Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : Kiwari

Analisis Instagram Selebritis Terhadap Gaya Hidup Hedonis (Studi Kasus Akun Instagram @Awkarin Saat Liburan Di Era Pandemi Covid-19) Ariesca Tansia; Yugih Setyanto; Doddy Salman
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15487

Abstract

In this modern era, the internet has become a necessity to access information and various social media. One of social media with the biggest users in Indonesia is Instagram. Instagram can be considered to have become a social media used to showcase a hedonic lifestyle. Hedonist lifestyle of controversial celebrity named Awkarin is still clearly visible even during the Covid-19 pandemic. In June and July 2021, Awkarin continues to travel with fairly rapid mobility from one city to another in his luxurious style in the midst of the pandemic. The purpose of this study was to determine the role of social media Instagram account @Awkarin in representing the hedonic lifestyle. The theory used is the hedonic lifestyle theory and the semiotic theory. The research method used is descriptive qualitative with Fiske's semiotic analysis. Using the technique of observation, documentation, and literature study. The results of this study show that the activities Awkarin did during the holidays in Covid-19 pandemic represented hedonism. Awkarin shows a lot of luxurious life, always having fun, pursuing worldly pleasures, and owning prestigious branded goods which are a reflection of hedonistic behavior. This is the identity of Awkarin, who is known as one of Jakarta's young celebrities. Pada era yang modern ini internet menjadi kebutuhan untuk mengakses informasi maupun beragam media sosial. Salah satu media sosial dengan pengguna terbanyak di Indonesia adalah Instagram. Instagram dapat dikatakan sudah menjadi media sosial yang digunakan untuk memamerkan sebuah gaya hidup hedonis. Gaya hidup hedonis selebritis kotroversial yaitu Awkarin masih terlihat jelas walapun berada di masa pandemi Covid-19. Pada Juni dan Juli 2021 Awkarin tetap melakukan liburan dengan mobilitas yang cukup pesat dari satu kota ke kota lainnya dengan gayanya yang mewah di tengah pandemi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran media sosial Instagram akun @Awkarin dalam merepresentasikan gaya hidup hedonis. Teori yang digunakan adalah teori gaya hidup hedonis dan teori semiotika. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika Fiske. Menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan kegiatan yang Awkarin lakukan selama liburan di masa pandemi Covid-19 merepresentasikan hedonisme. Awkarin banyak memperlihatkan kehidupan mewah, selalu bersenang-senang, mengejar kenikmatan duniawi, dan memiliki barang bermerk prestisius yang merupakan cerminan perilaku hedonisme. Ini lah yang menjadi identitas Awkarin yang dikenal sebagai salah satu selebritis muda Jakarta.
Strategi Komunikasi PT Indofarma Tbk dalam Membangun Kepercayaan Konsumen di Masa Pandemi Aswini Paramesti; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15508

Abstract

PT Indofarma Tbk (INAF) is a multinational company that produces various kinds of pharmaceutical products and is a manufacturerof medicines. The purpose of this study is to explain the communication strategy undertaken by PT Indofarma Tbk in building consumer trust during the pandemic and explain the efforts made by PT Indofarma Tbk in achieving positive consumer trust. This studey uses several supporting concepts, namely Public Relations, PR Strategy and consumer trust. The author’s research were obtained through interviews, documentation, observation, and literature study. The result showed that the communication strategy implemented by PT Indofarma Tbk was carried out using a public relations strategy, namely publications, events, news, community involvement, information of image, lobbying and negotiation amd social responsibility. Efforts made by PT Indofarma Tbk in building positive consumer trust are carried out by providing service to communicate between companies and consumer. In addition, the benchmark can be seen with increased sales and branding during the pandemic, so the public can have a positive sense of trust in PT Indofarma Tbk.PT Indofarma Tbk (INAF) adalah perusahaan multinasional yang menghasilkan berbagai macam-macam produk farmasi dan menjadi produsen obat-obatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi komunikasi yang dilakukan oleh PT Indofarma Tbk dalam membangun kepercayaan konsumen di masa pandemi dan menjelaskan upaya yang dilakukan PT Indofarma Tbk dalam mencapai kepercayaan konsumen yang positif. Penelitian ini menggunakan beberapa konsep penunjang yaitu Public Relations, Strategi Public Relations, dan Kepercayaan Konsumen. Penulis menggunakan metode studi kasus. Subjek penelitian ini adalah public relations PT Indofarma Tbk. Sedangkan objek penelitian ini adalah strategi public relations yang digunakan oleh PT Indofarma Tbk dalam membangun kepercayaan konsumen. Data dari hasil penelitian penulis diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan strategi komunikasi yang dilakukan oleh PT Indofarma Tbk dilakukan menggunakan strategi public relations yaitu publications, events, news, community involvement, inform of image, lobbying and negotiation dan social responsibility. Upaya yang dilakukan PT Indofarma Tbk dalam membangun kepercayaan konsumen yang positif dilakukan dengan menyediakan layanan untuk berkomunikasi antara perusahaan dengan konsumen. Selain itu, tolak ukur dapat dilihat dengan penjualan dan branding yang meningkat di masa pandemi ini maka masyarakat dapat memiliki rasa kepercayaan yang positif terhadap PT Indofarma Tbk.
Upaya Departemen Marketing Communication dalam Membangun Engagement (Studi Kasus pada Instagram @musllimahdailycom) Rizka Amalia; Yugih Setyanto; Nigar Pandrianto
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15515

Abstract

Muslimahdaily.com makes Instagram a means to communicate with the public. This research was conducted with the aim of finding out what efforts the Marketing Communication team has made in building engagement on Instagram, knowing the content strategy of the Marketing Communication team in building Instagram engagement, knowing the content preferences of @Muslimahdailycom followers. The theory used in this research is communication, computer mediated communication (CMC), social media. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data obtained by conducting observations, interviews, documentation. The results obtained through the research are First, to interact. Second, collaborate with influencers. Third, the type of content that @Muslimahdailycom followers like the most is Islamic content. Muslimahdaily.com menjadikan Instagram sebagai sarana untuk beromunikasi dengan publiknya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan team Marketing Communication dalam membangun engagement di Instagram, mengetahui strategi konten team Marketing Communication dalam membangun engagement Instagram, mengetahui preferensi konten followers@Muslimahdailycom. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi, computer mediated communication (CMC), media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil yang diperoleh melalui penelitian adalah Pertama, melakukan interaksi. Kedua, melakukan kerjasama dengan influencer. Ketiga, jenis konten yang paling disukai oleh followers @Muslimahdailycom adalah konten islami.
Upaya Public Relations dalam Membangun Citra Brand Melalui E-commerce di Era Pandemi Veren Veren; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i2.15520

Abstract

 PT. Putrajaya Hamindo Pratama is a company as well as a factory that provides a large supply of cardboard. In this retail business that is being built, branding is needed that can attract customers and introduce the name and system in this retail business to the wider community. This study discusses the strategic role of Public Relations in building a brand through E-commerce in the pandemic era at PT Putrajaya Hamindo Pratama. The purpose of this study is to find out how the strategic role of Public Relations is carried out by the company PT Putrajaya Hamindo Pratama in building a brand through E-commerce. The type of research used by the researcher is with qualitative methods that are descriptive. Data collection techniques carried out by researchers in the form of participant observation, interviews, and documentation. The theories used to support this research are virtual communication theory, marketing communication, and new media theory. From the results of the research studied, it shows that the strategy for the role of Public Relations carried out by PT Putrajaya Hamindo Pratama is to apply PR principles such as customer engagement, customer service, and issues handling. From this, it can be concluded that these things are the main keys in building a brand image, especially through E-commercePT. Putrajaya Hamindo Pratama merupakan perusahaan sekaligus pabrik yang menyediakan supply kardus dalam jumlah besar. Dalam bisnis retail yang sedang dibangun ini, sangat dibutuhkan branding yang dapat menarik pelanggan dan memperkenalkan nama serta sistem dalam bisnis retail ini kepada masyarakat luas. Penelitian ini membahas tentang strategi peran Public Relations dalam membangun brand melalui E-commerce di era pandemi pada PT Putrajaya Hamindo Pratama. Tujuan dari riset berikut untuk mengetahui bagaimana upaya peran Public Relations yang dilakukan oleh perusahaan PT. Putrajaya Hamindo Pratama dalam membangun citra brand melalui E-commerce. Jenis penelitian yang digunakan yaitu dengan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi partisipan, wawancara secara terstruktur, dan melakukan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk mendukung penelitian ini yaitu teori komunikasi virtual, komunikasi pemasaran, dan teori media baru. Dari hasil penelitian yang diteliti menunjukkan bahwa strategi peran Public Relations yang dilakukan PT Putrajaya Hamindo Pratama yaitu menerapkan prinsip PR seperti customer engagement, customer service, dan issues handling. Dari hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa hal-hal tersebut menjadi kunci utama dalam membangun sebuah citra brand khususnya melalui E-commerce.
Strategi Marketing Public Relations Gaspace dalam Membangun Brand Awareness di Era Pandemi Mirella Putri Hadianti; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15798

Abstract

Due to the increasing price of office rentals in Jakarta every year, coworking space has become a phenomenon for workspace facilities that can be rented at affordable costs. As a result, there are many enthusiasts, increase in numbers in coworking spaces in Indonesia, especially Jakarta, even in the pandemic era. This makes the marketing public relations team required to be more creative and critical in seeing opportunities and circumstances for how to build and create brand awareness for a product. There needs to be a communication and marketing strategy that is designed to achieve this goal by utilizing existing media. The public relations theory used is mix model, namely the P.E.N.C.I.L.S. theory. Qualitative research approach with exploratory case study method. Researchers collect data by observation, in-depth interviews, and documentation. The result of the research is that public relations and marketing of Gaspace Coworking Space apply a strategy to build brand awareness initiated by Thomas L. Harris which is called the theory of the public relations mix, namely P.E.N.C.I.L.S which consists of Publicity, Event, News, Community Involvement, Inform or Image, Lobbying Negotiation, and Social Responsibility in introducing Gaspace to the wider community. Akibat harga sewa perkantoran di Jakarta semakin meningkat setiap tahunnya, coworking space hadir menjadi fenomena untuk fasilitas ruang bekerja yang dapat disewa dengan biaya terjangkau. Akibatnya banyaknya peminat maka terdapat peningkatan pada jumlah coworking space yang berada di Indonesia terlebih Jakarta meskipun di era pandemi. Hal ini membuat team marketing public relations dituntut untuk lebih kreatif dan kritis dalam melihat kesempatan dan keadaan untuk bagaimana membangun dan menciptakan brand awareness bagi suatu produk. Perlu adanya strategi komunikasi juga marketing yang dirancang untuk mencapai tujuan tersebut dengan memanfaatkan media yang ada. Teori yang digunakan adalah model bauran public relations yaitu teori P.E.N.C.I.L.S. Untuk pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus eksploratori. Peneliti mengumpulkan data dengan observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Hasil penelitian adalah Public relations dan marketing Gaspace Coworking Space menerapkan strategi untuk membangun brand awareness yang diprakarsai oleh Thomas L. Harris yang disebut teori bauran public relations yaitu P.E.N.C.I.L.S yang terdiri dari Publicity, Event, News, Community Involvement, Inform or Image, Lobbying Negotiation, dan Social Responsibility dalam memperkenalkan Gaspace kepada masyarakat luas.
Perubahan Komunikasi Interpersonal dalam Hubungan Rekan Bisnis Selama Masa Pandemi (Studi Kasus di PT Jassendo Mandiri Sentosa) Steven; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15807

Abstract

Communication is a basic activity that is needed and carried out by every human being. Through communication, humans can relate to each other both in daily life at home at work, in the market, in society, or wherever humans are. Interpersonal relationships where when we communicate, we not only convey the content of the message, but also determine the level of interpersonal relationships. So when we communicate we not only determine the content but also determine the relationship. The existence of the Covid-19 pandemic has made major changes in communication patterns that occur within the company as well as communication relationships with company clients. PT Jassendo Mandiri Sentosa is a fishery company founded on September 14, 2016 by Agustono. PT Jassendo Mandiri Sentosa is engaged in warehousing related to the sale and purchase of marine fauna, especially fish. The development of communication technology, especially the development of mass media can be seen from the diversity of media. This is used by most companies in running their business or business. Like wise with the communication patterns that occur at PT Jassendo Mandiri Sentosa. The pattern of communication carried out with clients or company business partners that was previously done face-to-face or directly was forced to turn online due to Covid-19 pandemic. The intention of this research to determine the pattern of interpersonal communication in business partner relationships during the pandemic that took place at PT Jassendo Mandiri Sentosa. This research using the theory of interpersonal communication. This research uses qualitative research methods and case studies at PT Jassendo Mandiri Sentosa. In collecting data, the researcher used interview, observation and documentation methods. Researchers processed and analyzed data using the Miles and Huberman model which consisted of data reduction, data display and conclusion drawing and tested the validity of the data using data triangulation techniques. Komunikasi merupakan aktivitas dasar yang dibutuhkan dan dilakukan oleh setiap manusia. Melalui komunikasi, manusia dapat saling berhubungan satu sama lain baik dalam kehidupan sehari - hari di rumah di tempat kerja, pasar, masyarakat, atau di manapun manusia berada. Hubungan interpersonal dimana ketika kita berkomunikasi, kita bukan sekedar menyampaikan isi pesan, tetapi juga menentukan kadar hubungan interpersonalnya. Jadi ketika kita berkomunikasi kita tidak hanya menentukan content melainkan juga menentukan relationship. Adanya pandemi Covid-19 membuat perubahan besar dalam pola komunikasi yang terjadi di dalam perusahaan maupun hubungan komunikasi dengan klien perusahaan. PT Jassendo Mandiri Sentosa merupakan salah satu perusahaan perikanan yang didirikan pada 14 september 2016 oleh Agustono. PT Jassendo Mandiri Sentosa bergerak di bidang pergudangan terkait penjualan dan pembelian fauna laut terutama ikan. Perkembangan teknologi komunikasi, khususnya perkembangan media massa terlihat dari keberagaman media. Hal ini dimanfaatkan oleh sebagian besar perusahaan dalam menjalankan bisnis atau usahanya. Begitu pula dengan pola komunikasi yang terjadi di PT Jassendo Mandiri Sentosa. Pola komunikasi yang dilakukan dengan klien atau rekan bisnis perusahaan yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka atau secara langsung terpaksa berubah mejadi online dikarenakan pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi interpersonal dalam hubungan rekan bisnis selama masa pandemi yang berlangsung di PT Jassendo Mandiri Sentosa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori komunikasi interpersonal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan studi kasus pada PT Jassendo Mandiri Sentosa. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti mengolah dan menganalisis data dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan serta menguji keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi data.
Strategi Public Relations dalam Membangun Citra terhadap PT. Mitra Komunika Setya Albeth Putra Setia; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15936

Abstract

An organization or agency needs to form a positive image through several ways, one of which is using a Public Relations strategy. Public Relations has an important role in building the image of a company and uses as a bridge between the company, the community, clients, and also internal members of the company. The purpose of this study was to determine the use of Public Relations strategy in building a positive image between service users' clients towards PT. Setya Communication Partners. The method used is a descriptive method with a qualitative approach. The activities carried out to collect the following data are based on field observations, interviews, and documentation, which are then analyzed. The resource persons used in this study were as many as three people, namely the company director, company Public Relations and company supervisor. From the results of the study, it was found that the strategy used in forming the image is to approach perception and cognition which can increase image growth and also the selling value by clients of PT. Mitra Komunika Setya by building an image based on experience and providing solutions to service user clients. Thus PT. Mitra Komunika Setya can build a good image with clients,and can influence behavior, decisions, and also gain trust from clients and external parties through communication made by Public Relations through a perception approach strategy. Suatu organisasi atau instansi perlu membentuk citra positif melalui beberapa cara, salah satunya menggunakan strategi Public Relations. Pubic relations berperan penting dalam membentuk citra suatu perusahaan dan berperan sebagai penghubung antara perusahaan terhadapt masyarakat, klien, dan juga anggota internal perusahaan. Penelitian ini dilakukan agar dapat membangun citra yang positif melalui strategi Public Relations PT. Mitra Komunika Setya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kegiatan yang dilakukan untuk mengumpulkan data berikut berdasarkan observasi di lapangan, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian di analisa. Narasumber yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak tiga orang, yaitu Direktur perusahaan, Public Relations perusahaan dan Supervisor perusahaan. Dari hasil penelitian didapat strategi yang digunakan PT. Mitra Komunika Setya dalam membentuk citra adalah melakukan pendekatan persepsi dan kognisi yang dapat meningkatkan pertumbuhan citra dan juga nilai jual oleh klien terhadap PT. Mitra Komunika Setya dengan membangun citra berdasarkan pengalaman dan memeberikan solusi kepada klien pengguna jasa. PT. Mitra Komunika Setya dapat membangun citra baik dengan para klien, serta dapat mempengaruhi tingkah laku, keputusan, dan juga memperoleh kepercayaan dari klien dan pihak eksternal melalui komunikasi yang dilakukan oleh Public Relations melalui strategi pendekatan persepsi.
Hubungan Antara Brand Storytelling dan Keputusan Pembelian (Studi: menantea.toko) Diven Christon; Yugih Setyanto; Sudarto Sudarto
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.16008

Abstract

In this study the author will try to examine and explore the relationship between brand story telling and consumer purchasing decisions on the Menantea brand. Menantea itself is a brand engaged in the F&B (Food & Beverage) industry that sells its beverage and food products through offline outlets spread across major cities in Indonesia. Menantea is led by its founder and co-founder Jerome Polin Sijabat & Jehian Panangian Sijabat, both of whom are content creators who are active on several social media platforms such as Youtube & Instagram. Menantea himself also carried out a marketing communication strategy through a very interesting story telling method at the launch of his brand in mid-March 2021. Marketing strategies that are increasingly being carried out by local brands to the corporate level make marketing or marketing strategists must have other strategies in win the hearts of consumers. Storytelling marketing was originally popularized by large retail companies in the United States with the aim of making commercial advertising involved that not only sells the product but with the aim of making the audience feel or feel that they are in the advertisement. This study uses a quantitative approach and correlation research as its research methodology. Data was collected using questionnaires and observations. After collecting data and analyzing the authors found that there is a significant relationship between Storytelling and purchasing decisions. The results of storytelling research have a significant relationship to purchasing decisions.   Pada penelitian ini penulis akan mencoba mengkaji dan mendalami hubungan antara storytelling brand dan keputusan pembelian konsumen pada brand Menantea. Menantea ini sendiri adalah sebuah brand yang bergerak di industri F&B (Food & Beverage ) yang menjual produk minuman dan makanannya melalui outlet-outlet offline yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Menantea dipimpin oleh Jerome Polin Sijabat & Jehian Panangian Sijabat, keduanya merupakan konten creator yang aktif di beberapa platform sosial media seperti Youtube & Instagram. Menantea ini sendiri pun melakukan strategi komunikasi pemasaran melalui cara story telling yang sangat menarik saat peluncuran brand di pertengahan bulan Maret, 2021. Strategi pemasaran yang semakin marak dilakukan oleh brand lokal hingga tingkat korporasi besar membuat para pelaku strategi pemasaran atau marketing harus memiliki strategi lain dalam memenangkan hati konsumen. Storytelling marketing awalnya dipopulerkan oleh perusahaan retail besar di Amerika Serikat dengan tujuan membuat iklan komersil yang tidak hanya menjual produk tetapi dengan tujuan bahwa membuat khalayak merasa dilibatkan atau merasa ikut ada di dalam iklan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan penelitian korelasi sebagai metodologi penelitiannya. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Setelah melakukan pengumpulan data dan analisis penulis mendapati bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Storytelling dan keputusan pembelian. Hasil penelitian storytelling memiliki hubungan yang signifikan terhadap keputusan pembelian.
Peran Public Relations dalam Pembangunan Brand Image Melalui Instagram Holywings Angelia Christy; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.16366

Abstract

Holywings is a company engaged in the food and beverage sector and was found in 2014 by PT Aneka Bintang Gading. Holywings offers an attractively packaged beerhouse, nightclub and lounge concept. Holywings itself has three outlets, namely Holywings Club outlets, Holywings Bar, and Holywings Restaurant. In meeting consumer needs, Holywings certainly strives to always maintain trust, lest consumers be disappointed. If the Holywings brand image increases in public, then it cannot be separated from the role and function of Holywings Public Relations itself. The image of Holywings varies according to public perception because it relates to it individually. The purpose of this study was to determine the role of Public Relations in building brand image through Holywings Instagram. This research method uses qualitative research methods. This research is using qualitative approach. The research was conducted by conducting interviews with Ervin Julio as Creative Director of Holywings Indonesia, Thomas Billie and Leonny Paulani as followers of Instagram @Hoywingsindonesia.   Holywings merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang food and beverage dan didirikan tahun 2014 oleh PT Aneka Bintang Gading. Holywings menawarkan sebuah konsep beer house, klub malam, dan lounge yang dikemas secara atraktif. Holywings sendiri memiliki tiga gerai, yaitu gerai Holywings Club, Holywings Bar, dan Holywings Restaurant. Dalam memenuhi kebutuhan konsumen tentulah Holywings dituntut untuk selalu menjaga kepercayaan jangan sampai konsumen kecewa. Apabila dikaitkan dengan peningkatan brand image Holywings di mata masyarakat, maka hal itu tidak terlepas dari peran dan fungsi Humas Holywings itu sendiri.  Citra Holywings berbeda-beda menurut persepsi masyarakat karena hal ini berkaitan dengan penilaian secara individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Public Relations dalam pembangunan brand image melalui Instagram Holywings dan mengetahui kendala yang dihadapi Humas dalam pembangunan brand image melalui Instagram Holywings. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini meupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara pada Ervin Julio selaku Creative Director Holywings Indonesia, Thomas Billie dan Leonny Paulani selaku pengikut instagram @Hoywingsindonesia.
Efektivitas Line Official Account Fikom Untar terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Mahasiswa Aktif Fikom Untar Dhia Azhaar Rohadatul Aissy; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 2 No. 1 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i1.23040

Abstract

Young people use social media to fulfill their need for information. LINE—one of the most popular social media in Indonesia—which also has another type, namely the LINE Official Account, which allows its users to broadcast messages to all followers of the Faculty of Communication Sciences, Tarumanagara University using a LINE Official Account. This study uses a descriptive quantitative approach. The number of samples is determined by the Slovin formula, so that a sample of 91 active Fikom Untar students who follow the LINE Official Account of Fikom Untar is obtained. Methods of data collection using a questionnaire. The testing process uses validity and reliability as well as testing the correlation coefficient and the coefficient of determination, then linear regression test and t test using the SPSS version 24 program. Then the coefficient of determination is 0.570, which means that there is communication effectiveness in meeting information needs of 57%, while 43 % influenced by other factors. Anak muda menggunakan media sosial untuk memenuhi kebutuhan akan informasi. LINE— salah satu media sosial terpopuler di Indonesia—yang juga memiliki jenis lain yaitu LINE Official Account yang mengizinkan penggunanya untuk menyiarkan pesan kepada semua pengikutnya Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara menggunakan LINE Official Account. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif deskriptif. Jumlah sampel ditentukan dengan rumus Slovin, sehingga didapatkanlah sampel sebanyak 91 orang mahasiswa/i aktif Fikom Untar yang mengikuti LINE Official Account Fikom Untar. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Proses pengujian menggunakan validitas dan reliabilitas serta melakukan uji koefisien korelasi dan koefisien determinasi, kemudian dilakukan uji regresi linear dan uji t menggunakan program SPSS versi 24. Maka diperolehlah koefisien determinasi sebesar 0.570 yang artinya terdapat efektivitas komunikasi terhadap pemenuhan kebutuhan informasi sebesar 57%, sedangkan 43% dipengaruhi oleh faktor lain.