Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Design and Analysis of Beam with Opening using Strut and Tie Model Doris, Ahmad; Kurniawan, Ruddy; Thamrin, Rendy
CIVED Vol. 10 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i3.34

Abstract

Concrete beams on structures sometimes have to be covered for utility lines. For the case of concrete beams with openings, special calculations must be made because the lengths of the dimensions no longer have the same dimensions. One of the approaches is with the strut and tie model. Currently, there are no standard provisions in the manufacture of the strut and tie model, as it is an approach to calculating in areas where Bernoulli's law does not apply. In order to facilitate the creation of a strut and tie model, the study used a simple software tool called BESO2D. The number of samples of the test model is 4 variations with different position and size of the hole. The dimensions of the beam used are 150x300 mm with a length of 2000 mm. Each of the beams will be given a reinforced based on the working load and from the strut and tie model frame. The behavior of each beam will be analyzed using the software of the finite element method to specific concrete named ATENA.
STUDI NUMERIK KINERJA PERKUATAN GESER BALOK TINGGI MENGGUNAKAN CARBON FIBER REINFORCED POLYMERS (CFRP) Hosbirahman Putra; Ruddy Kurniawan; Rendy Thamrin
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 9 (2026): Vol. 8 No. 9 Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i9.3874

Abstract

Balok tinggi beton bertulang merupakan elemen struktur yang bekerja pada daerah diskontinuitas tegangan, sehingga perilakunya berbeda dengan balok konvensional dan cenderung mengalami kegagalan geser sebelum kapasitas lentur tercapai. Perkuatan menggunakan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) menjadi salah satu solusi potensial karena memiliki kekuatan tarik tinggi, bobot ringan, dan kemudahan pemasangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perkuatan geser menggunakan CFRP terhadap kapasitas beban, lebar retak maksimum, daktilitas, energi disipasi, dan perilaku pasca-puncak balok tinggi beton bertulang, serta mengevaluasi efektivitas berbagai konfigurasi perkuatan.Metode penelitian dilakukan melalui pemodelan numerik menggunakan metode elemen hingga berbasis nonlinier dengan perangkat lunak ATENA 2D. Model uji balok tinggi yang digunakan mengacu pada benda uji hasil penelitian eksperimental Akkaya et al. (2022), berupa balok tinggi dengan perletakan sendi–rol dan beban terpusat di tengah bentang. Untuk menyederhanakan perhitungan numerik, pemodelan dilakukan pada setengah bentang balok karena geometri dan pembebanan bersifat simetris. Variasi model meliputi dua nilai perbandingan bentang geser terhadap tinggi efektif (Av/d = 2 dan Av/d = 1,5). Masing-masing balok tinggi diperkuat CFRP dengan tiga variasi jarak antar lembaran, yaitu 5 cm, 10 cm, dan full wrap.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkuatan CFRP secara signifikan meningkatkan kapasitas beban pada seluruh tahap pembebanan, dan mengubah mekanisme keruntuhan menjadi lebih daktail. Konfigurasi perkuatan penuh dengan jarak strip minimum memberikan kinerja terbaik, dengan peningkatan kapasitas geser dan daktilitas tertinggi, serta energi disipasi yang lebih besar dibandingkan balok tanpa perkuatan. Selain itu, balok yang diperkuat CFRP mempertahankan kapasitas beban yang lebih stabil setelah melewati beban maksimum, menunjukkan perilaku pasca-puncak yang lebih baik dan ketahanan lebih tinggi terhadap keruntuhan mendadak.Kata kunci : Balok tinggi, CFRP, Perkuatan Geser, Metode Elemen Hingga, ATENA 2D, Energi Disipasi, Perilaku Pasca-Puncak Pendahuluan
EXPERIMENTAL STUDY OF SHEAR BEHAVIOR OF REINFORCED CONCRETE BEAM-COLUMN JOINTS Ihsanul Amal; Rendy Thamrin; Ruddy Kurniawan
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 2 (2026): JANUARY
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20025633

Abstract

Beam-column joints must be designed to be sufficiently strong and capable of withstanding shear forces (horizontal) and factored vertical forces resulting from theiformation of plastic hinges at the beam ends when seismic forces act. The use of stirrups as reinforcement between columns and beams aims to ensure effective force transfer and prevent cracking or structural damage. However, in practice, several challenges are often encountered that may hinder the implementation process. This study employs an experimental method, where direct testing of specimens is conducted to analyze their behavior. The experimental results, including cracking, load, and Deformation, are analyzed to obtain values for strength, ductility, energyidissipation, and joint capacity. Based on the test results, specimen BJ-2 demonstrated a 51.30% increase in capacity compared to specimen BJ-1. However, in terms of ductility, BJ-1 had a higher average value of 3.59, while BJ-2 had a value of 2.8. Regarding energy dissipation, BJ-1 had a lower value of 0.12831 compared to BJ-2, which reached 0.15069. Both specimens experienced initial cracking, first yielding, and ultimate conditions. Additionally, the joint capacity of specimen BJ-2 was 1.7 times greater than that of specimen BJ-1.
Effect of Material Variability on the Structural Behavior of Reinforced Concrete Beams with Openings: A Numerical Application Using Random Fields and Mazars Concrete Model Halim Muhammad Rifki; Nuraziz Handika; Rendy Thamrin; Taufik
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2026): August
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/sipakatau.v3i5.1062

Abstract

This study aims to evaluate the influence of material heterogeneity on the behaviour of reinforced concrete beams with and without openings using a random field approach based on the Turning Band Method (TBM). A three-dimensional nonlinear finite element model was developed using the Perfect Interface (PI) assumption and validated against experimental data for reinforced concrete beams with different longitudinal reinforcement ratios and a 4-inch opening diameter. Material heterogeneity was represented using TBM-generated random fields with five random field realizations, and the analyses were performed in Cast3M using the Mazars damage model with three-dimensional CUB8 elements. The results indicate that the combined effects of openings and material heterogeneity produce variations in structural response that cannot be fully represented by the conventional assumption of homogeneous material properties. The influence of material heterogeneity was more pronounced in the post-peak response of beams without openings, whereas geometric discontinuities governed the failure mechanism of beams with openings. Incorporating TBM-based random fields into the nonlinear finite element model provides a more realistic representation of reinforced concrete behaviour by accounting for the influence of material heterogeneity, particularly on post-peak response and damage evolution.
STUDI KAPASITAS DAN DAKTILITAS KOLOM BETON BERTULANG YANG DIPERKUAT BAJA SIKU DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Lisyana Junelin Restu; Ruddy Kurniawan; Rendy Thamrin; Eka Juliafad
STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/storage.v5i3.8866

Abstract

Kolom merupakan elemen struktur yang berfungsi memikul beban tekan vertikal dari balok, pelat, dan elemen struktur di atasnya. Kegagalan kolom dapat menyebabkan keruntuhan bangunan secara progresif sehingga perkuatan diperlukan apabila terjadi penurunan kapasitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh baja siku sebagai perkuatan eksternal terhadap perilaku kolom beton bertulang. Analisis dilakukan secara numerik menggunakan metode elemen hingga dengan bantuan perangkat lunak ATENA 3D. Model kolom berukuran 150×150 mm dengan tulangan utama 4D12 mm, tulangan sengkang Ø6-150 mm, dan tebal selimut beton 20 mm. Perkuatan dipasang pada keempat sudut kolom menggunakan baja siku berukuran 20×20×3 mm, 30×30×3 mm, dan 40×40×3 mm yang diikat dengan baja strap berukuran 19×0,8 mm pada jarak 150 mm. Model numerik divalidasi terhadap hasil eksperimen penelitian sebelumnya dan menunjukkan kesesuaian yang baik, dengan perbedaan kapasitas beban maksimum sebesar 3,93% pada kolom kontrol dan 4,77% pada kolom yang diperkuat. Hasil analisis menunjukkan bahwa perkuatan baja siku meningkatkan kapasitas tekan aksial, kapasitas deformasi, kekakuan, dan daktilitas kolom beton bertulang. Kapasitas tekan meningkat sebesar 31,69%, 39,03%, dan 48,34% pada model KBS20, KBS30, dan KBS40, sedangkan kekakuan dan daktilitas meningkat hingga masing-masing 24% dan 58% dibandingkan kolom kontrol. Dengan demikian, baja siku sebagai perkuatan eksternal terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja struktural kolom beton bertulang terhadap beban aksial tekan. Meskipun demikian, karena penelitian ini merupakan studi numerik parametrik, efektivitas penerapan baja siku berukuran 20×20×3 mm dan 40×40×3 mm masih memerlukan verifikasi melalui pengujian eksperimental.