Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Identifikasi DNA Ikan Sapu-sapu (Pterygoplichthys sp.) Pada Siomai dengan DNA Barcoding Suseno, Dedy; Razari, Intan
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol. 17 No. 2 (2024): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v17i2.34277

Abstract

AbstrakSiomai adalah salah satu jenis makanan yang menggunakan bahan baku utama ikan. Pada dasarnya pembuatan siomai dapat menggunakan berbagai jenis ikan, ikan sapu-sapu bisa jadi salah satunya. Ikan sapu-sapu merupakan salah satu jenis ikan yang banyak hidup di perairan Indonesia misalnya pada Sungai Ciliwung. Tercemarnya air Sungai Ciliwung dengan logam berat Hg, Pb, Cd, dan Ag sangat memungkinkan logam-logam berat tersebut terakumulasi pada ikan sapu-sapu. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi DNA ikan sapu-sapu pada sampel siomai dan menganalisis adanya kandungan logam berat pada sampel siomai yang mengandung ikan sapu-sapu. Sampel siomai yang dianalisis sebanyak 28 sampel. Sampel ini didapatkan dari 28 lokasi berbeda di sekitar stasiun kereta api Provinsi DKI Jakarta. Analisis DNA ikan sapu-sapu menggunakan primer spesifik dan analisis logam berat menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Sebanyak 9 dari 28 sampel memperlihatkan pita berukuran 496 pb pada gel elektroforesis. Pita tersebut terkonfirmasi spesies ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis dan Hypostomus plecostomus) setelah dianalisis menggunakan sequencing sanger. Sebanyak 9 sampel yang teridentifikasi mengandung ikan sapu-sapu juga mengandung logam berat Pb dengan rentang konsentrasi 0,06 mg/kg sampai 0,12 mg/kg dan logam berat Cd <0,007 mg/kg. Kandungan logam berat pada sampel siomai masih di bawah ambang batas aman sesuai ketentuan SNI dan BPOM.AbstractSiomai is a type of food that uses fish as the main ingredient. Siomai can be made by using various types of fish, suckermouth catfish can be one of them. Suckermouth catfish is a type of fish that lives a lot in Indonesian rivers, for example in the Ciliwung River. Pollution of Ciliwung River water with heavy metals Hg, Pb, Cd, and Ag makes it possible for these heavy metals to accumulate in the suckermouth catfish. The purpose of this study is to identify the suckermouth catfish DNA in the siomai sample and analyze the presence of heavy metals in the siomai sample containing suckermouth catfish. Siomai samples analyzed were 28 samples. This sample was obtained from 28 different locations around the DKI Jakarta Provincial train station. DNA Analysis of the suckermouth catfish using specific primers and analysis of heavy metals using the Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) method. Nine of the 28 samples showed a 496 bp band on the electrophoretic gel. The band was confirmed by the species of suckermouth catfish (Pterygoplichthys pardalis and Hypostomus plecostomus) after being analyzed using Sanger sequencing. A total of 9 samples that were identified as containing suckermouth catfish also contained the heavy metal Pb with a concentration range of 0.06 mg/kg to 0.12 mg/kg and the heavy metal Cd <0.007 mg/kg. The heavy metals content in the siomai sample is still below the safe threshold according to SNI and BPOM provisions.
Kandungan Pewarna Rhodamin B Pada Kerupuk Berwarna Merah yang Beredar di Pasar Tradisional Rawasari Cempaka Putih dan Tinjauannya dalam Pandangan Islam Khairunnisa, Aqillah Munawwarah; Suciati, Yulia; Suseno, Dedy; Roswiem, Anna P.; Qomariyah, Qomariyah; Arsyad, Muhammad
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i9.428

Abstract

Rhodamin B merupakan zat pewarna berupa kristal yang tidak berbau dan berwarna hijau atau ungu kemerahan yang beredar di pasar untuk industri sebagai zat pewarna tekstil. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui dan mengidentifikasi ada atau tidaknya zat pewarna sintetis Rhodamin B pada kerupuk berwarna merah yang beredar di Pasar Tradisional Rawasari Cempaka Putih. Penelitian bersifat eksperimental dengan melakukan uji laboratorium secara kualitatif dengan metode kromatofrafi lapis tipis dan uji kuantitatif dengan metode spektrofotometri UV Vis. Pengambilan sampel menggunakan teknik berupa Random Sampling, yaitu cara pengambilan sampel secara acak di Pasar tradisional Rawasari Cempaka Putih. Terdapat kandungan zat pewarna sintetis Rhodamin B pada salah satu sampel kerupuk berwarna merah yang beredar di Pasar Tradisional Rawasari Cempaka Putih.
Kandungan Pewarna Rhodamin B Pada Saus Sambal Dalam Kemasan yang Beredar di Pasar Tradisional Rawasari Cempaka Putih dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Salsabila, Dindana Caesarea; Suciati, Yulia; Suseno, Dedy; Roswiem, Anna P.; Qomariyah, Qomariyah; Arsyad, Muhammad
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i10.429

Abstract

The content of harmful dyes such as Rhodamine B in food, especially chili sauce in packaging, can be dangerous. The purpose of this study was to determine and identify the presence or absence of synthetic dye Rhodamin B in packaged chili sauce circulating in the Rawasari Cempaka Putih Traditional Market. This research is an experimental research, namely by conducting qualitative laboratory tests with thin layer chromatography and quantitative with UV-vis spectrophotometer to analyze the presence of Rhodamine B in packaged chili sauce sold in the traditional market of Rawasari Cempaka Putih. The samples used in this study were all types of packaged chili sauce which had striking red color characteristics and were taken randomly from the survey results at the Rawasari Cempaka Putih traditional market with a random sampling determination of the sample. The results showed that the five samples of packaged chili sauce sold at Pasar Rawasari Cempaka Putih had final results which stated that Rhodamine B dye was not detected.
Primer design of DNA suckermouth catfish (Pterygoplichthys sp.) and their aplication in pempek using real Time PCR (RT – PCR): Primer design of  suckermouth catfish (Pterygoplichthys sp.) DNA and their aplication in pempek using real Time PCR (RT – PCR) Suseno, Dedy; Razari, Intan
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 28 No. 12 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(12)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/nrth5y06

Abstract

Pempek merupakan salah satu jenis makanan khas dari Sumatra Selatan yang umumnya menggunakan bahan baku ikan tenggiri. Ikan sapu-sapu juga bisa dijadikan bahan baku pembuatan pempek namun beberapa penelitian melaporkan bahwa ikan sapu-sapu yang diambil dari Sungai Ciliwung telah tercemar logam berat dan mikroplastik. Adanya kandungan logam berat dan mikroplastik pada ikan sapu-sapu menjadikan ikan ini berbahaya untuk dijadikan bahan baku pembuatan makanan khususnya pempek. Tujuan penelitian ini, yaitu mendesain primer DNA ikan sapu-sapu serta menganalisis keberadaan kandungan DNA ikan sapu-sapu pada pempek menggunakan RT-PCR dengan penanda berupa dye (EvaGreen). Analisis DNA ikan sapu-sapu menggunakan primer spesifik dan diamplifikasi menggunakan RT-PCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa primer yang digunakan spesifik hanya untuk ikan sapu-sapu saja bila dibandingkan dengan sampel 9 DNA ikan yang lain. Konsentrasi DNA ikan sapu-sapu sebesar 0,00064 ng/µL masih menunjukkan adanya amplifikasi dengan nilai Cq sebesar 38,98. Pada perbandingan antara bahan baku pembuatan pempek dengan daging ikan sapu-sapu (b/b) sebesar 20:1 masih menunjukkan adanya kurva amplifikasi dengan nilai Cq sebesar 23,55. Sebanyak 16 sampel pempek yang digunakan tidak mengandung DNA ikan sapu-sapu karena tidak menunjukkan adanya kurva amplifikasi pada alat RT-PCR.
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PRODUK HALAL DAN THAYYIB Himmi Marsiati; Anna P. Roswiem; Triayu Septiani; Dedy Suseno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 6 No 1 (2022): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v6i1.2655

Abstract

Halal products generally can be seen from the Halal Certificate and or Halal Label on the product packaging. However, halal products often are sold with products that have not been guaranteed to the Halal in one place of display such as in supermarkets or the market, so it can’t be known the halalness of the product. To know halal and thayyib products, knowledge of foodstuffs are classified as halal and thayyib is needed. The purpose of this Community Service (PKM) activity is to socialize and educate related halal and thayyib products, the ingredients used in the product manufacturing process, and the halal critical point of each ingredient and or product. This form of activity is in the form of education and socialization about halal and thayyib materials and or products that enter, circulate, and be traded in the territory of Indonesia. To see the success rate and satisfaction of participants in this PKM activity are done through pretest, posttest, and questionnaire. The result of this PKM is that the participants can understand that the products that enter, circulate, and are traded in the territory of Indonesia are syubhat, so they must be halal certified. In addition, the participants of the PKM program can know and or distinguish what ingredients or products are halal or haram, as well as which are thayyib and which are not thayyib.