Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERILAKU SAMBUNGAN BALOK BAJA DAN KOLOM TABUNG BAJA BERISI BETON DENGAN PELAT DIAFRAGMA MELINGKAR AKIBAT BEBAN SIKLIK Muhammad Haykal; Muslikh; Djoko Sulistyo; Christopher Triyoso; Fitro Darwis; Elfira Resti Mulya
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/hmr4m314

Abstract

Penggunaan kolom tabung baja diisi beton (Concrete Filled Steel Tube) masih terbatas karena kurangnya pengalaman pelaksanaan dan kerumitan bentuk sambungan pada kolom komposit ini. Selain itu sambungan pada sistem CFST harus memiliki kekuatan yang cukup dalam menahan beban gempa. Tujuan penelitian ini untuk memverifikasi bentuk sambungan yang cocok untuk kondisi gempa sesuai standar Indonesia, serta mendapatkan bentuk sambungan pada balok dan kolom tabung baja komposit yang efisien dan mudah dilaksanakan di lapangan. Dalam penelitian ini dibuat dua buah benda uji yaitu benda uji sambungan balok-kolom tabung baja tanpa isian beton (BKD-T) sebagai pembanding untuk melihat peningkatan kekuatan akibat adanya inti beton, dan benda uji sambungan balok-kolom tabung baja dengan isian beton (BKD-K). Bentuk  sambungan antara kolom tabung baja dan balok baja IWF dibuat dengan tambahan pelat diafragma melingkar yang menghubungkan sayap profil balok ke kolom tabung baja. Benda uji dibebani dengan siklus beban yang mengacu pada ACI T1.1-01. Hasil pengujian menunjukkan benda uji sambungan balok-kolom tabung baja tanpa isian beton (BKD-T) dapat digunakan pada sistem struktur rangka baja pemikul momen biasa dengan kategori desain seismik B dan C dengan nilai R (faktor modifikasi respon) maksimum diambil 3,5. Adapun benda uji sambungan balok-kolom tabung baja dengan isian beton (BKD-K) dapat digunakan pada sistem struktur rangka baja dan beton komposit pemikul momen biasa dengan kategori desain seismik B dengan nilai R (faktor modifikasi respon) maksimum diambil 3.
EVALUASI KUALITAS BATAKO PRODUKSI LOKAL DI MOROTAI SELATAN Armain Hasan; Elfira Resti Mulya; Fitro Darwis
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/c0rre114

Abstract

Batako merupakan salah satu material konstruksi penting yang banyak digunakan sebagai bahan penyusun dinding bangunan. Keberadaan batako yang relatif murah dan mudah diproduksi membuatnya menjadi pilihan utama di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil seperti Kecamatan Morotai Selatan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi mutu batako produksi lokal di Morotai Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental di laboratorium dengan pendekan kuantitatif dalam proses analisisnya. Penelitian ini bersifat studi kasus yaitu terfokus pada produksi batako beberapa industri kecil yang ada di Morotai selatan. Pengujian dilaboratorium meliputi pemeriksaan dimensi batako, pemeriksaan kuat tekan batako serta penyerapan air batako. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 5 lokasi produksi industri lokal batako secara keseluruhan belum memenuhi standar mutu batako berdasarkan SNI. Namun pada lokasi B dan lokasi C memberikan hasil yang hampir mencapai syarat minimum batako mutu IV yaitu dengan persentase 80,88% untuk produksi B dan 76,88% untuk tempat produksi C. Dari karakteristik penyerapan air, secara keseluruhan memenuhi psersyaratan mutu batako secara fisisnya. Sehingga dari sisi kepadatan dan gradasi butir agregat halus penyusun batako setelah dipadatkan menjadi sangat baik.