Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Optimalisasi Administrasi Kurikulum dan Implikasinya terhadap Kinerja Pedagogik Guru di Madrasah Tsanawiyah Lokus MTs Al Hasan Cikampek Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari; Nurhayati, Nurhayati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi administrasi kurikulum serta implikasinya terhadap kinerja pedagogik guru di Madrasah Tsanawiyah (MTs). Administrasi kurikulum sering dipersepsikan sebagai pemenuhan tuntutan administratif semata, padahal secara substantif perangkat perencanaan pembelajaran merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembelajaran yang efektif, sistematis, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap perangkat administrasi kurikulum guru, observasi pembelajaran di kelas, serta diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan guru dan pengelola kurikulum. Penelitian dilaksanakan di MTs Al Hasan Cikampek Kabupaten Karawang dengan melibatkan guru mata pelajaran dan unsur manajemen kurikulum madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas administrasi kurikulum yang meliputi Program Tahunan, Program Semester, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), modul ajar, serta instrumen asesmen memiliki keterkaitan yang erat dengan kinerja pedagogik guru. Guru yang menyusun administrasi kurikulum secara sistematis dan terpadu cenderung mampu mengelola pembelajaran dengan lebih terarah, menjelaskan tujuan pembelajaran secara jelas, serta menyesuaikan strategi pembelajaran dengan karakteristik peserta didik. Sebaliknya, administrasi kurikulum yang disusun secara minimal berdampak pada kurang optimalnya pemanfaatan data asesmen dan lemahnya refleksi pembelajaran. Penelitian ini juga menemukan bahwa digitalisasi administrasi kurikulum dan kolaborasi guru melalui MGMP internal madrasah berkontribusi dalam mengurangi beban administratif sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan pedagogik. Kesimpulannya, administrasi kurikulum perlu diposisikan tidak hanya sebagai instrumen manajerial, tetapi sebagai sarana strategis dalam meningkatkan profesionalisme dan kinerja pedagogik guru, khususnya dalam implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah.
Implementasi Digitalisasi Administrasi Sekolah dalam Meningkatkan Efisiensi Kerja Tenaga Kependidikan: Studi Kasus di MTs Al I’anah Kosambi Karawang Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari; Afifah, Afifah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5632

Abstract

Digitalisasi administrasi sekolah menjadi tuntutan strategis dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas layanan pendidikan, termasuk pada satuan pendidikan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi digitalisasi administrasi sekolah serta dampaknya terhadap efisiensi kerja tenaga kependidikan di MTs Al I’anah Kosambi, Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, staf tata usaha, serta operator sistem madrasah yang terlibat langsung dalam pengelolaan administrasi berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi digitalisasi administrasi melalui pemanfaatan sistem nasional Kementerian Agama, seperti Education Management Information System (EMIS) dan Rapor Digital Madrasah (RDM), serta pengembangan layanan mandiri berupa PPDB Online, mampu meningkatkan efisiensi waktu kerja, akurasi dan konsistensi data, serta transparansi layanan administrasi. Digitalisasi juga mendorong perubahan pola kerja tenaga kependidikan menuju sistem kerja yang lebih tertib, terstandar, dan berbasis data. Namun demikian, penelitian ini menemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan literasi digital sebagian tenaga kependidikan serta ketergantungan pada stabilitas jaringan internet dan server pusat. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian digitalisasi administrasi pada madrasah tingkat tsanawiyah di bawah naungan Kementerian Agama dengan penekanan pada efisiensi kerja tenaga kependidikan, yang masih relatif terbatas dalam kajian empiris nasional.
Transformasi Digital Administrasi Kesiswaan dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pendidikan (Studi Kualitatif di MTs Ar Ruhaniyyah Cikampek) Agustina, Wenny; Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi tata kelola administrasi kesiswaan berbasis digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di MTs Ar Ruhaniyyah Cikampek. Transformasi digital menjadi tuntutan strategis bagi madrasah dalam menyediakan layanan yang cepat, akurat, dan transparan, sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 83 Tahun 2022 tentang sistem pendataan pendidikan Islam berbasis Education Management Information System (EMIS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala madrasah, staf tata usaha, operator madrasah, serta orang tua peserta didik yang terlibat langsung dalam proses administrasi kesiswaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem digital melalui EMIS 4.0 dan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis daring mampu meningkatkan efisiensi waktu pelayanan, ketepatan dan keakuratan pengelolaan data kesiswaan, serta memperkuat dimensi responsiveness dan reliability dalam kualitas pelayanan pendidikan. Selain itu, digitalisasi administrasi juga mendorong transparansi layanan dan mempermudah akses informasi bagi warga madrasah. Namun demikian, implementasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kompetensi teknologi informasi pada sebagian sumber daya manusia dan rendahnya literasi digital sebagian wali murid. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi administrasi kesiswaan berperan signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan madrasah, tetapi memerlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pendampingan berkelanjutan agar implementasinya berjalan optimal dan berkesinambungan.