Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

VISI GENDER PRODUK MAKANAN OLAHAN SUBSITUSI-DERIVATIF DAN MODA HEALING MASYARAKAT AQUATIK: Makanan Olahan Berbasis Ekosistem dan Moda Healing Aquatik, Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak Yusmar Yusuf; Teguh Widodo; Risdayati Risdayati; Resdati Resdati; Robi Armilus; Syamsul Bahri
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 2 (2025): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Juni 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i2.3915

Abstract

Food security, stunting issues, hunger, and malnutrition are all interconnected with the theme of extreme poverty. This phenomenon has become a leading discourse in developing countries. On one hand, it is imperative that a country consciously designs agricultural ecosystems and food security frameworks. Communities living in aquatic environments are naturally connected to the tools and resources available within the broader ecosystem that has sustained and supported them for years. Their ability to adapt and even go beyond the “natural-normal” state, in processing raw materials found in their surroundings, reflects their effort to survive through the development of derivative food products. This community service program was conducted in the administrative region of Kampung Dayun, Siak Regency. The main objectives and functions include promoting the use of local natural resources as alternative processed food ingredients, ensuring the availability of abundant local food sources, and preparing food reserves. The activities carried out involved delivering public lectures, question-and-answer sessions, and practical training. These aimed to transfer knowledge and innovation to local communities and food product innovators. The focus was on processing non-rice food sources, such as cassava, corn, sweet potatoes, sago, taro, breadfruit, and other similar types. All of these food sources require extensive knowledge and creativity to be transformed into diverse food products.
Adaptasi Mahasiswa Baru Dalam Menghadapi Culture Shock Dilingkungan Universitas Riau Erikson Tumpal Hot Martahan Sianturi; Teguh Widodo
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses adaptasi mahasiswa baru dalam menghadapi culture shock di lingkungan Universitas Riau. Mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah memiliki latar belakang budaya, bahasa, kebiasaan, serta pola interaksi sosial yang berbeda sehingga sering mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan kampus. Culture shock dapat muncul dalam bentuk perasaan cemas, bingung, kurang percaya diri, kesulitan berkomunikasi, hingga hambatan dalam membangun hubungan sosial dan mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap mahasiswa baru Universitas Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk culture shock yang dialami mahasiswa meliputi perbedaan bahasa daerah, pola pergaulan, sistem pembelajaran, serta kondisi lingkungan sosial yang baru. Dalam menghadapi kondisi tersebut, mahasiswa melakukan berbagai bentuk adaptasi seperti membangun komunikasi dengan teman sebaya, mengikuti organisasi kampus, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta menyesuaikan diri dengan norma dan budaya kampus. Faktor pendukung adaptasi meliputi dukungan teman, keluarga, dan lingkungan kampus, sedangkan faktor penghambat berupa rasa minder, kurangnya kemampuan komunikasi, dan perbedaan budaya yang cukup signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan adaptasi yang baik dapat membantu mahasiswa baru mengurangi dampak culture shock dan mendukung keberhasilan proses belajar di perguruan tinggi.