Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Implementasi Digitalisasi Administrasi Sekolah dalam Meningkatkan Efisiensi Kerja Tenaga Kependidikan: Studi Kasus di MTs Al I’anah Kosambi Karawang Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari; Afifah, Afifah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5632

Abstract

Digitalisasi administrasi sekolah menjadi tuntutan strategis dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas layanan pendidikan, termasuk pada satuan pendidikan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi digitalisasi administrasi sekolah serta dampaknya terhadap efisiensi kerja tenaga kependidikan di MTs Al I’anah Kosambi, Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, staf tata usaha, serta operator sistem madrasah yang terlibat langsung dalam pengelolaan administrasi berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi digitalisasi administrasi melalui pemanfaatan sistem nasional Kementerian Agama, seperti Education Management Information System (EMIS) dan Rapor Digital Madrasah (RDM), serta pengembangan layanan mandiri berupa PPDB Online, mampu meningkatkan efisiensi waktu kerja, akurasi dan konsistensi data, serta transparansi layanan administrasi. Digitalisasi juga mendorong perubahan pola kerja tenaga kependidikan menuju sistem kerja yang lebih tertib, terstandar, dan berbasis data. Namun demikian, penelitian ini menemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan literasi digital sebagian tenaga kependidikan serta ketergantungan pada stabilitas jaringan internet dan server pusat. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian digitalisasi administrasi pada madrasah tingkat tsanawiyah di bawah naungan Kementerian Agama dengan penekanan pada efisiensi kerja tenaga kependidikan, yang masih relatif terbatas dalam kajian empiris nasional.
Transformasi Digital Administrasi Kesiswaan dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pendidikan (Studi Kualitatif di MTs Ar Ruhaniyyah Cikampek) Agustina, Wenny; Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi tata kelola administrasi kesiswaan berbasis digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di MTs Ar Ruhaniyyah Cikampek. Transformasi digital menjadi tuntutan strategis bagi madrasah dalam menyediakan layanan yang cepat, akurat, dan transparan, sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 83 Tahun 2022 tentang sistem pendataan pendidikan Islam berbasis Education Management Information System (EMIS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala madrasah, staf tata usaha, operator madrasah, serta orang tua peserta didik yang terlibat langsung dalam proses administrasi kesiswaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem digital melalui EMIS 4.0 dan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis daring mampu meningkatkan efisiensi waktu pelayanan, ketepatan dan keakuratan pengelolaan data kesiswaan, serta memperkuat dimensi responsiveness dan reliability dalam kualitas pelayanan pendidikan. Selain itu, digitalisasi administrasi juga mendorong transparansi layanan dan mempermudah akses informasi bagi warga madrasah. Namun demikian, implementasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kompetensi teknologi informasi pada sebagian sumber daya manusia dan rendahnya literasi digital sebagian wali murid. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi administrasi kesiswaan berperan signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan madrasah, tetapi memerlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pendampingan berkelanjutan agar implementasinya berjalan optimal dan berkesinambungan.
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM SEKOLAH AMAN BENCANA BANJIR DI SMP NEGERI 1 DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG Komara, Endang; Ishak, Deding; Sobari, Sobari; Saofanita, Saofanita; Kusnadi, Fitria Sukmawati; Khoiriyah, Nikmatul Khoiriyah
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i1.1582

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Flood Disaster-Safe School Program (SPAB) at SMP Negeri 1 Dayeuhkolot, focusing on the aspects of planning, organizing, actuating, and controlling (POAC), infrastructure readiness, students’ life skills development, as well as supporting and inhibiting factors. This research employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through observations, interviews, and documentation involving the principal, teachers, and students. The findings indicate that the implementation of the flood disaster-safe school policy has been carried out fairly well and systematically. The school has developed flood contingency plans, established a disaster preparedness team, conducted evacuation drills, and integrated disaster mitigation into the learning process. The program has positively contributed to improving school community preparedness and enhancing students’ life skills, such as cooperation, independence, and adaptability. However, the implementation still faces challenges, including limited infrastructure, budget constraints, insufficient teacher training, and suboptimal evaluation mechanisms. Overall, the SPAB policy plays an important role in fostering a culture of disaster preparedness and strengthening school resilience.
ANALISIS PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Komara, Endang; Ishak, Deding; Sobari, Sobari; Muthia, Derifa Siti; Lestari, Rahayu Dwi; Agustendra, Apen
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i1.1815

Abstract

Objective: This study aims to analyze the decision-making process of school principals in improving the quality of education in elementary schools, focusing on the stages of decision-making, influencing factors, and their impact on the quality of learning and teacher performance. Research Method: A qualitative approach was used with a case study design conducted at SDN Rancaekek 05 in Bandung Regency. Data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation studies covering the School Work Plan (RKS), School Budget Plan (RKAS), and academic supervision reports. Data analysis was conducted interactively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, ensuring data validity through triangulation of sources and methods. Research results: show that school principals make decisions through a systematic and data-oriented process, starting from identifying quality issues, collecting and analyzing information, formulating policy alternatives in a participatory manner, making decisions, implementing programs, and conducting ongoing evaluations. Collaborative and evidence-based decisions have been shown to improve teacher performance, enhance the learning process, and create a more conducive school climate.
Etika Administrasi Sekolah untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SD Negeri Jati 2 Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari; Yuningsih, Dede
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran etika administrasi sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SD Negeri Jati 2, Kecamatan Bojongpicung. Etika administrasi sekolah tidak hanya berkaitan dengan penerapan prosedur teknis dan tata kelola administratif, tetapi juga mencakup internalisasi nilai-nilai integritas, transparansi, keadilan, dan akuntabilitas dalam seluruh proses pengelolaan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, serta siswa, dengan total populasi sebanyak 98 siswa yang terdiri dari 40 siswa laki-laki dan 58 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan administrasi sekolah yang berlandaskan etika, khususnya melalui penggunaan Buku Kendali Disiplin sebagai instrumen pengawasan dan pembinaan, memberikan dampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan siswa. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan tingkat kehadiran siswa hingga mencapai 95%, penurunan keterlambatan siswa, serta penurunan pelanggaran atribut seragam sebesar 54%. Selain itu, kepatuhan siswa dalam pengumpulan tugas juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pemberian sanksi yang bersifat mendidik dan tidak mengandung unsur hukuman fisik terbukti efektif dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab siswa. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan etika administrasi sekolah berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta mendukung pembentukan karakter disiplin siswa di tingkat sekolah dasar.
Kesiapan Administrasi Sekolah dalam Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SD Negeri Jati 1 Kecamatan Bojongpicung Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari; Handayani, Noneng
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6447

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesiapan administrasi sekolah dalam mendukung implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai bagian dari kebijakan Kurikulum Merdeka. P5 berperan strategis dalam pembentukan karakter peserta didik melalui pengintegrasian nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran berbasis projek yang kontekstual dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21. Kesiapan administrasi sekolah menjadi faktor kunci keberhasilan program, terutama dalam perencanaan modul projek, pengorganisasian tim fasilitator, pengelolaan jadwal kegiatan, pengadministrasian kegiatan pembelajaran, serta sistem pelaporan dan evaluasi yang akuntabel dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan administrasi sekolah dalam implementasi P5 di SD Negeri Jati 1 Kecamatan Bojongpicung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi terhadap pelaksanaan kegiatan P5, wawancara dengan kepala sekolah dan guru, serta studi dokumentasi terhadap dokumen administrasi sekolah yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi P5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi sekolah di SD Negeri Jati 1 telah tersusun secara sistematis dan terintegrasi sehingga mampu mendukung kelancaran implementasi P5. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, khususnya keterbatasan sarana digital yang mempengaruhi efisiensi administrasi berbasis teknologi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan administrasi sekolah yang terstruktur dan akuntabel berperan penting dalam menjamin keberlangsungan dan efektivitas pelaksanaan P5 serta mendukung pencapaian tujuan pembentukan karakter peserta didik sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila.
Implementasi Administrasi Sekolah dalam Meningkatkan Proses Belajar dan Disiplin Siswa di SDN Jati 3 Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari; Samsuri, Mohamad Ridwan A.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi administrasi sekolah dalam meningkatkan efektivitas proses belajar dan kedisiplinan siswa di SDN Jati 3. Administrasi sekolah dipahami tidak hanya sebagai kegiatan tata usaha, tetapi sebagai bagian integral dari manajemen pendidikan yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, observasi langsung terhadap proses pembelajaran dan penerapan disiplin, serta studi dokumentasi terhadap arsip administrasi sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi kurikulum di SDN Jati 3 telah berjalan secara terstruktur, ditunjukkan oleh tingkat kepatuhan guru dalam penyusunan perangkat pembelajaran yang mencapai 100%, sehingga mendukung kejelasan alur pembelajaran di kelas. Selain itu, administrasi kesiswaan melalui penerapan Buku Kendali Disiplin terbukti mampu meningkatkan kedisiplinan siswa, dengan penurunan tingkat keterlambatan sebesar 25% dan peningkatan kehadiran siswa hingga 95% dalam satu semester. Pemanfaatan teknologi informasi dalam administrasi sekolah juga berkontribusi terhadap efisiensi pengelolaan data, meskipun masih ditemukan kendala berupa keterbatasan sarana dan kemampuan adaptasi sebagian guru. Partisipasi orang tua yang meningkat turut memperkuat keberhasilan penerapan kebijakan administrasi sekolah secara berkelanjutan. Disimpulkan bahwa administrasi sekolah yang terstruktur, transparan, dan akuntabel berperan penting dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif serta meningkatkan kedisiplinan siswa.
Administrasi kepala Sekolah dalam Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Kinerja Guru di MTs Lokus: MTs Al Hikmah Karawang Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari; Restiana, Irma
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 2 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Februari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i2.5667

Abstract

This study focuses on analyzing the role of the principal's administrative management in academic supervision as a strategic effort to improve teacher performance at Madrasah Tsanawiyah (MTs). Academic supervision is viewed not merely as an evaluative activity, but as a comprehensive administrative process that supports professional development and continuous improvement among teachers. To achieve this objective, the study employed a qualitative research approach with data collected through three main techniques. First, in-depth interviews were conducted to obtain detailed information regarding the planning, implementation, and evaluation of the principal's administrative practices in academic supervision. Second, direct observations were carried out to examine how supervisory planning, implementation, and evaluation were applied in real school settings. Third, document analysis was used to review relevant administrative documents, including supervision plans, implementation records, and evaluation reports prepared by the principal. Data were analyzed using the interactive analysis model developed by Miles and Huberman, which involves data reduction, data display, and the drawing and verification of conclusions. This analytical approach enabled the researcher to systematically interpret complex qualitative data and identify meaningful patterns related to supervisory administration. To ensure the credibility and trustworthiness of the findings, data validity was strengthened through source triangulation and technique triangulation, as well as member checking with key informants to confirm the accuracy of interpretations. The findings reveal that well-organized administrative management of academic supervision, covering systematic planning, implementation, documentation, reporting, evaluation, and follow-up, plays a significant role in enhancing teacher performance at MTs. However, several key challenges were identified during the implementation process, including time constraints due to the principal's multiple administrative responsibilities and the lack of standardized supervision instruments. To address these obstacles, the principal implemented several strategic solutions: delegating certain supervisory tasks to senior teachers, developing flexible supervision schedules, and creating contextualized supervision instruments adapted to the specific needs of the madrasah. Effective supervisory administration encourages teachers to improve their instructional practices, thereby contributing positively to the overall quality of learning.
Entrepreneurship Curriculum Management in Improving Student Financial Literacy in West Java Sobari, Sobari
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 2 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i2.9177

Abstract

his study aims to analyze the management of the entrepreneurship curriculum in improving the financial literacy of students in West Java. The research uses a qualitative approach with a case study design at three private universities, namely the National University of the Republic of Indonesia (UKRI), the STTT Bandung Polytechnic, and the University of Pasundan (Unpas). Informants are selected purposively and involve academic leaders, study program chairs, lecturers, entrepreneurship program managers, and students. Data was collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies, then analyzed interactively through data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that the entrepreneurship curriculum has the potential to be a strategic instrument to strengthen students' financial literacy, but its effectiveness depends on the quality of integration at the planning, implementation, and evaluation stages. At the planning stage, the integration of financial literacy is not uniform. At the implementation stage, project-based learning, business simulations, mentoring, and evidence-based feedback have proven to be most effective in shaping applied financial skills. However, at the evaluation stage, financial literacy has not received adequate assessment weight because the rubric still emphasizes creativity, presentation, and promotion. This study concludes that strengthening financial literacy through entrepreneurship education requires a curriculum that explicitly formulates financial competencies, supported by contextual learning, and assessed through standardized authentic assessments.
Manajemen Kebersihan Sekolah Berbasis POAC dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar Sehat di Sekolah Dasar Suherni, Erni; Sobari, Sobari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3991

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen kebersihan sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang sehat di SDN Jagomarang dan SDN Cimaja, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru koordinator zona kebersihan, dan komite sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kebersihan di kedua sekolah telah dilaksanakan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi (POAC). Perencanaan program disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi lokal sekolah. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian zona kebersihan dan penetapan koordinator. Pelaksanaan kebersihan dilakukan melalui sistem piket harian dan gotong royong rutin yang berkontribusi terhadap pembentukan budaya bersih dan perilaku hidup sehat siswa. Evaluasi dilakukan melalui monitoring dan checklist zona, meskipun belum didukung indikator kuantitatif terstandar. Secara keseluruhan, integrasi fungsi manajemen POAC berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, namun memerlukan penguatan pada aspek standarisasi prosedur dan evaluasi berbasis data untuk meningkatkan keberlanjutan program Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji pengembangan indikator kebersihan berbasis kuantitatif, menguji efektivitas model manajemen kebersihan melalui pendekatan kuantitatif atau mixed-method, serta memperluas konteks penelitian pada berbagai karakteristik sekolah untuk meningkatkan generalisasi temuan.