Plastic is one of the sectors that contributes greatly to Indonesia's manufacturing output, with high plastic consumption seen from the import value which is much greater than exports. However, plastic has a negative impact on the environment because it is difficult to decompose and comes from non-renewable resources, namely petroleum. Plastic waste can last up to 500-1000 years and causes various environmental problems, such as soil damage and water absorption barriers. To reduce this impact, one of the solutions developed is bioplastic, which is made from natural materials and can be decomposed by microorganisms naturally. Environmentally friendly bioplastics are easier to decompose and do not accumulate on land, rivers, or seas. This study aims to analyze the potential business opportunities for bioplastics and the operational management needed to manage this business effectively. The method used is qualitative with literature studies, interviews, and documentation. The conclusion of the study shows that PT Green Plastik Indonesia has set goals and objectives in operational management, as well as planning company needs, including buildings, machines, business licenses, and short-term to long-term expenditure projections to ensure that the products produced are in accordance with the standards desired by consumers. ABSTRAKPlastik merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap output manufaktur Indonesia, dengan konsumsi plastik yang tinggi terlihat dari nilai impor yang jauh lebih besar dibandingkan ekspor. Namun, plastik memiliki dampak negatif terhadap lingkungan karena sulit terurai dan berasal dari sumber daya tidak terbarukan, yaitu minyak bumi. Sampah plastik dapat bertahan hingga 500-1000 tahun dan menyebabkan berbagai masalah lingkungan, seperti kerusakan tanah dan hambatan penyerapan air. Untuk mengurangi dampak ini, salah satu solusi yang dikembangkan adalah bioplastik, yang terbuat dari bahan alami dan dapat terurai oleh mikroorganisme secara alami. Bioplastik yang ramah lingkungan lebih mudah terurai dan tidak menumpuk di darat, sungai, atau laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi peluang bisnis bioplastik dan manajemen operasional yang diperlukan untuk mengelola bisnis ini secara efektif. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan studi literatur, wawancara, dan dokumentasi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa PT Green Plastik Indonesia telah menetapkan tujuan dan sasaran dalam manajemen operasional, serta merencanakan kebutuhan perusahaan, termasuk gedung, mesin, izin usaha, dan proyeksi pengeluaran jangka pendek hingga panjang untuk memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar yang diinginkan konsumen.