Moh. Ismail Sholeh
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI ZAT ADITIF Lusi Andriyani; Muhammad Isnaini; Moh. Ismail Sholeh
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10 No 2 (2021): Al 'Ilmi: Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian R & D (Research and Development) yang bertujuan untuk (1) mengetahui validitas lembar kerja peserta didik berbasis keterampilan proses sains pada materi zat aditif , dan (2) mengetahui respon peserta didik terhadap lembar kerja peserta didik berbasis keterampilan proses sains pada materi zat aditif. Lembar kerja peserta didik yang dikembangkan memiliki karakteristik sesuai dengan kompetensi yang diharapkan dan menerapkan keterampilan proses sains. Prosedur penelitian dengan model pengembangan 4D dengan mengadopsi tiga tahapan yaitu tahap define (analisis kebutuhan), tahap design (perancangan) dan tahap development (pengembangan). Tahap define dilakukan melalui kegiatan observasi kelas, angket, wawancara, mengkaji kurikulum dan mengidentifikasi materi. Tahap design dilakukan dengan membuat lembar kerja peserta didik berbasis keterampilan proses sains yang kemudian dikembangkan melalui tahap development untuk mengetahui validitas lembar kerja peserta didik berbasis keterampilan proses sains melalui proses validasi ahli dan respon peserta didik. Validasi ahli terdiri dari 4 orang ahli yaitu 2 ahli materi, 1 ahli bahasa dan 1 ahli media. Proses uji coba skala kecil melibatkan 10 orang peserta didik dan uji coba skala besar melibatkan 30 orang peserta didik di kelas VIII.7 di SMP Negeri 18 Palembang. Hasil validasi para ahli diperoleh persentase sebesar 86 % dalam kategori sangat valid. Respon peserta didik diperoleh persentase sebesar 86 % dalam kategori sangat baik. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) lembar kerja peserta didik (LKPD) Berbasis keterampilan proses sains (KPS) pada materi Zat Aditif sangat valid digunakan; (2) Lembar kerja peserta didik (LKPD) pada materi zat aditif sangat baik untuk digunakan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA MATERI SISTEM KOLOID Karima Damai Ati; Moh. Ismail Sholeh; Hartatiana Hartatiana; Wiwid Pungki Ningrum
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10 No 1 (2021): Al 'Ilmi: Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) terhadap hasil belajar kognitif pada materi sistem koloid dengan menggunakan model pembelajaran TGT di MA Al-Fatah Palembang. Prosedur eksperimen dari penelitian ini mengadopsi desain Quasy Eksperimental dengan teknik nonequevalent control group design. Penelitian ini melibatkan siswa kelas XI MIA 1 dan XI MIA 2 di MA Al-Fatah Palembang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan siswa kelas XI MIA 1 yang berjumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 yang berjumlah 32 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data menggunakan soal tes pretest dan posttest untuk hasil belajar kognitif. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Hasil uji analisis dengan paired samples test menunjukkan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran TGT terhadap hasil belajar kognitif pada materi sistem koloid kelas XI MIA di MA Al-Fatah Palembang
Meta-analisis Literasi Digital pada Pembelajaran Indah Wigati; Weni Lestari; Moh Ismail Sholeh; Nurlaela Nurlaela; Yuniar Yuniar
Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 7 No 1 (2023): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ojpk.v7i1.17532

Abstract

Digital literacy has a significant role in the learning process. Several articles reveal that the use of digital literacy can improve the quality and results of learning. The search for the extent to which digital literacy influences learning can be analyzed by meta-analysis. This study aims to analyze digital literacy articles on learning that are published in national journals indexed sinta 1-6. The research design used is meta-analysis. The research sample is 16 digital literacy articles on learning which are published nationally and meet the sample selection criteria. The research data was obtained from an analysis of digital literacy articles in learning. The data were analyzed by looking at the effect size of each article based on the results of the t-test analysis. The results of the study show that the average effect size is 0.373 in the large effect category which states that digital literacy has a large influence on learning. The region with the most use of digital literacy in learning is the island of Java. Digital literacy has been widely tested on learning outcome variables and has a positive influence. So it can be concluded that digital literacy affects the learning process.
Exploring Pre-Service Chemistry Teachers’ Scientific Literacy on Environmental Issues through the Lens of the Nature of Science Moh Ismail Sholeh; Pandu Jati Laksono; Etrie Jayanti; Karina Karina; Okti Lia Alinda
PAEDAGOGIA Vol 28, No 3 (2025): PAEDAGOGIA Jilid 28 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/paedagogia.v28i3.103135

Abstract

This study aimed to investigate the level of scientific literacy and Nature of Science (NOS) conceptions among pre-service chemistry teachers in the context of environmental issues. This study adopted a mixed-methods approach combining descriptive surveys and semi-structured interviews. Participants were 72 pre-service chemistry teachers from universities in Palembang, Indonesia, selected through purposive sampling across academic levels. Data collection involved three instruments: a scientific literacy test on environmental issues, a NOS perception questionnaire, and qualitative interviews. The results showed that scientific literacy among participants was generally at a high level, with an average score of 86.00. Participants demonstrated strong competence in scientific content and practices, particularly on renewable energy, deforestation, and air pollution. However, lower scores were observed in contextual understanding, such as water quality and waste management. Regarding NOS conceptions, participants obtained an average score of 72.88%, indicating a high level of understanding, particularly on the tentativeness of scientific knowledge and the role of observation and inference. However, misunderstandings persist in areas such as creativity in science and the influence of social and cultural values. Interview results revealed a nuanced understanding of NOS, which is in line with theoretical frameworks that view science as empirical, tentative, and influenced by human creativity and social context. These insights underscore the importance of integrating NOS into science teacher education to foster critical thinking and contextual teaching of environmental issues
Studi Peredaman Intensitas Cahaya oleh Berbagai Warna Filter Menggunakan Lampu LED dan Lux Meter Muhamad Iqbal Mahendra; Nurhamidah Nurhamidah; Moh Ismail Sholeh; Febri Suriani; Rien Sefini
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 14 No. 1 (2026): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v14i1.5555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh warna filter terhadap intensitas cahaya yang diteruskan dari sumber cahaya lampu LED serta menentukan tingkat transmisi dan peredaman cahaya pada berbagai jarak antara sumber dan sensor. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen langsung dengan pengukuran intensitas cahaya menggunakan aplikasi Lux Meter pada jarak 20 cm, 30 cm, dan 40 cm. Variasi filter warna yang digunakan meliputi kuning, oranye, hijau, merah, dan biru, serta kondisi tanpa filter sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna filter berpengaruh nyata terhadap intensitas cahaya yang diteruskan. Rata-rata intensitas cahaya yang diperoleh yaitu tanpa filter 168 lux, kuning 131,3 lux, oranye 78,3 lux, merah 83,3 lux, biru 65,3 lux, dan hijau 39 lux. Filter kuning memiliki transmisi cahaya tertinggi, sedangkan filter hijau menunjukkan tingkat peredaman paling besar. Selain itu, intensitas cahaya menurun seiring bertambahnya jarak sumber terhadap sensor, sesuai dengan Hukum Kuadrat Terbalik (Inverse Square Law). Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa perbedaan warna filter secara signifikan memengaruhi kemampuan transmisi dan peredaman cahaya dari sumber LED.