Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS DAYA SAING EKSPOR BIJI KAKAO INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL Wijaya, Tjia Yoga Evan; Liska Simamora
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Biji kakao, sebagai komoditas ekspor utama Indonesia, memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian negara. Meskipun Indonesia telah berhasil menjadi salah satu produsen dan eksportir terbesar di dunia, tantangan daya saing di pasar internasional memerlukan evaluasi mendalam. Penelitian ini fokus pada periode 2013-2022, menggunakan metode analisis seperti Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Competitive Index (ECI), Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP), Export Product Dynamic (EPD), Comparative Export Performance (CEP), dan Acceleration Ratio (AR). Hasil analisis menunjukkan bahwa biji kakao Indonesia memiliki daya saing yang kuat, dengan RCA, ECI, dan ISP menunjukkan nilai di atas 1, mengindikasikan keunggulan komparatif yang terungkap. Meskipun demikian, analisis CEP menunjukkan tantangan dalam daya saing ekspor, dengan biji kakao cenderung kurang kompetitif dibandingkan dengan produk ekspor global. Pertumbuhan ekspor yang menarik terlihat dari EPD, dengan beberapa negara seperti Malaysia, USA, Singapura, Germany, Netherlands, dan Japan mencapai pertumbuhan yang signifikan. Namun, nilai AR menunjukkan pertumbuhan ekspor yang relatif stabil tetapi cenderung lebih lambat dibandingkan dengan rata-rata global. Dalam menghadapi fluktuasi ekspor, strategi diversifikasi pasar menjadi kunci, terutama melalui kemitraan dengan negara seperti Singapore dan Amerika Serikat. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang daya saing ekspor biji kakao Indonesia dan memberikan dasar untuk strategi pengembangan lebih lanjut guna memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional.Kata Kunci: biji kakao, daya saing ekspor, pasar internasional
MEMBENTUK MOTIVASI MAHASISWA MENJADI AGROPRENEUR MELALUI MATA KULIAH AGROTECHNOPRENEURSHIP Simamora, Liska
JURNAL MANAJEMEN MAKER STIE SULTAN AGUNG Vol 7 No 1 (2021): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37403/mjm.v0i0.254

Abstract

Mata kuliah kewirausahaan menjadi mata kuliah wajib untuk semua fakultas setiap universitas di tanah air. Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana (FPB-UKSW) memberi nama mata kuliah kewirausahaan dengan sebutan Agrotechnopreneurship. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mata kuliah Agrotechnopreneurship dan orientasi wirausaha mahasiswa terhadap motivasi mahasiswa Program Studi Agribisnis dan Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW menjadi seorang agropreneur. Teknik pengumpulan sampel menerapkan non-probability sampling secara purposive dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang mahasiswa. Data dianalisis dengan PLS-SEM dengan menggunakan software SmartPLS 3.0 dan diperoleh hasil sebagai berikut:  (1) Mata kuliah Agrotechnopreneurship memiliki pengaruh yang nyata dan positif terhadap pembentukan orientasi berwirausaha mahasiswa karena dalam teori dan praktek mahasiswa diharuskan memahami permasalahan secara khusus di bidang pertanian dan mencari solusinya dengan cara menciptakan produk dan menjualnya; (2) Mata kuliah Agrotechnopreneurship memiliki pengaruh yang nyata dan positif terhadap pembentukan motivasi mahasiswa menjadi agropreneur karena selama menjalani kuliah baik teori dan praktek wawasan mahasiswa semakin bertambah tentang berbagai peluang bisnis yang ada di bidang pertanian; (3) Orientasi berwirausaha memiliki pengaruh yang nyata dan positif terhadap pembentukan motivasi mahasiswa menjadi agropreneur karena pengalaman yang diperoleh mahasiswa salah satunya adalah bahwa menjadi wirausahawan di bidang pertanian harus peka dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat dan petani dimana kepedulian tersebut akan melahirkan ide bisnis yang bermanfaat dan menguntungkan.Kata kunci: agropreneur, agrotechnopreneurship, kewirausahaan, orientasi wirausaha.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PETERNAKAN AYAM PETELUR Afwan, Martoyo; Simamora, Liska
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3861

Abstract

Mawar Chicken is a business owned by Mr. Marno where the Mawar Chicken farming business has problems from price competition and inadequate marketing. This research aims to (1) Analyze the strengths, weaknesses, opportunities and threats of Mawar Chicken in developing the laying chicken farming business (2) Find out the strategy for developing the Mawar Chicken laying chicken farming business. The technique for determining informants used the purposive sampling method. Test the validity of the data using source triangulation and method triangulation. The analysis tool uses SWOT and from the calculations the IFAS value is 0.862 and EFAS is 0.390 which shows that Mawar Chicken is in progressive quadrant 1, the development of the Mawar Chicken laying hen farming business uses the SO strategy, namely a comfortable place/cage and good egg quality. From the results of this research, the main factors for the success of the Mawar Chicken business are; (1) Place and quality of chicken eggs; (2) Marketing of chicken eggs. With the Mawar Chicken strategy, you must also pay attention to the sales promotion process to the health of the chickens, in this way the Mawar Chicken business will grow and develop.Keywords: Development Strategy, Laying Hens, Mawar ChickenINTISARIMawar Chicken merupakan usaha yang dimiliki oleh Bapak Marno dimana usaha peternakan Mawar Chicken memiliki permasalahan dari persaingan harga dan pemasaran yang kurang luas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis faktor kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman pada Mawar Chicken dalam mengembangkan usaha peternakan ayam petelur (2) Mengetahui strategi pengembangan usaha peternakan ayam petelur Mawar Chicken di Desa Koripan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli sampai bulan Agustus tahun 2023. Teknik penentuan informan menggunakan metode purposive sampling. Uji keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Alat analisis menggunakan SWOT dan dari perhitungan memperoleh nilai IFAS sebesar 0,862 dan EFAS sebesar 0,390 yang menunjukkan Mawar Chicken berada di kuadran 1 progressive, pengembangan usaha peternakan ayam petelur Mawar Chicken menggunakan strategi SO yaitu tempat/kandang yang nyaman dan kualitas telur yang bagus. Dari hasil penelitian ini faktor utama keberhasilan usaha Mawar Chicken ialah; (1) Tempat dan kualitas telur ayam; (2) Pemasaran telur ayam. Dengan adanya strategi Mawar Chicken juga harus memperhatikan dalam proses promosi penjualan hingga kesehatan ayam, dengan demikian usaha Mawar Chicken akan tumbuh dan berkembang.Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Ayam Petelur, Mawar Chicken
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS JAMBU AIR MADU DELI HIJAU (Syzygium aqueum) di CV.WOLFFIA AGRO INDONESIA, KABUPATEN BOYOLALI Febyani, Prisca Chrisma; Simamora, Liska
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.10153

Abstract

CV.Wolffia Agro Indonesia is an agriculture business with the commodity of green deli honey guava fruit. Guava fruit has a fairly wide market potential and high selling value because it does not have a business development strategy. The purpose of the study is to analyze alternative formulations and determine the priority strategies that companies should choose for their business development. The determination of participants by purposive sampling of 5 people with IFE, EFE, and SWOT Matrix analysis method. The results from the study are there are 2 factors that affect the company consisting of internal factors and external factors. Internal factors have 5 indicators of strengths and 6 weaknesses, while external factors have 5 indicators of opportunities and 4 threats. The data that has been processed produces a value of X: 1.46 and Y: 1.99, entered into Quadrant I which means aggressive. The conclusion of this research is that there are 12 alternative strategies and 4 priority alternative strategies that can be implemented by CV Wolffia Agro Indonesia. The priority strategies that can be carried out are increasing guava fruit agribusiness by utilizing human resources and agricultural technology, utilizing the land area for better guava fruit growth, optimizing guava fruit production to meet market demand, and establishing cooperation with residents.
Persepsi Petani Tentang Pentingnya Koperasi Pertanian Koib, Yonius; Simamora, Liska
Jambura Agribusiness Journal VOLUME 3, ISSUE 2, 2022: JANUARY-JUNE
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.863 KB) | DOI: 10.37046/jaj.v3i2.13817

Abstract

Tujuan dari penelitian ini: 1) menganalisis persepsi petani di Dusun Legok, Kelurahan Kauman Kidul tentang pentingnya koperasi pertanian; dan 2) menganalisis solusi koperasi Produsen Sitalang Prima Agung yang berperan dalam meningkatkan kinerja usahatani di Dusun Legok, Kelurahan Kauman Kidul. Penelitian dilakukan di Koperasi Produsen Sitalang Prima Agung, Dusun Legok, Kelurahan Kauman Kidul, Salatiga, Jawa Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data menggunakan pendekatan model interaktif. Tahapan analisis dimulai dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data dilakukan dengan cara triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa Petani yang bergabung sebagai anggota koperasi maupun tidak bergabung menjadi anggota koperasi sudah memiliki persepsi dan pengetahuan yang baik tentang pentingnya peranan koperasi pertanian. Koperasi memiliki peran penting dalam kegiatan ekonomi pertanian karena dianggap dapat membantu petani untuk meningkatkan produksi. Koperasi berperan menjembatani petani dalam mengakses input produksi, penyedian modal, penyuluhan dan sebagai wadah untuk menampung dan menjual hasil pertanian para anggota koperasi. 
KEBERLANGSUNGAN PRODUKSI GULA AREN INDONESIA: KAJIAN PUSTAKA Simamora, Liska
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 7 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v7i2.3904

Abstract

Permintaan gula aren semakin meningkat karena masyarakat sudah cenderung menyukai penyedap rasa  alami. Penyedap rasa alami dan asli memiliki reputasi lebih sehat dan lebih aman daripada bahan sintetis. Penelitian ini akan menguraikan salah satu jenis bahan penyedap rasa  yaitu gula aren yang dikenal sebagai pemanis alami. Negara maju mulai mengimpor gula aren sebagai pemanis alami dari negara berkembang. Produksi gula aren di negara berkembang memiliki peran penting bagi perekonomian rumah tangga. Peningkatan permintaan yang tidak dapat dipenuhi oleh produksi gula aren terutama disebabkan oleh kurangnya pengetahuan petani dan pengrajin gula aren serta rendahnya adopsi teknologi baik untuk budidaya pohon aren maupun proses pembuatan aren. Studi kajian pustaka ini bertujuan untuk memahami keberlangsungan produksi gula aren dengan kerangka kerja yang terdiri dari empat langkah: (1) mengidentifikasi situasi saat ini, (2) mengidentifikasi masalah, (3) penyelesaian masalah, (4) menyampaikan program dan strategi. Berdasarkan kerangka tersebut dihasilkan beberapa program dan strategi untuk menjaga keberlangsungan produksi gula aren antara lain:  Pembudidayaan pohon aren, pengadaan pusat penelitian dan pengembangan gula aren Indonesia, membangun kolaborasi yang baik di antara para pemangku kepentingan yang terlibat.
Risiko Produksi Usahatani Jagung di Lahan Kering Kabupaten Karanganyar Novitaningrum, Restie; Wahyuningrum, Dinar; Simamora, Liska; Cahyaningtyas, Nur Indah; Putri, Levana Masitajasmin; Rahmaningtyas, Avivah; Fadhilah, Muhammad Luthfie; Fauziah, Irma
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.18045

Abstract

Maize is a strategic commodity with growing demand; however, domestic productivity faces challenges due to the limited availability of high-quality seeds, fertilizers, and other production inputs. Analyzing production risk in maize farming is essential for identifying factors contributing to yield uncertainty. This study examines the factors influencing maize production risk in dryland farming in Karanganyar Regency using a multiple linear regression model with the heteroscedasticity approach by Just and Pope, based on a sample of 60 farmers. The results indicate that the production risk of maize in Karanganyar's dryland areas, as reflected by a coefficient of variation of 24.08%, is relatively low. Production risk is significantly influenced by fertilizer application and labor input. Phonska, SP-36, and urea fertilizers have a notable impact that helps mitigate production risk. Additionally, labor input is crucial in determining crop yields, with greater labor availability correlating with lower production risk for farmers. In contrast, maize seeds, land area, organic fertilizers, and pesticides insignificantly affect production risk. These findings highlight the importance of effective agricultural input management, particularly the selection of appropriate fertilizers and labor optimization, in reducing uncertainty in maize production.
Volatilitas Harga Jagung dan Integrasi Pasar di Indonesia Fadhilah, Muhammad Luthfie; Putri, Levana Masitajasmin; Fauziah, Irma; Cahyaningtyas, Nur Indah; Rahmaningtyas, Avivah; Novitaningrum, Restie; Simamora, Liska
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.19801

Abstract

Maize is the main raw material for animal feed, and weakening maize prices have a significant impact on the prices of livestock products such as chicken and eggs. The high demand for animal feed can drive up maize prices. Keywords: Volatility, Integration, Market, Maize Price. This condition is further exacerbated during the COVID-19 pandemic, disruptions to the global supply chain, distribution regulations, and economic instability have caused maize price volatility to increase sharply. The purpose of this study is to analyze maize price volatility and market integration at the producer, consumer and world levels. This study uses secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS), Ministry of Trade, Ministry of Agriculture, Food Prices and the World Bank. The data analysis used is the coefficient of variation and Vector Error Correction Model (VECM). The results show that maize price volatility at the producer and consumer levels is relatively low, while at the world level it is high. The results of the integration analysis obtained prices at the producer, consumer, and world levels have long-term integration. Only consumer maize prices (HJK) significantly adjust in the short term to long-term sufficiency. Maize prices at the consumer level are greatly influenced by producer prices, which indicates that vertical price transmission from producers to consumers is quite strong. The influence of world prices exists, but is relatively small and indirect. Production costs, input availability, and market channels are the main factors in determining maize prices at the producer level. Efficient marketing channels can result in better price realization for farmers so that farmers get better profits. The government must be able to maintain a good farming climate for farmers
Analisis Kelayakan Usahatani Padi Sawah di Kelurahan Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah Jestin, Oktavina Herianti; Simamora, Liska
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i2.13504

Abstract

Rice is the main crop in agriculture which is one of the food crop commodities that support approximately 95% of Indonesian consumption. There are two types of rice cultivation in Indonesia, namely: paddy rice and field rice. One of the problems that occur to farmers is the price of pesticides, fertilizer prices, and rental prices for equipment that are too expensive, as well as the uncertain price of seeds. This study aims to 1). To determine the production cost, revenue, and income of paddy rice farming in Pulutan Village, Sidorejo Subdistrict, Salatiga City, Central Java, 2). To know the R/C ratio of paddy rice farming in Pulutan Village, Sidorejo Subdistrict, Salatiga City, Central Java. The research analysis used descriptive quantitative method. The data analysis used was the analysis of production cost, income, revenue, and R/C ratio. A total of 10 respondents who were taken had special characteristics, namely the status of own land ownership. The results showed that the average expenditure of paddy rice farming in Pulutan Village, Sidorejo District amounted to Rp 3,501,133/ha/growing season. The average revenue received by farmers amounted to Rp 9,243,000/ha/growing season, the average farmer's income amounted to Rp 5,741,867/ha/ growing season, and the R/C ratio value is Rp 2.64. Where this value means that farming is feasible.
Kanvas Model Bisnis Produsen Beras Premium (Studi pada Koperasi Serba Usaha Citra Kinaraya Mlatiharjo) Maria, Maria; Zebua, Damara Dinda Nirmalasari; Simamora, Liska; Nadapdap, Hendrik Johannes
Agrin Vol 25, No 2 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2021.25.2.657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan model bisnis yang dijalankan oleh Koperasi Serba Usaha (KSU) Citra Kinaraya khususnya terkait produk beras premium. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam (in-depth interview) kepada partisipan dan informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSU Citra Kinaraya sudah memiliki pola operasional yang dapat dipetakan ke dalam kanvas model bisnis meliputi a) value proposition yaitu beras sehat yang berprotein tinggi dan memiliki kadar gula rendah; b) customer segment yaitu konsumen kalangan menengah ke atas yang peduli terhadap kesehatan sehingga bersedia membayar produk dengan harga yang lebih mahal; c) customer relationship yaitu memberikan harga khusus kepada agen/reseller yang memasarkan produk jika melakukan sejumlah pembelian tertentu kepada produsen (KSU Citra Kinaraya) sesuai kesepakatan; d) channels yaitu menggunakan jasa agen/reseller serta kurir untuk mendistribusikan produk ke konsumen akhir; e) key partners yaitu keterlibatan stakeholders seperti universitas, dinas koperasi, Agriterra dan perbankan untuk mendukung kegiatan bisnis KSU Citra Kinaraya; f) key activities yaitu memproduksi beras sehat (beras merah, beras hitam, beras genki dan beras melati pecah kulit); g) key resources yaitu keterlibatan mitra (petani padi anggota) dalam menyediakan bahan baku padi untuk diolah menjadi beras premium oleh KSU Citra Kinaraya; h) cost structures yaitu pengeluaran wajib yang dikeluarkan oleh KSU Citra Kinaraya untuk memperlancar kegiatan operasional; dan i) revenue stream yaitu sumber penerimaan KSU Citra Kinaraya yang berasal dari penjualan beras sehat dengan proporsi terbesar berturut-turut diperoleh dari penjualan beras merah, beras hitam, beras genki dan beras melati pecah kulit.Kata kunci: kanvas model bisnis, Citra Kinaraya, beras premium