promotional medium and buying and selling transactions to expand market reach. This activity was carried out in Jatiwates Village on October 1 and 2, 2022 which was attended by MSME actors. The method used in this activity is Assets Based Community Development (ABCD). The results obtained from this activity are an increase in the understanding of MSME actors regarding the importance of improving product packaging and digital media as marketing media. The output generated from this activity is a digital account as a marketing medium for products and attractive product packaging. Keywords: Digital marketing; Product packaging; MSMEs; Income
Pengoptimalan Digital Marketing untuk Meningkatkan Penjualan UMKM Desa Sumberagung melalui Platform Shopee Munawarah Munawarah; Sujono Sujono; Muhammad Al Ghozali; Ahmad Khusnul Hakim; Laily Mufarrohah
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i1.3361

Abstract

Perkembangan bisnis saat ini sudah sangat berkembang pesat, UMKM harus mengikuti kemajuan teknologi informasi dengan tujuan untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Kemajuan teknologi informasi adalah dengan melakukan penjualan online. Memudahkan para penjual serta pembeli dalam berinteraksi melalui fitur live chatnya, Shoppe juga menyediakan banyak produk mulai dari gadget, fashion, kosmetik, elektronik, Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh UMKM di Desa Sumberagung adalah masalah pemasaran dan keterampilan menggunakan teknologi. UMKM di Desa Sumberagung memerlukan pengembangan usaha berbasis teknologi sehingga dapat bersaing dengan usaha-usaha baru yang bersifat online. Penggunaan media pemasaran pada  UMKM di Desa Sumberagung Kecamatan Megaluh. Pada kegiatan ini solusi yang diberikan dalam menyelesaikan permassalahan UMKM desa Sumberagung engan upaya pengembangan usaha berbasis teknologi pada UMKM Desa  Sumberagung melalui pelatihan digital marketing. Metode yang digunakan dalam identifikasi penggunaan media pemasaran adalah dengan observasi, wawancara, dan penyebaran kuisioner  Metode yang digunakan dalam upaya kegiatan ini dengan diskusi, dan ceramah,  Demonstrasi dan Paktik. Dalam pelaksanaan kegitan pengabdian ini, dilakukan kegitan berupa; pelatihan penggunaan sistem marketplce yang memanfaatkan fasilitas pada apk Shopee, pelatihan pembuatan akun marketplace untuk bahan promosi di Shopee, pelatihan pembuatan foto produk bagi penjual, pelatihan pembuatan content copy write penjual. Hasil setelah melakukan kegiatan yang diterapkan pada Para UMKM Desa Sumberagung berjalan dengan lancar, meskipun terdapat beberapa kendala namun hal itu dapat teratasi dengan baik. Perubahan setelah diadakannya kegiatan yang pada awalnya para sasaran hanya melakukan promosi secara offline, mereka dapat memasarkan produknya secara online melalui platform shopee yang telah mereka buat serta memperoleh pasar yang bertambah luas.
Pelatihan Desain Kemasan dan Sosialisasi Penjualan Kripik Tempe Melalui Media Digital Sujono Sujono; Siti Sufaidah; Munawarah Munawarah; Hikmatul Hasanah; Rahmat Aris Mujahidin; Firdaus May Sulvani; Ummi Uswatun Khasanah
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i3.4221

Abstract

Rendahnya daya saing seringkali disebabkan oleh terbatasnya kapasitas pelaku ekonomi dalam pemasaran. Maka Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk berkontribusi terhadap pengembangan perekonomian lokal Desa Turi Pinggir Megaluh dengan memperbaiki desain kemasan produk keripik tempe dan menerapkan strategi kesadaran bisnis melalui digital. Desa Turi Pinggir Megaluh yang terletak di pedesaan mempunyai potensi yang besar dalam memproduksi keripik tempe yang berkualitas namun seringkali mengalami kendala dalam pemasaran dan branding. survei awal dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi produsen keripik tempe lokal, merancang kemasan yang menarik dan fungsional, serta mengembangkan strategi sosialisasi melalui sarana digital seperti jejaring sosial dan platform e-commerce. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah desain kemasan yang lebih menarik dan fungsional, serta pemahaman yang lebih baik tentang pemasaran digital oleh produsen. Berkat pendekatan ini, penjualan keripik tempe di Desa Turi Pinggir Megaluh meningkat signifikan. Selain itu, masyarakat lokal juga mendapat manfaat dari peningkatan pengetahuan dan keterampilan pemasaran digital, yang dapat membantu mereka mengembangkan usaha mikro di masa depan
Pemberdayaan Optimalisasi Branding dan Pemasaran Digital Produk Lokal BUMDes Desa Bicak melalui TikTok, Website, dan Penguatan Identitas Visual Produk Primaadi Airlangga; Munawarah Munawarah; Siti Sufaidah; Muhammad Fatich; Mutawakkil Alallah; Nisfu Laily Shofiatujidda; Purwatiningsih Purwatiningsih; Amanatus Salamah
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v7i1.6285

Abstract

Government Regulation Number 11 of 2021 concerning Village-Owned Enterprises (BUMDes) emphasizes the strategic role of BUMDes in strengthening village economic independence and community welfare. Bicak Village, Trowulan District, Mojokerto Regency, has local product potential in the form of knitting, ecoprint, and accessories. However, the marketing process still faced several obstacles, including limited branding identity, lack of attractive visual promotion media, and suboptimal use of digital platforms. This community service activity aimed to strengthen branding and digital marketing capacity through participatory-collaborative methods involving BUMDes managers, vocational high school students majoring in visual communication design, PKK members, and local business actors. The program was attended by 50 participants consisting of 10 BUMDes administrators, 20 vocational students, 15 PKK members, and 5 local MSME actors. Activities included digital marketing socialization, TikTok content training, product photography workshops, development of logos, hangtags, brochures, and marketing websites. Evaluation was conducted through activity observations, pretest–posttest questionnaires, documentation of participants' practical work, reflective discussions, and participant feedback on the implementation of the training program. The results showed an increase in participants’ understanding of digital marketing from an average score of 58.4 to 84.6. In addition, TikTok promotional content, product photo, website catalog product, and branding media in the form of logos and hangtags were successfully produced and used by BUMDes. This program contributed to improving participants’ digital promotion skills and strengthening the branding identity of local products in Bicak Village
Implementation of the Laravel framework in student activity service management Siti Sufaidah; Feriska Maharani; Munawarah Munawarah
NEWTON: Networking and Information Technology Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/d7je1d74

Abstract

Student activity service management is an important aspect in supporting the development of potential, participation, and administration of student activities in the university environment. At KH. A. Wahab Hasbullah University, the process of managing activities such as Field Experience Practice (PPL), internships, Community Service Programs (KKN), graduation ceremonies, and graduation ceremonies is still done manually, generally through WhatsApp groups. This method has limitations in terms of information reach, data documentation, and service efficiency. Therefore, this study aims to design and build a web-based student activity service management information system using the Laravel framework. Laravel was chosen because it supports the development of structured, secure, and efficient web applications with a Model-View-Controller (MVC) approach. The development method used is Waterfall, which includes the stages of needs analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. The results of this study are expected to produce a digital platform that can accelerate the process of delivering information, simplify activity registration, and support documentation and reporting of student activities in an integrated and real-time manner.
Web-Based Campus Facility Loan Application Using CodeIgniter 4 Fitrotuzzahwannisa' Fitrotuzzahwannisa'; Siti Sufaidah; Munawarah Munawarah
NEWTON: Networking and Information Technology Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/q48cgd84

Abstract

The conventional process of campus facility borrowing often leads to delays in information delivery and difficulties for users in understanding facility availability. In addition, the presentation of borrowing schedules in non-visual formats makes it challenging for users to quickly interpret facility usage status. This study aims to design and develop a web-based campus facility borrowing application that provides visual schedule information and supports a fully digital submission process. The system development employs the Software Development Life Cycle (SDLC) using the Waterfall model, which consists of requirement analysis, system design, implementation, and testing stages. The application is developed using the CodeIgniter 4 (CI4) framework, PHP programming language, and MySQL database. System testing is conducted using the black-box testing method to ensure that all system functions operate according to user requirements. The results indicate that the developed system successfully simplifies the campus facility borrowing process, presents borrowing schedules through a visual calendar interface, and clearly displays submission status and borrowing history. These features improve efficiency, transparency, and accessibility in the management of campus facility borrowing.
Design and Development of A Website-Based Inventory Management System: A Case Study of Al-Mardliyah Bahrul Ulum Islamic Boarding School Canteen Munawarah Munawarah; Igo Ardiasnyah Harlis
SAINTEKBU Vol. 17 No. 01 (2025): Vol. 17 (01) January 2025
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/saintekbu.v17i01.4891

Abstract

The development of information technology in the digital era is very rapid and influences various aspects of life, including stock management. The Al-Mardliyah Bahrul Ulum Islamic Boarding School canteen, as a business unit that provides food and drinks for students, currently still uses a manual stock recording system that is prone to errors and inefficiencies. This research aims to design and build a web-based stock application to increase efficiency and accuracy in managing stock in the canteen. Using the waterfall software development model, this application is designed to have features such as automatic stock recording, low stock notifications, and automatic reporting. System test results show that this application can reduce stock processing errors, make reporting easier, and increase security and ease of data access. By implementing this web-based stock application, it is hoped that canteen operations will become more efficient and effective, better supporting the needs of students.
Aplikasi Nasabah Bank Sampah Desa Pulogedang Berbasis Android Nur Khafidhoh; Widya Ningrum; Munawarah Munawarah
Exact Papers in Compilation (EPiC) Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/epic.v7i1.1454

Abstract

Bank sampah adalah tempat pengumpulan sampah yang sudah dipilih dan memiliki nilai ekonomi. Dengan adanya bank sampah maka dapat mempermudah masyarakat membuang sampah dan mendapat keuntungan disetiap transaksi sampah dengan mendaftar sebagai nasabah bank sampah di desa Pulogedang. Pada bank sampah terdapat beberapa jenis sampah dengan begitu mempermudah nasabah untuk transaksi sampah sesuai dengan sampah yang dimiliki. Permasalahan yang dihadapi oleh Bank Sampah di Pulogedang Jombang adalah tidak ada backup data yang bagus untuk menanggulangi data dari nasabah maupun jumlah tabungannya. Apalagi jika kehilangan kertas atau buku tabungan ataupun jika tulisan dari petugas bank yang kurang jelas. Hal ini akan membuat nasabah kurang nyaman sehingga diperlukan sebuah system yang terkomputerisasi untuk mengatasi permasalahan-permasalahan di atas. Dengan adanya aplikasi nasabah bank sampah maka akan mempermudah nasabah dalam mengetahui informasi data diri dan transaksi nasabah dalam menabung sampah.
Implementasi Quiz Engine pada bimbel Shihwa Learning Center(SLC) Berbasis Android Nur Khafidhoh; Milla Fatmawati; Munawarah Munawarah
Exact Papers in Compilation (EPiC) Vol. 7 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/epic.v7i3.1518

Abstract

Pendidikan merupakan peran penting dalam pembentukan individu yang berkualitas. Namun, salah satu tantangan yang dihadapi oleh sistem pendidikan adalah kurangnya minat belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah ini dengan mengimplementasikan sebuah aplikasi Quis berbasis Android yang dirancang khusus untuk meningkatkan minat belajar siswa dan untuk bahan evaluasi seberapa jauh pemahaman siswa terhadap pembeajaran yang telah diberikan.Penelitian ini menggunakan metode pengembangan. Tahap awal melibatkan analisis kebutuhan dengan melakukan survei, wawancara, dan studi literatur. penelitian yang akan digunakan dalam pembuatan aplikasi game ini adalah metode pengembangan multimedia, dilakukan berdasarkan 6 tahap: 1. Konsep, Pada tahap ini  untuk  menentukan tujuan, jenis, kegunaan dan siapa saja yang akan menjadisasaran dalam pembuatan aplikasi ini. 2. Desain Pada tahapan ini peneliti menggunakan rancangan (storyboard) untuk menggambarkan deskripsi tiap layout, 3. Pengumpulan bahan, Pada tahap ini merupakan pengumpulan semua materi yang diperlukan pada proses pembuatan aplikasi, 4. Pembuatan, Pada tahap ini proses pembuatan aplikasi “Quiz Engine” sesuai dengan apa yang telah dirancang dalam diagram alur flowchart yang telah dibuat, aplikasi ini dibuat menggunakan Construct 3, 5. Pada tahap ini pengujian dilakukan setelah pembuatan aplikasi “quiz engine” dan melihatnya apakah ada kesalahan atau tidak, 6. Distribusi Pengujian Pada tahap ini aplikasi “Quiz Engine” setelah selesai dibuat akan di export dan di upload agar bisa dijalankan oleh pihak BIMBEL SLC.  kepentingan utama Berdasarkan analisis kebutuhan, sebuah aplikasi Quis berbasis Android dikembangkan dengan fitur-fitur yang menarik dan interaktif.