Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

EDUKASI PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH SAKIT UMUM DARMAYU MADIUN Ichsan, Burhannudin; Prakoeswa, Flora Ramona Sigit; Binuko, Raafika Studiviani Dwi; Praswati, Aflit Nuryulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 5. No. 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpmmedika.v5i1.8480

Abstract

ABSTRAK Pengelolaan limbah medis yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Oleh karena itu, penting bagi rumah sakit untuk memahami dan menerapkan tata kelola limbah medis yang baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman staf RSU Dharmayu Madiun terkait tata kelola limbah medis. Penyuluhan difokuskan pada penanganan limbah medis yang tepat, termasuk pemisahan limbah, penggunaan tempat penyimpanan sementara yang aman, serta pengangkutan limbah sesuai protokol keamanan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan staf, sebagaimana terlihat dari perbandingan hasil pre-test dan post-test. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa penyuluhan efektif dalam memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak dan penanganan limbah medis. Untuk pengabdian selanjutnya, disarankan adanya simulasi praktik langsung dan monitoring implementasi untuk menjaga keberlanjutan tata kelola limbah medis yang baik di rumah sakit.   ABSTRACT Improper medical waste management can have negative impacts on health and the environment. Therefore, it is essential for hospitals to understand and implement effective medical waste management practices. This community service activity aimed to enhance the understanding of the staff at RSU Dharmayu Madiun regarding proper medical waste management. The training focused on the correct handling of medical waste, including waste segregation, the use of safe temporary storage facilities, and the transportation of medical waste according to safety protocols. The evaluation results showed a significant increase in staff knowledge, as indicated by the comparison between pre-test and post-test scores. This improvement suggests that the training effectively deepened their understanding of the impact and management of medical waste. For future activities, it is recommended to include hands-on practice simulations and continuous monitoring to ensure the sustainability of good medical waste management practices in hospitals.
The Evaluation of The Effectiveness of Nosocomial Infection Control Strategies on Antibiotic Resistance at Hospital X Studiviani Dwi Binuko, Raafika; Sutrisna, Em; Masyita Dewi, Listiana; Diana Risanti, Erika
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2024: Proceeding of the 5th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v5i1.4133

Abstract

The primary issue in this study is the high incidence of nosocomial infections, indicating the need to evaluate the effectiveness of infection control strategies. The objective of this study is to analyze the relationship between various infection control strategies and the incidence of nosocomial infections, along with other related factors. The method used is a correlation analysis between infection control strategies, the incidence of nosocomial infections, antibiotic resistance rates, hygiene standards, patient age, patient gender, and the number of beds. The analysis results show a perfect positive correlation between infection control strategies and the incidence of nosocomial infections (r = 1.00), indicating that the implementation of effective strategies can significantly reduce nosocomial infections. A moderate positive correlation was found between infection control strategies and antibiotic resistance rates (r = 0.50) as well as hygiene standards (r = 0.52), suggesting that good strategies can also reduce antibiotic resistance and improve cleanliness. Conversely, the correlation between infection control strategies and the number of beds (r = 0.06) and patient age (r = -0.09) is weak, indicating that these factors do not significantly influence the effectiveness of the strategies. These findings underscore the importance of focusing on hygiene and infection control policies to reduce nosocomial infections and antibiotic resistance.
Kepuasan Pengguna Terhadap Penggunaan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Swasta: Studi Cross Sectional: Kepuasan Pengguna Terhadap Penggunaan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Swasta: Studi Cross Sectional Fauziyah, Nida Faradisa; Nurhayati, Asti; Binuko, Raafika Studiviani Dwi; Lestari, Nining; Romadhon, Yusuf Alam; Ichsan, Burhannudin; Sari, Nendika Dyah Ayu Murika
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i1.1613

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang: Digitalisasi rekam medis elektronik (RME) menjadi kebutuhan di rumah sakit, meningkatkan mutu layanan namun implementasinya belum sepenuhnya optimal dan berdampak pada variabilitas kepuasan pengguna. Tujuan: Menganalisis hubungan antara penggunaan RME terhadap kepuasan pengguna sebagai dasar kebijakan pengembangan sistem di rumah sakit swasta. Metode: Studi analitik cross-sectional terhadap 132 responden (dokter, perawat, radiologi, laboratorium, kasir) dari lima RS dengan kuesioner HOT Fit, analisis univariat dan bivariat (uji Chi Square, r). Hasil: Penggunaan RME kategori baik (50,76%) berkorelasi kuat dengan tingkat kepuasan (r=0,609; p<0,05); variabel human, organisasi, teknologi, dan manfaat memiliki hubungan signifikan dengan penggunaan RME. Simpulan: Penggunaan RME berdampak pada peningkatan kepuasan dan efektivitas kerja, khususnya pada pengguna yang aktif dan telah mendapat pelatihan terstandar. Saran: Rumah sakit perlu mempertahankan, mengembangkan fitur sesuai kebutuhan pengguna, dan melakukan pelatihan berkala agar optimalisasi kepuasan tercapai.  
Dampak Integrasi Teknologi Informasi dan Clinical Pathway terhadap Efisiensi Operasional di Rumah Sakit X: Studi Mixed-Methods Binuko, Raafika Studiviani Dwi; Fauziyah, Nida Faradisa; AlFajri, Asri; Hernawan, Budi; Syifa, Hasna Nurwina
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.1975

Abstract

Efisiensi operasional merupakan isu strategis bagi rumah sakit di tengah meningkatnya tuntutan pelayanan kesehatan berkualitas. Integrasi teknologi informasi dan clinical pathway dipandang potensial untuk meningkatkan efisiensi, meskipun hasil implementasinya belum konsisten. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak integrasi tersebut terhadap efisiensi operasional di Rumah Sakit X dengan desain mixed-methods. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, observasi langsung, serta analisis data sekunder operasional. Tiga indikator efisiensi dianalisis, yaitu waktu tunggu pasien, lama rawat inap, dan tingkat pemanfaatan sumber daya manusia (SDM) medis. Uji ANOVA dan regresi linier digunakan untuk menilai signifikansi perubahan indikator sebelum dan sesudah integrasi, dengan konfirmasi validitas melalui uji normalitas, homogenitas varians, dan autokorelasi. Hasil menunjukkan penurunan signifikan pada waktu tunggu pasien dan lama rawat inap, serta peningkatan efisiensi dalam pemanfaatan tenaga medis pasca integrasi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi teknologi informasi dan clinical pathway berkontribusi positif terhadap efisiensi operasional, sekaligus menyoroti pentingnya pendekatan terintegrasi dalam pengelolaan sistem pelayanan rumah sakit berbasis data dan bukti empiris.
SOSIALISASI PENGGUNAAN APLIKASI KESEHATAN SEBAGAI ALAT PEMANTAUAN DAN PENDIDIKAN TENTANG STUNTING DAN PENGGUNAAN OBAT YANG TEPAT Binuko, Raafika Studiviani Dwi; Joni Maulindar
Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/mafaza.v4i1.2812

Abstract

The issues of stunting and inappropriate drug use pose serious challenges to public health, including in Indonesia. Stunting, often caused by early-life nutritional deficiencies, has long-term impacts on children's health and development. Meanwhile, improper drug use can lead to harmful side effects and drug resistance. Hence, a socialization activity was conducted using the method of Socialization of Health Application Usage as a Tool for Monitoring and Education on Stunting and Proper Drug Use. This approach combines educational, practical, and social support elements to ensure its effectiveness. Through educational sessions, participants gain a deep understanding of the importance of proper drug use and the negative effects of improper drug use. Hands-on sessions using health applications enable participants to apply their knowledge in monitoring children's growth and understanding stunting indicators. Relevant exercises in real-life situations are also provided to hone participants' skills in using the applications in their daily lives. Evaluation reveals positive changes in participants' understanding and attitudes, as well as increased confidence in facing health challenges. Pre-test and post-test results indicate a significant improvement in participants' understanding of the subject matter and practical skills, from 36.5% to 81.2% in understanding the material and from 47.1% to 87.5% in understanding practical aspects. This underscores the effectiveness of the socialization approach in enhancing participants' knowledge and skills related to stunting and proper drug use through health applications.
HUBUNGAN ANTARA JUMLAH KELAHIRAN BALITA DENGAN JUMLAH BALITA STUNTING Binuko, Raafika Studiviani; Maulindar, Joni
JURNAL TERAS KESEHATAN Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Teras Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Al Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38215/jtkes.v6i1.106

Abstract

Disorders experienced by babies caused by stunted growth are commonly called stunting. The number of sufferers in toddlers in Indonesia is very large, so this has received the attention of the government. Several factors cause stunting in toddlers, including lack of food intake and exclusive breastfeeding in toddlers. However, the percentage and the relationship between the number of babies born and the possibility of stunting are unknown, which is the basis for this research. The purpose of this study was to determine the relationship between the number of babies born and the possibility of stunting babies. Research conducted using regression analysis is used to determine the relationship between variables. The sample data used in this study were 157 toddlers. The data collection technique used is the collection of primary data and secondary data. Based on the results of the analysis conducted by the researchers, the correlation value between the number of babies born and the number of stunted babies is 0.38 (very low category). Therefore, it can be concluded that the relationship between the number of babies born and the likelihood of stunting babies has a very low significance level.
Pelatihan Manajemen Stres Untuk Siswa SMK Teknik Komputer : Kesehatan Mental Yang Optimal Untuk Siswa SMK Negeri 2 Surakarta Binuko, Raafika Studiviani Dwi; Dewi, Listiana Masyita; Risanti, Erika Diana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan pelatihan manajemen stres yang diselenggarakan khusus untuk siswa SMK Teknik Komputer di SMK Negeri 2 Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang stres, keterampilan manajemen stres, kesejahteraan mental, dan performa akademik. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa pelatihan manajemen stres telah berhasil mencapai tujuannya. Sebelum pelatihan, siswa mengalami tingkat pemahaman materi sekitar 37,3%, namun setelah mengikuti pelatihan, tingkat pemahaman materi mereka melonjak signifikan menjadi 81,4%. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil menyampaikan konten materi dengan efektif, membantu siswa memahami sifat stres, gejala-gejala stres, dan dampaknya. Selain itu, tingkat pemahaman praktik juga mengalami peningkatan yang mencolok. Sebelum pelatihan, siswa memiliki pemahaman praktik sekitar 46,2%, namun setelah pelatihan, mereka mencapai tingkat pemahaman praktik sebesar 86,3%. Ini mengindikasikan bahwa pelatihan telah memberikan siswa keterampilan praktis dalam mengelola stres sehari-hari, seperti teknik relaksasi, meditasi, dan manajemen waktu. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan manajemen stres telah memberikan dampak positif yang signifikan pada pemahaman siswa tentang materi dan keterampilan praktik, serta meningkatkan kesejahteraan mental dan performa akademik mereka. Ini adalah langkah penting menuju menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan mendukung bagi siswa, yang pada gilirannya akan membantu mereka meraih kesuksesan dalam pendidikan dan kehidupan mereka secara keseluruhan.
Pendampingan Implementasi Praktik SOP Limbah Medis Rumah Sakit Menuju Era Green Hospital Dwi Binuko, Raafika Studiviani; Fauziyah, Nida Faradisa; Al Fajri, Asri; Nuryulia P, Aflit; Amirinda, Khansa Annora; Aini, Farida Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6444

Abstract

Pengelolaan limbah medis di rumah sakit merupakan aspek krusial dalam menjaga kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan, namun masih banyak fasilitas kesehatan yang belum menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara optimal. Rendahnya tingkat pemahaman dan kepatuhan tenaga kesehatan terhadap prinsip pengelolaan limbah yang benar serta minimnya integrasi dengan konsep green hospital menjadi hambatan utama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik pengelolaan limbah medis sesuai SOP melalui pelatihan dan pendampingan intensif. Metode yang digunakan meliputi survei pre-test dan post-test terhadap tenaga medis dan petugas kebersihan, pelatihan klasifikasi limbah, simulasi pemilahan limbah di titik sumber, serta pembentukan tim monitoring internal. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor meningkat dari 52% menjadi 84% setelah pelatihan. Lebih dari 80% unit pelayanan berhasil mengadopsi pemisahan limbah sesuai standar, serta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan limbah yang aman dan ramah lingkungan. Observasi lapangan juga mencatat perubahan perilaku peserta dalam praktik sehari-hari serta adanya komitmen untuk menerapkan prinsip green hospital secara lebih sistematis. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis praktik langsung dan partisipatif sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman dan implementasi SOP pengelolaan limbah medis. Simpulannya, program pendampingan ini berhasil mendorong transformasi budaya kerja rumah sakit menuju arah yang lebih hijau, berkelanjutan, dan sesuai dengan standar keselamatan lingkungan.
Pengaruh Akupuntur Terhadap Penyerapan Nutrisi Pada Pasien Gizi Buruk: Sebuah Studi Klinis Agustina, Tri; Dwi Binuko, Raafika Studiviani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1754

Abstract

Ketidaktahuan akan pengaruh terapi akupuntur terhadap penyerapan nutrisi pada pasien dapat berpotensi menyebabkan pengelolaan nutrisi yang tidak optimal. Dalam kondisi kesehatan yang memerlukan perbaikan penyerapan nutrisi, seperti pasien gizi buruk, pemahaman tentang hubungan antara terapi akupuntur dan penyerapan nutrisi menjadi sangat penting. Tanpa pemahaman yang memadai tentang dampak terapi akupuntur, upaya-upaya pengelolaan nutrisi pasien mungkin tidak mencapai hasil yang diharapkan.Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak terapi akupuntur pada penyerapan nutrisi pasien. Dalam bidang gizi, terapi akupuntur telah dianggap berpotensi meningkatkan penyerapan nutrisi, meskipun belum memiliki dukungan ilmiah yang kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen, seperti Frekuensi Terapi, Durasi Terapi, Titik Akupuntur, Teknik Akupuntur, dan Lamanya Pengobatan, dengan variabel dependen, yaitu Penyerapan Nutrisi.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data dari 100 pasien yang menjalani terapi akupuntur. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa Frekuensi Terapi memiliki pengaruh positif yang signifikan (β = 45.830, p < 0.001), sedangkan Durasi Terapi memiliki pengaruh negatif yang signifikan (β = -0.203, p = 0.001) terhadap penyerapan nutrisi. Pemilihan Titik Akupuntur memiliki pengaruh yang kuat dan signifikan (β = -9.264, p < 0.001), dan Teknik Akupuntur memiliki pengaruh lemah yang signifikan (β = -1.516, p = 0.049). Namun, Lamanya Pengobatan tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Analisis statistik residu menunjukkan distribusi yang mendekati normalitas.Kata Kunci : Terapi, Akupuntur, Penyerapan, Nutrisi
HUBUNGAN HBA1C, MIKROALBUMINURIA DAN KOLESTROL DENGAN ESTIMASI GLOMERULAR FILTRASION RATE (GFR) PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Akbar Wardhana; Iin Novita Nurhidayati Mahmuda; Sulistyani , Sulistyani; Sahilah Ermawati; Metana Puspitasari; Raafika Studiviani Dwi Binuko
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i2.8068

Abstract

Nefropati diabetik merupakan salah satu komplikasi mikrovaskuler diabetes mellitus yang disebabkan oleh kerusakan ginjal dan dapat mengakibatkan gagal ginjal terminal dan dapat dideteksi dengan menghitung estimasi GFR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Hba1C, mikroalbuminuria dan kolestrol dengan estimasi glomerular filtrasion rate (GFR) pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua pasien prolanis yang menderita DM dan rutin kontrol di Puskesmas Gatak yang memenuhi kriteria. Sampel pada penelitian ini merupakan semua penderita DM yang memiliki dengan jumlah sebanyak 65 sampel. Teknik Analisis data yang digunakan pada penelitian ini dengan menggunaan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa (1) ada hubungan HbA1C dengan estimasi GFR pada pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan p-value sebesar 0,040 (<0,05). (2) Ada hubungan antara Mikroalbuminuria dengan estimasi GFR pada pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan p-value sebesar 0,035 (<0,05). Ada hubungan kolestrol dengan estimasi GFR pada pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan p-value sebesar 0,016 (<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan Hba1C, mikroalbuminuria dan kolestrol dengan estimasi glomerular filtrasion rate (GFR) pada pasien diabetes mellitus tipe 2.