Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN FISIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN BERBASIS MEDIA FLASHCARD Ismayanti, Ismayanti
Journal of Education Action Reseach Vol 4 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v4i1.23967

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA materi perubahan lingkungan fisik melalui model pembelajaran Time Token Berbasis Media Flashcard pada siswa kelas IV SD Nganguk semester II tahun pelajaran  2016/2017. Prosedur pelaksanaan dan implementasi di lokasi penelitian terbagi dalam dua siklus. Siklus I dilakukan dua kali pertemuan dan begitu juga siklus II dilakukan dua kali pertemuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I memperoleh rata-rata skor 17,61 atau sebesar 73,38% (sedang), siklus II meningkat menjadi 21,45 atau sebesar 89,35% (sangat tinggi). Pada akhir tindakan siklus I nilai rata-rata yang diperoleh 73,61 atau sebesar 72,22% mengalami peningkatan 16,66% dari kondisi awal. Nilai rata-rata siklus II diperoleh 82,22 atau sebesar 83,33% ketuntasan belajar sehingga mengalami peningkatan sebesar 11,11% dari siklus I. disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran time token berbasis media flashcard dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA materi perubahan lingkungan fisik pada siswa kelas IV SD Nganguk Kudus.
MAPPING SEASCAPES TOURISM DESTINATION IN INDONESIA Ismayanti, Ismayanti
Jurnal Industri Parawisata Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Industri Pariwisata JULY 2018
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v1i1.17

Abstract

This research was to map prospective seascapes tourism destination. As results, some challenges occurred in seascapes destination development. Thus, it can be concluded that main activities of seascapes tourism are: cruising, yachting, surfing, leisure fishing and watersport activities i.e. Jet skiing. The development of seascapes tourism destination falls into: (1) Pioneering phase takes place in new-found attraction that it is recently built and has potential tourists; (2) Expansion stage occurred in areas that already exist with certain service quality level and loyal customer; (3) Improvement phase, the area is mature and ready-visit; and (4) Revitalization for saturated destination. It was recommended that marine infrastructure and tourist facilities such as: floating pontoons and dinghy-jetty, F&B establishment and toilet must be constructed. Brand awareness and market penetration are created. Evaluations on existing activities and attractions as well as maintenance of infrastructure, networking and hard-selling act were needed. Sharpen competitive advantages, sustainable marketing strategy; maintain loyalties of tourist, infrastructure and facilities as well as networking are a must. Feature of attraction and activities should be modified, re-adjustment based on tourist’s preference and re-orientation on networking when destination reach revitalization phase.
Penyuluhan Terkait Hipertensi Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Kelurahan Kalijaga Mengenai Hipertensi Hidayah, Fika Nurul; Putra, Teguh Adiyas; Kamila, Risa Chahya; Ismayanti, Ismayanti; Lina, Indri Afni Enjel
Lentera Pengabdian Vol. 3 No. 01 (2025): Januari 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v3i01.776

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronik yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah abnormal dan sering disebut sebagai “silent killer” karena seringkali tidak menimbulkan gejala hingga komplikasi serius berkembang. Metode yang digunakan yaitu berupa edukasi melalui penyuluhan disertai dengan penyebaran leaflet. Tujuan dari penyuluhan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di Kelurahan Kalijaga RT 07 terkait penyakit hipertensi. Untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan masyarakat sebelum dan setelah penyuluhan menggunakan kuisioner pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil evaluasi, menunjukkan adanya peningkatan signifikan terkait pengetahuan masyarakat tentang hipertensi setelah penyuluhan dilakukan.
KEBIJAKAN SERTIFIKASI WAKAF: TANTANGAN DAN PROSPEK PENGEMBANGAN WAKAF DI INDONESIA Ismayanti, Ismayanti; Waliyuddinsyah, Muh. Noval
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2302

Abstract

Sertifikasi wakaf sangat penting untuk dilakukan, karena melihat potensi yang besar pada pengelolaanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan dan prospek pengembangan wakaf di Indonesia. Penelitian ini menggunakan tinjauan pustaka dengan data sekunder. Hasil kajian ini untuk tantangan bahwa kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat, birokrasi yang rumit dan keterbatasan sumber daya. Kemudian prospek sertifikasi wakaf yaitu peningkatan sosialisasi, simplikasi prosedur, penguatan kapasitas institusi dan kolaborasi dengan pihak swasta atau lembaga Masyarakat. 
Meningkatkan Hasil Belajar Pada Materi Menghitung Keliling Bangun Datar Dengan Melibatkan Satuan Baku siswa kelas III SD Negeri 030 Sumber Sari Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar. Ismayanti, Ismayanti
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v1i1.22

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah dalam proses pembelajaran di kelas adalah rendahnya hasil belajar siswa. Ini disebakan oleh guru yang masih menggunakan model konfensional dimana dalam melakukan pembelajaran di kelas lebih banyak didominasi guru, sehingga siswa merasa jenuh dan bosan berada dalam kelas menyebabkan siswa kurang bergairah dan kurang tertantang dalam menerima pelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan dalam proses pembelajaran di kelas terutama dalam pelajaran matematika materi Pokok Menghitung Keliling Bangun Datar Dengan Melibatkan Satuan Baku siswa kelas III SD Negeri 030 Sumber Sari Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar. Dalam menyikapi permasalahan ini peneliti mencoba merapkan salah satu metode yaitu Metode Ceramah Plus. Pelaksanaan tindakan dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Metode yang digunakan pada setiap siklus terdiri dari 4 tindakan ,yaitu perencanaan, tindakan, observasi, penilaian, dan refleksi. Teknik data yang digunakan adalah Dalam memperoleh data pada kegiatan pelaksanaan perbaikan pembelajaran, peneliti mengunakan data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui lembar observasi dan data kuantitatif diperoleh melalui hasil tes siswa. Hasil belajar matematika siswa kelas III SD Negeri 030 Sumber Sari Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar melalui ceramah plus (siklus II) terjadi peningkatan yang signifikan, hal itu terlihat dari 13 siswa 12 siswa atau 92,30% yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan 1 siswa atau 7,70% yang belum mencapai KKM.
EMPOWERING MSMES IN MATAKALI SUB-DISTRICT, POLEWALI MANDAR REGENCY, IN THE DEVELOPMENT OF SAGO PRODUCT DIVERSIFICATION Ratna Sari, Dwi; Ahrisa Putri, Dwi; Aditya, Paskal; Ani, Anita; Arisman, Arisman; Ismayanti, Ismayanti; Kamelia, Kamelia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i3.1111-1118

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar dalam perekonomian Indonesia, khususnya di daerah pedesaan, dengan menyerap tenaga kerja dan mendukung keberlanjutan ekonomi. Salah satu potensi lokal yang dapat dikembangkan adalah sagu (Metroxylon sagu Rottb.), yang memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan dan ekonomi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat UMKM melalui pelatihan diversifikasi produk berbahan dasar sagu, seperti pembuatan cookies dan chips sagu, untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing di pasar lokal maupun nasional. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, melibatkan 20 pelaku UMKM. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pembinaan mitra. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai potensi sagu sebagai bahan baku produk inovatif. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang manfaat kesehatan dan peluang ekonomi sagu. Produk olahan seperti cookies dan chips sagu berhasil dikembangkan, dengan peluang pasar yang lebih luas melalui strategi pemasaran yang lebih efektif. Pendekatan partisipatif dalam pendampingan terbukti mampu meningkatkan kapasitas UMKM, baik dalam diversifikasi produk maupun pemasaran. Kendala terkait kapasitas produksi yang terbatas menjadi perhatian untuk tindak lanjut pelatihan lanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM berbasis sagu ini diharapkan tidak hanya mendukung peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga mendorong ketahanan pangan lokal dan pengenalan produk unggulan daerah.
Pengaruh pelatihan, disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan Ismayanti, Ismayanti; Maria, Siti
Jurnal Ilmu Manajemen Mulawarman (JIMM) Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimm.v8i3.10955

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untul menguji Pengaruh Pelatihan, Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PDAM Tirta Taman Kota Bontang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Pelatihan, Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja, sementara variabel terikat adalah Kinerja Karyawan. Penelitian ini dilakukan pada PDAM Tirta Taman Kota Bontang yang terdiri 40 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan menguji Pengaruh Pelatihan, Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Analisis data menggunakan Program IBM Statistical Product and Service Solution (SPSS) Statistik versi 22. Hasil penelitian ini menujukkan Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dan Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PDAM Tirta Taman Kota Bontang.
Analisis Perilaku Keluarga Penderita Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Utara Ismayanti, Ismayanti; Ma'rufi, Ma'rufi; Sudirman, Sudirman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14114

Abstract

Perilaku Keluarga dalam Upaya Pencegahan Tuberkulosis merupakan salah satu faktor yang dapat membantu mencegah penularan Tuberkulosis Paru, selain itu keluarga juga memegang peranan penting dalam keberhasilan pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap keluarga penderita Tuberkulosis Paru dengan upaya pencegahan penularan Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas Wara Utara Kota Palopo. Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 67 orang dengan sampel sebanyak 57 orang. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Instrumen terdiri dari 20 pertanyaan untuk setiap variabel dan dilakukan uji validitas dan reliabilitas terhadap 10 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji chisquare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden yang berpengetahuan baik sebanyak 48 orang (84,2%) dengan sikap positif yaitu 49 orang (86%). Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap keluarga penderita tuberkulosis dengan upaya pencegahan tuberkulosis dengan keikutsertaan keluarga sebagai responden dalam uji coba dengan nilai p kurang dari 0,05. Simpulan, terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap keluarga penderita tuberkulosis paru dengan upaya pencegahan tuberkulosis paru.
Spiritual Accounting: The Meaning of Income in Rambu Solo' Culture in Tana Toraja Regency Ismayanti, Ismayanti; Laekkeng, Mursalim; Zakaria, Junaiddin; Junaid, Asriani
Invoice : Jurnal Ilmu Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/inv.v6i2.14455

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyse the meaning of income in the rambu solo' culture in Tana Toraja Regency from a spiritual accounting perspective. This research uses an Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) approach using a spiritual-religious paradigm. The data obtained came from various literature and interview sources selected based on purposive sampling, with Divine Command Theory (DCT) as the analytical knife of this research. The results of this study show that: (1) Income in the rambu solo' culture occurs due to economic activity in the frame of the principle of helping and easing each other's burdens (kasianggaran) at the time of mourning. Income is not only obtained by the to mate family but all stakeholders feel the impact of rambu solo' activities . Especially in the fields of tourism, hospitality, MSMEs, animal husbandry, village development, and Income Per Capita (IPC). (2) Income based on a non-material perspective in the frame of spiritual accounting. Based on aluk todolo belief, blessings come from titinan tallu tirindu batu lalikan for to mate and to lino. While Christianity blessings come from God alone to to lino. The benefits of the implementation of rambu solo' received by tomate are animals sacrificed as provisions for the journey to puya and become tomembali puang. Meanwhile, tolino gained peace, prosperity, increased spirit of hard work, fellowship, brotherhood, shame patriotism, honesty, mutual help, mutual love, religion and development and preservation of arts & culture.