Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisa rasio laporan keuangan guna menilai kinerja manajemen pada UMKM Rinda Sandayani Karhab; Ermi Utami; Dewi Sartika
KINERJA Vol 19, No 3 (2022): Agustus
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkin.v19i3.11695

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghitung rasio laporan keuangan (rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas dan profitabilitas) guna menilai kinerja manajemen pada UMKM di Provinsi Kalimantan Timur. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian manunjukkan bahwa rasio likuiditas UMKM mampu membayar kewajiban jangka pendek dan jangka panjangnya kepada pihak luar UMKM maupun pihak dalam UMKM. Rasio solvabilitas mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun yang disebabkan oleh terjadinya fluktuasi total aktiva dan total hutang debt to asset ratio UMKM di Provinsi Kalimantan Timur mampu untuk membiayai hutang dengan aktiva yang dimilikinya. Perputaran piutang, sediaan, modal kerja, aktiva tetap dan total aktiva dari tahun ke tahun mengalami kenaikan dan penurunan yang disebabkan oleh penagihan piutang dalam satu periode yang terlalu lambat untuk ditagih. Profit margin on sales dari tahun ke tahun mengalami kenaikan dan penurunan yang disebabkan oleh tidak menentunya penjualan dan harga pokok penjualan, hasil pengembalian investasi mengalami penurunan dari tahun ke tahun yang disebabkan oleh naiknya sisa hasil usaha setelah pajak dan aset UMKM di Provinsi Kalimantan Timur.
PENGARUH WORK OVERLOAD TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BORNEO SUKSES RAYA KALTIM DI KOTA SAMARINDA Riska Khoirunnisa; Askiah Askiah; Rinda Sandayani Karhab
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 5 No 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v5i2.5334

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja karyawan di PT Borneo Sukses Raya Kaltim dipengaruhi oleh kelebihan beban kerja. Penelitian ini menggunakan sampel non-probabilitas dengan pendekatan purposive, dengan batas minimum 90 responden dari 144 karyawan. Menggunakan kuisioner untuk mengumpulkan data dan teknik kuantitatif seperti uji instrumen, uji asumsi tradisional, analisis regresi linier sederhana, dan uji hipotesis untuk menganalisis data. Uji data ini dilakukan menggunakan program SPSS versi 26. Dengan nilai t hitung < t tabel (7,627 < 1,987), hasil penelitian menunjukkan bahwa work overload berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
PENGARUH ANGKA HARAPAN LAMA SEKOLAH PEREMPUAN TERHADAP JUMLAH PENDUDUK MISKIN DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA Desy Rahmawati; Achmad Efendi; Rinda Sandayani Karhab
MANAJEMEN DEWANTARA Vol 10 No 1 (2026): MANAJEMEN DEWANTARA
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/md.v10i1.22269

Abstract

The purpose of this study is to analyze the effect of women's life expectancy on the total number of poor people in Indonesia from a human resource management perspective. Female education is seen as a strategic investment in human resources that can improve skills, productivity, and economic decision-making capacity, thereby contributing to poverty reduction. A quantitative approach was applied in this study, accompanied by the use of secondary data in the form of time series obtained from Statistics Indonesia (BPS) during the period 2014–2024. The sampling technique used is saturated sampling, with simple linear regression analysis. Data analysis includes descriptive statistics, classical assumption tests, hypothesis testing using t-tests, and the coefficient of determination (R²) processed using SPSS version 25. This study found that the average years of education of women had a significant negative effect on the total poor population in Indonesia. This finding indicates that improving women's education contributes to encourage improvements in the quality of human resources and reduce poverty levels in the society. However, poverty is also influenced by other structural and economic factors, so the development of women's education needs to be supported by job creation and inclusive economic policies.
Meningkatkan Produktivitas Pelaku UMKM melalui Pelatihan Perencanaan Bisnis Fenty Fauziah; Mursidah Nurfadillah; Rinda Sandayani Karhab
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 4 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v4i1.716

Abstract

Masalah pengangguran salah satunya dapat diatasi dengan membuat program-program pengentasan kemiskinan  Diperlukan upaya terus-menerus yang ditunjang dengan kemampuan untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri. Mengatasi kemiskinan salah satunya dengan menanamkan jiwa wirausaha sehingga tidak tergantung pada lapangan kerja yang ada dan sangat terbatas. Pelatihan diperlukan untuk lebih  membangkitkan dan mengembangkan jiwa wirausaha di masyarakat.  Pelatihan ada beberapa jenis, yang paling umum adalah pelatihan keterampilan teknis. Sampai saat ini banyak pelaku UMKM yang enggan untuk mengikuti pelatihan, mereka beranggapan bahwa pelatihan cuma buang uang, tenaga dan waktu. Padahal sebenarnya pelatihan seperti pelatihan perencanaan bisnis merupakan investasi yang bermanfaat bagi pelaku UMKM di masa yang akan datang. Ketika akan memulai suatu usaha, maka yang harus dilakukan adalah perencanaan bisnis.  Peningkatan keterampilan dalam perencanaan bisnis akan meningkatkan produktivitas dan akhirnya akan meningkatkan keuntungan finansial.  Metode yang digunakan adalah pelatihan. Pelatihan  ditekankan kepada bagaimana peserta pelatihan untuk menggali  masalah dan potensi masalah yang ada dalam diri maupun lingkungannya.  Hasil pelatihan memperlihatkan bahwa pelaku UMKM memperoleh pengetahuan dan teknik dalam menyusun perencanaan bisnis yang berguna bagi peningkatan produktivitasnya.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kecamatan Samarinda Utara Ahmad Dzaky Thosary; Jubaidi Jubaidi; Rinda Sandayani Karhab
Journal Social Society Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.1.2025.659

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai, khususnya di tingkat kecamatan dan kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan stres kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Samarinda Utara. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, dan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden yang terdiri atas pegawai kantor kecamatan dan kelurahan di wilayah Samarinda Utara, dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sebagaimana dibuktikan dengan nilai signifikansi (p < 0,05). Sementara itu, stres kerja tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial. Namun secara simultan, kedua variabel tersebut menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,082 mengindikasikan bahwa 8,2% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh lingkungan kerja dan stres kerja, sedangkan 91,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam studi ini. Temuan ini menegaskan bahwa penciptaan lingkungan kerja yang kondusif merupakan prioritas utama dalam upaya meningkatkan kinerja aparatur di tingkat kecamatan, sementara manajemen stres tetap perlu diperhatikan sebagai langkah preventif dalam menghadapi dinamika beban kerja.
Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kecamatan Samarinda Utara Deya Raena; Jubaidi Jubaidi; Rinda Sandayani Karhab
Journal Social Society Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.1.2025.717

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja pegawai sebagai faktor penentu keberhasilan pelayanan publik, khususnya di lingkungan pemerintahan tingkat kecamatan yang memiliki beban tugas administratif dan pelayanan masyarakat yang cukup kompleks. Beban kerja yang tidak terkelola dengan baik serta kondisi lingkungan kerja yang kurang memadai dapat memengaruhi kinerja pegawai, terutama dalam menghadapi tantangan era digitalisasi layanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Samarinda Utara. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden, yang terdiri atas pegawai negeri sipil dan tenaga honorer di kantor kecamatan dan delapan kelurahan di wilayah tersebut. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,178 (> 0,05) dan nilai t-hitung 1,358 (< t-tabel 1,984). Sebaliknya, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai signifikansi sebesar 0,025 (< 0,05) dan t-hitung sebesar 2,275 (> t-tabel 1,984). Secara simultan, beban kerja dan lingkungan kerja bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai F-hitung sebesar 5,166 dan signifikansi 0,007 (< 0,05). Namun demikian, kontribusi kedua variabel tersebut terhadap kinerja tergolong rendah, ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi sebesar 9,6%. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas lingkungan kerja dan perlunya strategi pengelolaan beban kerja yang lebih efisien dalam rangka mendukung optimalisasi kinerja pegawai di sektor pemerintahan.
Pengaruh Stres Kerja dan Work-Life Balance terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kecamatan Samarinda Utara Sabrina Aida Putri Salsabila Aju; Jubaidi Jubaidi; Rinda Sandayani Karhab
Journal Social Society Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.1.2025.746

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga kinerja optimal pegawai di lingkungan pemerintahan, khususnya dalam menghadapi tantangan stres kerja dan kebutuhan akan keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance). Fenomena tingginya beban kerja dan tekanan birokrasi di kantor kecamatan serta kelurahan menjadi alasan urgensi penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan work-life balance terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Samarinda Utara dan delapan kelurahan di wilayah tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang terdiri dari pegawai ASN dan non-ASN. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang terdiri dari sejumlah pernyataan yang harus dijawab berdasarkan kondisi nyata yang dialami responden, dengan pilihan jawaban Sangat Setuju (4), Setuju (3), Tidak Setuju (2), dan Sangat Tidak Setuju (1). Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling karena seluruh populasi terjangkau. Data yang diperoleh kemudian ditabulasi menggunakan Microsoft Excel untuk penggabungan dan koreksi data, sebelum dianalisis lebih lanjut menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan work-life balance memiliki pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel bebas memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan kontribusi sebesar 27,4%, sementara sisanya 72,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen work-life balance dalam upaya meningkatkan performa pegawai di lingkungan instansi pemerintahan.
Pengaruh Kompetensi Digital dan Transformasi Digital terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Timur Depi Rossa Siregar; Rinda Sandayani Karhab; Vera Anitra
Journal Social Society Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.1.2025.761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi digital dan transformasi digital terhadap kinerja pegawai pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Timur. Latar belakang penelitian didasarkan pada tuntutan efisiensi layanan publik dan reformasi birokrasi berbasis digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh, melibatkan 68 orang pegawai sebagai responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tertutup berbasis skala Likert 5 poin, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengumpulan data dilakukan pada Maret–April 2025 secara daring melalui Google Formulir. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan software SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 25, disertai pengujian asumsi klasik seperti uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital (t = 2,970; sig. = 0,004) dan transformasi digital (t = 2,707; sig. = 0,009) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai secara parsial. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F = 9,615; sig. = 0,000) dengan nilai koefisien determinasi (R² = 0,228), yang berarti 22,8% variasi kinerja dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan keterampilan digital serta implementasi transformasi digital yang berkelanjutan menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi birokrasi di lingkungan pemerintahan.
Pengaruh Work Life Balance terhadap Kepuasan Kerja pada PT kaltim Diamond Coal Nurlaili Handayani; Rinda Sandayani Karhab; Jubaidi Jubaidi
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.768

Abstract

This study aims to examine the effect of Work Life Balance on employee job satisfaction at PT Kaltim Diamond Coal. The research is based on the importance of achieving a balance between work and personal life to foster optimal job satisfaction. A quantitative approach with a simple linear regression method was employed. The sample consisted of 40 employees selected using a non-probability saturated sampling technique. Data were collected through questionnaires that had passed validity and reliability tests and analyzed using SPSS version 25. The results showed that Work Life Balance has a positive and significant effect on job satisfaction, indicated by a significance value of 0.025 (< 0.05) and a regression coefficient of 0.968. The coefficient of determination (R²) was 0.187, suggesting that 18.7% of the variation in job satisfaction is explained by Work Life Balance, while the remaining 81.3% is influenced by other factors not examined in this study. These findings highlight that improving Work Life Balance practices can serve as a strategic measure to enhance employee job satisfaction within the organization.
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN PT PLN INDONESIA POWER UBP MAHAKAM MELALUI BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI Ahmad Ridwan; Vera Anitra; Rinda Sandayani Karhab
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/y8bvfs77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelatihan terhadap produktivitas karyawan di PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mahakam, dengan budaya organisasi sebagai variabel moderasi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis pengaruh pelatihan terhadap produktivitas karyawan, (2) menganalisis pengaruh pelatihan terhadap budaya organisasi, dan (3) menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang terstruktur dan data numerik yang objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan melalui peningkatan keterampilan teknis, motivasi, dan efisiensi kerja. Selain itu, pelatihan juga berperan penting dalam membentuk budaya organisasi dengan menanamkan nilai-nilai inti, memperkuat kohesi tim, dan meningkatkan kemampuan adaptasi. Budaya organisasi yang kuat terbukti memberikan kontribusi positif terhadap produktivitas melalui terciptanya lingkungan kerja yang kolaboratif dan inovatif. Budaya organisasi juga berperan sebagai variabel moderasi yang signifikan dalam memperkuat hubungan antara pelatihan dan produktivitas. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa sinergi antara pelatihan dan budaya organisasi mampu menciptakan lingkungan kerja yang dinamis dan produktif.