Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pemberdayaan Pokdarwis Dewatapuro dalam Pengembangan Desa Wisata Pesisir di Ngadipuro Kabupaten Blitar Luhur Aditya Prayudhi; Yuhanin Zamrodah; Tri Lathif Mardi Suryanto
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 3 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i3.5253

Abstract

Pengelolaan destinasi desa wisata sangatlah penting untuk dilakukan, terutama bagi desa yang sudah memiliki potensi wisata seperti di di Desa Ngadipuro, Kecamatan wonotirto, Kabupaten Blitar. Destinasi wisata yang ada di desa ini salah satunya adalah pantai pudak. Melalui program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa ( PMM )ini melibatkan Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar dan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) dalam melaksanakan ceramah, observasi, wawancara, dan evaluasi terhadap pelatihan yang diberikan. Tujuannya adalah menambah pengetahuan para pengelola desa wisata dalam hal ini adalah pokdarwis melalui pelatihan manajemen pengelolaan desa wisata dan manajemen keselamatan wisatawan. Metode yang diterapakan melalui observasi, pelatihan pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa, kegiatan pelatihan ini berhasil memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait manajemen pengelolaan desa wisata dan manajemen keselamatan wisatawan. Dengan adanya peningkatan kualitas SDM ini diharapkan pengelolaan destinasi wisata menjadi lebih baik, terarah dan terstruktur, sehingga dapat menarik wisatawan yang lebih banyak dan adapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar
ANALISIS USAHA PEMBIBITAN TANAMAN ALPUKAT ALIGATOR (Studi Kasus Di Dusun Sokosari Desa Plumpungrejo Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar) Sahrul Zahri; Eko Wahyu Budiman; Yuhanin Zamrodah; Luhur Aditya Prayudhi
grafting Vol 15 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grafting.v15i2.3786

Abstract

Buah alpukat merupakan salah satu tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi yang diperdagangkan baik di dalam maupun luar negeri. Dengan melakukan perhitungan pendapatan, petani dapat mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang keadaan usahatani mereka dan dapat membuat pertimbangan yang lebih bijaksana dalam mengelola atau menjalankan usaha tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari - Juni 2023 di beberapa tempat usaha yang menanam bibit alpukat aligator di Dusun Soko Sari, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui pembibitan tanaman alpukat aligator di Dusun Sokosari Desa Plumpungrejo Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, (2) Mengetahui besarnya biaya produksi usaha pembibitan alpukat alligator di Dusun Sokosari Desa Plumpungrejo Kecamatan Kademangan Blitar. (3) Mengetahui tingkat keuntungan yang diperoleh dalam usaha pembibitan alpukat aligator di Dusun Sokosari Desa Plumpungrejo Kecamatan Kademangan Blitar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi yang dilakukan pada usaha pembibitan tanaman alpukat aligator di Dusun Soko Sari jika dilihat sifat dari proses produksi, yaitu jenis produksi bibit tanaman alpukat Aligator. Berdasarkan analisis usaha yang sudah dilakukan usaha pembibitan tanaman alpukat aligator di Dusun Soko Sari layak untuk dijalankan. Hal ini terlihat dari (1) untuk memenuhi kebutuhan para petani dan untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan petani buah alpukat (2) Hasil dari penelitian tersebut juga mengetahui biaya yang dikeluarkan dari usaha pembibitan tanaman alpukat aligator yang di lakukan di Dusun Soko Sari, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar yaitu sebesar Rp.133.190.000 per periode tanam bibit. (3) Hasil dari perhitungan pendapatan yang di dapat dari usaha pembibitan tanaman aligator di Dusun Soko Sari, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar sebesar Rp. 600.000.000 dengan keuntunga Rp. 466.810.000 per periode penjualan, titik impas harga sebesar Rp. 61.875.000 per periode penjualan yang berarti usaha pembibitan tanamana alpukat aligator Dusun Soko Sari, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tidak mengalami keuntungan dan kerugian, dan titik impas volume produksi bibit tanaman alpukat mencapai 1.235 pohon per periode tanam, usaha pembibitan tanaman alpukat Dusun Soko Sari tidak mengalami kerugian dan keuntungan. Sementara nilai dari hitungan menggunakan R/C Ratio diperoleh yaitu 4.505. Sehingga dapat disimpulkan bahwasanya usa pembibitan tanaman alpukat aligatorlayak dan menguntungkan karena nilai R/C Ratio lebih dari 1.
ANALISIS PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN KERIPIK NANGKA UMKM DAPUR SIMBOK Adila Putri Marela; Luhur Aditya Prayudhi; Tri Kurniastuti; Rima Dewi Oryza Sativa
BUANA SAINS Vol 25, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v25i3.7493

Abstract

This study aims to analyze the influence of price perception, packaging, and taste on purchasing decisions for jackfruit chips at Dapur SiMbok, a Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) in Blitar Regency, Indonesia. Employing a quantitative descriptive approach with 68 respondents selected through purposive sampling, data were collected via questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The findings reveal that simultaneously, all three variables significantly influence purchasing decisions (F = 38.196; sig. 0.000). Partially, price (t = 4.267; sig. 0.000), packaging (t = 3.522; sig. 0.001), and taste (t = 5.665; sig. 0.000) each exert a positive and significant effect. Taste emerges as the dominant factor (? = 0.475), surpassing price (? = 0.345) and packaging (? = 0.281). This research offers practical implications for snack MSMEs, encouraging them to prioritize taste innovation as a core marketing strategy.
ANALISIS RANTAI NILAI (VALUE CHAIN) PADA INDUSTRI BIJI JENITRI DI DESA SOSO KABUPATEN BLITAR Sendy Aprilia; Luhur Aditya Prayudhi
grafting Vol 16 No 01 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/njqggt40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai nilai dan strategi penguatan industri biji jenitri di Desa Soso, Kabupaten Blitar melalui pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan penulis mencakup identifikasi faktor internal dan eksternal perusahaan menggunakan matriks EFAS dan IFAS serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa ranta nilai didalam industri biji jenitri yaitu dimula dari petani-pengepul-eksportir.Kekuatan dari industri biji jenitri ini yaitu memiliki nilai ekonomis yang tinggi, dan sumber daya alam melimpah. Sementara kelemahannya yaitu minimnya modal dan SDM masih kurang terampil. Dari sisi eksternal, peluang industri biji jenitri meliputi pengembangan produk kerajinan jenitri, dan pemanfaatan teknologi pemasaran digital. Sementara itu ancaman yang harus dihadapi adalah iklim dan cuaca yang tidak menentu dan pencurian biji jenitri yang dapat mengurani pendapatan para petani. Hasil evaluasi menunjukan bahwa total faktor internal sebesar 3,22 dan faktor eksternal yaitu 3,26. Strategi alternatif untuk penguatan industri biji jenitri yaitu strategi W-O meliputi meningkatkan promosi digital dan pemasaran online untuk mengatasi kurangnya pengenalan produk. Melatih dan meningkatkan keterampilan SDM agar lebih sejalan dengan pengembangan produk teknologi pemasaran digital.Kata kunci: Jenitri, Rantai nilai, Analisis SWOT, Strategi penguatan industri biji jenitri,IFAS,EFAS.
STRATEGI PEMASARAN OLAHAN MANISAN STROBERI (FRAGARIA X ANANASSA) DI P4S ALAM AGRO INDONESIA KOTA BATU JAWA TIMUR Dimas Saputra; Luhur Aditya Prayudhi
grafting Vol 16 No 01 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/px6fmp78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran olahan manisan stroberi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Alam Agro Indonesia, Kota Batu, Jawa Timur. Stroberi dipilih karena bernilai ekonomi tinggi namun mudah rusak, sehingga pengolahan menjadi manisan adalah solusi meningkatkan nilai tambah dan daya simpan. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan strategi pemasaran efektif di P4S meliputi pemanfaatan kekuatan produk lokal, lokasi strategis, dan segmentasi pasar wisatawan. Kelemahan utama terletak pada keterbatasan teknologi pengolahan dan distribusi. Peluang berasal dari agrowisata dan tren konsumsi sehat, sementara ancaman meliputi pesaing sejenis dan fluktuasi harga bahan baku. Strategi yang disusun meliputi strategi SO (memperluas pasar), WO (meningkatkan kapasitas produksi), ST (mempertahankan loyalitas konsumen), dan WT (mengurangi risiko produksi/distribusi).Penelitian ini diharapkan memberi masukan praktis bagi pengembangan agribisnis stroberi olahan lokal. Kata Kunci agribisnis, analisis SWOT, manisan stroberi, P4S Alam Agro Indonesia, strategi pemasaran
Peningkatan Kapasitas Kelompok Wanita Tani Azalea melalui Pengembangan Usaha Persemaian Sayuran Berbasis Ecobisnis Hanik Amaria; Army Dita Serdani; Luhur Aditya Prayudhi; Delizea Lumen; Shafeera Putri; Amelia Nabil; Naila Stephanie
Kontibusi: Jurnal Kontribusi Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): July, Science Contribution to Society Journal
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/scs.v6i1.5973

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Azalea di Ngadirejo, Kota Blitar, berpotensi dalam persemaian sayuran, namun terbatas dalam teknologi produksi, tata kelola manajemen, dan jaringan pemasaran. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan, pelatihan pembuatan media tanam, pembibitan sistem floating bed, pengayaan agens hayati Trichoderma sp. dan Pupuk Organik Cair (POC), restrukturisasi organisasi, serta pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan signifikan pada efisiensi produksi dan kualitas daya berkecambah naik menjadi 92,8%, serta efisiensi air naik 75%. Apek manajemen, partisipasi aktif anggota meningkat dan pemahaman kalkulasi HPP meningkat sebesar 60,10%. Selain itu, pemahaman pemasaran digital sebesar 358,4% dan mendongkrak omzet penjualan kelompok sebesar 178,4%. Integrasi teknologi dan manajemen terpadu ini berhasil mentransformasi KWT Azalea menjadi unit usaha urban farming yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Yuhanin Zamrodah ANALISIS KELAYAKAN USAHA TANI NANAS (ANANAS COMULUS(L.,) MERR) DI DESA SUMBERPETUNG KECAMATAN NGANCAR KABUPATEN KEDIRI Yuhanin Zamrodah; Luhur Aditya Prayudhi
Viabel : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Islam Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/kbayrv02

Abstract

Salah satu tanaman hortikultura yang diusahakan oleh masyarakat di Desa Sumberpetung Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri adalah buah nanas. Mereka beranggapan bahwa usahatani buah nanas ini dapat membantu meningkatkan pendapatan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan pendapatan usaha tani nanas dan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan petani nanas dalam menangani masalah-masalah yang muncul dalam meningkatkan pendapatan usaha tani nanas. Responden yang digunakan sebanyak 20 petani nanas. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisa pendapatan usaha ani . Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa total biaya variabel per lahan seluas 0,5 Ha Rp 21.356.000 dan luas lahan 1 Ha Rp 43.012 .000, total biaya tetap luas 0,5 Ha sebesar Rp 4.354.260 , luas lahan 1 Ha Rp 8.705.520 ., Pendapatan yang diperoleh untuk lahan seluas 0,5 Ha sebesar Rp 26.229.740 dan lahan seluas 1 Ha Rp 41.329.520. . RC Ratio antara TR dan TC adalah untuk luas lahan 0,5 H dan 1 H sebesar 2,01 maka hal ini dianggap cukup efisien dan usaha tani layak untuk diusahakan , karena dapat meningkatkan pendapatan para petani nanas.