Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Analisis Manajemen Penyimpanan dan Pendistribusian Obat di Instalasi Farmasi RSUD Kota Makassar Dika Asmawati; Wiku Bakti Bawono Adisasmito
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.598 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.10628

Abstract

Beberapa indikator pengelolaan dan penyimpanan obat tidak tercapai selama tahun 2021 diantaranya kesesuaian stok dengan data, presentase stok mati dan presentase obat kadaluarsa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis masalah tata laksana logistik tahap penyimpanan dan distribusi obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Makassar yang menyebabkan tidak tercapaianya beberapa indikator ditahun 2021. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deksriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus melalui pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, telaah dokumen dan studi literatur. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dan menggunakan formula solvin untuk menghitung minimal sampel. Prosedur penyimpanan obat pada area penyimpanan menggunakan sistem gabungan antara FIFO (First In First Out) dan FEFO (First Expired First Out). Ditemukan beberapa penyebab sehingga indikator penting tidak tercapai selama tahun 2021 serta beberapa masalah dalam penyimpanan obat seperti fasilitas gudang yang kurang memadai. Penyimpanan dan pendistribusian obat sudah mengikuti ketentuan yang berlaku namun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam hal fasilitas, tata laksana dan prosedur serta pemanfaatan komputerisasi untuk pencatatan penyimpanan dan pendistribusian obat.
Citra Sederhana RS Simpangan Depok Terkait Preferensi Pasien Dalam Memilih Rumah Sakit Retno Arimby; Wiku Bakti Bawono Adisasmito
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.13366

Abstract

Peningkatan jumlah rumah sakit di wilayah Depok tentu berdampak pada kompetisi rumah sakit sebagai penyedia jasa layanan kesehatan. Banyak faktor yang dapat berkontribusi terhadap pilihan pasien terhadap rumah sakit, kebutuhan dan preferensi pasien terhadap rumah sakit yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sudut pandang tentang alasan pasien memilih rumah sakit dengan citra bangunan yang lebih sederhana, mempelajari preferensi pasien, dan menentukan faktor yang penting bagi mereka dalam memilih rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Peneliti menggunakan instrumen utama berupa kuesioner dari data 30 responden di unit rawat jalan Rumah Sakit Simpangan Depok yang dikumpulkan pada bulan Juni 2023 dengan teknik simple random sampling. Kemudian dilakukan analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor place merupakan pertimbangan utama terkait preferensi pasien dalam memilih layanan kesehatan di Rumah Sakit Simpangan Depok. Dilihat dari sisi lain yaitu latar belakang pendidikan dan asumsi terhadap pendapatan pasien di RS Simpangan Depok memiliki ekspektasi yang tidak terlalu tinggi terhadap sarana dan prasarana di rumah sakit.
Pengaruh Pre-Arrival Experience dalam Menentukan Pengambilan Keputusan untuk Melakukan Medical Tourism: A Scoping Review Hermes Santosa; Wiku Bakti Bawono Adisasmito
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.13973

Abstract

Medical tourism adalah sektor yang terus berkembang berkat meningkatnya permintaan akan layanan kesehatan berkualitas dengan biaya terjangkau. Kemajuan teknologi dan informasi memungkinkan individu untuk mencari perawatan medis di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh faktor pre-arrival experience dalam pengambilan keputusan untuk melakukan perjalanan medical tourism. Tinjauan literatur ini melibatkan 13 artikel yang dipublikasikan antara 2013 dan 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pre-arrival experience diperoleh melalui informasi dari internet, pengalaman masa lalu, komunikasi mulut ke mulut, dan citra lokasi yang sudah ada sebelumnya. Faktor ini memengaruhi pengambilan keputusan wisatawan dalam melakukan perjalanan medical tourism, dengan pemberian pelayanan yang memberikan current experience yang pada gilirannya memengaruhi post experience wisatawan. Selain pre-arrival experience, faktor lain seperti kualitas pelayanan, kredibilitas penyedia layanan, fasilitas, biaya, serta kemudahan transfer dan akomodasi juga memengaruhi pengambilan keputusan dalam melakukan perjalanan medical tourism.
Analisis Kesiapan Organisasi terhadap Implementasi Rekam Medis Elektronik di Puskesmas Kota Bekasi Khairunnisa, Atikah; Adisasmito, Wiku Bakti Bawono
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.16413

Abstract

Seluruh Puskesmas yang terletak di Kota Bekasi telah merencanakan persiapan dalam melakukan implementasi rekam medis elektronik untuk memenuhi Permenkes No. 24 Tahun 2022 yang mengharuskan setiap fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia menerapkan RME paling lambat 31 Desember 2023. Kesiapan organisasi menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan untuk dapat melakukan implementasi RME dengan berhasil. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu mengetahui kesiapan implementasi RME di Puskesmas Kota Bekasi dalam kapasitas manajemen, keuangan dan anggaran, operasional, teknologi serta keselarasan organisasi. Penelitian menggunakan metode wawancara mendalam kepada 12 orang informan dari 12 Puskesmas di tiap kecamatan Kota Bekasi yang berbeda, informan dipilih dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa kapasitas manajemen memiliki skor rata-rata 19,6; kapasitas keuangan memiliki skor rata-rata 10,5; kapasitas operasional memiliki skor rata-rata 10,75; kapasitas teknologi memiliki skor rata- rata 7; dan keselarasan organisasi memiliki skor rata-rata 14. Didapatkan rata-rata skor kesiapan organisasi di 12 Puskesmas di Kota Bekasi adalah 61,92 dari 75. Hal ini mengindikasikan bahwa Puskesmas Kota Bekasi secara organisasi telah siap dalam aspek kapasitas manajemen dan keselarasan organisasi, namun belum siap dalam aspek kapasitas keuangan dan anggaran, operasional dan teknologi. Untuk melakukan implementasi RME di Puskesmas secara efektif diperlukan beberapa langkah strategi yang perlu diterapkan oleh Puskesmas.
Hubungan Kepuasan Pengalaman, Loyalitas, dan Willingness to Pay Pasien Jaminan Kesehatan Nasional di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit UKRIDA Clementius, Brandon; Adisasmito, Wiku Bakti Bawono
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i10.16846

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan manfaat pembiayaan pelayanan kesehatan di rumah sakit (RS) termasuk pada layanan rawat jalan. Komposisi pasien rawat jalan (RJ) RS UKRIDA hampir seluruhnya menggunakan penjaminan program JKN. Berdasarkan analisa kondisi finansial RS, selain menjaga pemasukan dari program JKN, perlu adanya dorongan pemasukan dari komposisi pasien berbayar pribadi (out of pocket). Secara regulasi, pasien JKN diperkenankan iur biaya untuk layanan rawat jalan eksekutif. Oleh karena itu penelitian ini ingin melihat gambaran serta hubungan kepuasan pengalaman pasien / patient experential satisfaction (PES), loyalitas pasien (LP), dan willingness to pay (WTP) untuk peningkatan layanan pada pasien layanan RJ RS UKRIDA. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain cross-sectional menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Sampel adalah pasien RJ RS UKRIDA yang menggunakan jaminan program JKN pada lima poli yang ditetapkan. Sampling dilakukan dengan metode convenient sampling selama bulan Mei 2024. Persepsi responden terhadap variabel independen dari PES sudah baik. PES dan LP juga sudah digambarkan baik oleh responden. Responden juga menunjukkan kesediaan membayar untuk peningkatan layanan yang ditawarkan dengan nilai rerata sebesar Rp 140.968,-. PES berpengaruh positif dengan large effect size terhadap LP dan tidak berpengaruh terhadap WTP. LP berpengaruh positif dengan small effect size terhadap WTP. PES berpengaruh positif dan signifikan terhadap WTP dengan LP sebagai variabel mediasi. RS perlu mempertahankan dan meningkatkan PES dari pasien yang berobat sehingga terbentuk LP yang akan membangun budaya WTP pada pasien JKN untuk peningkatan layanan. Minat bayar tersebut dapat disalurkan melalui pengembangan layanan poliklinik eksekutif di RS.