Mohamad Shohibuddin
Departemen Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB University Kampus IPB Dramaga, Jalan Raya Dramaga, Bogor 16680 Jawa Barat, Indonesia

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pendekatan Metode dan Teknik Diklat di Era Revolusi Industri 4.0 Shohibuddin, Muhammad; Listiana, Heni
Journal of Management, Accounting, and Administration Vol. 1 No. 1: 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jomaa.v1i1.92

Abstract

Education and training in the era of the industrial revolution 4.0 must be supported by approaches, methods and techniques that are appropriate and appropriate to the conditions of the training participants. The aim of this research is to provide views regarding approaches, methods and techniques that can be applied in carrying out education and training activities. This research uses a library research method with primary data sources, namely the concept of approach, methods and techniques for implementing training. Secondary data sources were obtained from literature, including relevant books, journals and websites. The results of this research are: approaches that can be applied in implementing training in the era of the industrial revolution, namely: Critical Event approach, cycle approach and systems approach, while several methods and techniques that can be applied in implementing training are: project-based learning, e-learning learning and blended learning, adaptive learning, mentoring and coaching learning, and competency-based learning
Pendekatan Partisipatif dalam Program Sosialisasi Lingkungan (Bank Sampah, Zero Waste, Eco Enzyme, Ecobrick) Muhamnu, Afiya Hashina; Septiani, Dellia Tri; Putri, Finda Dwina Saskia; Indriana, Hana; Shohibuddin, Mohamad
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 2 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i2.15898

Abstract

Desa Sebatu Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia memiliki sembilan (9) Banjar Dinas yang terdiri dari Banjar Dinas Apuh, Banjar Dinas Tegalsuci, Banjar Dinas Jasan, Banjar Dinas Jati, Banjar Dinas Bonjaka, Banjar Dinas Pujung Kaja, Banjar Dinas Pujung Kelod, Banjar Dinas Sebatu dan Banjar Dinas Tumbakasa dengan luas wilayah 1090 ha, jumlah penduduk 8055 jiwa dalam 1932 kepala keluarga. Permasalahan lingkungan yang dihadapi di Desa Sebatu salah satunya ialah kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga atau organik maupun sampah kemasan produk atau anorganik yang menimbulkan berbagai persoalan, seperti estetika lingkungan dan masalah sosial yang apabila dibiarkan akan menjadi masalah yang serius. Tujuan dilakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat desa mengenai bank sampah, zero waste, eco enzyme, dan ecobrick ini, yaitu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah serta upaya melestarikan lingkungan. Kegiatan sosialisasi mengenai bank sampah, zero waste, eco enzyme, dan ecobrick cukup berhasil untuk mengubah perilaku masyarakat dalam mencintai lingkungan, setiap rumah tangga dapat menerapkan pemilahan sampah organik dan anorganik.
AGROFORESTRI BERBASIS WAKAF UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI LOKASI EKS HGU PT HEVINDO, DESA NANGGUNG, KABUPATEN BOGOR Shohibuddin, Mohamad; Priyanto, Priyanto; Rusniarsyah, Lufthi; Bahri, Adi D.
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i3.60688

Abstract

This community service program initiated a waqf-based agroforestry model to optimize land use and strengthen community capacity in Blok Pasir Kolecer, a site located within the former land concession (HGU) of PT Hevindo in Nanggung Village, Bogor Regency, which is currently being prepared for agrarian reform implementation. The program was carried out through a participatory approach involving technical training, joint assessments of land-use conditions, agroforestry design planning, policy advocacy, and the initiation of tree-waqf donations via a digital platform. The results demonstrate that the waqf-based agroforestry model not only addresses farmers' capital constraints but also significantly enhances social solidarity and community control over local agrarian resources. Its broader implication is the potential replication of this model as a strategic access-reform mechanism within agrarian reform programs, integrating farmer participation, religious philanthropy, and digital innovation.Program pengabdian masyarakat ini menginisiasi model agroforestri berbasis wakaf untuk mengoptimalkan lahan serta memperkuat kapasitas komunitas di Blok Pasir Kolecer, sebuah lokasi di area bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT Hevindo di Desa Nanggung, Kabupaten Bogor yang sedang dipersiapkan untuk pelaksanaan program reforma agraria. Kegiatan ini dijalankan secara partisipatif yang mencakup pelatihan teknis, penilaian bersama atas kondisi penggunaan lahan, perencanaan desain agroforestri, advokasi kebijakan, dan inisiasi skema wakaf pohon melalui platform digital. Hasil program ini menunjukkan bahwa model agroforestri berbasis wakaf selain berpotensi untuk menjawab keterbatasan modal petani, juga berperan besar dalam memperkuat solidaritas sosial dan kontrol komunitas atas sumber agraria setempat. Implikasinya, model ini berpotensi direplikasi sebagai strategi penataan akses dalam program reforma agraria yang memadukan partisipasi petani, filantropi keagamaan, dan inovasi digital.
Artikulasi Islam Nusantara dalam Perjuangan Agraria Shohibuddin, Mohamad
Islam Nusantara: Journal for the Study of Islamic History and Culture Vol. 1 No. 1 (2020): Islam Nusantara: Journal for Study of Islamic History and Culture
Publisher : Faculty of Islam Nusantara, Nahdlatul Ulama University of Indonesia (Unusia) Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/islamnusantara.v1i1.21

Abstract

This article focuses on a specific topics rarely discussed in the scholarship of Islam Nusantara, namely the contribution of Islam Nusantara in addressing agrarian problems experienced by the community. To disclose such contribution, the author proposes the perspective of “access and exclusion” as a theoritical framework for understanding the nature of social struggle in the agrarian field. Based on this, the author will disclose the contribution of Islam Nusantara in “pursuing access” and at the same token “preventing exclusion” within various situations of agrarian struggle, starting from the family level (as concerned with inheritance system and joint marital property) to broader level of socio-agrarian relations (as related to inequalities in land tenure, relations of production and spatial allocation). In addition, the author will examines “agrarian ijtihad” issued by Nahdlatul Ulama and also proposes the idea of “agrarian waqf”—both constitute religious responses to “challenges of access” and “threats of exclusion” taking place within the community. Keywords: Islam Nusantara, struggle for access; struggle against exclusion; agrarian ijtihad; Nahdlatul Ulama; agrarian waqf Reference Abbasi, Muhammad Zubair, “The Classical Islamic Law of Waqf: A Concise Introduction.” Arab Law Quarterly 26, No. 2 (2012): p. 121-153. Abu Zahrah, Muhammad, Muhâdlarât fî al-Waqf. Tanpa tempat terbit: Ahmad ’Ali Mukhaymar, 1959. Hall, Derek, Philip Hirsch, Tania Murray Li, Powers of Exclusion: Land Dilemmas in Southeast Asia. Singapore: NUS Press, 2011. Ibrahim, Bilal, “Beyond State and Peasant: The Egalitarian Import of Juristic Revisions of Agrarian and Administrative Contracts in the Early Mamlūk Period.” Islamic Law and Society 16, No. 3-4 (2009): p. 337-382. Johansen, Baber, The Islamic Law on Land Tax and Rent: The Peasants’ Loss of Property Rights as Interpreted in the Hanafite Legal Literature of the Mamluk and Ottoman Periods. London, New York, Sydney: Croom Helm, 1988. Lembaga Ta'lif wan Nasyr PWNU Jawa Timur, Ahkamul Fuqaha: Solusi Problematika Aktual Hukum Islam. Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2004). Surabaya: Khalista, 2007. Luthfi, Ahmad Nashih, “Sejarah dan Revitalisasi Perjuangan Pertanian Nahdlatul Ulama Melawan Ketidakadilan Agraria.” Bhumi: Jurnal Agraria Dan Pertanahan 3, No. 2 (2017): p. 145-159. Megawati Institute,Hasil Riset Oligarki Ekonomi. Jakarta: Megawati Institute, 2017. Powers, David S., “Orientalism, Colonialism, and Legal History: The Attack on Muslim Family Endowments in Algeria and India.” Comparative Studies in Society and History 31, No. 3 (1989): p. 535-571. Ribot, Jesse C. and Nancy Lee Peluso, “A Theory of Access.” Rural Sociology 68 No. 2 (2003): p. 153-181. Shohibuddin, Mohamad, Eko Cahyono, Adi Dzikrullah Bahri, “Undang-Undang Desa dan Isu Sumber Daya Alam: Peluang Akses atau Ancaman Eksklusi?” Wacana 19, No. 36 (2017): p. 29-81. Tersedia melalui tautan berikut ini: http://ipb.link/desa-dan-agraria. Shohibuddin, Mohamad, Ahmad Nashih Luthfi, Westi Utami, ed. Meninjau Ulang Pengaturan Hak Adat. Yogyakarta dan Bogor: STPN Press dan Pusat Studi Agraria IPB, 2019. Bisa diunduh melalui tautan berikut: http://bit.ly/36pdY5e. Shohibuddin, Mohamad dan Adi D. Bahri, ed. Perjuangan Keadilan Agraria. Yogyakarta, Bogor, Jakarta dan Bandung: Insist Press bekerja sama dengan Sajogyo Institute, Bina Desa dan Akatiga, 2019. Pengantar penyunting dapat dilihat melalui tautan ini: http://bit.ly/2QR2jaK. Shohibuddin, Mohamad, “Dua Wajah Islam Nusantara.” Koran Sindo, 11 April 2017. Versi lebih panjang dapat dilihat pada tautan ini: https://www.facebook.com/notes/mohamad-shohibuddin/dua-wajah-islam-nusantara/10155013669631224. ----------, Perspektif Agraria Kritis: Teori, Kebijakan dan Kajian Empiris. Yogyakarta: STPN Press, PSA IPB, Sajogyo Institute dan KPA, 2018. Bisa diunduh melalui tautan berikut ini: http://ipb.link/perspektif-agraria. ----------, Wakaf Agraria: Signifikansi Wakaf Bagi Agenda Reforma Agraria. Yogyakarta dan Bogor: Baitul Hikmah, Magnum Pustaka Utama dan Sajogyo Institute, 2019. Beberapa review buku ini bisa dilihat pada tautan ini: http://bit.ly/2NLwyxp. ----------, “Mempertimbangkan Wakaf Sebagai Skema Alternatif Pelaksanaan Tenure Reform.” Dalam Mohamad Shohibuddin dan Adi D. Bahri, ed. Perjuangan Keadilan Agraria. Yogyakarta, Bogor, Jakarta dan Bandung: Insist Press bekerja sama dengan Sajogyo Institute, Bina Desa dan Akatiga, 2019. Bab ini bisa diunduh melalui tautan berikut ini: http://bit.ly/2PI0omw. ----------, “Wakaf Berjangka untuk Pembaruan Tenurial Skala Desa.” Dalam Adi D. Bahri dan Mohamad Shohibuddin, ed. Perjuangan Keadilan Agraria: Inspirasi Gunawan Wiradi. Bogor, Bandung, Jakarta, Yogyakarta: Sajogyo Institute, PSA IPB, Akatiga, Bina Desa, STPN Press, 2020. Bisa diunduh melalui tautan ini: https://ipb.link/wakaf-berjangka. ----------, Ketimpangan Agraria di Indonesia: Pendekatan Studi, Kondisi Terkini dan Kebijakan Penanganan. Bogor: IPB Press, 2020. Versi e-book bisa diperoleh melalui tautan berikut ini: http://bit.ly/BukuKetimpanganAgraria. Winoto, Joyo, “Reforma Agraria: Mandat Politik, Konstitusi dan Hukum dalam Rangka Mewujudkan Tanah untuk Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat.” Kuliah Umum disampaikan di Balai Senat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada 22 November 2007.
Pendekatan Berbasis Komunitas dalam Pengelolaan Sampah Perkotaan: Pembelajaran dari Bank Sampah Kenanga, Bogor, Indonesia Princessca Al Zahra; Mohamad Shohibuddin
Society Vol 13 No 1 (2025): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v13i1.786

Abstract

Urban waste management remains a pressing challenge in Indonesia, with Bogor City being among the highest waste-producing areas. Community-based waste banks offer a promising solution by promoting waste reduction, recycling, and economic incentives. This study examines the effectiveness of the Kenanga Waste Bank, a leading community initiative in RW 1 (Rukun Warga, or neighborhood unit), Babakan Subdistrict, Bogor City. Using a mixed-methods approach, the research combines surveys of 35 waste bank members, in-depth interviews, and observations to assess managerial performance, community participation, and socio-environmental benefits. Data analysis employed Spearman rank correlation and chi-square tests to explore key relationships between participation levels, governance structures, and financial sustainability. The findings reveal strong operational and institutional management but highlight gaps in waste-sorting enforcement and participation in decision-making. While economic and environmental benefits are recognized, financial sustainability remains a concern due to fluctuations in the recyclable market. Strengthening participatory governance, diversifying revenue sources, and enforcing waste-sorting practices are critical for long-term success. This study offers practical recommendations for policymakers, waste bank operators, and community leaders to enhance participation, improve governance, and integrate waste banks into formal waste management systems. By addressing these key challenges, waste banks can serve as scalable models for sustainable urban waste management in Indonesia.