Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi dan Implementasi Pemanfaatan Urine Sapi Terfermentasi untuk Produksi Pupuk Cair Mandiri di Tingkat Peternak Desa Pelem – Kertosono Santoso, Juli; Suhardjono, Hadi; Koentjoro , Yonny; Sutini
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v2i1.16

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan mengimplementasikan pemanfaatan urine sapi terfermentasi sebagai pupuk cair mandiri di tingkat peternak, khususnya di Desa Pelem, Kertosono. Selama ini, urine sapi seringkali menjadi limbah yang kurang termanfaatkan dan berpotensi mencemari lingkungan.  Padahal, urine sapi memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman.  Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada peternak mengenai teknik fermentasi urine sapi menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah didapatkan.  Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peternak dalam mengolah urine sapi menjadi pupuk cair organik berkualitas.  Dengan kemampuan memproduksi pupuk cair secara mandiri, peternak dan petani di Desa Pelem diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang mahal, meningkatkan kesuburan tanah, serta mencapai pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Analisis Biaya Operasional Kapal Terhadap Kapasitas Penumpang Studi Kasus KM. Kirana III Kahfi Nursahwal; Sutini; Sunu Arsy Pratomo; Purwanto4
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): December : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i4.831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara biaya operasional kapal dengan kapasitas penumpang serta mengidentifikasi komponen biaya operasional utama pada KM. Kirana III yang dioperasikan oleh PT. Dharma Lautan Utama di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus, di mana data operasional selama periode Mei hingga Juli 2025 dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang erat antara jumlah penumpang, pendapatan, dan efisiensi operasional. Analisis perbandingan keuntungan selama periode penelitian menunjukkan bahwa bulan Mei memberikan kontribusi keuntungan terbesar (47%), diikuti oleh bulan Juli (27%) dan Juni (26%). Komponen biaya operasional utama di pelabuhan terdiri dari biaya tambat, biaya pandu, dan biaya tunda, yang besarannya dipengaruhi oleh durasi sandar (etmal) dan ukuran kapal (Gross Tonnage). Kesimpulan dari penelitian ini adalah optimalisasi kapasitas penumpang dan pengendalian biaya operasional merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi dan profitabilitas pengoperasian kapal penumpang.
Implementasi Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siwi, Ken; Sutini; Agung Prasetyo
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i4.860

Abstract

This study was motivated by the low level of social skills among students of class VII-B at MTsN 4 Sidoarjo, as indicated by students’ lack of confidence in expressing opinions, limited ability to work collaboratively, and minimal participation in group discussions. Social skills play an important role in the learning process and student interactions; therefore, appropriate instructional strategies are required. This study aimed to determine students’ social skill levels before the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model, describe the implementation of PBL in class VII-B, and evaluate its effectiveness in improving students’ social skills. The research employed Classroom Action Research (CAR), consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 31 students of class VII-B. Data were collected using a social skills questionnaire. The results showed that students’ social skills in the pre-cycle phase reached 52.39%, categorized as moderately skilled. After the implementation of PBL, students’ social skills increased to 70.62% in the skilled category in Cycle I and further improved to 85.72% in the very skilled category in Cycle II. In conclusion, Problem Based Learning proved to be effective in improving students’ social skills, including communication, collaboration, and empathy.
Analisis Kinerja Bongkar Muat General Cargo di PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Tanjung Pandan Riyoldi; Sutini; Zihni Ihkamuddin; Purwanto
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.852

Abstract

Penelitian ini menganalisis kinerja operasional proses bongkar muat general cargo di PT Pelabuhan Tanjung Priok, Cabang Tanjung Pandan, dengan fokus pada produktivitas, efisiensi waktu, serta biaya operasional. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif untuk mengukur secara objektif durasi laytime, tingkat keterlambatan operasi, dan konsekuensi finansial yang ditimbulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi laytime aktual berkisar antara 30 hingga 35 jam, dan sekitar 50 persen kegiatan operasional mengalami keterlambatan yang berujung pada timbulnya biaya demurrage tambahan rata-rata sebesar Rp75 juta per kapal. Faktor-faktor utama yang menghambat kinerja meliputi keterbatasan alat bongkar muat, dengan hanya dua crane yang beroperasi antrian kapal yang tidak terhindarkan, serta ketergantungan pada kondisi cuaca yang memengaruhi kelancaran aktivitas. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya strategi perbaikan yang terukur, seperti penambahan alat bongkar muat, penerapan sistem kerja berbasis shift 24 jam, serta digitalisasi proses administrasi untuk mempercepat alur pelayanan. Rekomendasi tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi operasional sebesar 30 hingga 40 persen, sekaligus menekan potensi pemborosan biaya akibat keterlambatan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi manajemen pelabuhan sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dalam meningkatkan keandalan, daya saing, dan kualitas layanan operasional pelabuhan di era logistik modern.
Efektivitas Media Tanam dan Pemupukan NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Marwa, Sufi; Sutini; Dewanti, Felicitas Deru
RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 4 No 2 (2025): RADIKULA - Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/radikula.v4i2.7742

Abstract

Tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) mudah ditanam dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan komposisi yang paling efisien untuk sistem budidaya polibag dan mengkaji dampak campuran media tanam tanah, arang sekam padi, dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi pakcoy. Kombinasi media tanam, P0 (tanpa perlakuan), P1 (3:1:0), P2 (1:1:0), P3 (3:1:1), P4 (1:1:1), P5 (3:1:2), dan P6 (1:1:2) dalam gram per polibag, peneltian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat segar merupakan beberapa faktor yang diukur. Temuan menunjukkan bahwa setiap parameter yang dievaluasi sangat dipengaruhi oleh kombinasi perlakuan media tanam. Dengan pertumbuhan terkuat pada 21 dan 28 hari setelah tanam, jumlah daun terbanyak pada 7 hingga 28 hari setelah tanam, dan berat segar 71,67 gram, P5 (3:1:2 g/polybag) memberikan hasil terbaik. Oleh karena itu, dalam produksi skala terbatas, kombinasi ini dianggap paling efektif dalam meningkatkan perkembangan dan produktivitas tanaman pakcoy (3:1:2) dalam gram per polybag.
Peningkatan Literasi Anak dan Pemberdayaan Perempuan Melalui Forum Edukasi Keluarga dalam Perspektif Desa Ramah Perempuan dan Anak Sutini; Palal, Ghaza Juliet; Sallimah, Durratul Fuadatus; Mayanti, Aldila Dwi; Tansania, Rita; Amin, Mohammad; Azim, Hafidz Afrizal
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v5i2.6618

Abstract

This article discusses efforts to improve child literacy and empower women through the establishment of a Family Education Forum (FEK) using a participatory approach in Sidorejo Village, as part of implementing a child- and women-friendly village model. The background of this community service is the limited access to informal education at the family level, minimal involvement of mothers in their children's home learning, and the absence of a forum that integrates family-based education. The community engagement employed the Participatory Action Research (PAR) method, comprising stages that included problem mapping, program planning, forum implementation, and participatory evaluation. The results show that FEK effectively improves children's basic literacy and strengthens the role of women in family decision-making. The forum also becomes a productive communication medium among family members and the village community. The novelty of this research lies in the integration of family education, children’s literacy, and women’s empowerment into a single, sustainable, and participatory platform, unlike conventional family literacy models that focus solely on children’s cognitive aspects. This article concludes that the family education forum model has great potential in developing an inclusive and sustainable community-based education support system. Artikel ini membahas tentang upaya peningkatan literasi anak dan pemberdayaan perempuan melalui pembentukan Forum Edukasi Keluarga (FEK) berbasis pendekatan partisipatif di Desa Sidorejo sebagai bentuk implementasi desa ramah perempuan dan anak. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya akses edukasi nonformal di tingkat keluarga, minimnya peran ibu dalam pembelajaran anak di rumah, serta belum adanya forum yang mengintegrasikan edukasi berbasis keluarga. Kegiatan pengabdian menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), dengan tahapan pemetaan masalah, perencanaan program, implementasi forum edukasi, serta evaluasi bersama mitra. Hasil menunjukkan bahwa FEK mampu meningkatkan literasi dasar anak dan memperkuat peran perempuan dalam pengambilan keputusan keluarga. Forum ini juga menjadi sarana komunikasi produktif antaranggota keluarga dan komunitas desa. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pendidikan keluarga, literasi anak, dan pemberdayaan perempuan dalam satu wadah partisipatif yang berkelanjutan, berbeda dengan model literasi keluarga konvensional yang hanya berfokus pada aspek kognitif anak. Artikel ini menyimpulkan bahwa model forum edukasi keluarga memiliki potensi besar dalam membangun sistem pendukung pendidikan berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan.
Effect of Potassium Fertilizer and Humic Acid Doses on Peanut (Arachis hypogaea) Yields Chairunnisa Faza Nabillah; Sutini Sutini; Nora Augustien Kusumaningrum
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v14i1.31-38

Abstract

This research aims to determine the best dose of KCl fertilizer and humic acid for peanut yields. The study was conducted using a split-plot design with two factors, and each factor was repeated three times. The dose of KCl as a subplot consisted of 4 levels (0, 50, 75, and 100 kg/ha), while humic acid as the main plot consisted of 4 levels (0, 10, 20, and 30 kg/ha). Observation included the number of non-productive gynophores, the number of pods, dry weight harvest yield (pods per plant, pods per plot, seeds per plant, and seeds per plot), and the weight of 100 seeds. The single factor of KCl dosage significantly affected the dry weight of pods per plant, dry weight of seeds per plant, and dry weight of seeds per plot. The single factor of humic acid treatment had no significant effect on all observation variables, while the interaction of KCl and humic acid doses significantly affected the number of non productive gynophores and the weight of 100 seeds. The best dosage was 100 kg/ha, producing the highest yield with a dry seed weight per plot of 147.43 g. The combination of KCl 75 kg/ha and humic acid 30 kg/ha produced peanuts with the best quality, with weight 100 seeds of 39.47 g. Keywords: Humic acid, KCl, Peanut, Potassium, Yield.
The Effect of Bio-Fertilizer Concentration and NPK Fertilizer Dosage on the Growth and Yield of Melon (Cucumis melo L.) Merlin Variety Alfani Ahsanul Ilmi; Juli Santoso; Sutini Sutini
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v14i2.638-644

Abstract

Melon (Cucumis melo L.) is a fruit known for its sweet and refreshing taste. Traditionally, melon cultivation has relied on conventional farming methods. The use of biofertilizers offers an alternative to reduce dependency on synthetic fertilizers. This study aimed to enhance the production of healthy, high-yielding melon plants by substituting Mutiara NPK fertilizer with Bioto Grow Gold (BGG) biofertilizer. Conducted in Sukosongo Village, Kembangbau District, Lamongan Regency, East Java, the experiment employed a factorial Completely Randomized Design (CRD).Two factors were tested: BGG fertilizer at four concentrations (0 ml/L [P0], 1 ml/L [P1], 2 ml/L [P2], and 4 ml/L [P3]) and NPK fertilizer at four doses (0 g/plant [N0], 60 g/plant [N1], 70 g/plant [N2], and 80 g/plant [N3]). Results indicated that BGG fertilizer influenced both vegetative and generative growth variables, as did the Mutiara NPK fertilizer doses. The optimal combination was achieved with a BGG concentration of 3 ml/L and an NPK dose of 70 g/plant, which significantly increased the sucrose content in melons. Keywords: Bioto Grow Gold fertilizer, Biofertilizer, Melon, NPK Mutiara fertilizer.
The Effect of Rootone F Concentration and Planting Media Composition on the Growth of Fig (Ficus carica L.) Cuttings Intan Febriana Samodro; Sutini Sutini; Ramdan Hidayat
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 4 (2025): August 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtepl.v14i4.1189-1198

Abstract

Fig cuttings often face problems with failure of the roots to grow from the cuttings, so efforts are needed to encourage root induction by administering auxin growth regulators. Rootone F is an exogenous PGR from the auxin group which can stimulate root growth. In order for the roots to grow, develop and function well, plants need an ideal planting medium. The ideal planting medium to support good growth of plant seeds is a proportional composition of physical, chemical and biological elements. The aim of the research was to examine the combined effect of Rootone F concentration and planting media composition on the vegetative growth of fig cuttings. The research consisted of two treatment factors, namely the concentration of Rootone F (0 ppm (Control), 100 ppm, 150 ppm and 200 ppm) and the composition of the planting media (soil: husk charcoal: cow manure) with a ratio (1:1:1), (2:1:1), and (3:1:1). The best treatment combination is 150 ppm Rootone F and planting media mixed with soil: roasted husks: organic cow fertilizer with a ratio of 3:1:1 which has a significant effect on shoot length, root length, fresh weight of roots and percentage of live cuttings (%). A concentration of 100 ppm Rootone F gave the best results when the first shoots appeared (DAT), a concentration of 150 ppm Rootone F gave the best results on the number of leaves. A planting medium composition of (3:1:1) gives the best results when the first shoots appear (DAT).   Keywords: Auxin, Growth regulator, Influence, Nutrient, Vegetative.
Pengaruh Pemberian Berbagai Jenis Zat Pengatur Tumbuh dan Lama Perendaman Terhadap Pertumbuhan Awal Stek Pucuk Tanaman Jambu Biji Kristal (Psidium Guajava Var. Kristal) Fahira Nisa Aini; Hadi Suhardjono; Sutini Sutini
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai jenis zat pengatur tumbuh (ZPT) dan lama perendaman terhadap pertumbuhan awal stek pucuk tanaman jambu biji kristal (Psidium guajava var. Kristal). Metode yang digunakan adalah percobaan faktorial dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor, yaitu jenis ZPT (tanpa ZPT, Rootone-F, ekstrak bawang merah, lidah buaya, dan air kelapa) serta lama perendaman (3, 6, dan 9 jam), sehingga diperoleh 15 kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan (135 tanaman). Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara dua faktor pada perlakuan sumber ZPT dan lama perendaman pada parameter jumlah tunas yaitu ZPT Rootone-F selama 3 jam memunculkan jumlah tunas terbaik pada 2-4 MST. Terdapat interaksi antara dua faktor pada perlakuan sumber ZPT dan lama perendaman pada parameter panjang tunas yaitu ZPT lidah buaya dan perendaman 3 jam menghasilkan tunas terpanjang pada umur 2 dan 4 MST. Selain itu terjadi imteraksi lagi pada parameter panjang tunas yaitu ZPT Rootone-F dan perendaman 3 jam menghasilkan tunas terpanjang. Pada perlakuan tunggal sumber jenis ZPT ditemukan bahwa ZPT air kelapa cenderung memberikan hasil terbaik pada sebagian besar parameter pertumbuhan stek, meliputi persentase hidup tertinggi pada umur 6 MST, jumlah tunas tertinggi pada umur 9 MST, panjang tunas tertinggi pada umur 9 MST, panjang akar tertinggi, bobot segar akar tertinggi, serta bobot segar tanaman tertinggi. Pada perlakuan tunggal lama perendaman ditemukab, 3 jam perendaman memberikan hasil terbaik pada parameter awal pertumbuhan stek yaitu pada parameter jumlah tunas umur 5 MST dan jumlah daun pada 2-12 MST.