Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Variasi Sudut Bow Flare terhadap Olah Gerak Kapal Bulk Carrier 44000 DWT Setiawan, Wira; Wulandari, Amalia Ika; Nugroho, Muhammad Cahyo
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jrt2k.062022.02

Abstract

Kemampuan kapal untuk dapat bertahan dalam kondisi ekstrim di laut membutuhkan perancangan kapal yang baik dengan memperhatikan parameter ukuran utama dan bentuk lambung. Memodifikasi bentuk lambung merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan untuk menghasilkan olah gerak kapal yang baik untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan kru maupun penumpang. Penelitian ini membahas tentang pengaruh sudut bow flare terhadap respon heave dan pitch serta probabilitas deck wetness dan bottom slamming pada kapal bulk carrier 44000 DWT dengan memvariasikan tinggi dan sudut datang gelombang. Metode yang digunakan adalah komputasi numerik dengan bantuan software Maxsurf dan Ansys Aqwa. Berdasarkan hasil simulasi pada gelombang quartering sea dengan ketinggian 4 meter, pitch dan heave yang dihasilkan pada sudut bow flare 30° adalah sebesar 6.63° dan 1.14 meter, sedangkan pada gelombang head sea dengan ketinggian 4 meter, pitch dan heave yang dihasilkan pada sudut bow flare 30° adalah sebesar 5.96° dan 1.04 meter. Respon gerak tersebut merupakan yang terendah dibandingkan dengan variasi sudut bow flare lainnya. Keunggulan bow flare yang besar juga ditunjukkan pada probabilitas deck wetness dan bottom slamming sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin besar sudut bow flare, maka respon gerak kapal akan semakin baik dan begitu pula sebaliknya.
Kajian Eksperimental terhadap Sifat Kekuatan Tarik Material pada Poros Baling-Baling Kapal Suardi; Alamsyah; Pawara, Muhammad Uswah; Setiawan, Wira; Ramadana, Andi Najwa
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jrt2k.122023.03

Abstract

Poros baling-baling kapal memegang peran krusial dalam sistem propulsi, mengalirkan tenaga dari mesin utama ke baling-baling untuk menciptakan daya dorong. Poros ini menopang beban tarik dan puntir yang dapat menyebabkan kegagalan fatik pada material. Fokus utama dalam penelitian ini yaitu ada pada uji tarik Stainless Steel (SS 304), Stainless Steel (SS 316), dan Stainless Steel (SS 316L) sebagai bahan poros baling-baling kapal, dengan tujuan memastikan kecocokannya sesuai standar Badan Klasifikasi Indonesia (BKI). Spesimen uji dibentuk sesuai ASTM A370 dan dianalisis dengan mesin UTM (Universal testing machine). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SS 304 memiliki kekuatan tarik maksimum 800,4 MPa dengan kekuatan luluh 692,4 MPa, SS 316 dengan kekuatan tarik 769,9 MPa dan kekuatan luluh 553 MPa, serta SS 316L dengan kekuatan tarik 706,2 MPa dan kekuatan luluh 567,5 MPa. SS 304 menonjol sebagai pilihan superior berdasarkan nilai kekuatan. Uji kekuatan tarik telah memenuhi standar BKI, menandakan bahwa SS 304 dapat diandalkan sebagai bahan poros baling-baling. Penelitian ini memberikan wawasan kritis terkait performa material dalam lingkungan maritim, memberikan kontribusi penting pada pengembangan teknologi kapal yang aman dan efisien.
GREEN AREA KAMPUS SEBAGAI UPAYA MENUJU KAMPUS BERKELANJUTAN Israjunna, Israjunna; Avila, Dea Zara; Ridwan, Ridwan; Fikar, Muhammad Ziaul; Setiawan, Wira
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v8i1.1944

Abstract

Kampus berkelanjutan merupakan konsep yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung keberlanjutan kampus adalah pengembangan Green Area Kampus II Universitas Muhammadiyah Muhammadiyah Bima, yang berfungsi sebagai ruang hijau untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan sivitas akademika. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi komunitas kampus dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penanaman pohon, serta pengelolaan ruang hijau secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya Green Area Kampus II Universitas Muhammadiyah Bima mampu memberikan manfaat ekologis, estetika, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Selain itu, kesadaran dan keterlibatan sivitas akademika dalam menjaga kelestarian lingkungan meningkat secara signifikan. Dengan demikian, pengembangan Green Area Kampus II Universitas Muhammadiyah Bima merupakan langkah strategis dalam mewujudkan kampus yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Membangun Kampus Ramah Lingkungan: Peran Kearifan Lokal dalam Pembangunan Berkelanjutan Universitas Muhammadiyah Bima: Building an Eco-Friendly Campus: The Role of Local Wisdom in Sustainable Construction Muhammadiyah University of Bima junna, isra; Setiawan, wira; Syaputri, Sulis; Setyobudi, Risang; Idrus, Saktiadin
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1289

Abstract

Abstrak   Perubahan iklim dan kebutuhan keberlanjutan lingkungan mendorong penerapan konsep green campus di Universitas Muhammadiyah Bima. Kampus ini memiliki potensi besar untuk mengintegrasikan kearifan lokal dalam desain hijau yang mendukung pendidikan dan melestarikan budaya lokal. Namun, tantangan seperti biaya awal yang tinggi, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya pemahaman tentang integrasi kearifan lokal dalam desain berkelanjutan masih ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan eco-cultural untuk mengeksplorasi elemen sosial, budaya, dan ekologis masyarakat Bima. Hasilnya menunjukkan desain kampus yang mencakup ruang diskusi Uma Lengge, lapangan seni tradisional, hutan kampus, dan sistem pengolahan air limbah komunal (IPAL). Penggunaan material lokal seperti bambu dan kayu menunjukkan keberlanjutan berbasis sumber daya lokal, sementara fasilitas modern disediakan melalui teknologi pintar dan jalur akses efisien. Desain ini membuktikan bahwa integrasi kearifan lokal dapat menciptakan kampus yang berkelanjutan dan relevan dengan identitas masyarakat setempat.   Kata kunci: Kampus Hijau, Kearifan Lokal, Keberlanjutan     Abstract   Climate change and the need for environmental sustainability have driven the implementation of green campus concepts at Muhammadiyah University of Bima. The campus has great potential to integrate local wisdom into green design that supports education while preserving local culture. However, challenges such as high initial costs, resistance to change, and a lack of understanding about integrating local wisdom into sustainable design remain. This research uses a qualitative approach with ethnographic and eco-cultural methods to explore the social, cultural, and ecological elements of the Bima community. The results show a campus design that includes spaces like the Uma Lengge discussion room, traditional arts performance field, campus forest, and communal wastewater treatment system (IPAL). The use of local materials like bamboo and wood demonstrates sustainability based on local resources, while modern needs are met through smart technology and efficient access pathways. This design proves that integrating local wisdom can create a sustainable campus that aligns with the local community's identity.   Keywords: Green Campus, Lokal Wisdom, Sustainability.
Analisis Dinamika Kapal Ikan Berlambung Katamaran terhadap Fenomena Bottom Slamming dan Deck Wetness Sitorus, Chris Jeremy Verian; Alamsyah; Setiawan, Wira; Anjas Syam, Muhammad; Lionita Agusty, Cindy; Wahidah, Jusma; hariyono; Kustiwansa, Harlian; Syahab, Husein; Wahyu Pratama, Fernanda; Bahri, Irham
Techno Bahari Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/tb.v12i1.346

Abstract

Kurangnya perhatian terhadap aspek keselamatan dalam desain kapal ikan, di mana pembuat kapal lebih berfokus pada hasil tangkapan. Analisis bottom slamming dan deck wetness diperlukan untuk menghindari kondisi berbahaya saat menghadapi cuaca buruk. Nilai RAO(Response Amplitude Operator) kapal ikan katamaran perlu untuk diketahu dengan variasi sudut gelombang 0°, 90°, 135°, dan 180° serta menghitung probabilitas deck wetness dan bottom slamming. Perhitungan RAO dilakukan menggunakan metode optimasi dengan perangkat lunak Maxsurf pada variasi muatan 25% DWT ,50% DWT, dan 100% DWT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amplitudo heave tertinggi terjadi pada kondisi 100% DWT, kecepatan 6,45 knot, dan sudut gelombang 0°, sebesar 0,131 meter. Amplitudo pitch tertinggi adalah 2,02 derajat pada kondisi yang sama, sedangkan amplitudo roll tertinggi terjadi pada 50% DWT, kecepatan 6,45 knot, dan sudut gelombang 90°, sebesar 3,43 derajat. Probabilitas deck wetness sebesar 0,24% dan bottom slamming sebesar 0.0000000014996%, keduanya telah memenuhi standar NORDFORSK 1987. Kata Kunci: Bottom Slamming ; Deck Wetness; DWT ; Probabilitas; RAO
Pengenalan Manfaat Energi Terbarukan Untuk Memenuhi Kebutuhan Energi Masyarkat Indonesia di SMAN 1 Palibelo Fikar, Ziaul; Setiawan, Wira; Aminullah; Bima Aditya Saputra
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v4i1.119

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi energi terbarukan di kalangan siswa-siswi SMAN 1 Palibelo, Bima, NTB, yang masih minim pemahaman mengenai sumber energi bersih. Kegiatan dilakukan melalui edukasi langsung tentang jenis-jenis pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) seperti PLTA Cirata, PLTS Cirata, PLTB Sidrap, dan PLTP Dieng. Selain itu, dipaparkan pula kondisi terkini pembangkit EBT di NTB yang masih terbatas, dibandingkan dominasi PLTD. Edukasi ini bertujuan membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya transisi energi serta mendorong peran aktif mereka sebagai agen perubahan di masyarakat. Meskipun pembangunan pembangkit EBT nasional meningkat, pencapaian target bauran energi 23% pada 2025 masih memerlukan dukungan kebijakan, investasi besar, dan kesadaran publik. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal siswa/siswi SMAN 1 Palibelo dapat memahami tentang pentingnya peran energi terbarukan untuk masa depan penggunaan energi di Indonesia.
Penghijauan Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Dan Pemberdayaan Di Desa Risa Setiawan, Wira; Windi, Windi; Setiawan, Agus; Afina, Nur
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v2i2.170

Abstract

Penghijauan di desa risa merupakan salah satu strategi penting dalam pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan penanaman pohon di lahan-lahan kosong dan sekitar pemukiman, penghijauan berfungsi untuk mengembalikan fungsi ekologis seperti penahanan dan penyimpanan air, pencegahan erosi, serta mitigasi bencana seperti banjir. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat desa, yang selain membawa manfaat lingkungan, juga meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan. Dalam jangka panjang, penghijauan mendukung terciptanya lingkungan desa risa yang lebih hijau, asri, sehat, dan mandiri. Catatan: Abstrak ini merupakan sintesis dari berbagai jurnal terkait penghijauan dan pelestarian lingkungan di desa, termasuk kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui partisipasi aktif dalam penanaman dan pemeliharaan pohon sebagai upaya menjaga lingkungan hidup yang lestari
Upaya Pencegahan Stunting dengan Pemanfaatan Pangan Lokal: Daya Terima PMT Puding (Lpomoea Batatasl & Cucurbita Moschata) Aini, Qurrata; Setiawan, Wira; Amin, Muhammad; Syarifuddin, Syarifuddin; Adib, Khairul
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v2i2.171

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal yang kaya gizi, seperti ubi jalar (Ipomoea batatas L) dan labu kuning (Cucurbita moschata). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat daya terima puding berbahan ubi jalar dan labu kuning pada anak usia dini melalui uji organoleptik meliputi aspek rasa, warna, aroma, dan tekstur. Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimen dengan jumlah responden sebanyak 30 anak TK di Desa Risa yang dipilih secara acak. Analisis data meliputi uji deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan One Way ANOVA dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puding labu kuning memperoleh nilai rata-rata lebih tinggi pada aspek rasa (4,00) dan warna (3,75) dibandingkan puding ubi jalar (3,13 dan 3,13). Uji Wilcoxon memperlihatkan perbedaan signifikan pada atribut rasa (p = 0,038), sedangkan warna, aroma, dan tekstur tidak berbeda signifikan (p > 0,05). Uji ANOVA juga menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna pada semua atribut (p > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kedua jenis puding dapat diterima dengan baik, dengan preferensi yang lebih tinggi terhadap puding berbahan dasar labu kuning.
Peran TPQ dalam Pembentukan Karakter Keimanan dan Ketakwaan Anak di Desa Risa Hasanah, Uswatun; Setiawan, Wira; Amin, Muhammad; Herlianti, Herlianti
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v2i2.172

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji praktik mengajar ngaji di setiap Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Desa Risa, serta dampaknya terhadap perkembangan spiritual dan moral anak-anak di desa Risa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengelola TPQ, guru ngaji, serta para anak-anak yang ada di Desa Risa, dan juga observasi langsung terhadap kegiatan belajar mengaji di beberapa TPQ yang ada di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan TPQ di Desa Risa memainkan peranan penting dalam membentuk karakter dan keimanan anak-anak, serta memberikan kontribusi positif terhadap keberagaman dan keharmonisan sosial masyarakat desa. Selain itu, ditemukan tantangan dalam hal keterbatasan fasilitas dan tenaga pengajar yang memadai, meskipun demikian, masyarakat desa aktif terlibat dalam mendukung kegiatan ini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan model pendidikan agama di pedesaan, khususnya dalam konteks pengajaran Al-Qur'an.
Kajian Ketahanan Sumber Daya Air dan Sistem Sanitasi Rumah Tangga di Pegunungan Sambori dalam Kerangka Kesehatan Lingkungan Setiawan, Wira; Alamsyah, Syahrul; Khairunnas; Fikar, M. Ziaul; Salsabilah; Ramdhani, Fitriani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 3 No. 1 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v3i1.105

Abstract

Kegiatan ini bertujuan menggambarkan kondisi ketahanan sumber daya air, sanitasi, dan hygiene rumah tangga di Desa Sambori dalam konteks perubahan iklim dan kesehatan lingkungan melalui metode deskriptif kualitatif yang melibatkan observasi lapangan, wawancara, serta survei kepada warga dengan dukungan Kepala Desa Sambori sebagai fasilitator. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat sangat bergantung pada mata air pegunungan yang dialirkan melalui pipa gravitasi sederhana, dengan warga berperan dalam pemeliharaan jalur pipa dan pengaturan distribusi air, sementara pemerintah desa mengoordinasikan kebijakan pemanfaatan sumber air. Keterbatasan penampungan dan distribusi menyebabkan ketidakmerataan suplai air, terutama pada musim kemarau. Dalam aspek sanitasi, sebagian besar rumah tangga telah memiliki jamban sehat, namun pemanfaatannya belum optimal karena terbatasnya ketersediaan air, sehingga praktik kebersihan seperti mencuci tangan, mandi, dan mencuci pakaian belum dilakukan secara rutin. Perubahan iklim berdampak pada menurunnya debit air dan terganggunya kegiatan pertanian, meskipun masyarakat telah mengembangkan strategi adaptasi seperti penampungan air hujan, sistem giliran penggunaan air, dan reboisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan air berbasis komunitas, edukasi PHBS, serta dukungan kebijakan adaptasi iklim untuk memperkuat ketahanan lingkungan masyarakat Sambori.