Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN FIQIH KELAS VIII MTs AL-AZHAR MEDAN SUNGGAL Mira Asri; Khairuddin Lubis; Hotni Sari Harahap
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 2 (2022): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v6i2.15999

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahuan “penggunaan Media Pembelajaran Berbasis E-Learning dalam Pembelajaran Fiqih Kelas VIII MTs Al-Azhar Medan Sunggal”.adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, interview, serta dokumentasi. Menganalisa data menggunakan metode deskriptif kualitatif yakni berupa data-data yang tertulis atau wawancara secara lisan dari orang yang terlibat dalam penelitian ini (informan) serta perilaku yang diamati, sehinggga dalam hal ini penulis berupaya mengadakan penelitian yang bersifat menggambarkan secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis E-Learning dalam pembelajaran Fiqih Kelas VIII di MTs Al-Azhar Medan Sunggal sangat mendukung dalam kegiatan belajar mengaja, melalui e-learning siswa tidak akan merasa ngantuk, bosan dan jenuh dalam kegiatan belajar mengajar karena materi yang disampaikan guru pada saat dikelas siswa akan nyambung dengan materi yang diterangkan oleh guru, hal ini dikarenakan siswa sudah belajar sendiri di rumah dan siswa bisa menanyakan ke guru apabila ada materi yang ada dalam e-learning belum dimengerti oleh siswa serta penggunaan media pembelajaran berbasis E-Learning dalam pembelajaran Fiqih Kelas VIII di MTs Al-Azhar Medan Sunggal sangat efektif, hal ini dibuktikan dengan sikap antusias siswa ketika menggunakan e-leraning dalam kegiatan belajar, siswa juga menguasai terhadap bahan-bahan ajar yang dipelajari, siswa merasa senang dalam proses belajar, yang ditunjukkan dengan nilai ulangan harian siswa berada pada kategori 87,5 artinya sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimum (KKM).
EFEKTIVITAS PROGRAM POJOK BACA DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA DI MIS SYABABUL QORIB MELATI II KECAMATAN PERBAUNGAN Nursagita Nursagita; Khairuddin Lubis; Yulia Warda
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi minat baca siswa kelas MIS II Syababul Qorib Melati II, program pojok baca dalam meningkatkan minat baca siswa siswa kelas MIS II Syababul Qorib Melati II, faktor pendukung dan faktor penghambat dalam meningkatkan minat baca siswa kelas MIS II Syababul Qorib Melati II. Jenis penepenelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observes, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data yang dilakukan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kondisi minat baca kelas II MIS Syababul Qorib Melati II Kec. Perbaungan terbilang rendah. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor baik internal maupun faktor eksternal. Karena di zaman sekarang, dimana perkembangan teknologi semakin maju, orang tua lebih sering memberikan gadget kepada anak-anak. Hal inilah yang mempengaruhi minat baca siswa. Siswa lebih senang bermain gadget di waktu luang daripada membaca buku. (2) Minat Baca Siswa Kelas II Dengan Dibentuknya Program Pojok sangat meningkat. Setelah dibentuk pojok baca di setiap kelas minat membaca siswa semakin meningkat terkhususnya di kelas II. Agar minat baca siswa selalu meningkat maka pojok baca dibuat semenarik umngkin ntuk menghias sudut ruangan dengan berbagai hiasan yang ditata secara rapi, yang tujuannya itu supaya anak betah dalam ruangan sekaligus secara tidak langsung dapat meningkatkan minat baca siswa. (3) Faktor Pendukung dan Penghambat Program Pojok Baca Dalam Meningkatkan Minat Baca Pada Siswa Kelas II MIS Syababul Qorib Melati II, faktor pendukungnya adalah dukungan dari pihak-pihak terkait, antusiasme siswa yang cukup baik, kerja sama dengan lembaga dan keberadaan pojok baca membantu perpustakaan dalam menyediakan buku bacaan siswa kelas II memiliki minat baca yang tinggi. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kondisi beberapa buku pojok baca yang rusak atau bahkan hilang, penataan dan hiasan yang masih kurang menarik sehingga tampak kurang menarik dan tidak semua siswa kelas II memiliki minat baca yang tinggi
IMPLEMENTASI PERANGKAT PEMBELAJARAN KURIKULUM INTEGRAL DI MI LUQMAN AL HAKIM TANJUNG MORAWA Fiana Adhilla Bayati; Khairuddin Lubis; Hotni Sari Harahap
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan: (1) apa yang dimaksud dengan Implementasi perangkat pembelajaran Kurikulum Intergral (2) faktor pendukung dan penghabat Implementasi Perangkat Pembelajaran Kurikulum Intergral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data dikumpulkan di analisis dengan cara trianggulasi. Hasil dari analisis studi penelitian ini menunjukkan bahwasannya: kurikulum Integral merupakan salah satu upaya pengembangan kurikulum dengan memadukan anatara kurikulum Berbasis Tauhid (KBT) dan kurikulum umum. Upaya integrasi kurikulum dilakukan tidak hanya terkait dengan isi materi, tetapi hingga metode hingga pengevaluasiannya dalam Proses Implementasi secara formal dilakukan di lingkungan sekolah dan di bawah tanggung jawab guru. Sementara waktu di luar jam sekolah (sore – malam), pengembangan pendidikan siswa dilakukan di rumah dan lingkungannya bersama orang tua. Karenanya, secara mandiri orang tua dituntut untuk berperan aktif dalam membina anaknya. Adapun Pendukung Implementasi Perangkat Pembelajaran kurikulum Integral Yakni Guru Memiliki Buku Pedoman Keseharian. dan Penghabat dalam Implementasi yakni Guru-guru dan karyawan yang kurang Memahami basis Kurikulum Integral Tauhid dan belum nya ada persiapan Perangkat pembelajaran. serta metode pembelajaran yang dilakukan tidak benar/baik/menarik/integral. Juga terdapat kelemahan dalam hal tersedianya sarana dan prasarana yang memadai demi berlangsungnya proses belajar-mengajar yang Islami, menyenangkan dan berkesan.
Pengaruh Perhatian Orang Tua Terhadap Perilaku Belajar Siswa Di MTs SKB 3 Menteri Bipda Sukajadi Nurhasanah Nurhasanah; Khairuddin Lubis; Ade Rahman Matondang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1161

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu: untuk mengetahu apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh perhatian orang tua terhadap perilaku belajar siswa. Lokasi penelitian ini yaitu pada MTS SKB 3 Menteri BIPDA Sukajadi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan bersifat korelatif kuantitatif Sumber data yang digunakan yaitu sumber utama atau primer dan sumber tamabahan atau sekunder Populasi penelitian ini sebanyak 109 orang dan Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling proposional statified Secara Random Sampling dengan jumlah 33 orang yang sekaligus menjadi responden penelitian ini Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji instrument penelitian, uji validitas, uji reabilitas, uji prasyarat menggunakan uji normalitas, uji hipotesis menggunakan uji t-test dan uji f atau uji simultan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada terdapat pengaruh yang signifikan antara perhatian orang tua terhadap perilaku belajar siswa pada MTS SKB 3 Menteri BIPDA Sukajadi, hal ini dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 2,158 sedangkan nilai ttabelsebesar 1,684 artinya bahwa Ha diterima dan Ho ditolak dengan demikian ada terdapat pengaruh yang signifikan antara perhatian orang tua terhadap perilaku belajar siswa di MTS SKB 3 Menteri Bipda sukajadi.
Analisis Manajemen Kurikulum Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Luar Biasa ABC Melati Aisyiah Bandar Khalifah Tembung Risky Handayani Lubis; Khairuddin Lubis; Eka Zuliana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan Manajemen Kurikulum Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di SLB ABC Melati Aisyiah Bandar Khalifah Tembung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi dan teknik analisa data menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian analisis manajemen kurikulum pendidikan anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa ABC Melati Aisyiah Bandar Khalifah Tembung di dapatkan hasil bahwa perencanaan dalam kurikulum pendidikan anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa dilakukan sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan mengacu kepada peraturan dan bahan ajar yang ada. Tahapan perencanaan di Sekolah Luar Biasa (SLB) ABC Melati Aisyiah Bandar Khalifah Tembung mencakup analisis kebutuhan, pengembangan materi, strategi pembelajaran, pelatihan guru, implementasi dan perumusan tujuan. Pengembangan kurikulum Sekolah Luar Biasa (SLB) ABC Melati Aisyiah Bandar Khalifah Tembung ini disesuaikan dengan kebutuhan anak, situasi dan kondisi sekolah. Pelaksanaan kurikulum di Sekolah Luar Biasa (SLB) ABC Melati Aisyiah Bandar Khaliah Tembung memerlukan pendekatan yang terencana dan terstruktur, dengan berbagai aspek yang harus diperhatikan untuk memastikan pendidikan yang efektif dan inklusif, seperti dari perencanaan kurikulum, fasilitas penunjang, pengorganisasian bahan pelajaran serta mengevaluasi dan lain sebagainya. Juga melaksanakan pengawasan dalam pelaksanaan kurikulum yang ada di SLB ABC Melati Aisyiah Bandar Khalifah Tembung demi kemajuan pendidikan di masa yang akan datang.
KEBIJAKAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENANGGULANGI KRISIS MORAL SISWA DI SD SITI AMELIA TEMBUNG KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Rini Andriani; Khairuddin Lubis; Armanila
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10985

Abstract

ABSTRACT This study aims to describe the principal’s policies in addressing students’ moral crisis at SD Siti Amelia. The moral issues observed include indiscipline, lack of respect toward teachers, and aggressive behavior such as bullying. This research employs a qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection techniques.The findings show that the principal implements several strategic policies to address students' moral issues, including: (1) the application of educative consequences for students involved in moral violations, such as reading selected surahs from Juz 30, writing apology statements, and even parental summons; (2) collaboration with guidance counselors, homeroom teachers, and Islamic education teachers in character development through regular meetings and integrated moral guidance; and (3) requiring students to participate in Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDA) as a form of strengthening Islamic religious education beyond school hours. Moreover, the principal uses Islamic extracurricular activities such as Qur’an memorization (tahfiz), Qur’anic recitation (tilawah), and Islamic music (nasyid) as a medium for fostering moral and religious character. The study concludes that the principal's policies play a significant role in building a religious, disciplined, and morally sound school environment, and are effective in addressing students’ moral crises. These policies align with the principal’s role as a moral and spiritual leader in Islamic education settings.