Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MEMBANGUN QUALITY TIME ORANG TUA DENGAN ANAK USIA 4-6 TAHUN DI KOTA MALANG Damayanti, Ervina; Elvira, Melly
Jurnal Penelitian Anak Usia Dini Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpaud.v3i2.13725

Abstract

Quality time is time spent together with full focus on children, creating emotional bonds, and strengthening family relationships. This involves activities that not only fill time, but also add value to the child's development and create positive memories. This research aims to describe the quality time of parents with children aged 4-6 years in Malang City. The research method uses a quantitative approach with a survey research type with a sample of 253 parents in Malang City who have children aged 4-6 years. Data collection uses questionnaire techniques. Data analysis uses descriptive data analysis. The results of this study show that the majority of parents spend quality time with their children well. With an average percentage of 86% which is included in the "high" category. This shows that the majority of parents in the Malang City area understand the importance of quality time and implement it effectively in daily interactions with their children. Parents in Malang City generally have a good understanding of the concept of quality time, which includes time spent with children attentively and without distractions. Based on the problem formulation, it shows that parents in Malang City spend quality time well. This research also shows that parents' quality time with early childhood children can have a positive impact on aspects of child development. Overall, parents in Malang City do more quality time activities by participating in events at their children's schools. The reason parents carry out these activities may be that many parents have busy work schedules and they realize that school events are the right time to spend time with their children without disturbing their daily routine.
Demographic Factors Influencing Parental Perceptions of Early Childhood Sexual Education: A Study in Malang City Mukhlis, Akhmad; Husen, Wahyuni; Fitriah, Nurlaeli; Elvira, Melly; Putri Santoso, Sandy Tegariyani; Rahmanto, Kelik Desta; Rochmah, Ainur
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 9 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2024.94-06

Abstract

This study examines parents' perceptions of the importance of sexual education in early childhood and the demographic factors influencing these views. Using multiple regression analysis, a quantitative survey was conducted with 100 Malang City parents with children aged 4-6 years. The results show that 84% of parents held positive perceptions, while 16% expressed negative views. The F-test yielded a calculated F value of 26.6 with a significance level of 0.000 (<0.05), indicating that gender, age, and parental education significantly influence perceptions of sexual education. Parents with negative views often cited traditional beliefs about child development, considering children unprepared for topics on sexuality. Cultural factors, a lack of exposure to sexual education during their childhoods, and insufficient knowledge about appropriate content for young children further contributed to this stance. The findings suggest that sexual education for early childhood must consider comprehensive education for parents, ensuring they understand appropriate boundaries and materials. Demographic factors such as age, gender, and education must also be addressed when designing educational programs. Limitations of this study include its focus on a single city and a relatively small sample size, which may restrict the generalizability of the findings. Future research should expand the geographic scope and examine other factors, such as socioeconomic status or cultural diversity. Addressing these limitations could provide deeper insights into how to design effective sexual education programs that respect cultural contexts while fostering understanding and acceptance among parents.
Metode Pengajaran Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini Lestari, Dewi; Elvira, Melly
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2024): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v5i2.31245

Abstract

Kekerasan seksual yang marak terjadi menjadikan pendidikan seks penting diberikan kepada anak terutama di lingkungan sekolah. Hal ini diberikan sebagai bekal anak dalam mengenal siapa dirinya hingga menjaga dan melindungi dirinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan metode pengajaran yang diterapkan oleh guru dalam memberikan pendidikan seks pada anak usia 4-6 tahun, (2) mendeskripsikan dampak metode yang diterapkan oleh guru terhadap pemahaman pendidikan seks pada anak usia 4-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengambilan data menggunakan teknik instrumen wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) guru telah menerapkan pendidikan seks mulai dari pengenalan diri hingga cara melindungi dengan media yang tersedia dan metode menyanyi, (2) anak-anak mengetahui siapa dirinya sebagai laki-laki atau perempuan, tetapi belum mengetahui nama alat vitalnya dengan nama sesungguhnya, anak-anak mengetahui cara menjaga dan melindungi dirinya serta batasan antara laki-laki dan perempuan.
EDUKASI PENGASUHAN ANAK MELALUI KETERLIBATAN AYAH DI TK ISLAM AL MAARIF SINGOSARI Melly Elvira; Sandy Tegariyani Putri Santoso
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Juli-September 2022
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v2i3.334

Abstract

Sosial dan budaya memberikan pengaruh kepada masyarakat terkait dengan perrsepsi pengasuhan anak. Peran ayah dalam pengasuhan anak masih sering diabaikan dengan menganggap bahwa tuga mengasuh anak hanya dimiliki oleh ibu. Oleh karenanya tujuan pengabdian masyarakat ini untuk membuka wawasan yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya wali murid TK Islam Al Maarif Singosari terkait dengan pentingnya keterlibatan seorang ayah dalam pengasuhan seorang anak. Kegiatan edukasi menggunakan metode diskusi dan tanya jawab dengan membuka seluas luasnya kesempatan berdiskusi. Kegiatan ini dapat meningkatkan antusias dan pengetahuan wali murid terhadap pentingnya keterlibatan seorang ayah dalam pengasuhan. Keterlibatan seorang ayah dalam pengasuhan dapat memberikan kontribusi penting bagi setiap tahapan perkembangan anak dan akan mempengaruhi anak hingga ia menjadi dewasa.
Meningkatkan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bermain Peran Ilahi, Zaitun Nur Rizqi; Elvira, Melly
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2025): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v6i2.36925

Abstract

 Kecerdasan interpersonal memiliki peranan penting bagi perkembangan sosial  anak. Anak yang memiliki kecerdasan interpersonal yang baik akan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan bermain peran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis Quasi Eksperiment dengan equivalent time series design. Sampel pada penelitian ini adalah kelompok B2 TK Islam Almaarif Singosari yang berjumlah 16 anak. Teknik Pengumpulan data yang digunakan berupa observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan Uji Friedman. Berdasarkan hasil penelitian, analisis data yang dilakukan menggunakan uji friedman diperoleh bahwa nilai p sebesar .001 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan pada setiap posttest yang dilakukan. Hasil perhitungan uji friedman tersebut menunjukkan bahwa nilai p (.001) 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain peran dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal pada anak usia 5-6 tahun di TK Islam Al maarif singosari.