Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

VISI GENDER PRODUK MAKANAN OLAHAN SUBSITUSI-DERIVATIF DAN MODA HEALING MASYARAKAT AQUATIK: Makanan Olahan Berbasis Ekosistem dan Moda Healing Aquatik, Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak Yusmar Yusuf; Teguh Widodo; Risdayati Risdayati; Resdati Resdati; Robi Armilus; Syamsul Bahri
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 2 (2025): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Juni 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i2.3915

Abstract

Food security, stunting issues, hunger, and malnutrition are all interconnected with the theme of extreme poverty. This phenomenon has become a leading discourse in developing countries. On one hand, it is imperative that a country consciously designs agricultural ecosystems and food security frameworks. Communities living in aquatic environments are naturally connected to the tools and resources available within the broader ecosystem that has sustained and supported them for years. Their ability to adapt and even go beyond the “natural-normal” state, in processing raw materials found in their surroundings, reflects their effort to survive through the development of derivative food products. This community service program was conducted in the administrative region of Kampung Dayun, Siak Regency. The main objectives and functions include promoting the use of local natural resources as alternative processed food ingredients, ensuring the availability of abundant local food sources, and preparing food reserves. The activities carried out involved delivering public lectures, question-and-answer sessions, and practical training. These aimed to transfer knowledge and innovation to local communities and food product innovators. The focus was on processing non-rice food sources, such as cassava, corn, sweet potatoes, sago, taro, breadfruit, and other similar types. All of these food sources require extensive knowledge and creativity to be transformed into diverse food products.
Adaptasi Mahasiswa Baru Dalam Menghadapi Culture Shock Dilingkungan Universitas Riau Erikson Tumpal Hot Martahan Sianturi; Teguh Widodo
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses adaptasi mahasiswa baru dalam menghadapi culture shock di lingkungan Universitas Riau. Mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah memiliki latar belakang budaya, bahasa, kebiasaan, serta pola interaksi sosial yang berbeda sehingga sering mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan kampus. Culture shock dapat muncul dalam bentuk perasaan cemas, bingung, kurang percaya diri, kesulitan berkomunikasi, hingga hambatan dalam membangun hubungan sosial dan mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap mahasiswa baru Universitas Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk culture shock yang dialami mahasiswa meliputi perbedaan bahasa daerah, pola pergaulan, sistem pembelajaran, serta kondisi lingkungan sosial yang baru. Dalam menghadapi kondisi tersebut, mahasiswa melakukan berbagai bentuk adaptasi seperti membangun komunikasi dengan teman sebaya, mengikuti organisasi kampus, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta menyesuaikan diri dengan norma dan budaya kampus. Faktor pendukung adaptasi meliputi dukungan teman, keluarga, dan lingkungan kampus, sedangkan faktor penghambat berupa rasa minder, kurangnya kemampuan komunikasi, dan perbedaan budaya yang cukup signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan adaptasi yang baik dapat membantu mahasiswa baru mengurangi dampak culture shock dan mendukung keberhasilan proses belajar di perguruan tinggi.
BIMBINGAN TEKNIS PENERAPAN PARTICIPATORY RURAL APPRAISAL DALAM PEMBERDAYAAN SUKU TALANG MAMAK DI KABUPATEN INDRAGIRI HULU Siti Sofro Sidiq; Teguh Widodo; Seger Sugiyanto; Muhammad Faizal Dzulqarnain; Dian Kurnia Anggreta; Rufaidah Syafawani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 8 No 3 (2025): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v8i3.6108

Abstract

The purpose of this service is to provide technical guidance so that the process of formulating and implementing empowerment programs for the Talang Mamak Tribe can run according to the target. Participants in this service activity amounted to 30 people consisting of cross OPDs in Indragiri Hulu Regency as well as representation from the community and traditional leaders. The method of implementing activities with interactive lectures and question and answer discussions. Technical guidance activities for stakeholders in Indragiri Hulu Regency can run well. The Indragiri Hulu Regency Government, especially the Social Service, have been able to apply the principles of PRA in planning empowerment programs. Through PRA, the community is actively involved from problem identification, planning, to evaluation, so that the interventions designed are based on real needs and local wisdom. Collaboration between the Indragiri Hulu District Social Service, the Indonesian Ministry of Social Affairs and local institutions such as the Emak Sehat Institute strengthens holistic program implementation, avoids overlapping resources, and ensures effective coordination. Strategic partnerships become the main supporting pillar, where the role of facilitator institutions such as Emak Sehat bridges communication between the government and the community, while PRA-based technical training assists communities in data analysis and participatory planning. Recommendations from the follow-up of this service activity are to carry out capacity building training for the community.
Menavigasi Ketidakpastian Ekonomi : Istri Nelayan Sebagai Agen Kesejahteraan Rumah Tangga Komunitas Pesisir Desa Teluk Rhu Teguh Widodo; Rina Susanti
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Juni: Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i3.11922

Abstract

This study analyzes the role of fishermen's wives in navigating household economic life in the coastal community of Teluk Rhu Village, Rupat Utara District, Bengkalis Regency. The economic uncertainty faced by fishermen's households is not only conjunctural but also structural, stemming from fish catches, dependence on ecological conditions, and limited access to stable resources. In this situation, the household's economic burden cannot be fully borne by the head of the family, resulting in the expansion of women's roles as active economic actors. This study uses a qualitative approach with a descriptive case study design. Data were obtained through in-depth interviews, observations, and documentation of fishermen's wives who met certain criteria, then analyzed interactively through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that fishermen's wives play a strategic role in responding to the economy through livelihood diversification, such as fishery product processing, small-scale trade, and informal household businesses. This role not only serves as additional income but also functions as a socio-economic adaptation mechanism that enables households to reduce poverty in high-risk conditions. In addition, fishermen's wives also contribute to financial management, strengthen social capital, and provide for the family's basic needs. These findings confirm that women are not only contributors to the household economy but also key agents in coastal families' economic resilience strategies, which are shaped through structural pressures and adaptation to needs.
PROFIL PEREMPUAN SEBAGAI SATUAN PENGAMANAN DI KABUPATEN KARIMUN Metty Aliya Setiyani; Teguh Widodo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 7 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i7.2026.1720-1727

Abstract

Studi kualitatif deskriptif ini mengeksplorasi keterlibatan perempuan sebagai Satuan Pengamanan (Satpam) di Kabupaten Karimun, sebuah ranah kerja yang secara tradisional didominasi laki-laki. Penelitian ini bertujuan membedah profil, dinamika pengalaman, serta hambatan yang dihadapi sekuriti perempuan di tengah konstruksi sosial masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap empat personel Satpam perempuan beserta satu informan kunci. Analisis datanya pisau teoritis berupa Teori Pilihan Rasional dari James S. Coleman dan Teori Stereotip Gender.Hasil kajian mendapati bahwa profesi ini diambil sebagai keputusan rasional demi mencapai tujuan spesifik. Pilihan tersebut didorong oleh faktor ketersediaan lapangan kerja, urgensi finansial keluarga, sokongan lingkungan terdekat, serta keselarasan karakter diri dengan beban tugas. Di lapangan, para pekerja perempuan ini menunjukkan resiliensi yang baik dalam beradaptasi dan membina relasi profesional di lingkungan maskulin. Walau begitu, mereka tidak lepas dari tantangan stereotip gender, seperti ketimpangan penempatan posisi dan urgensi pembuktian kapasitas kerja. Kendala ini disiasati lewat penguatan disiplin, peningkatan keahlian, dan loyalitas tugas. Studi menyimpulkan bahwa performa dalam industri keamanan tidak berbasis gender, melainkan bertumpu pada kompetensi, integritas, dan profesionalisme kerja.
MANFAAT PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN AIR TIRIS, KECAMATAN KAMPAR, KABUPATEN KAMPAR M Rafi Afdhal; Teguh Widodo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4546-4551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Air Tiris, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar. PKH merupakan program bantuan sosial bersyarat dari pemerintah yang menyasar keluarga miskin dan rentan, dengan fokus pada aspek kesehatan dan pendidikan. Melalui pemberian bantuan tunai, PKH diharapkan dapat memicu perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih sehat, berpendidikan, dan mandiri. Di Kelurahan Air Tiris, pelaksanaan PKH memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta kemajuan pemberdayaan ekonomi rumah tangga bagi keluarga penerima manfaat. Program ini tidak hanya meringankan beban pengeluaran rumah tangga dalam jangka pendek, tetapi juga berupaya memutus siklus kemiskinan antar generasi melalui peningkatan kualitas kesehatan, nutrisi, pendidikan, dan kapasitas pendapatan di masa depan. Secara khusus, PKH mendorong peningkatan partisipasi sekolah anak dan memastikan pemenuhan kebutuhan kesehatan dasar seperti pemeriksaan kehamilan dan imunisasi balita. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam implementasi program, seperti keterbatasan pendampingan, keterlambatan pencairan bantuan, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kewajiban program. Data menunjukkan bahwa dari 1.620 kepala keluarga miskin di Kelurahan Air Tiris, hanya 318 yang menerima manfaat PKH, mengindikasikan distribusi yang belum merata. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perbaikan pada sistem administrasi dan komunikasi program, serta peningkatan kapasitas petugas lapangan, agar bantuan dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan secara lebih efektif. Diharapkan, temuan ini dapat menjadi dasar evaluasi dan rekomendasi untuk peningkatan pelaksanaan PKH di masa mendatang.
PERSEPSI ANGGOTA GYM TERHADAP PROGRAM LATIHAN DAN LINGKUNGAN SOSIAL DI ZAHRI GYM KOTA PEKANBARU Muhammad Dzawil; Teguh Widodo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.195-199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan persepsi anggota Zahri Gym terhadap program latihan dan lingkungan sosial, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi tersebut. Fenomena gym sebagai gaya hidup sehat telah menjadi tren di kalangan masyarakat perkotaan, namun masih terdapat persepsi yang beragam terkait efektivitas program dan dinamika sosial di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan metode survei dan analisis deskriptif-kuantitatif. Populasi penelitian adalah anggota aktif Zahri Gym yang telah bergabung minimal satu bulan, dengan sampel ditentukan melalui teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi, analisis interval, dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anggota memiliki persepsi sangat positif terhadap program latihan dan lingkungan sosial di Zahri Gym. Variasi latihan dinilai sangat beragam dan sesuai dengan kebutuhan kebugaran anggota, program latihan dianggap efektif dalam membantu mencapai tujuan kebugaran, serta lingkungan sosial menciptakan suasana yang nyaman, aman, dan penuh keakraban. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara program latihan dengan persepsi anggota, serta antara lingkungan sosial dengan persepsi anggota. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi meliputi faktor internal seperti pengalaman berlatih sebelumnya, tingkat pemahaman terhadap program, dan motivasi pribadi, serta faktor eksternal seperti variasi program latihan, penerapan norma dan etika di gym, kualitas interaksi antaranggota, dan rutinitas latihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Zahri Gym berhasil menciptakan program latihan yang variatif dan efektif serta lingkungan sosial yang suportif, sehingga membentuk persepsi positif anggota dan mendorong konsistensi dalam berlatih. Gym tidak hanya berfungsi sebagai ruang latihan fisik, tetapi juga sebagai ruang sosial yang mendukung pertemanan, kenyamanan emosional, dan motivasi berlatih.
PEMANFAATAN DANA BEASISWA BIDIKMISI BHAKTI NEGERI PROVINSI RIAU PADA MAHASISWA UNIVERSITAS RIAU ANGKATAN 2021-2022 Siti Nur Khalifah; Teguh Widodo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.104-113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan dana Beasiswa Bidikmisi Bhakti Negeri Provinsi Riau pada mahasiswa Universitas Riau angkatan 2021–2022. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner tertutup, observasi, dan dokumentasi. Populasi penelitian berjumlah 152 mahasiswa penerima beasiswa yang tersebar pada sembilan fakultas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana beasiswa sebagian besar dimanfaatkan untuk kebutuhan akademik, seperti pembayaran UKT, pembelian buku, alat tulis, serta biaya transportasi. Selain itu, dana juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan non-akademik, meliputi biaya hidup, tempat tinggal, sandang, serta kegiatan sosial. Meskipun mayoritas mahasiswa merasa dana sudah mencukupi untuk kebutuhan akademik, beberapa responden menyatakan beasiswa belum sepenuhnya memenuhi biaya hidup yang semakin meningkat. Penelitian juga menemukan adanya pola perilaku konsumtif pada sebagian mahasiswa, seperti membeli barang non-esensial dan keperluan gaya hidup. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan edukasi literasi keuangan agar pemanfaatan dana lebih tepat sasaran. Secara keseluruhan, beasiswa terbukti membantu keberlangsungan pendidikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu, namun diperlukan evaluasi lebih lanjut mengenai kecukupan dan efektivitas pemanfaatannya.
Preferences in Choosing Thesis Topics and Advisors Sociology Students, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Riau Achmad Hidir; Teguh Widodo; Dian Kurnia Anggreta; Robi Armilus; Rufaidah Syafawani
Tradition and Modernity of Humanity Vol. 5 No. 3 (2025): September
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/tmh.v5i3.22330

Abstract

One of the requirements for graduation is writing a thesis. Choosing the right topic and supervisor is crucial for producing high-quality research. This study analyzes the factors influencing students' choice of thesis topic and supervisor using a qualitative approach. The participants involved in this study consisted of 11 students from the 2022 cohort, without distinguishing gender and other social backgrounds, and were selected purposively, with the criterion of having completed a proposal seminar. The data collection process was conducted through semi-structured interviews that allowed participants to provide in-depth answers and explain their perspectives on the selection of thesis topics and supervisors. Data analysis used thematic analysis to identify patterns that emerged from the participants' responses. The results of this study found that the preferences for selecting thesis topics and supervisors among Sociology students at the Faculty of Social and Political Sciences, Riau University, were greatly influenced by various factors, including the relevance of social issues, the background of the supervisor, and a good supervisory approach. Students tend to choose topics that are trendy in line with current developments and want support from lecturers who have an emotional connection with students and are experienced in their chosen field.
RUANG SOSIAL DAN PEMANFAATAN FLORA MANGROVE DALAM PENGOBATAN TRADISIONAL (STUDI ETNO-MEDISIN DI DESA PANGKALAN JAMBI, BENGKALIS) Bagus Riadi Putra; Resdati Resdati; Yusmar Yusuf; T. Romi Marrnelly; Teguh Widodo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i5.2024.2018-2024

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Pangkalan Jambi Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis yang bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan dalam ruang sosial menggunakan flora mangrove estuari dalam pengobatan tradisinal dan makna dari pemanfaatan flora mangrove. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 6 orang, menggunakan teknik purposive sampling dan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori orientasi nilai budaya dan teori makna. Hasil penelitian di lapangan dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan flora mangrove sebagai pengobatan diantaranya dengan membacakan doa dan shalawat saat menggunakan obat dari flora mangrove tersebut, dengan tujuan untuk meminta kesembuhan dari segala penyakit, tidak ada prosesi dan tradisi khusus yang dilakukan dalam pengobatan ini. Penggunaan obat juga dapat dilakukan diwaktu kapan saja dan dimana saja. Aktivitas yang dilakukan dalam pengobatan ini dapat digunakan dirumah dan di ekosistem mangrove, masyarakat meyakini bahwa flora mangrove memiliki sifat obat yang kuat dan bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit. Pengobatan ini sudah menjadi kearifan lokal didesa ini, serta menjadi warisan budaya dan tetap diteruskan hingga saat ini. Makna dari ekosistem mangrove tersebut dapat dijadikan ruang untuk bersoasialisasi dan wadah edukasi, juga mempertahankan tradisi pengobatan tradisional agar tetap turun-temurun serta pengolahan penggunaan flora mangrove untuk dijadikan produk UMKM.