Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Edukasi Penjaminan Perlindungan Sosial Ekonomi bagi Kaum Gen Z di Komunitas Young Helper Melalui BPJS Ketenagakerjaan Fadhil Pradwira Ilham; Riza Rivaldiansyah Daza; Aniek Irawatie; Lilik Zulaihah
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v4i3.2935

Abstract

The BPJS Employment Program is one of the crucial aspects of providing socio-economic protection for Indonesian society, especially Generation Z (Gen Z), who are entering the workforce. This service aims to enhance understanding of the BPJS Employment Program through education conducted within the Young Helper community, a volunteer organization committed to creating positive societal changes and part of Gen Z. This service also aims to increase the participatory role of Gen Z in the BPJS Employment Program, which provides socio-economic security. The method employed in this service is educational, involving interactive material presentation with data sources from literature studies, questionnaires, interviews, and field observations. Our service includes educating about the BPJS Employment Program such as eligibility criteria, technical implementation, program types, and registration procedures. The education we provide yields outputs such as pamphlets, PowerPoint presentations, educational videos, and posters, each of which highlights crucial information about the BPJS Employment Program. Our service results indicate an improvement in understanding and participatory willingness among participants to enroll in the BPJS Employment Program.
Peningkatan Literasi Digital melalui Sosialisasi dan Edukasi Internet Sehat untuk Mencegah Cyberbullying dan Penyalahgunaan Internet di SMKN 1 Cikedung Indramayu Bayu; Mulyantini, Sri; Irawatie, Aniek; Hendrayani, Yani; Uljanatunnisa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer (ABDIKOM)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/abdikom.v3i1.9200

Abstract

PkM dilaksanan pada bulan Agustus tahun 2022, kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan internet di kalangan pegurus serta anggota dari OSIS di SMKN 1 Cikedung Indramayu, dengan fokus pada literasi digital dan perilaku online, termasuk risiko cyberbullying dan penyalahgunaan internet. Metode yang digunakan adalah survei kuesioner yang melibatkan siswa dari berbagai jurusan dan tingkatan kelas. Data yang diperoleh dianalisis untuk memahami frekuensi penggunaan internet, tujuan penggunaan, serta tingkat keterlibatan siswa di media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa secara rutin menggunakan internet untuk komunikasi, hiburan, dan literasi digital. Namun, terdapat kesenjangan dalam literasi digital, di mana sebagian siswa terlibat dalam perilaku berisiko, seperti mengakses konten tidak pantas dan berbagi akses akun pribadi. Temuan ini menegaskan perlunya program edukasi Internet Sehat di sekolah, yang dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang etika digital dan pentingnya menjaga privasi. Edukasi berkelanjutan dan kebijakan penggunaan internet yang jelas diperlukan untuk memastikan bahwa internet digunakan secara aman, etis, dan mendukung pembelajaran. Implementasi program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan produktif di SMKN 1 Cikedung Indramayu
PENGELOLAAN BANK SAMPAH SEBAGAI IMPLEMENTASI NILAI BELA NEGARA YANG BERBASIS ENTERPRENEUR Irawatie, Aniek; Wahyuningtyas, Widayani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1641-1649

Abstract

Pengelolaan sampah menjadi masalah yang semakin mendesak untuk ditangani di seluruh dunia. Bank Sampah telah menjadi solusi yang efektif dalam situasi ini untuk mengurangi sampah dan menciptakan nilai ekonomi dari limbah, tetapi tidak banyak orang yang memperhatikan bahwa pengelolaan Bank Sampah harus menggabungkan nilai-nilai bela negara, seperti kepedulian terhadap lingkungan dan semangat usaha. Permasalahan sampah ini akan terus meningkat jika tidak ditindaklanjuti dengan baik dan benar, sehingga dibutuhkan cara dan upaya bagaimana  mengelola sampah dengan baik dan benar agar tidak terjadi penumpukan sampah yang menyebabkan lingkungan menjadi tidak nyaman dan aman dari penyakit. Penanganan sampah ini juga akan menghasilkan nilai ekonomis yang bermanfaat dengan pemberian wawasan mengenai Reduce, Reuse, Recycle, dan Replace (4R). Metode pelaksanaan program kemitraan masyarakat di Bank Sampah Bank Sampah Kerukunan Pemuda Harapan 23 di Jalan Harapan Kelurahan Bintaro,  Tahap 1 : Tim dosen UPN Veteran Jakarta akan melakukan FGD dengan pihak pengurus lingkungan/ aparat RW sebagai sebagai pembina Karang Taruna Kerukunan Pemuda Harapan. Tahap 2: Tim PKM melakukan kegiatan kerja bakti lingkungan sekitar bank sampah agar lebih bersih dan sosialisasi tentang pentingnya pengelolaan sampah, manfaat Bank Sampah, dan dampak positif bagi lingkungan. Tahap 3 : Melakukan penyuluhan dan pelatihan bagi anggota bank sampah dalam mengelola manajemen bank sampah dan enterpreneur. Hasil dari program ini adalah masyarakat dan karang taruna sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, bisa mengetahui bagaimana cara mengelola sampah dengan baik dan membuat bank sampah lebih terorganisir. 
PEMBERDAYAAN SANTRI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM PAMEGARSARI BERBASIS MODEL SANTRIPRENEUR Irawatie, Aniek; Mulyantini, Sri; Asqo Balqis, Haura; Nur Alivia, Elsa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3678-3685

Abstract

Pesantren diklaim sebagai lembaga pendidikan yang mampu menjalankan perannya dalam mengawal pendidikan agama Islam. Di dalamnya para santri dididik untuk bersiap menerima pelajaran agama yang cukup serta bersiap menjadi agen religius corner pada masa mendatang di tengah- tengah masyarakat yang tentunya akan selalu mengalami kedinamisan. Pesantren sebagai agen pengembangan pendidikan agama Islam memiliki andil dalam memanusiakan manusia dengan berbagai kegiatan proses pembelajaran yang khas dan hanya dimiliki oleh bangsa Indonesia. Pondok pesantren Darusallam merintis koperasi yang dikelola bersama-sama dengan para santri, akan tetapi koperasi yang telah ada ini masih terbatas untuk kalangan para santri saja daan belum dimaksimalkan terbuka untuk masyarakat sekitarnya, sedangkan letak Pondok pesantren sangat strategis dipinggir jalan yang masyarakat banyak melintasi dan letak koperasinya juga berada diarea depan pondok pesantren. Target luaran dalam program kemitraan dasar ini adalah mendukung tujuan pembangunan secara berkelanjutan yakni Pendidikan Berkualitas (3), Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (8).
PENGELOLAAN BANK SAMPAH BERWAWASAN LINGKUNGAN SEHAT DI MASA PANDEMIC CONVID 19 Irawatie, Aniek; Iswahyuni, Iswahyuni; Setiyawati, Marina Ery; Afriani, Hesty Fazar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.970-983

Abstract

Pada masa pandemic Covid 19 ini banyak berdampak langsung kepada kehidupan masyarakat termasuk pola kehidupan dalam masyarakat terutama terkait dengan bagaimana masyarakat tumbuh tentang kesadaran sosialnya. Kesadaran sosial merupakan upaya yang dapat dicapai dengan proses interaksi serta didukung dengan Pendidikan, kemudian dapat terkonstruksikan oleh suatu kesadaran diri atau Self Awareness yang menjadi struktur dasar sebagai pendukung sistematika di dalamnya. Sampah pada masa sekarang ini merupakan salah satu masalah yang kompleks dalam kehidupan sehari-hari. Banyaknya sampah yang tercecer maupun berserakan serta tidak pada tempatnya menimbulkan masalah pencemaran lingkungan. Pelaksanaan PKM ini akan dilakukan oleh tim dengan memberikan pelatihan bagaimana mengelola Manajemen Pengelolaan Bank Sampah lebih rapi dan teratur, Lahan terbatas dapat dimanfaatkan dengan membuat tempat pengempulan Bank Sampah Unit Tamansari Bukit Damai Desa Curug Gunung Sindur Bogor dan Meningkatkan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat yang tidak produktif secara ekonomi seperti ibu-ibu rumah tangga. Harapan dari kegiatan PKM ini adalah menumbuhkan Kesadaran sosail bagi masyarakatnya dan mampu mengelola Bank Sampah menjadi kegiatan yang dapat menambah pendapatan bagi kelompok ibu-ibu rumahtangga serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan.
PENDIDIKAN KARAKTER BELA NEGARA BERBASIS ECO-PATRIOTISM: MEMBANGUN RASA CINTA TANAH AIR DAN LINGKUNGAN DI SEKOLAH MADRASAH IBTIDIYAH AL MUSTAWA Irawatie, Aniek; Wahyuningtyas, Widayani; Arif, Abdullah; Sagala, Hairunnisa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i3.1319-1326

Abstract

Pendidikan karakter bela negara sangat penting untuk membentuk generasi muda yang jujur, bertanggung jawab, dan sangat menghargai nilai-nilai bangsa. Pendidikan bela negara tidak hanya tentang pertahanan; itu juga mengajarkan eco-patriotisme, komitmen untuk mempertahankan kedaulatan, dan berbuat baik untuk negara. Di tengah tantangan global saat ini, pendidikan patriotisme harus dikombinasikan dengan kesadaran lingkungan melalui pendekatan eco-patriotism, terutama di sekolah dasar. Pendidikan karakter bela negara dan wawasan lingkungan digabungkan membantu siswa menjadi lebih nasionalis dan peduli terhadap masalah lingkungan. Siswa akan belajar mencintai tanah air mereka sambil mempertahankan lingkungannya. Karena siswa masih dalam tahap pembentukan perilaku dan pemikiran, sekolah dasar adalah tempat yang tepat untuk memulai penerapan nilai-nilai ini. Dengan demikian, pendidikan yang didasarkan pada patriotisme lingkungan dapat menghasilkan generasi yang dapat mempertahankan kecintaan pada negara dan komitmen untuk menjaga lingkungan sambil menghadapi tantangan di seluruh dunia. Berbagai ahli menyatakan bahwa pendidikan karakter yang didasarkan pada kesadaran lingkungan membantu menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial, kejujuran, dan kecintaan pada negara. Pengalaman langsung dengan masalah global pada usia dini meningkatkan manfaat pendidikan. Sekolah dasar, dengan lingkungan pembelajarannya yang dirancang dengan strategi, memainkan peran penting dalam membangun kesadaran ini
Optimalisasi Edukasi Kewirausahaan Sejak Dini Sebagai Daya Ungkit Inovasi MI Al-Mustawa Gunung Sindur Kabupaten Bogor Wahyuningtyas, Widayani; Irawatie, Aniek; Suprima, Suprima; Hermina, Hermina; Sagala, Hairunnisa Br.; Arif, Abdullah
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.412

Abstract

This Community Service (PKM) program aims to optimize the instillation of entrepreneurial values ​​from an early age at Al Mustawa Elementary School (MI) in Gunung Sindur, Bogor Regency, as a lever for innovation at the school. This program was implemented to address the limited understanding of entrepreneurship, which was previously defined solely as "selling" activities. The research method used was descriptive qualitative, involving students in grades 4, 5, and 6, teachers, and parent representatives (the School Committee). Data collection techniques included participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. The results of the PKM program indicate a shift in the entrepreneurial paradigm from mere transactions to the ability to identify opportunities and generate innovative solutions (innovation). The implementation of experiential learning methods (learning through experience) has proven effective in fostering student enthusiasm and creativity in identifying simple product ideas. This optimization is recommended to be continued through the establishment of a Little Creative Club and the integration of simple entrepreneurship modules into the madrasah curriculum
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN SISWA TENTANG MAKANAN BERGIZI SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KARAKTER BELA NEGARA NON-MILITER Irawatie, Aniek; Manihuruk, Hermina; Wahyuningtyas, Widayani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.%p

Abstract

Literasi kesehatan pada anak usia sekolah dasar merupakan fondasi penting dalam membentuk perilaku hidup sehat dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu aspek utama literasi kesehatan adalah pemahaman mengenai makanan bergizi dan prinsip gizi seimbang. Rendahnya tingkat pengetahuan siswa tentang makanan bergizi berpotensi memengaruhi pola konsumsi yang tidak sehat dan berdampak pada kesehatan jangka panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan siswa sekolah dasar tentang makanan bergizi sebagai bagian dari pendidikan karakter dan bela negara non-militer. Metode pelaksanaan meliputi edukasi gizi dasar, penggunaan media pembelajaran interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test terhadap 60 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa pada seluruh indikator literasi kesehatan, dengan peningkatan berkisar antara 15–18%. Selain peningkatan kognitif, kegiatan ini juga berkontribusi pada pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa dalam menjaga kesehatan sebagai wujud bela negara non-militer. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam pembelajaran sekolah dasar.