Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Humaniora

THE RELATIONSHIP BETWEEN SYSTEM OF CLASSIFICATION, SELECTION OF SYMBOLS, AND SYSTEM OF PROHIBITIONS Soehardi Soehardi
Humaniora Vol 11, No 1 (1999)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1988.058 KB) | DOI: 10.22146/jh.620

Abstract

every society, whether it is simple or conplex, we always find some systems of classification . The basic type of classification is dichotomous partition, i .e . all things in the human and natural world are split into two groups, such as moieties, binary opposition of good and evil in Java or yin-yang in China . Concomittant with the basic classification, in some societies we might still find other classification of triadic categories, of four-sections, of five-classes, of seven -groups, and of nine-divisions . The preliminary purpose of classification is to simplify all things in the human environment.
Struktur Ganda dalam Sistem Kesehatan di Indonesia Soehardi Soehardi
Humaniora Vol 12, No 1 (2000)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1485.866 KB) | DOI: 10.22146/jh.1296

Abstract

Tulisan ini menunjukkan adanya struktur ganda dalam masyarakat tradisional, seperti di Indonesia. Pertama adalah struktur kesehatan biomedis yang bersifat rasionalistik dan kosmopolitan, yang pada mulanya muncul dari penemuan-oenemuan medis di dunia Barat dan kemudian menyebar ke pelosok penjuru dunia. Kedua adalah sistem kesehatan etnomedisin yang berstruktur domestik dan terintegrasi dalam sistem budaya lokal.
Pengembangan Tata Krama dalam Rangka Pembinaan Nilai Budaya Soehardi Soehardi
Humaniora No 6 (1997)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1614.635 KB) | DOI: 10.22146/jh.1870

Abstract

Perwujudan interaksi sosial yang mencerminkan potret tata krama dapat dilihat dalam formasi dan berfungsinya lembaga-Iembaga sosial atau institusi seperti: lembaga keluarga dan kerabat, pendidikan, hukum, agama, ekonomi dan industri seni dan rekreasi, dan lembaga birokrasi dan organisasi sukarela. Di dalam lembaga itu, indivdu-individu warga masyarakat berperan sebagai elemen-elemen yang saling berhubungan dengan menampilkan pola-pola interaksi yang tervariasi sesuai dengan kedudukan yang sedang dimainkannya. Dalam makalah ini saya hanya akan menyoroti pola-pola pergaulan dalam lembaga-lembaga keluarga, dan pendidikan yang sarat dengan etika dan moral atau tata krama.
The Relationship Between Islam and Adat in Indonesia a Comparison Between Java and Minangkabau Soehardi Soehardi
Humaniora No 4 (1997)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1188.374 KB) | DOI: 10.22146/jh.1933

Abstract

Islam has spread throughout Indonesia. since the thirteenth century, initially in Aceh and then gradually to the rest of Indonesia. Hitherto, nominally approximately 90% of the total population of Indonesia are Muslim. Presumably, the feature of the relationship between Islam and adat in Java and west Sumatra seems to be different. Here I shall compare the ethnic Javanese and the Minangkabau. The ethnic Javanese represent the majority population In Indonesia. Most consider themselves Muslims, but only a few conduct the Islamic sharia. On the other hand, the Minangkabau people are considered to be pious Muslim.