Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN FIQIH KELAS VIII MTs AL-AZHAR MEDAN SUNGGAL Mira Asri; Khairuddin Lubis; Hotni Sari Harahap
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 2 (2022): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v6i2.15999

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahuan “penggunaan Media Pembelajaran Berbasis E-Learning dalam Pembelajaran Fiqih Kelas VIII MTs Al-Azhar Medan Sunggal”.adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, interview, serta dokumentasi. Menganalisa data menggunakan metode deskriptif kualitatif yakni berupa data-data yang tertulis atau wawancara secara lisan dari orang yang terlibat dalam penelitian ini (informan) serta perilaku yang diamati, sehinggga dalam hal ini penulis berupaya mengadakan penelitian yang bersifat menggambarkan secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis E-Learning dalam pembelajaran Fiqih Kelas VIII di MTs Al-Azhar Medan Sunggal sangat mendukung dalam kegiatan belajar mengaja, melalui e-learning siswa tidak akan merasa ngantuk, bosan dan jenuh dalam kegiatan belajar mengajar karena materi yang disampaikan guru pada saat dikelas siswa akan nyambung dengan materi yang diterangkan oleh guru, hal ini dikarenakan siswa sudah belajar sendiri di rumah dan siswa bisa menanyakan ke guru apabila ada materi yang ada dalam e-learning belum dimengerti oleh siswa serta penggunaan media pembelajaran berbasis E-Learning dalam pembelajaran Fiqih Kelas VIII di MTs Al-Azhar Medan Sunggal sangat efektif, hal ini dibuktikan dengan sikap antusias siswa ketika menggunakan e-leraning dalam kegiatan belajar, siswa juga menguasai terhadap bahan-bahan ajar yang dipelajari, siswa merasa senang dalam proses belajar, yang ditunjukkan dengan nilai ulangan harian siswa berada pada kategori 87,5 artinya sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimum (KKM).
EFEKTIVITAS PROGRAM POJOK BACA DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA DI MIS SYABABUL QORIB MELATI II KECAMATAN PERBAUNGAN Nursagita Nursagita; Khairuddin Lubis; Yulia Warda
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi minat baca siswa kelas MIS II Syababul Qorib Melati II, program pojok baca dalam meningkatkan minat baca siswa siswa kelas MIS II Syababul Qorib Melati II, faktor pendukung dan faktor penghambat dalam meningkatkan minat baca siswa kelas MIS II Syababul Qorib Melati II. Jenis penepenelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observes, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data yang dilakukan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kondisi minat baca kelas II MIS Syababul Qorib Melati II Kec. Perbaungan terbilang rendah. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor baik internal maupun faktor eksternal. Karena di zaman sekarang, dimana perkembangan teknologi semakin maju, orang tua lebih sering memberikan gadget kepada anak-anak. Hal inilah yang mempengaruhi minat baca siswa. Siswa lebih senang bermain gadget di waktu luang daripada membaca buku. (2) Minat Baca Siswa Kelas II Dengan Dibentuknya Program Pojok sangat meningkat. Setelah dibentuk pojok baca di setiap kelas minat membaca siswa semakin meningkat terkhususnya di kelas II. Agar minat baca siswa selalu meningkat maka pojok baca dibuat semenarik umngkin ntuk menghias sudut ruangan dengan berbagai hiasan yang ditata secara rapi, yang tujuannya itu supaya anak betah dalam ruangan sekaligus secara tidak langsung dapat meningkatkan minat baca siswa. (3) Faktor Pendukung dan Penghambat Program Pojok Baca Dalam Meningkatkan Minat Baca Pada Siswa Kelas II MIS Syababul Qorib Melati II, faktor pendukungnya adalah dukungan dari pihak-pihak terkait, antusiasme siswa yang cukup baik, kerja sama dengan lembaga dan keberadaan pojok baca membantu perpustakaan dalam menyediakan buku bacaan siswa kelas II memiliki minat baca yang tinggi. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kondisi beberapa buku pojok baca yang rusak atau bahkan hilang, penataan dan hiasan yang masih kurang menarik sehingga tampak kurang menarik dan tidak semua siswa kelas II memiliki minat baca yang tinggi
IMPLEMENTASI PERANGKAT PEMBELAJARAN KURIKULUM INTEGRAL DI MI LUQMAN AL HAKIM TANJUNG MORAWA Fiana Adhilla Bayati; Khairuddin Lubis; Hotni Sari Harahap
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan: (1) apa yang dimaksud dengan Implementasi perangkat pembelajaran Kurikulum Intergral (2) faktor pendukung dan penghabat Implementasi Perangkat Pembelajaran Kurikulum Intergral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data dikumpulkan di analisis dengan cara trianggulasi. Hasil dari analisis studi penelitian ini menunjukkan bahwasannya: kurikulum Integral merupakan salah satu upaya pengembangan kurikulum dengan memadukan anatara kurikulum Berbasis Tauhid (KBT) dan kurikulum umum. Upaya integrasi kurikulum dilakukan tidak hanya terkait dengan isi materi, tetapi hingga metode hingga pengevaluasiannya dalam Proses Implementasi secara formal dilakukan di lingkungan sekolah dan di bawah tanggung jawab guru. Sementara waktu di luar jam sekolah (sore – malam), pengembangan pendidikan siswa dilakukan di rumah dan lingkungannya bersama orang tua. Karenanya, secara mandiri orang tua dituntut untuk berperan aktif dalam membina anaknya. Adapun Pendukung Implementasi Perangkat Pembelajaran kurikulum Integral Yakni Guru Memiliki Buku Pedoman Keseharian. dan Penghabat dalam Implementasi yakni Guru-guru dan karyawan yang kurang Memahami basis Kurikulum Integral Tauhid dan belum nya ada persiapan Perangkat pembelajaran. serta metode pembelajaran yang dilakukan tidak benar/baik/menarik/integral. Juga terdapat kelemahan dalam hal tersedianya sarana dan prasarana yang memadai demi berlangsungnya proses belajar-mengajar yang Islami, menyenangkan dan berkesan.
Pengaruh Perhatian Orang Tua Terhadap Perilaku Belajar Siswa Di MTs SKB 3 Menteri Bipda Sukajadi Nurhasanah Nurhasanah; Khairuddin Lubis; Ade Rahman Matondang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1161

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu: untuk mengetahu apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh perhatian orang tua terhadap perilaku belajar siswa. Lokasi penelitian ini yaitu pada MTS SKB 3 Menteri BIPDA Sukajadi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan bersifat korelatif kuantitatif Sumber data yang digunakan yaitu sumber utama atau primer dan sumber tamabahan atau sekunder Populasi penelitian ini sebanyak 109 orang dan Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling proposional statified Secara Random Sampling dengan jumlah 33 orang yang sekaligus menjadi responden penelitian ini Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji instrument penelitian, uji validitas, uji reabilitas, uji prasyarat menggunakan uji normalitas, uji hipotesis menggunakan uji t-test dan uji f atau uji simultan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada terdapat pengaruh yang signifikan antara perhatian orang tua terhadap perilaku belajar siswa pada MTS SKB 3 Menteri BIPDA Sukajadi, hal ini dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 2,158 sedangkan nilai ttabelsebesar 1,684 artinya bahwa Ha diterima dan Ho ditolak dengan demikian ada terdapat pengaruh yang signifikan antara perhatian orang tua terhadap perilaku belajar siswa di MTS SKB 3 Menteri Bipda sukajadi.
Analisis Manajemen Kurikulum Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Luar Biasa ABC Melati Aisyiah Bandar Khalifah Tembung Risky Handayani Lubis; Khairuddin Lubis; Eka Zuliana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan Manajemen Kurikulum Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di SLB ABC Melati Aisyiah Bandar Khalifah Tembung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi dan teknik analisa data menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian analisis manajemen kurikulum pendidikan anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa ABC Melati Aisyiah Bandar Khalifah Tembung di dapatkan hasil bahwa perencanaan dalam kurikulum pendidikan anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa dilakukan sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan mengacu kepada peraturan dan bahan ajar yang ada. Tahapan perencanaan di Sekolah Luar Biasa (SLB) ABC Melati Aisyiah Bandar Khalifah Tembung mencakup analisis kebutuhan, pengembangan materi, strategi pembelajaran, pelatihan guru, implementasi dan perumusan tujuan. Pengembangan kurikulum Sekolah Luar Biasa (SLB) ABC Melati Aisyiah Bandar Khalifah Tembung ini disesuaikan dengan kebutuhan anak, situasi dan kondisi sekolah. Pelaksanaan kurikulum di Sekolah Luar Biasa (SLB) ABC Melati Aisyiah Bandar Khaliah Tembung memerlukan pendekatan yang terencana dan terstruktur, dengan berbagai aspek yang harus diperhatikan untuk memastikan pendidikan yang efektif dan inklusif, seperti dari perencanaan kurikulum, fasilitas penunjang, pengorganisasian bahan pelajaran serta mengevaluasi dan lain sebagainya. Juga melaksanakan pengawasan dalam pelaksanaan kurikulum yang ada di SLB ABC Melati Aisyiah Bandar Khalifah Tembung demi kemajuan pendidikan di masa yang akan datang.
KEBIJAKAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENANGGULANGI KRISIS MORAL SISWA DI SD SITI AMELIA TEMBUNG KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Rini Andriani; Khairuddin Lubis; Armanila
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10985

Abstract

ABSTRACT This study aims to describe the principal’s policies in addressing students’ moral crisis at SD Siti Amelia. The moral issues observed include indiscipline, lack of respect toward teachers, and aggressive behavior such as bullying. This research employs a qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection techniques.The findings show that the principal implements several strategic policies to address students' moral issues, including: (1) the application of educative consequences for students involved in moral violations, such as reading selected surahs from Juz 30, writing apology statements, and even parental summons; (2) collaboration with guidance counselors, homeroom teachers, and Islamic education teachers in character development through regular meetings and integrated moral guidance; and (3) requiring students to participate in Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDA) as a form of strengthening Islamic religious education beyond school hours. Moreover, the principal uses Islamic extracurricular activities such as Qur’an memorization (tahfiz), Qur’anic recitation (tilawah), and Islamic music (nasyid) as a medium for fostering moral and religious character. The study concludes that the principal's policies play a significant role in building a religious, disciplined, and morally sound school environment, and are effective in addressing students’ moral crises. These policies align with the principal’s role as a moral and spiritual leader in Islamic education settings.
Implementasi Kelas Tahfiz Quran Masa Depan (TQ MD) di MTs Muallimin Univa Medan Taufiq Hardiansyah; Khairuddin Lubis; Hasnah Siahaan
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1106

Abstract

In order to facilitate students who have greater memorization abilities, MTs Muallimin Univa Medan created a special class called the future tahfiz quran class. This class is gathered from grade VII students who have the best memorization abilities from other students and combined into one class called the future tahfiz quran class. This class has different tahfiz targets and programs from other classes. This study uses a descriptive qualitative approach implemented at MTs Muallimin Univa Medan. The subjects of this study are the future tahfiz quran class, and the sources are WKM in the curriculum field, tahfiz coordinator and tahfiz teacher of the future tahfiz quran class. The data collection techniques in this study use observation, interviews, and documentation. The data collected through the stages of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study explain that the tahfiz quran class is a special class formed for students who have greater memorization abilities. Furthermore, the memorization program and objectives of this future Quran memorization class differ from those of other classes. The advantages of this class compared to other classes are the quantity of memorization, the quality of memorization, and the quality of recitation. However, the disadvantages and challenges encountered during the program's implementation are time allocation and the students' circumstances. Therefore, it can be concluded that this future Quran memorization class program can help students improve memorization and maintain the quality of their memorization and recitation.
Peran Tokoh Agama dalam Pendidikan Islam pada Komunitas Nelayan Masyarakat Pantai Cermin Serdang Bedagai Istiyan Noor; Khairuddin Lubis; Armanila Armanila
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1315

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran tokoh agama dalam pendidikan Islam pada komunitas nelayan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung serta menghambat peran tersebut di Pantai Cermin Serdang Bedagai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama memiliki peran sentral sebagai pendidik moral, pembimbing spiritual, mediator sosial, dan teladan dalam kehidupan masyarakat nelayan. Faktor pendukung meliputi kepercayaan masyarakat, budaya religius, dukungan pemerintah desa, dan pendekatan komunikatif tokoh agama. Faktor penghambat antara lain rendahnya pendidikan agama masyarakat, ketidakteraturan waktu kerja nelayan, keterbatasan fasilitas, dan pengaruh budaya digital. Penelitian menyimpulkan bahwa peran tokoh agama sangat signifikan dan efektif apabila didukung kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan tokoh agama.
Implementasi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam berbasis Kurikulum Merdeka di MTS Al-Ihya Tanjung Gading Kabupaten Batu Bara Rhada Clesya Chanan Khan; Khairuddin Lubis; Dewi Sundari
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.8949

Abstract

Islamic Cultural History (ICH) learning in madrasahs faces challenges in adapting to the Independent Curriculum, particularly in transforming teacher-centered historical instruction into more contextual and student-centered learning. This study aims to describe the implementation of Islamic Cultural History (ISC) learning based on the Independent Curriculum and student responses to its implementation at MTs Al-Ihya Tanjung Gading, Batu Bara Regency. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. The research subjects included ISC subject teachers, the principal, and students of MTs Al-Ihya Tanjung Gading. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation, while data validity was tested using source and technique triangulation. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the implementation of the Independent Curriculum in ISC learning provides opportunities for teachers to apply more contextual and student-centered learning strategies. Student responses were generally positive, as reflected in increased learning motivation, active participation in discussions and projects, and greater courage in expressing opinions during the learning process. However, the implementation still faces several obstacles, including limited learning time and differences in students’ abilities to learn independently. Overall, the findings indicate that the implementation of the Independent Curriculum encourages more active student involvement and supports a more interactive learning environment in ISC classes