Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Untuk Meningkatkan Gizi Ibu Hamil Ratna Feti Wulandari; Luluk Sulistyaningtyas; Susanti Tria Jaya
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.130

Abstract

Angka kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015 adalah 305. Hasil survei Demografi dan Kesehatan (SDKI) tahun 2017 menunjukkan Angka kematian Bayi 24 per 1.000 kelahiran hidup. Data kesehatan desa Ringinpitu Ada 1 Kematian bayi karena ibu hamil dengan resiko tingginya Riwayat penyakit jantung, abortus 2 kali, Preklamsi,usia ibu lebih dari 35 tahun jarak anak lebih dari 10 tahun. Data bulan Januari 2020 jumlah ibu hamil sebanyak 19 orang orang yang mengalami anemia sebanyak 5 orang, KEK 4 orang. Permasalahan Mitra Berdasarkan hasil wawancara didapatkan permasalahan yang dialami oleh mitra, yaitu terdapat ibu hamil yang KEK (kekurangan energi kronik) berjumlah 4 dari total 26 ibu hamil, BBLR sebesar 2,6 % dari jumlah kelahiran hidup 38. Hal ini berkaitan dengan masalah, antara lain : (1) ibu yang belum paham tentang gizi ibu hamil, (3) ibu yang belum mengetahui berapakah peningkatan berat badan selama hamil yang dibutuhkan, (4) kurangnya pengetahuan ibu tentang bahaya jika kekurangan gizi pada saat hamil, (5) kurangnya pengetahuan tentang gizi yang diperlukan ibu hamil, (5) ibu hamil belum mengetahui tentang pedoman makan bagi ibu hamil Solusi Pendidikan kesehatan pada ibu hamil dengan memberikan edukasi tentang pengertian gizi ibu hamil, peningkatan berat badan selama hamil yang dibutuhkan, pengetahuan ibu tentang bahaya jika kekurangan gizi pada saat hamil, pengetahuan tentang gizi yang diperlukan ibu hamil dan tentang pedoman makan bagi ibu hamil Luaran kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain: Publikasi jurnal pengabdian masyarakat di jurnal nasional, peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang gizi ibu hamil
Pendidikan Kesehatan PHBS Kader Kesehatan Era New Normal di Desa Darungan Susanti Tria Jaya; Ratna Feti Wulandari; Luluk Susiloningtyas
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.131

Abstract

Pengetahuan kader tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat penting dalam memberikan kontribusi pendampingan kesehatan pada ibu hamil, ibu nifas dan ibu balita saat ini. Ditahun 2020 ini bangsa kita sedang mengalami masa pandemi covid – 19, dimana setiap individu dituntut untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar tidak tertular virus covid -19 yang angkanya setiap hari semakin meningkat. Pendampingan kader terhadap kesehatan ibu dan balita sangat dibutuhkan dalam mencegah terjadinya keterlambatan penularan virus covid -19, kader dapat membantu mensosialisasikan bagaimana Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di era new normal ini. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memfasilitasi mahasiswa dalam memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang pola hidup bersih dan sehat di era new normal. Metode yang diberikan menggunakan media LCD dan leaflet. Hasil pengabdian didapatkan pada akhir pengabdian seluruh kader kesehatan memiliki pengetahuan baik 100%. Peningkatan pengetahuan ini karena kader kesehatan didampingi secara intensif oleh mahasiswa bidan dalam memberikan pendidikan kesehatan, kader kesehatan lebih fokus pada saat edukasi dan dapat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Diharapkan program ini terus berlanjut dan dapat memfasilitasi mahasiswa dan masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan di masa pandemi
Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana Tentang Metode Kontrasepsi Di Wilayah Ngadiluwih dan Ngancar Kabupaten Kediri Luluk Susiloningtyas; Ratna Feti Wulandari; Vide Bahtera Dinastiti
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.266

Abstract

Salah satu dampak dari ledakan penduduk yang tidak terkendali adalah tingginya AKI dan AKB, rendahnya kesehatan masyarakat, dan besarnya biaya pelayanan kesehatan serta pendidikan. Upaya pemerintah dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan menurunkan AKI yaitu melalui pelaksanaan program KB bagi Pasangan Usia Subur (PUS). Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan Keikutsertaan PUS dalam program KB. Implan dan IUD merupakan jenis kontrasepsi jangka panjang yang memiliki tingkat efektifitas lebih tinggi di bandingkan dengan metode non kontrasepsi jangka panjang. Kontrasepsi jangka panjang ini diharapkan mampu menunda/menjarangkan serta menghentikan kesuburan yang digunakan dalam jangka panjang sehingga terwujud keluarga sejahtera. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk memberikan Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana tentang metode kontrasepsi di Wilayah Desa Ngadiluwih dan Ngancar Kabupaten Kediri, Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11-12 Juni 2021 yaitu berupa konseling metode kontrasepsi dan pelayanan penggunaan alat kontrasepsi dengan jumlah sasaran 79 WUS di Wilayah Ngadiluwih dan 48 orang WUS di Wilayah Ngancar Kabupaten Kediri. Metode diberikan dengan menggunakan media ABPK dan Instrumen alat kontrasepsi KB. Harapan dari kegiatan ini yanitu dapat meningkatkan pengetahuan WUS tentang pentingnya penggunaaan alat kontrasepsi yang cocok agar dapat berperan aktif dalam uapaya mendukung program pemerintah dalam peningkatan Kespro dan KB serta untuk menekan AKI