Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Digitalisasi Administrasi Sekolah dalam Meningkatkan Efisiensi Kerja Tenaga Kependidikan: Studi Kasus di MTs Al I’anah Kosambi Karawang Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari; Afifah, Afifah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5632

Abstract

Digitalisasi administrasi sekolah menjadi tuntutan strategis dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas layanan pendidikan, termasuk pada satuan pendidikan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi digitalisasi administrasi sekolah serta dampaknya terhadap efisiensi kerja tenaga kependidikan di MTs Al I’anah Kosambi, Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, staf tata usaha, serta operator sistem madrasah yang terlibat langsung dalam pengelolaan administrasi berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi digitalisasi administrasi melalui pemanfaatan sistem nasional Kementerian Agama, seperti Education Management Information System (EMIS) dan Rapor Digital Madrasah (RDM), serta pengembangan layanan mandiri berupa PPDB Online, mampu meningkatkan efisiensi waktu kerja, akurasi dan konsistensi data, serta transparansi layanan administrasi. Digitalisasi juga mendorong perubahan pola kerja tenaga kependidikan menuju sistem kerja yang lebih tertib, terstandar, dan berbasis data. Namun demikian, penelitian ini menemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan literasi digital sebagian tenaga kependidikan serta ketergantungan pada stabilitas jaringan internet dan server pusat. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian digitalisasi administrasi pada madrasah tingkat tsanawiyah di bawah naungan Kementerian Agama dengan penekanan pada efisiensi kerja tenaga kependidikan, yang masih relatif terbatas dalam kajian empiris nasional.
Transformasi Digital Administrasi Kesiswaan dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pendidikan (Studi Kualitatif di MTs Ar Ruhaniyyah Cikampek) Agustina, Wenny; Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi tata kelola administrasi kesiswaan berbasis digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di MTs Ar Ruhaniyyah Cikampek. Transformasi digital menjadi tuntutan strategis bagi madrasah dalam menyediakan layanan yang cepat, akurat, dan transparan, sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 83 Tahun 2022 tentang sistem pendataan pendidikan Islam berbasis Education Management Information System (EMIS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala madrasah, staf tata usaha, operator madrasah, serta orang tua peserta didik yang terlibat langsung dalam proses administrasi kesiswaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem digital melalui EMIS 4.0 dan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis daring mampu meningkatkan efisiensi waktu pelayanan, ketepatan dan keakuratan pengelolaan data kesiswaan, serta memperkuat dimensi responsiveness dan reliability dalam kualitas pelayanan pendidikan. Selain itu, digitalisasi administrasi juga mendorong transparansi layanan dan mempermudah akses informasi bagi warga madrasah. Namun demikian, implementasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kompetensi teknologi informasi pada sebagian sumber daya manusia dan rendahnya literasi digital sebagian wali murid. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi administrasi kesiswaan berperan signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan madrasah, tetapi memerlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pendampingan berkelanjutan agar implementasinya berjalan optimal dan berkesinambungan.
Manajemen Kebersihan Sekolah Berbasis POAC dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar Sehat di Sekolah Dasar Suherni, Erni; Sobari, Sobari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3991

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen kebersihan sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang sehat di SDN Jagomarang dan SDN Cimaja, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru koordinator zona kebersihan, dan komite sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kebersihan di kedua sekolah telah dilaksanakan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi (POAC). Perencanaan program disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi lokal sekolah. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian zona kebersihan dan penetapan koordinator. Pelaksanaan kebersihan dilakukan melalui sistem piket harian dan gotong royong rutin yang berkontribusi terhadap pembentukan budaya bersih dan perilaku hidup sehat siswa. Evaluasi dilakukan melalui monitoring dan checklist zona, meskipun belum didukung indikator kuantitatif terstandar. Secara keseluruhan, integrasi fungsi manajemen POAC berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, namun memerlukan penguatan pada aspek standarisasi prosedur dan evaluasi berbasis data untuk meningkatkan keberlanjutan program Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji pengembangan indikator kebersihan berbasis kuantitatif, menguji efektivitas model manajemen kebersihan melalui pendekatan kuantitatif atau mixed-method, serta memperluas konteks penelitian pada berbagai karakteristik sekolah untuk meningkatkan generalisasi temuan.
Kesiapan Administrasi Sekolah dalam Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SD Negeri Jati 1 Kecamatan Bojongpicung Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari; Handayani, Noneng
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6447

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesiapan administrasi sekolah dalam mendukung implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai bagian dari kebijakan Kurikulum Merdeka. P5 berperan strategis dalam pembentukan karakter peserta didik melalui pengintegrasian nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran berbasis projek yang kontekstual dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21. Kesiapan administrasi sekolah menjadi faktor kunci keberhasilan program, terutama dalam perencanaan modul projek, pengorganisasian tim fasilitator, pengelolaan jadwal kegiatan, pengadministrasian kegiatan pembelajaran, serta sistem pelaporan dan evaluasi yang akuntabel dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan administrasi sekolah dalam implementasi P5 di SD Negeri Jati 1 Kecamatan Bojongpicung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi terhadap pelaksanaan kegiatan P5, wawancara dengan kepala sekolah dan guru, serta studi dokumentasi terhadap dokumen administrasi sekolah yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi P5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi sekolah di SD Negeri Jati 1 telah tersusun secara sistematis dan terintegrasi sehingga mampu mendukung kelancaran implementasi P5. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, khususnya keterbatasan sarana digital yang mempengaruhi efisiensi administrasi berbasis teknologi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan administrasi sekolah yang terstruktur dan akuntabel berperan penting dalam menjamin keberlangsungan dan efektivitas pelaksanaan P5 serta mendukung pencapaian tujuan pembentukan karakter peserta didik sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila.
Implementasi Administrasi Sekolah dalam Meningkatkan Proses Belajar dan Disiplin Siswa di SDN Jati 3 Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari; Samsuri, Mohamad Ridwan A.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi administrasi sekolah dalam meningkatkan efektivitas proses belajar dan kedisiplinan siswa di SDN Jati 3. Administrasi sekolah dipahami tidak hanya sebagai kegiatan tata usaha, tetapi sebagai bagian integral dari manajemen pendidikan yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, observasi langsung terhadap proses pembelajaran dan penerapan disiplin, serta studi dokumentasi terhadap arsip administrasi sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi kurikulum di SDN Jati 3 telah berjalan secara terstruktur, ditunjukkan oleh tingkat kepatuhan guru dalam penyusunan perangkat pembelajaran yang mencapai 100%, sehingga mendukung kejelasan alur pembelajaran di kelas. Selain itu, administrasi kesiswaan melalui penerapan Buku Kendali Disiplin terbukti mampu meningkatkan kedisiplinan siswa, dengan penurunan tingkat keterlambatan sebesar 25% dan peningkatan kehadiran siswa hingga 95% dalam satu semester. Pemanfaatan teknologi informasi dalam administrasi sekolah juga berkontribusi terhadap efisiensi pengelolaan data, meskipun masih ditemukan kendala berupa keterbatasan sarana dan kemampuan adaptasi sebagian guru. Partisipasi orang tua yang meningkat turut memperkuat keberhasilan penerapan kebijakan administrasi sekolah secara berkelanjutan. Disimpulkan bahwa administrasi sekolah yang terstruktur, transparan, dan akuntabel berperan penting dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif serta meningkatkan kedisiplinan siswa.