Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Resiliensi Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pada Perawat Tarisa Fitriany Hamenda; Wirda Y. Dulahu; Dewi Suryaningsi Hiola
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.17278

Abstract

Isu pengembangan sumber daya manusia merupakan hal yang penting dalam psikologi sebuah industri dan organisasi. Data dari Kemenkes RI tahun 2020, jumlah Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) dengan jumlah proporsi tenaga kesehatan perawat sebesar 50,79%. Perawat dengan perilaku kerja yang ekstra menjadi sarana efektif untuk dapat berkoordinasi dalam pekerjaan. Perilaku extra-role pada perawat dengan lebih dari satu beban kerja seringkali mengalami kelelahan secara emosional dan mental. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Resiliensi Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pada Perawat di RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif korelatif, menggunakan pendekatan jenis penelitian cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 120 Perawat. Analisi data menggunakan metode uji Spearman Rank. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value resiliensi 0,001 (p-value < 0,05) dan nilai p-value OCB 0,001 (p-value < 0,05) yang artinya terdapat hubungan resiliensi terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pada Perawat di RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto. Dengan adanya penelitian diketahui bahwa tingkat resiliensi dapat sangat mempengaruhi perilaku kerja extra / sukarela terutama pada perawat di rumah sakit. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi pendidikan jurusan Ilmu Keperawatan.
Deteksi Dini dan Edukasi Pengobatan Dini Penyakit Tidak Menular di Desa Dumati Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo: Early Detection and Education on Early Treatment of Non-Communicable Diseases in Dumati Village, Telaga Biru District, Gorontalo Regency Wirda Y Dulahu; Nasrun Pakaya; Mihrawaty S. Antu; Rini Wahyuni Mohamad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i12.4268

Abstract

Peningkatan beban Penyakit Tidak Menular (PTM) sejalan dengan meningkatnya faktor risiko yang meliputi meningkatnya tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh atau obesitas, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan merokok serta alcohol. Masalah yang ada di masyarakat adalah pola perilaku hidup yang tidak sehat sehingga meningkatkan angka kejadian PTM. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode pendampingan Meliput Skrining dan Pendataan Awal Penyakit tidak menular (PTM), Diseminasi awal, Edukasi Isi piringku berhubungan dengan salah satu faktor penyebab dari PTM, Demonstrasi makanan sehat dan penyuluhan stress, Senam lansia dan pemeriksaan kesehatan seta pemberian makanan sehat, Penyuluhan upaya berhenti merokok, dan Diseminasi Akhir. Tujuan pengabdian ini untuk melakukan deteksi dini dan pemberian Edukasi awal untuk mencegah dan mengurangi masalah Penyakit Tidak Menular di Desa Dumati. Hasil pelaksanaan kembali di lakukan Diseminasi Akhir untuk membahas hasil program desa bersama dengan aparat dan masyarakat desa. Evaluasi melalui penilaian keberhasilan kegiatan dengan adanya antusiasme masyarakat dalam mengikuti program-program yang dilaksanakan oleh mahasiswa dan peningkatan pengetahuan yang dievaluasi secara lisan oleh masyarakat terkait topik-topik yang disampaikan.
ANALISIS PENGHARGAAN DAN RETENSI PADA PERAWAT BARU DI RUMAH SAKIT Dewi Suryaningsi Hiola; Wirda Y Dulahu; Deal Magafira Huntoyungo
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.12864

Abstract

Perawat baru sering dihadapkan dengan masalah selama masa transisi, pada masa transisi sering muncul reality shock sehingga menyebabkan perawat baru tersebut memutuskan untuk meninggalkan profesinya atau berpindah ke tempat kerja baru yang sering di sebut dengan turnover. Dalam upaya untuk mempertahankan perawat, pihak manajemen rumah sakit melaksanakan program retensi. Retensi perawat adalah sebuah proses yang mengacu pada kemampuan organisasi untuk mempertahankan perawat dalam periode maksimal waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis hubungan penghargaan terhadap retensi pada perawat baru di RSUD Dr. M. M. Dunda Limboto. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan metode survey deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 57 responden. Analisa data menggunakan uji fisher exact test. Hasil penelitian didapatkan analisis penghargaan terhadap retensi perawat baru p=0,041. Diharapkan rumah sakit dapat terus mempertahankan upaya dalam peningkatan penghargaan yang telah dilakukan dalam mempertahankan perawat baru dan dapat menambah wawasan tentang program retensi.
Hubungan Shift Kerja Dengan Tingkat Stres Kerja Perawat Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Dangkua, Wahyu Pratama S.; Dulahu, Wirda Y; Hunawa, Rachmawaty D.; Hiola, Dewi Suryaningsi
An Idea Health Journal Vol 4 No 02 (2024)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v4i02.335

Abstract

Work shift is determined as one of the triggering factors of stress in nurses. The existing demand for maximum patient service forces the nurses work in shifts. This study then aimed to determine the correlation of work shifts to the level of work stress of nurses in the Emergency Room (ER) at the Regional Public Hospital Prof. Dr. H. Aloei Saboe Gorontalo. This study was conducted using a quantitative method and a cross-sectional design. The study population was all nurses in the Emergency Room (ER) of RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe, Gorontalo, and they were collected using the total sampling technique. Then, the data were analyzed using the Kolmogorov-Smirnov test. The finding showed a correlation between work shifts and the level of work stress of nurses in the Emergency Room (ER) at RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe, Gorontalo (p=0,033) this study is expected to provide the knowledge for all nurses to continue prioritizing professionalism at work, especially in providing services to patients, and at the same time exploring their stress management strategies while working
STUDI FENOMENOLOGI: PENGALAMAN KELUARGA MERAWAT ANGGOTA KELUARGA DENGAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DUMBAYABULAN Yusuf, Nur Ayun R.; Dulahu, Wirda Y.; Rahim, Nirwanto K.; Mohamad, Parlan
An Idea Health Journal Vol 4 No 02 (2024)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v4i02.343

Abstract

Tuberculosis is one of the top 10 infectious diseases that cause death worldwide and causes more deaths than HIV/AIDS annually. Several things support the success of treatment, considering that the duration of tuberculosis treatment is at least six months, one of which is family support. Therefore, is is necessary to determine the family’s experience treating tuberculosis patients. This research aims to determine the experience of family members in treating tuberculosis patients in the Puskesmas Dumbaya Bulan Working Area. This research employs qualitative research with a phenomenological approach. This approach is used to understand individual life experiences toward life goals with data focused on the experience of being involved with family members in treating tuberculosis patients. There are six participants involved and are determined trought data saturation. The results indicate five themes: family knowledge about tuberculosis, family experience in treating tuberculosis patients in the early stages, history of previous experience in treating tuberculosis patients, support while the patients is on tuberculosis treatment, and the risk of treatment failure, and family expectations. The results are expected to provide information about the family’s experience in treating patients to be developed for further research.
DETEKSI DINI DAN EDUKASI PENYAKIT TIDAK MENULAR DALAM UPAYA MENDUKUNG PENCAPAIAN SDG’S MENUJU DESA SEHAT Dulahu, Wirda; Suryaningsi, Dewi; Mursyidah, Andi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v3i3.369

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah salah satu yang merupakan penyebab kematian di dunia. Indonesia merupakan salah satu Negara yang menghadapi masalah baik penyakit menular ataupun Penyakit Tidak Menular (PTM). Penyakit Tidak Menular (PTM) bertanggung jawab atas 71% kematian didunia. Secara global PTM mendominasi terhadap hilangnya tahun hidup karena ketidakmampuan beraktivitas hingga kematian. Adapun penyakit-penyakit tersebut seperti PJK (6,83%), diabetes (2,71%), asma (0,91%) dan hipertensi (0,66%) (World Health Organization, 2018). Jika masyarakat tahu akan deteksi dini penyakit tidak menular ini, maka upaya pencegahan terjadinya penyakit ini akan segera dilakukan (Rahayu, dkk., 2021). Hingga saat ini pelaksanaan Posbindu PTM belum dapat dikatakan maksimal pelaksanaannya di Indonesia terutama di Desa Bandung Rejo Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo. Hasil Skrining PTM yang dilakukan pada 80 lansia, didapatkan bahwa terdapat lansia yang masih belum mengetahui kondisi kesehatannya, kadar kolesterol, asam urat, glukosa dan tekanan darah lansia belum pernah diperiksa. Lansia dengan indikasi penyakit hipertensi berjumlah 27 orang, kolesterol berjumlah 11 orang, asam urat berjumlah 35 orang dan diabetes berjumlah 10 orang. Sebelum dilakukan edukasi terdapat 4 (7,0%) lansia dengan kategori pengetahuan buruk, 15 (26,3%) lansia dengan kategori pengetahuan sangat kurang, 8 (14,0%) lansia dengan kategori pengetahuan kurang, 7 (12,3%) lansia dengan kategori pengetahuan cukup, 10 (17,5%) lansia dengan kategori pengetahuan baik dan 13 (22,8%) lansia dengan kategori pengetahuan sangat baik. Kemudian setelah dilakukan edukasi kesehatan, lansia dengan kategori pengetahuan sangat baik menjadi 46 (80,7%), hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia sebesar 57,9%. Peningkatan pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam mengubah kebiasaan-kebiasaaan buruk dapat menurunkan angka penyakit tidak menular.
Analisis Kepuasan Pasien Berdasarkan Pendidikan dan Pekerjaan di Puskemas Paleleh Kabupaten Buol: Analysis of Patient Satisfaction Based on Education and Employment at Puskesmas Paleleh, Kabupaten Buol Suryaningsi, Dewi; Dulahu, Wirda Y.; Maru, Ani Fitriani A.
Jurnal Keperawatan Sumba (JKS) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan Sumba (JKS)
Publisher : Program Studi Keperawatan Waikabubak, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jks.v2i2.1417

Abstract

Kepuasan pasien adalah suatu hal yang hasilnya sangat bervariasi, dikarenakan terkait dengan harapan/persepsi masing-masing dari personal. Tingkat kepuasan sendiri akan masuk kategori terpenuhi jika pelayanan yang diberikan sudah sesuai atau sudahmasuk kategori dengan yang diharapkan oleh pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Kepuasan Pasien berdasarkan Pendidikan dan Pekerjaan di Wilayah Kerja Puskesmas Paleleh Kabupaten Buol. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 99 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan program SPSS dengan uji statistik kurskal walis dan uji chi- square yakni kedua uji ini merupakan uji komparatif non parametrik, dengan hasil penelitian hubungan kepuasan pasien terhadap pendidikandidapatkan hasil p = 0,000 alpha p <0,05 dan pada pekerjaan diperoleh p = 0,000 alpha <0,05. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan ada hubungan pendidikan dengan kepuasan pasien dan ada hubungan pekerjaan dengan kepuasan pasien di wilayah kerja Puskesmas Paleleh Kabupaten Buol.
Edukasi tentang Pencegahan Resiko Jatuh dan Penaganan Awal Saat Jatuh pada Pasien dan Keluarga Dulahu, Wirda Y; Hunawa, Rachmawaty D; Hiola, Dewi Suryaningsih
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4209

Abstract

Kejadian jatuh yang sering dialami oleh seseorang juga dapat terjadi di tempat mana saja yang berpotensi seseorang mengalami jatuh. Seseorang yang berpeluang mengalami kemungkinan terjatuh yang bisa saja dapat berdampak pada cedera fisik maupun jatuh tanpa cedera fisik. Adapun dalam penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa masih banyaknya pasien dan keluarga yang belum sepenuhnya mengetahui adanya tujuan edukasi serta penanganan awal dalam pencegahan risiko jatuh, sehingga kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga tentang pencegahan resiko jatuh dan penaganann awalnya untuk meminimalisir cedera yang kemungkinan terjadi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Poliklinik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Toto Kabila dengan jumlah peserta yaitu 30 orang dengan metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan mitra yaitu metode ceramah pemberian edukasi tentang Pencegahan resiko jatuh dan penaganan awal saat jatuh pada pasien dan keluarga. Pengukuran tingkat pengetahuan siswa dilakukan dengan mengidentifikasi melalui tes sebelum edukasi (pre test) dan tes setelah edukasi (post test). Hasil pelaksanaan kegiatan didapatkan bahwa terjadi perubahan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan dengan nilai rata rata pada pre test penilaian pengetahuan responden sebelum diberikan penyuluhan 46.70% dan setelah dilakukan sosialisasi mengenai edukasi tentang Pencegahan resiko jatuh dan penaganan awal saat jatuh pada pasien dan keluarga pengetahuan responden meningkat dengan kategori baik mencapai 96.70%. oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga sehingga perlu dilaksanakan kegiatan yang sama baik di ruang poliklinik lainnya hingga ruangan perawatan pasien dalam rangka pencegahan resiko jatuh.
Pelatihan Pembuatan Larvasida dari Kulit Buah Cokelat sebagai Solusi Pemberantasan Nyamuk Aedes Aegypti Dulahu, Wirda Y; Hiola, Dewi Suryaningsih; Latif, Multiani S.
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4452

Abstract

Kulit buah kakao merupakan limbah pertanian yang melimpah dan sering kali tidak dimanfaatkan secara optimal. Limbah kulit kakao banyak ditemukan digorontalo khususnya di Daerah kabupaten Pohuwato yang merupakan penghasil kakao dengan potensi pengembangan lahan sekitar 2.400 hektar. Salah satu kecamatan yang ada di kabupaten pohuwato yaitu kecamatan taluditi memiliki kelompok tani kakao mandiri. kelompok ini terus meningkatkan kualitas biji kakao yang mengakibatkan meningkatnya limbah kulit kakao yang sebenanrnya dapat dirubah menjadi serbuk larvasida untuk memberantas larva nyamuk Aedes Aegypti. Oleh karena itu dilakukan pelatihan pembuatan larvasida dari kulit buah cokelat kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan pemahaman cara pemberantasan nyamuk dengan menggunakan komoditi utama daerah sebagai pencegahan penyakit demam berdarah yang prevalensinya tinggi di wilayah tersebut. Metode kegiatan dilakukan dengan pelatihan kepada masyarakat yang berjumlah 25 peserta di kantor desa panca karsa 1 yang dimulai dengan kegiatan persiapan berupa persiapan administrasi, peserta dan persiapan bahan kulit cokelat yang akan digunakan sebagai larvasida yang dimulai dari pencarian, pencucian serta pengeringan kulit cokelat, kemudian tahapan pelaksanaan yang diawali dengan edukasi mengenai penyakit demam berdarah dilanjutkan proses pembuatan larvasida kulit buah cokelat bersama warga, dan diakhiri dengan evaluasi kegiatan pelatihan. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan limbah kulit cacao menjadi hal bermanfaat sebagai larvasida alami dalam memberantas penyebaran nyamuk Aedes Aegypti.
PEDOMAN ASUHAN KEPERAWATAN (PAK) PADA PERAWAT DI RSUD. TOTO KABILA BONE BOLANGO Dulahu, Wirda Y; Djamaluddin, Nurdiana; Liputo, Gusti Pandi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 2, No 3 (2023): Vol 2, Nomor 3 (2023)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v2i3.21552

Abstract

Pelayanan keperawatan secara keseluruhan memiliki peranan penting dalam menentukan keberhasilan pelayanan  kesehatan. Panduan Asuhan Keperawatan (PAK) adalah istilah teknis sebagai pengganti Standar Asuhan Keperawatan (SAK). Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mensosialiasikan standar/pedoman asuhan keperawatan yang baik dan benar. Dalam pelaksanaan pengabdian ini di RSUD Toto Kabila Bone Bolango dihadiri sejumlah 2 orang pejabat rumah sakit dan 28 perawat yang terdiri dari kepala ruangan, ketua tim dan perawat pelaksana. Hasil yang didapatkan seluruh peserta mengetahui lebih dalam terkait pelaksanaan asuhan keperawatan yang sesuai dengan standar pedoman asuhan keperawatan yang telah diterbitkan oleh Organisasi Profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).