Naim, Naim
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PERILAKU ORGANISASI DALAM PELAYANAN PUBLIK (STUDI PADA APARATUR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL) Dian Wahyu Puspitasari; Naim; Lina Kartikaningrum
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 3, No. 1, Mei 2026
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v3i1.428

Abstract

Pelayanan publik adalah salah satu cara pemerintah bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan administrasi masyarakat. Kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh cara kerja organisasi pemerintah, yang mencakup disiplin dalam bekerja, cara berkomunikasi, kerjasama dalam tim, dan sikap pegawai saat melayani masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perilaku organisasi pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dan mengumpulkan informasi dari pegawai serta masyarakat yang menggunakan layanan. Hasil studi menunjukkan bahwa sikap organisasi pegawai pemerintah sangat berpengaruh dalam meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat. Disiplin dalam bekerja dan komunikasi yang baik bisa membuat pelayanan jadi lebih cepat dan tanggap. Selain itu, kerjasama antara pegawai juga membantu kelancaran proses pelayanan administrasi kependudukan. Namun, masih ada beberapa kendala seperti terbatasnya jumlah tenaga kerja, banyaknya orang yang mendaftar untuk layanan, dan kurangnya fasilitas pendukung yang memadai untuk pelayanan. Karena itu, perlu ada perbaikan dalam kualitas sumber daya pegawai dan penguatan budaya organisasi supaya pelayanan publik bisa berlangsung dengan lebih efektif, efisien, dan profesional.
UPAYA MARKETPLACE DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN KONSUMEN TERHADAP TRANSAKSI DIGITAL Reva; Naim; Lina Kartikaningrum
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 3, No. 1, Mei 2026
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v3i1.430

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan internet telah mengubah pola belanja masyarakat, sehingga transaksi digital melalui marketplace semakin populer. Kemudahan akses, variasi barang yang lengkap, dan harga yang bersaing menjadi keunggulan utama sistem ini. Meski demikian, pertumbuhan tersebut dihadapkan pada berbagai tantangan yang mengurangi keyakinan konsumen, seperti risiko penipuan, barang yang tidak sesuai pesanan, kebocoran data pribadi, serta kerumitan proses pengembalian barang dan dana. Oleh karena itu, diperlukan langkah nyata dari pengelola platform untuk membangun rasa aman. Artikel ini mengkaji upaya yang diterapkan marketplace guna meningkatkan kepercayaan konsumen, meliputi sistem pembayaran terjamin, verifikasi identitas pengguna, perlindungan data terenkripsi, kebijakan pengembalian yang jelas, sistem ulasan terbuka, dan layanan penyelesaian sengketa. Langkah-langkah ini terbukti berperan menciptakan lingkungan transaksi yang aman, sehingga kepercayaan konsumen makin kuat dan mendukung perkembangan ekonomi digital yang sehat serta berkelanjutan.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN EKONOMI MIKRO BERBASIS LINGKUNGAN SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN LITERASI EKONOMI SISWA KELAS IX DI MA DARUL ULUM SUKOSARI GONDANGLEGI KABUPATEN MALANG Nur Al Maida; Naim
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 3, No. 1, Mei 2026
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v3i1.484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran ekonomi mikro berbasis lingkungan sekolah dalam meningkatkan literasi ekonomi siswa kelas IX di MA Darul Ulum Sukosari Gondanglegi Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas satu guru mata pelajaran ekonomi dan 32 siswa kelas IX. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep ekonomi mikro melalui kegiatan observasi, diskusi, dan praktik langsung pada aktivitas ekonomi di lingkungan sekolah. Faktor pendukung implementasi meliputi kompetensi guru, dukungan sekolah, serta ketersediaan sarana pembelajaran, sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan waktu, media pembelajaran, dan perbedaan kemampuan siswa. Upaya guru dan sekolah dalam mengatasi kendala dilakukan melalui inovasi pembelajaran, pemanfaatan lingkungan secara optimal, serta kolaborasi dengan seluruh warga sekolah. Implementasi pembelajaran ekonomi mikro berbasis lingkungan sekolah terbukti meningkatkan literasi ekonomi, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan pengambilan keputusan ekonomi siswa.
STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM DAWET SAGU DI KAWASAN WISATA RELIGI SUNAN AMPEL SURABAYA Magfirotul Karima; Naim
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 2, No.3, Desember 2025
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v2i3.362

Abstract

Penelitian bertujuan untuk membahas strategi pengembangan UMKM Dawet Sagu di kawasan Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya. UMKM ini memiliki potensi pasar yang besar karena tingginya arus wisatawan, namun masih menghadapi kendala seperti persaingan produk sejenis, inovasi yang kurang optimal, serta promosi yang belum memanfaatkan teknologi secara maksimal. Menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara, penelitian menemukan bahwa strategi pengembangan yang diperlukan meliputi inovasi rasa, peningkatan kebersihan dan pelayanan, pemanfaatan media digital, serta kerja sama dengan pengelola kawasan wisata. Selain itu, pelatihan manajemen usaha dan akses permodalan sangat penting untuk memperkuat daya saing, meningkatkan penjualan, dan mendukung keberlanjutan UMKM di kawasan tersebut.
PENERAPAN INFLUENCER MICRO-LOCAL DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS UMKM GELANG DI WISATA SUNAN AMPEL Fika Rasidah; Naim
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 2, No.3, Desember 2025
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v2i3.363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana influencer micro-local dapat diterapkan sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan brand awareness UMKM gelang di kawasan wisata Sunan Ampel. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara bersama pemilik UMKM gelang dan micro-local influencer di daerah Ampel, serta analisis konten media sosial influencer. Hasil menunjukkan bahwa influencer micro-local mampu meningkatkan visibilitas merek melalui konten yang relevan secara geografis dan budaya lokal, membangun kepercayaan dengan audiens lokal, dan menciptakan interaksi yang lebih personal. Penelitian ini menegaskan bahwa influencer lokal mikro adalah aset strategis untuk pengembangan UMKM lokal di kawasan wisata, terutama dalam konteks brand awareness. Rekomendasi diberikan bagi UMKM untuk menjalin kerja sama jangka panjang dengan influencer lokal dan memanfaatkan konten yang menyentuh aspek kearifan lokal.
ROTI MARYAM SEBAGAI IDENTITAS KULINER KAWASAN SUNAN AMPEL: ANALISIS DAYA TARIK, PELUANG UMKM, DAN DAMPAK EKONOMI WISATA RELIGI SUNAN AMPEL Achmad Zakaria; Naim; Walipah
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 2, No.3, Desember 2025
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v2i3.364

Abstract

Roti Maryam telah menjadi identitas kuliner khas kawasan Sunan Ampel dan memiliki peran signifikan dalam mendukung aktivitas wisata religi. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya tarik Roti Maryam sebagai ikon kuliner, peluang pengembangan UMKM yang memproduksinya, serta dampak ekonominya bagi masyarakat sekitar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara pelaku UMKM, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roti Maryam memiliki daya tarik kuat karena cita rasa khas, nilai historis kawasan Arab, dan fungsinya sebagai oleh-oleh bagi para peziarah. UMKM memiliki peluang besar melalui inovasi produk dan pemasaran digital. Secara ekonomi, Roti Maryam berkontribusi pada peningkatan pendapatan, lapangan kerja, dan penguatan ekonomi lokal di kawasan Sunan Ampel.
STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM PENJUAL KITAB UNTUK MEMPERKUAT EKONOMI RELIGIUS DI KAWASAN SUNAN AMPEL Abdul Fattah; Naim; Walipah
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 2, No.3, Desember 2025
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v2i3.365

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan kontribusi UMKM penjual kitab terhadap aktivitas ekonomi religius di kawasan wisata Sunan Ampel. Prosesnya dilakukan melalui wawancara langsung dengan pekerja toko kitab yang telah bekerja selama tujuh tahun. Metode pelaksanaan menggunakan observasi lapangan singkat dan wawancara semi-terstruktur yang dilakukan dalam satu hari sesuai jadwal pengabdian Ujian Tengah Semester. Hasilnya menunjukkan bahwa UMKM kitab memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan ekonomi lokal melalui jam operasional panjang, sistem kerja bergiliran, dan tingginya arus peziarah pada hari libur. Temuan ini mengimplikasikan bahwa UMKM religius berkontribusi pada stabilitas ekonomi sekaligus penguatan literasi keagamaan.
MENYULAP KURMA MENJADI BINIS MENGUNTUNGKAN DI KAWASAN RELIGI Karin Nisa; Naim
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 2, No.3, Desember 2025
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v2i3.371

Abstract

Toko Kurma Irma yang berlokasi di kawasan religi Sunan Ampel menjadi contoh pengembangan bisnis kurma di lingkungan wisata ziarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan Salim, karyawan yang bekerja sejak toko berdiri pada 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toko memperoleh produk dari pemasok, namun menghadapi tantangan berupa persaingan ketat karena banyaknya toko yang menjual barang serupa. Strategi utama untuk tetap bersaing adalah meningkatkan kualitas pelayanan melalui keramahan karyawan sebagai bentuk diferensiasi non-produk. Dengan memanfaatkan lokasi strategis, kualitas layanan, dan pemahaman kebutuhan peziarah sebagai konsumen utama, produk sederhana seperti kurma dapat dikembangkan menjadi peluang bisnis yang menguntungkan dalam sektor pariwisata religi.
PENGUATAN BRANDING DAN INOVASI RASA ROTI MARYAM SEBAGAI UPAYA UMKM SUNAN AMPEL MASUK KE SEGMEN PASAR MILENIAL Umi Fitriah; Naim; Walipah
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 2, No.3, Desember 2025
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v2i3.376

Abstract

Kuliner daerah timur tengah ini bukan hanya menjadi barang unik yang mempercantik tempat wisata, tetapi juga berkontribusi terhadap citra dan daya tarik bagi pengunjung di suatu lokasi. Dalam hal ini, salah satu contohnya adalah toko roti maryam yang terletak di sekitar Makam Sunan Ampel Surabaya, yang berhasil mempertahankan keasliannya meskipun menghadapi kompetisi yang semakin ketat. Artikel ini ditujukan untuk menjelaskan strategi alternatif dalam memasarkan produk ketika berhadapan dengan kompetisi yang intens di bidang kuliner, dengan mengambil contoh toko roti maryam yang ada di wisata religi Makam Sunan Ampel Surabaya. Peneliti berusaha menganalisis menggunakan pendekatan kualitatif yang meliputi studi pustaka dari berbagai sumber seperti buku, artikel, jurnal, dan berita online. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang efektif untuk Sate Karak melibatkan sejumlah elemen penting, seperti campuran pemasaran, penentuan target pasar, kerja sama dengan pelaku usaha lain, serta partisipasi kuliner dalam acara-acara khusus.
STRATEGI GURU MENGHADAPI PERILAKU SISWA YANG HIPERAKTIF DI KELAS Suryadi Retang; Naim
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 2, No.3, Desember 2025
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v2i3.410

Abstract

Perilaku siswa yang hiperaktif masih menjadi tantangan dalam praktik pembelajaran di kelas, khususnya dalam konteks pendidikan inklusif. Siswa dengan karakteristik hiperaktif atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) cenderung mengalami kesulitan memusatkan perhatian, menunjukkan perilaku impulsif, serta memiliki aktivitas motorik yang berlebihan. Kondisi ini dapat menghambat proses belajar siswa dan memengaruhi iklim pembelajaran di kelas secara keseluruhan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru dalam menghadapi perilaku siswa hiperaktif di kelas berdasarkan temuan penelitian terkini. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelaahan jurnal nasional dan internasional yang relevan dan dipublikasikan pada tahun 2022–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi yang efektif meliputi pendekatan individual, pengelolaan kelas yang terstruktur dan konsisten, penerapan penguatan positif, penggunaan metode pembelajaran adaptif, serta kolaborasi antara guru dan orang tua. Strategi tersebut berkontribusi dalam meningkatkan keterlibatan belajar siswa hiperaktif sekaligus menciptakan suasana kelas yang lebih kondusif dan inklusif.